NovelToon NovelToon
Reuni Berdarah

Reuni Berdarah

Status: tamat
Genre:Dendam Kesumat / Desas-desus Villa / Thriller / Misteri / Tamat
Popularitas:987.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: DF_14

Acara reuni yang seharusnya berjalan dengan menyenangkan, seketika berubah menjadi mencekam dan menegangkan, saat seorang pembunuh berantai muncul membunuh satu persatu para alumni yang mengikuti acara reunian tersebut.

Membuat mereka yang mengikuti acara reunian saling curiga dan saling tak percaya. Pembunuh berantai berada diantara mereka.

Akankah ada yang selamat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Krek!

Nicholas dan Helena tidak sengaja mendengar suara seseorang seakan orang itu telah menginjak sebuah ranting, sepertinya ada seseorang yang sedang mengikuti mereka.

"Apa kamu mendengar sesuatu?" tanya Helena kepada Nicholas. Helena seketika merasakan merinding, takut jikalau orang yang mengikutinya adalah seorang psikopat.

Nicholas pun menganggukan kepalanya, dia menempelkan telunjuknya pada bibirnya sendiri sebuah instruksi menyuruh Helena untuk tidak bersuara.

Nicholas segera berdiri di depan Helena, dia ingin melindungi wanita itu jika seandainya ada psikopat muncul dihadapannya.

Malam ini suasana begitu menegangkan, dari belakang Helena memegang sedikit jaket yang Nicholas pakai, dia tidak ingin kalau sampai harus berjauhan dengan Nicholas, sejujurnya dia sangat ketakutan sekali malam ini.

Sementara Nicholas berusaha untuk bersikap tenang, dia terus memancarkan cahaya senter untuk mencari keberadaan orang yang mengikuti mereka.

Kemudian muncul seorang pria berbadan tinggi, terlihat tangannya sedang memegang sebuah senter.

Hampir saja Helena menjerit melihatnya, dia pikir orang yang mengikutinya adalah seorang psikopat, rupanya orang itu adalah Adam.

"Adam?" Helena dan Nicholas berkata seperti itu hampir bersamaan.

Adam pun segera berjalan mendekati mereka, "Maafkan aku jika aku sudah mengangetkan kalian. Jujur saja aku juga penasaran siapa psikopat itu."

Walaupun Helena dan Nicholas sebenarnya merasa tidak nyaman dengan kehadiran Adam, karena Adam adalah salah satu pria yang ikut serta dalam mengantarkan makanan ke ruang makan, tapi Nicholas dan Helena harus bersikap seperti biasanya kepada Adam, karena mereka pun belum menemukan bukti atas kecurigaannya itu.

"Seharusnya kamu tidak perlu diam-diam mengikuti kami. Bilang saja kalau ingin bergabung." ucap Helena kepada Adam. Dia memegang dadanya yang hampir saja jantungnya mau copot dengan kehadiran Adam secara tiba-tiba.

"Aku tidak ingin mengganggu acara PDKT kalian." jawab Adam dengan nada datarnya.

Nicholas dan Helena menjadi salah tingkah. Apalagi wajah Helena nampak merah merona, beruntung sekali suasana di hutan itu begitu gelap, sehingga tidak ada yang melihat betapa merahnya wajah Helena.

Tapi rasanya sangat keliru jika ada yang bilang Helena dan Nicholas sedang PDKT, mana bisa mereka PDKT di situasi genting seperti ini. Apalagi Helena sudah memiliki calon suami, Nicholas sadar akan hal itu.

Adam sama sekali tidak merasa berdosa telah membuat kedua sejoli yang sama-sama memendam perasaannya itu menjadi salah tingkah karena ucapannya. Pria itu pun segera berjalan melewati Helena dan Nicholas.

Jika melihat sikap Adam yang begitu dingin dan datar, siapapun pasti mengira kemungkinan dialah psikopatnya, sehingga David menuduhnya secara terang-terangan. Tapi Nicholas tidak ingin menuduh orang sembarangan, walaupun dia tetap saja harus waspada terhadap Adam.

"Menurutmu mengapa psikopat itu membunuh keenam teman kita?" Nicholas mencoba untuk mengakrabkan diri dengan Adam.

"Aku sering menonton film tentang psikopat, aku rasa psikopat melakukan pembunuhan untuk memuaskan hasratnya sebagai seorang pembunuh." Seperti biasa, Adam menjawabnya dengan nada datar.

Nicholas mendadak cerewet, dia terus ingin mencoba membuat dirinya akrab dengan Adam. "Itu artinya selain Arkan dan Sisil. Kemungkinan besar Heru, Hilda, Kevin, dan Atta dibunuh oleh psikopat itu?"

"Mungkin." jawab Adam, sangat singkat. Karena dia yang berjalan paling depan, sehingga dia sangat fokus untuk mencari arah jalan yang ada di depannya, dengan mengarahkan cahaya senter ke depan.

Helena yang berjalan di belakang Adam, dia merasa ngeri jika Nicholas harus bertanya terus tentang psikopat. Sehingga dia pun berinisiatif untuk mengalihkan pembicaraan Adam dan Nicholas.

"Aku sama sekali tidak menyangka kalau ternyata kamu dan Pingkan akan berjodoh. Padahal dulu kalian sama sekali tidak akrab." Helena pun berusaha untuk mengakrabkan diri dengan Adam.

"Hm ya."

Hanya itulah jawaban Adam, membuat Helena menggigit bibir bawahnya, dia sangat merasa kesal, mengapa ada pria sedingin Adam. Walaupun Nicholas tidak banyak bicara, tapi tidak separah Adam.

Tapi Helena harus mengesampingkan rasa kesalnya, dia pun bertanya kepada Adam kembali. "Sebenarnya aku sangat penasaran, diantara kamu dan Pingkan, siapa yang naksir duluan?"

"Aku." jawab Adam, dengan singkat, padat, dan jelas.

Helena terperangah mendengarnya, walaupun dia jarang bertemu dengan Pingkan, tapi dia dan Pingkan cukup akrab, dan Pingkan sering bercerita tentang Adam padanya lewat sebuah chat di WhatsApp. Padahal setahu Helena, Pingkan lah yang pertama kali mendekati Adam ketika mereka dipertemukan kembali saat sama-sama bekerja di perusahaan yang sama.

Helena harus terus bisa mencairkan suasana. Dia pun bertanya lagi kepada Adam. "Ja-jadi kamu yang naksir duluan? Sejak kapan?"

"Saat masih sekolah." Adam menjawab pertanyaan dari Helena tanpa menoleh ke belakang, dia fokus untuk mencari jalan yang dia lalui.

Helena terkejut mendengarnya, apakah Adam sedang berbohong kepadanya? Padahal Pingkan bilang bahwa Adam tidak pernah bilang cinta padanya. Ataukan memang pria itu memiliki sifat introvert sehingga kesulitan untuk mengekspresikan perasaannya?

Sementara Nicholas sedang sibuk memancarkan cahaya ke setiap arah, siapa tahu dia menemukan sesuatu yang penting, salah satunya barang-barang milik psikopat itu.

Nicholas tidak sengaja melihat sesuatu diatas pohon ketika dia sedang mengarahkan senternya ke atas pepohonan yang ada disana. "Apa itu?"

Mereka bertiga saling melirik, karena baunya sungguh menyengat.

Mereka bertiga pun segera berjalan mendekati pohon tersebut dengan hati-hati. Betapa terkejutnya mereka saat melihat ada mayat Kevin telah bergelantungan di atas pohon, dengan tubuhnya telah dipenuhi dengan banyak luka.

"Aaaaa!" Helena menjerit histeris, wanita itu terlihat sangat shock dan ketakutan sekali, sehingga Nicholas menarik Helena ke dalam dekapannya, membenamkan wajah Helena pada dada bidangnya, untuk menenangkannya wanita itu.

Nicholas merasakan tubuh Helena gemetaran setelah melihat sesuatu yang teramat mengerikan untuknya. Dari melihat kondisi mayat Kevin, sepertinya Kevin telah dibunuh dengan cara yang sangat sadis.

"Jangan takut. Aku pasti akan melindungimu. Aku janji aku akan memastikan kamu bisa pulang ke Jakarta."

Helena mengeratkan pelukannya kepada Nicholas, padahal biasanya mereka selalu merasa bersikap canggung. Terdengar wanita itu menangis, membayangkan bagaimana bagaimana nasib Sisil dan Hilda, mungkin mereka berdua pun dibunuh secara sadis oleh psikopat itu.

Nicholas bukanlah orang yang suka mengingkari janjinya, dia pasti akan berusaha keras untuk menepati janjinya untuk menyelamatkan Helena, dengan atau tanpa dirinya.

1
Nicaaaaa♥
luarrr biasaaaa semangatt terus buat karya nyaa kakk
Rita Juwita
luar biasa seruuu thor. ..
retno❤️
Waaow bener2 mantap karya Kak Othor ini... pengennya ngelewatin cerita satu ini, tp penasaran jg... akhirnya kubaca... baru pertama baca novel horor sadis... awalnya ngeri bgt ada adegan sadis2nya... tapi gak dilanjut bikin penasaran... akhirnya mencoba beraniin utk trs baca... bener2 sadis... ngeri bgt... untung diakhir cerita beberapa tokohnya bs selamat. The best ceritamu Kak Othor... Semangat trs berkarya... sukses selalu 🙏🏻👍🏻🥰
Rewin
roni
Sarah
Udah kena kanker paru-paru masih mau diam-diam ngerokok aja yah dammm? Dasar suami bandel! 😒
Sarah
🤩🤩🤩
Sarah
Cerita keren bangettt! 💖
Sarah
so sweet 💖
Sarah
Yeyyyy! mantap Adam!
Sarah
Nooo pingkannn adam ayo cepat selamatkan istrimuuuu
Sarah
Tahan nafas bacanya aku 👍🙂
Sarah
Seneng deh bisa ngelihat Nicholas sama Adam jadi deket. Soalnya mereka keliatan klop aja gitu 👍.
Sarah
Curiga sama Dicky 🙂
Sarah
padahal harusnya enam, satu lagi Heru dia yang bunuh 😡.
Sarah
pemandangan yang buruk di pagi hari yang cerah 🙂.
Sarah
Jangan-jangan plot twist di akhir pelakunya Dicky atau Roni.
Sarah
Adam senyum-senyum aja lihat orang pdkt karena dia sudah merasakannya duluan dan sudah kawin malah 🤭
Sarah
Benar-benar berasa dunia cuma milik berdua nihh~🤭
Sarah
Diantara banyak orang yang ceria, pasti ada orang yang pendiam dan kalem seperti Nicholas, dan diantara orang-orang seperti Nicholas, pasti ada sebagian kecil lainnya yaitu orang yang sudah bukan pendiam lagi... tapi dingin seperti Adam 😂
Sarah
Asik, semoga kamu bukan psikopatnya. Karena kamu ini sudah suami idaman banget, sayang banget sama istrimu 😭👍/Awkward/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!