NovelToon NovelToon
Biarkan Aku Menyerah

Biarkan Aku Menyerah

Status: tamat
Genre:Poligami / Romansa / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pasha Ayu

Dalam rumah tangga, CINTA saja tidak cukup, ... Masih diperlukan kesetiaan untuk membangun kokoh sebuah BIDUK.

Namun, tak dipungkiri TAKDIR ikut andil untuk segala alur yang tercipta di kehidupan FANA.

Seperti, Fasha misalnya; dia menjadi yang KEDUA tanpa adanya sebuah RENCANA. Dia menjadi yang KEDUA, walau suaminya amat sangat MENCINTAI dirinya. Dia menjadi yang KEDUA, meski statusnya ISTRI PERTAMA.

Satu tahun menikah, bukannya menimang bayi mungil hasil dari buah cinta. Fasha justru dihadapkan kepada pernikahan kedua suaminya.

Sebuah kondisi memaksa Samsul Bakhrie untuk menikah lagi. Azahra Khairunnisa adalah wanita titipan kakak Bakhrie yang telah wafat.

Tepatnya sebelum meninggal, almarhum Manaf memberikan wasiat agar Bakhrie menikahi kekasihnya yang telah hamil.

Wasiat terakhir almarhum Manaf, akhirnya disetujui oleh Bakhrie dan keluarganya tanpa melihat ada hati yang remuk menjadi ribuan keping.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAM SEMBILAN BELAS

Fasha di balik jendela kamar, menatap ke arah gerbang tinggi kediaman ayahnya. Di sana, Bachrie berjalan mondar- mandir seakan tak lelah membujuk penjaga membukakan pintu.

Sudah satu bulan berlalu, kehamilan Fasha sudah menginjak ke tiga bulan. Sudah berhari- hari ini, yang Bachrie lakukan hanya menyatroni kediaman King Miller.

Saat sudah lelah menunggu, terkadang menendang, terkadang mengguncangkan paksa pagar besi sambil berteriak, "buka pintunya, King Miller!!! Kembalikan istriku!!!"

Dari balik jendela, Fasha hanya menatap rindu lelaki yang sudah berhasil mematahkan sayap- sayap hati sang rembulan hingga tak mampu lagi terbang ke angkasa.

"Tanda tangan, Fasha!" King Miller tiba bersama pengacaranya. Menyodorkan berkas yang perlu ditandatangani olehnya.

Kemarin, perceraian dan pengacara dirasa hanya gertakan Fasha agar suaminya kembali seperti sedia kala. Tapi, untuk hari ini, Fasha harus tegar memilih jalan perpisahan.

Mimi Aisha benar, jika tak mampu dipoligami lebih baik menyerah. Tak perlu menyalahkan ego, sebab jika dipikir kembali, Tuhan sendiri yang melengkapi umatnya dengan rasa itu.

Berjuang meraih surga dengan cara rela dipoligami itu sulit. Buktinya, baru beberapa bulan saja, Fasha menyerah.

"Setelah resmi bercerai, Bachrie takkan lagi mengganggu mu." Setelah bersaksi akan tanda tangan Fasha, King keluar demi tak melihat tangisan putrinya.

"Tidak perlu menangisi. Alasan monoton tidak perlu dinormalisasi!" Di sudut tempat, Rayyan menyeletuk setengah geram.

Istri monoton dijadikan alasan untuk Bachrie tak adil? ... Cih! ... Rayyan berdecih sarkas.

Fasha tak tahu saja bagaimana Rayyan amat sangat mencintai Tyas secara ugal-ugalan meski istrinya hanya wanita desa yang bahkan tidak sedikit pun bersikap romantis.

"Sudah, ... tidak perlu menambah luka Kakak mu, Rayyan." Aisha menegur bungsunya.

Dan pria itu lekas berdecak. "Akan ada berita mantan adik ipar bakar Abang ipar, kalau sampai Cadel mengemis cinta Bakteri!"

...][∆°°°°^°°∆°°^°°°°∆][...

Esok harinya...

     Pengacara Bachrie datang hari ini, bukan hanya soal gugatan cerai saja melainkan demi membicarakan perihal kuasa. Yang mana, pengalihan harta Bachrie kepada Fasha akan dilanjutkan atau tidak.

Sampai detik ini, meski telah didatangkan gugatan cerai, Bachrie justru menandatangi surat- surat pengalihan tersebut. Dan jelas, aksinya kali ini tidak disetujui Ummi Fatima.

"Boleh cinta, tapi jangan bodoh, Bachrie! Apa kamu mau miskin karena wanita yang sudah memperlakukan kamu dengan kejam?!"

Pak pengacara sempat bingung dengan celetukan Fatima. Tapi, detik berikutnya Bachrie berujar. "Lanjutkan saja."

Pengacara langsung mengangguk lalu melanjutkan langkah yang diperlukan, hingga membahas tentang gugatan cerai Fasha yang sepertinya tidak akan pernah Bachrie terima.

Usai pengacara pamit, Bachrie mengusap wajah frustrasinya. Karena sejauh ini, tak pernah Fasha mau menerima telepon darinya meski nomornya masih belum diblokir.

Ini lebih sakit daripada apa pun. Azahra yang sedari tadi hanya diam, agaknya tak tahan untuk tetap menyembunyikan suaranya.

"Kalau seluruh harta, Mas Bachrie harus dipindahkan ke Kak Fasha, lalu bagaimana sama Azalea, Mas?" tanyanya.

Bachrie menatap wanita itu. Azahra mulai cerewet di matanya, kini. "Aku masih punya penghasilan, kalau hanya untuk Azalea, aku masih bisa berikan nafkah setiap bulan."

Azahra perlu lebih banyak. "Tapi, Mas, ... apa Mas Bachrie yakin mau memberikan seluruh tanah, rumah, mobil bahkan saham yang Mas punya untuk Kak Fasha sementara kemarin kita sama- sama melihat foto- foto..."

"Dia hamil, anakku!" Azahra tersentak mendapatkan bentakan keras Bachrie.

Yah, Bachrie hanya cemburu buta pada gambar yang tidak seberapa mesra. Dan seharusnya, kemarin dia tidak berpikir macam- macam dulu.

Sekarang, karena ulahnya, Gantara berhasil maju selangkah lebih dekat untuk mencapai cinta Fasha. Yah, mungkin Gantara yang sengaja mengirim foto- foto tersebut agar hubungannya dengan Fasha renggang.

"Foto- foto itu tidak menunjukkan apa pun selain tatapan Gantara yang terobsesi mengincar istriku!"

"Tapi..."

"Aku tidak butuh saran mu."

Bachrie baru akan pergi, Fatima kemudian menegur putranya. "Tapi Azahra juga sah menjadi istri kamu, Bachrie! Kalau sekedar saran, Azahra berhak atas kamu."

Bachrie sudah pusing, sekarang, ibunya menambahnya pusing. "Seharusnya Bachrie tidak pernah mengambil tanggung jawab ini."

Fatima beristighfar. "Mas Manaf mu akan terluka mendengar bicara mu ini, Ngger!"

"Sulit sekali mengingkari." Bachrie berdecak frustrasi. "Tapi, maafkan Bachrie, Ummi, nyatanya selain tanggung jawab sebagai seorang suami, Bachrie tidak bisa menyamakan kedudukan Fasha dengan Azahra!"

Azahra menyerobot. "Lalu kenapa kemarin, Mas sampai melupakan Kak Fasha. Apa Mas Bachrie lupa, Mas Bachrie begitu hangat kemarin. Kenapa sekarang begini?"

"Ini akan terdengar jahat," sela Bachrie. "Tapi, anggaplah hadirnya kamu kemarin, seperti makanan pengganti disaat aku bosan dengan nasi."

"Astaghfirullah, Bachrie!" Fatima menegur. Dan putranya berlanjut melenggangkan langkah kaki untuk masuk ke dalam kamar.

"Kamu yang sabar, Zahra." Fatima mengusap punggung Azahra. Wanita biasa memang, tapi sebagai menantu, Azahra bisa segalanya, itu juga yang membuat Fatima begitu sayang.

"Iya, Ummi." Azahra menunduk. Sementara Fatima masih merutuk.

"Keluarga Fasha terlalu angkuh, tapi bisa- bisanya Bachrie masih membelanya terus!"

"Andai aku yang disuruh menikah lagi. Apa kamu akan bicara seperti itu?" Jatmiko yang kali ini menimpali ucapan istrinya.

Yang jelas saja mendapatkan tukasan Fatima yang menyentak. "Masalahnya, di awal Fasha sudah menyetujui pernikahan kedua Bachrie!"

"Itu karena Fasha terlalu patuh padamu dan Bachrie! Andai tidak, mungkin dari awal Fasha sudah menolaknya," bela Jatmiko.

"Tapi tidak perlu juga diberikan seluruh harta yang Bachrie punya, kalau begini, jelas Fasha hanya mau memanfaatkan Bachrie demi kepentingannya sendiri!" sergah Fatima.

"Cinta Bachrie terlalu buta! Sampai tidak bisa melihat mana istri yang tulus mencintainya dan yang hanya mengincar kekayaannya!"

Jatmiko terkekeh khas dirinya. "Kalau hanya kekayaan, Fasha tidak perlu mengakali uang Bachrie. Nyatanya cinta mereka saling tulus. Dan kau yang ikut andil dalam menciptakan celah di antara mereka. Sekarang, karena ulah mu, aku bahkan tidak bisa membesuk cucuku sendiri."

Fatima kembali menarik sudut bibir, setelah Jatmiko bertolak ke kamar. "Kalian anak bapak, sama saja bodohnya!"

"Paket!"

Azahra belum menutup pintu setelah barusan pengacara pulang. Dan, seseorang dengan pakaian kurir datang membawa bingkisan.

Segera, Azahra datangi pria itu, lalu meraih paket yang rupanya tertulis pesan ancaman di atas kotaknya.

CEPAT KIRIMI AKU UANG, ATAU KELUARGA SUAMI MU AKAN TAHU SEMUANYA!

Degup...

Azahra tahu, ini pesan dari seseorang yang selama ini melancarkan aksinya. Dimulai dari pengambilan foto sampai percobaan peleyapan yang ditujukan kepada mobil Fasha kala itu.

Walau tidak berhasil celaka, tapi karena orang inilah Azahra mendapatkan foto- foto intens Gantara dan Fasha yang bahkan bisa terlihat begitu mesra karena hasil jepretannya.

"Paket apa Zahra?" Fatima bertanya. Dan itu yang membuat Azahra begitu tersentak.

"C-cuma pakaian baru Azalea, Ummi."

Azahra segera membawa bungkusan tersebut ke kamar, dan membiarkan kertas berisi ancaman lenyap di dalam toilet.

1
WHATEA SALA
Saya parnah di komeni penulis seperti author bilang,ya kaget aja...padahal komen ku gak membahas author nya "bikin cerita kok gini" cuma kesel sama si peran dalan ceritanya" ...ya sudah aku bilang"klu gak boleh komen ya maaf"gitu aja sih😁😁
WHATEA SALA
Azara sudah terbongkar kedoknya,mungkinkah fasha mau kembali pada bakrie..?? berharap sih enggak
WHATEA SALA
Klu masih cinta kenapa pulang ke indonesia,pake marah nangis kecewa..di nikmati aja apa yang terjadi meskipun sakit yang penting kan cinta..cinta...cinta,makan tu cinta klu sudah sampai muntah2 masih bilang masih cinta kah....!!??
WHATEA SALA
Syukurin kena tuduh...sudah suami di ambil orang e sok2an peduli sama anak nya,tinggal panggil emaknya kasih tau anak nya nangis
WHATEA SALA
Sombong amat anak nya miller tapi sombong mu gak ada guna karna suamimu nikah lagi....masih mau bertahan..??
WHATEA SALA
Preettt....mulai agama jadi sasaran
WHATEA SALA
oalah....fasha plus mu tambah😩😩
WHATEA SALA
Pergi aja fasha...kesannya kok seperti rebutan minta di kelon,pada kurang kerjaan,uuuphs...maaf cuma komen
WHATEA SALA
Andai bakrie dapat wasiat untuk terjun dari gedung mencakar langit kira kira mau gak ya...? ya jelas gak maulah karna tidak menguntungkan dan ada orang tercinta yang akan menangisin nya tapi wasiat ini sangat menguntungkannya walau ada hati tersakiti.keren ya laki laki macam ini
Eli Elieboy Eboy
𝑏𝑖𝑎𝑟 𝑔𝑎𝑘 𝑗𝑑 𝑑𝑢𝑑𝑎 𝑛𝑔𝑒𝑛𝑒𝑠 𝑙𝑜🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑒𝑟𝑒𝑛 𝑔𝑎𝑘 𝑡𝑢ℎ 𝑠𝑚𝑢𝑎 𝑏𝑎𝑙𝑎𝑠𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑡𝑎2 𝑑𝑟 𝑔𝑎𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑖𝑡𝑢 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑢𝑔𝑎𝑙2𝑎𝑛 𝑡𝑝 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑒𝑔𝑜𝑖𝑠 𝑦𝑔 𝑔𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑢 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖 𝑑𝑖 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑎 𝑙𝑎𝑖𝑛 😡😡😡
Eli Elieboy Eboy
🤣🤣🤣 𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑔𝑖𝑔𝑖𝑙
Retno aja
bener nabeel jangan sama ayana
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑤 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑖𝑡𝑢 𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑘𝑒𝑏𝑜𝑠𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑚𝑢 𝑦𝑔 𝑘𝑤 𝑢𝑐𝑎𝑝 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒 𝑎𝑐ℎ𝑎.... 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑚𝑎𝑚𝑝𝑜𝑠 𝑘𝑤 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒
Sari Nilam
Bahrie...ampun deh gamon ...
fasha udah bahagia ngapain masih ngarepin sesuatu yang sudah kamu buang dan abaikan. Gimana rasaya...nano nanokan
Mama lilik Lilik
ceritanya bagus banget suka, terimakasih KK author semoga sukses selalu buat karya yg menarik lagi, terimakasih banyak🙏
Sari Nilam
bachrie laki2 gak punya urat malu sama dengan umminya yang angkuh.
acha sudahlah untuk apa masih peduli sana manfan syami dan mertua jahat
Sari Nilam
mantap cha...hiduplah bahagia dengan anakmu yang sempat diragukan oleh suami bodohmu itu. Biarkan bachrie menyesal seumur hidupnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!