NovelToon NovelToon
Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Lari Saat Hamil
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Zhafira Nayara Humaira, gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang berkuliah lewat jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan pacar tapi selalu ia tolak secara halus, karena ia tak ingin fokusnya terganggu. Hingga ia menerima Bryan, pria yang selalu ada untuknya. Mereka memutuskan untuk menikah siri dan tinggal di aparteman yang sama.

Setelah wisuda selesai, Bryan izin pulang ke Jakarta, Zhafira sering mual dan muntah. Di tengah ketidaknyamanan, Zhafira tak sengaja menyaksikan siaran langsung di TV. Brian, suaminya sedang melangsungkan pertunangan dengan wanita cantik, elegan.

Seketika dadanya seperti tertusuk jarum besar, perih dan menyakitkan. Bersamaan itu ia baru saja mengetahui kalau dirinya sedang hamil.

Bagaimana ia menghadapi kenyataan pahit itu? Mampukah ia bertahan demi nyawa yang dikandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 PERNIKAHAN

SELAMAT MEMBACA !!!

"Jangan pernah menyepelekan doa dari anak yatim piatu, Ibu-ibu. Biasanya doanya terkabulkan dengan begitu cepat. Dan yang kalian fitnah dan usir tadi anak yatim piatu yang sudah ditinggal kedua orang tuanya sejak kelas SMP!" seru Ibu itu sambil berlalu masuk ke dalam kostnya.

Deg jantung mereka tambah berdebar dan merasa bersalah sudah ikut-ikutan telah mengusir Fira anak yatim piatu dari Kostnya.

   ☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆

Di mobilnya Bryan, mereka masih terdiam, belum ada yang memulai untuk mengobrol.

"Tolong kalau ada Kost-kostan khusus putri berhenti ya!" seru Fira kepada Bryan.

Sementara Bryan masih diam sambil fokus kejalanan. "Maaf, Tuan. Boleh berhenti jika ada kost-kostan!" seru Fira lagi, takut Bryan tak mendengarnya.

Bryan menoleh ke samping sambil tersenyum, "Kamu ikut ke apartemen saya saja. Saya tinggal sendirian di sana," jawab Bryan dengan lembut.

Zhafira diam mencerna apa yang diucapkan oleh Bryan tadi. Saat dia paham dia langsung menjawabnya.

"Mohon maaf, saya nggak mau, tinggal serumah tanpa ada ikatan pernikahan. Kita bukan siapa-siapa dan bukan mahram pernikahan. Maaf sekali lagi sebaiknya anda antarkan saya sampai ketemu tempat kost saja," jawabnya.

Dalam hatinya Bryan sangat salut dengan kepribadian Fira. Di zaman sekarang masih berpegang teguh dengan keyakinannya. Mungkin kalau orang lain, langsung menyetujui ajakannya.

"Menikah? Kenapa harus menikah?" tanya Bryan ingin mendengar kejelasan dari Fira lagi.

Fira menatap wajahnya Bryan bingung, kenapa harus bertanya begitu.

"Ya aku nggak mau dicap kumpul kebo, walaupun nggak ada yang terjadi di antara kita. Saya nggak mau membenarkan ucapan Ibunya tadi yang menuduh saya sering merayu laki-laki. Dan saya nggak mau menambah dosa yang setiap hari harus hidup satu rumah dengan laki-laki yang bukan mahram saya," jawabnya dengan tegas.

Mereka pun tiba-tiba terdiam serentak, saat pandangan Fira jatuh pada sebuah spanduk yang bertuliskan kost khusus untuk putri.

Mobil pun dibelokkan menuju halaman masjid terbesar di daerah itu. "Jika kita melaksanakan pernikahan siri dulu, apakah hal itu sudah cukup membuatmu percaya dan merasa lega?" tanya Bryan saat mobilnya sudah berhenti tepat di depan masjid.

Bryan hanya melirik saja, dia berpikir ini kesempatan untuk mengikat Fira supaya dekat dengan dirinya. Ia mencari masjid yang masih dekat dengan apartemennya.

Dia mengambil hapenya, lalu menghubungi seseorang.

"Halo, datang lah ke masjid dekat apartemanku. Tolong belikan semua barang yang sudah aku tulis yang aku kirimkan chat kamu. Segera aku tunggu dalam waktu sepuluh menit," ucapnya langsung mematikan panggilan teleponnya tanpa menunggu jawaban orang dari sebrang sana.

Mata Fira terbelalak lebar. Ia berucap demikian karena mengira Bryan akan berpikir seribu kali terlebih dahulu, namun nyatanya bagaimana ini...dia justru langsung mengajaknya menikah siri hari ini juga.

Fira mengambil hapenya melihat di sana nggak ada chat satu pun dari ketiga sahabatnya. Dia merasa sendiri di sini, ya Allah jika ini jalan yang Engkau berikan aku ridho ya Allah.

Sepuluh menit kemudian datanglah seorang laki-laki berpakaian sopan tapi tetap rapi. Dia mengetuk pintu sampingnya Bryan.

"Ada..."

Ia kaget tanpa melanjutkan ucapannya saat melihat di dalam mobil ada seorang gadis yang sangat cantik itu duduk di sebelahnya Bryan.

"Bagaimana sudah kamu belikan semua yang ada di dalam chatmu?" tanya balik Bryan.

Bagas langsung menganggukkan kepalanya dengan cepat, Ia memperlihatkan kantong plastik besar yang berada di kedua tangannya.

"Perias juga sudah datang, tuh!" seru dengan menunjuk mobil yang baru masuk ke dalam halaman masjid.

Bryan langsung menatap Fira dengan tersenyum lembut. "Ayo kita turun, kamu akan dirias dulu, walaupun nikah siri aku tak akan membuatmu malu. Apa para sahabatmu nggak bisa dihubungi?" tanya kemudian.

Fira terlihat sedih, tapi ini juga kesalahannya inginnya tadi ingin mengerjain Bryan, supaya dia menurunkannya di depan kost tapi ya sudahlah.

Mereka berdua turun dari mobil, penata rias juga sudah menghampiri mereka. "Tolong rias dia, pastikan riasannya bagus. Ini baju untuknya, aku tunggu tiga puluh menit dari sekarang!" perintahnya dengan tegas, wajahnya berubah dingin.

Fira tak menyangka Bryan juga menyiapkan semuanya. Fira diajak masuk ke dalam mobilnya dan segera dirias takut waktu yang diberikan nggak cukup.

Sementara Bryan dan Bagas masuk ke dalam masjid, di sana masih banyak para jamaah yang sedang berdiskusi.

"Assalamualaikum," sapa Bryan dan Bagas serempak.

Semua orang menatap kepada mereka berdua yang baru masuk ke dalam masjid.

"Walaikumsalam," jawab semua jamaah dengan serempak.

Pak Ustad segera bertanya, "Ada apa ya, Nak? Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Pak Ustad masjid.

Bryan tersenyum, "Mohon maaf Pak Ustad, jika kehadiran kami mengganggu acara kalian. Saya ingin meminta tolong untuk menikahkan saya dengan gadis yang saya cintai, Pak Ustad. Ini sudah kesepakatan kami untuk menikah siri dulu, daripada kita hidup satu atap tanpa ada kejelasan. Dia sebenarnya baru diusir dari Kostnya karena fitnah seseorang yang menyebarkan rumor bahwa dia suka mengganggu suami orang. Padahal dia dekat dengan laki-laki saja, hanya dengan sahabatnya dan kami saja," ucap Bryan menjelaskan masalahnya.

Mereka saling pandang, "Apa benar ini sudah kesepakatan kalian berdua? Bukan paksaan dari salah satu dari kalian?" tanya Pak Ustad sambil menatap wajah Bryan untuk mencari kebenaran.

"Saya bersumpah bahwa ini kesepakatan kita berdua, Pak Ustad. Sekarang dia baru dirias oleh penata rias di mobil saya," jawab Bryan lagi untuk meyakinkan mereka semua.

Sementara menunggu Fira selesai dirias dan pesanan makanan yang dipesan Bagas. Bryan berbasa-basi bertanya kepada mereka, "Kalau boleh saya tau lagi ada pembahasan apa ya, Pak?"

"Oh ini, Nak. Kami akan mengadakan galang dana untuk membuat kanopi di halaman depan masjid. Kami berpikir seandainya waktu hujan, di halaman depan jika sudah dipasang kanopi bisa digunakan orang-orang untuk berteduh, Nak," jawab Pak Ustad.

Sebelum mereka melanjutkan pembahasan lebih lanjut, dari arah luar masuklah Zhafira digandeng oleh Penata rias.

Bryan yang melihat wajah cantiknya Fira, matanya terbuka lebar dan mulutnya sedikit terbuka. Bagas yang berada di sampingnya langsung menyenggol bahunya.

"Silahkan, Bapak-bapak kita saksikan pernikahan kedua pasangan ini, Sebelumnya tolong kasihkan Kartu Tanda Penduduknya. Dan silahkan bawa ke depan mas kawinnya, Nak!" Perintah Pak Ustad.

Setelah semua duduk, Fira juga sudah didudukan di sebelahnya Bryan.

"Maaf, Nak Fira. Apa benar pernikahan ini atas kesepakatan kalian berdua dan apa ada yang akan menjadi wali nikahnya, Nak Fira?" tanya Pak Ustad itu sebelum menikahkan mereka berdua.

Fira menganggukan kepalanya, "Ya, Pak Ustad, dia mengajak saya tinggal di rumahnya. Saya nggak mau, karena nggak mau menambah dosa dengan tinggal di satu atap tapi nggak ada hubungan dan bahkan bukan mahram saya, Pak Ustad. Ya meskipun tak melakukan apa-apa tapi tetap pendapat orang berbeda. Untuk wali nikah, Ayah saya sudah meninggal dan setau saya Ayah anak tunggal," jawab Fira dengan tegas namun lembut.

"Baik, kalau kalian sudah punya kesepakatan. Baik untuk wali nikah ya sudah kalau memang nggak ada lagi. Mari kita ucapkan kalimat akad nikahnya,"

Semua orang yang berada di dalam masjid sudah khusuk untuk menyaksikan pernikahan malam ini.

"Nak, Bryan sudah siap?"

"Sudah, Pak Ustad."

"Saudara Bryan Putra Danendra, engkau saya nikahkan dan kawinkan dengan Saudara Zhafira Nayara Humaira Binti Bapak Firman dengan emas kawin satu unit mobil, satu unit rumah, uang sebesar seratus juta rupiah, emas murni seberat dua puluh gram dan melengkapan sholat dibayar tunai."

"Saya terima nikah dan kawinnya Zhafira Nayara Humaira Binti Firman dengan emas kawin tersebut dibayar tunai."

"Bagaimana Saksi?"

Sah!

Sah!

Sah!

1
kaylla salsabella
pasti teman" fira dan mama angkat
Sri Supriatin
wah kejutan nich siapa yg datang kira2..lanjut dong thor apa sibuk design baju Prinses 🤭😍😍 ditunggu upnya👍👍
Erna Fkpg
wah jd penasaran kira kira siapa yg tertawa diruang tamu💪💪💪
sunaryati jarum
Semoga sehat selalu Fira dan sukses butiknya
Beanita Binatoro
keren ceritanya.
pojok_kulon: Terima kasih Kak Beanita
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat kembar sepasang Fira...semoga ngk lama2 nyembunyiin kembar dr Brian, udah sah kok nikahnya...jd dua2 bakal bikin kejutan 🤭🤭😍😍
pojok_kulon: Terima kasih Kak sri🙏🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
doubel up dong kak soalnya ceritanya makin seru 🙏🙏🙏
pojok_kulon: Hehehe Iya Kak
total 1 replies
sunaryati jarum
Baru beberapa bulan sudah punya butik,dan ramai
pojok_kulon: Hehehee iya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
tidak nyonya... tapi ini lagi ngantar adik ku dia kan yang punya ini butik🤭🤭
pojok_kulon: Hehehe wah betul saja
total 1 replies
Enz99
Bagus
pojok_kulon: Terima Kasih Kak Enz99
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
makasih sudah double up,besuk lagi ya thor
pojok_kulon: Sama-sama Kak Dewi
total 1 replies
Sri Supriatin
kapok Ny.Dinda mukanya.mau ditaruh fimana n sdh kn tampar pula🤭🤭
pojok_kulon: Biar tau rasa ya Kak Sri
total 1 replies
Erna Fkpg
wah shock GK tu ny Dinda ternyata calon mantu yg diidamkan seorang jalang😂💪💪💪🙏🙏🙏
pojok_kulon: hehehehe pastinya itu Kak...jadi orang kok pe.maksa
total 1 replies
sunaryati jarum
Bagaimana.Ny Dinda masih mau bermenantukan pelacur? Ibu tak tahu diri dan tidak ingat asalnya.Tertipu dengan rayuan manis untuk menguras hartanya.
pojok_kulon: Mungkin malu ya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
semoga fira dan keluarga nya melihat
pojok_kulon: Iya Kak Kaylla
total 1 replies
kaylla salsabella
yeeee Bryan nanti pulang ke rumah nya si istri nya udah pergi
pojok_kulon: Benar itu Kak Kaylla
total 1 replies
Oma Gavin
makan itu menantu idaman ternyata jalang murahan gimana bu dinda suka sama kejutan anakmu ayo brian kejar firarke belanda tinggalkan keluarga mu
pojok_kulon: Enak kali ya Kak ..jadi orang kok mudah dimanfaatkan
total 1 replies
Sri Supriatin
wah lanjut thor seruuu banget 💪💪💪
pojok_kulon: Siap Kak Sri
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat Fira bayi.kembat🙏🙏🙏.iya.Luna kok.blm.up💪💪💪
pojok_kulon: Terima masih
total 1 replies
Rohana Omar
kenapa x up 1 ari 2 bab ke.....x sabar nak tunggu lanjutannya
Rohana Omar: terima kasih 💪💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!