NovelToon NovelToon
MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:521.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Morata

Menjadankan istri demi janda. Itulah yang dialami oleh Erlita Bramantyo. Menemani hari hari suaminya, mulai dari titik nol tapi kesetiaan dan rasa cintanya yang amat dalam terhadap suaminya Jhon. Tapi disaat Keadaan ekonomi suaminya semakin berkembang suaminya malah menghianati Cintanya. Ketika hati dan kepercayaan sudah dihancurkan maka tidak akan mudah untuk membuatnya kembali seperti semula. seperti yang saat ini dirasakan oleh Erlita, harus merasakan kenyataan pahit dalam hidupnya. ketika pernikahannya sudah dia bina hampir 15 tahun ternyata penuh kebohongan dan sandiwara. Erlita tidak menyangka kalau ternyata suaminya mempunyai hubungan gelap dengan wanita lain Lalu apakah yang akan dilakukan Erlita ketika mengetahui suaminya berselingkuh? Apakah Erlita akan mampu mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Yuk simak ceritanya di " MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"

original by Morata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32. DI RUANG SIDANG_MIDJ

Abang Karim dan Mbak Sukarti berlalu dari rumah yang selama ini ditempati Erlita dan ketiga anaknya. Kini tinggal ada Erlita, John dan Yulianti. John menatap Erlita dengan tatapan tajam. "Jangan kamu kira kamu akan menang jika sudah mendapatkan dukungan dari kakakku dan kakak ipar. Aku tidak akan membiarkan rumah ini jatuh ke tanganmu. camkan itu! teriak John Kurniawan kepada Erlita.

"Kita lihat saja nanti mas, persidangan yang akan menentukan Siapa Yang pantas tinggal di rumah ini, aku dan ketiga anakku atau kamu dengan wanita murahan ini!"

"Jaga ucapanmu Erlita!"ucap John dengan nada seolah dirinya masih tetap membela wanita murahan yang ada di sampingnya.

"Terserah Mas, mau ngomong apa tentangku. Yang pasti aku akan tetap memperjuangkan hak anak-anakku. Hampir lima belas tahun sudah kita berumah tangga, apa Mas sudah melakukan tanggung jawab selaku seorang suami dan juga seorang ayah?"

"Aku tidak pernah menuntut banyak hal kepada mas, dulu Mas mengaku kalau wanita murahan ini, merupakan penumpang Mas sewaktu mas masih tukang becak bermotor sebelum Mas menjual harta warisan ibu dan bapak.

Aku berusaha untuk percaya walaupun gosip-gosip tetangga mengatakan hal lain tentang Mas. Aku berusaha percaya kepada mas, karena aku mencintai dan menyayangi Mas. Begitu juga dengan ketiga anak kita. Tapi kesetiaan, pengorbanan dan kepercayaanku Mas hancurkan demi wanita murahan ini!"

"Selama ini, aku tidak pernah berbicara apa-apa kepada Mas, dan juga tidak banyak menuntut. Darah dagingmu sendiri tidak mas nafkahi. Tetapi darah daging orang lain Mas nafkahi. Aku masih tetap diam, Tidak berkomentar apa-apa, karena aku malas ribut setiap hari kepada mas.

"Mas mau pulang atau tidak, itu suka hati Mas tidak pernah ada yang komplain. Berulang kali aku komplain saat Mas masih menjadi tukang becak bermotor, tapi mas selalu berusaha untuk meyakinkanku. Tapi setelah mas sudah memiliki uang dan menjalankan uang riba, Mas sama sekali sudah tidak menghargaiku sedikitpun.

Justru mas dengan terang-terangan membawa wanita murahan ini di hadapanku. "Ke mana Mas selama ini? saat anak kamu sakit apa kamu mengetahuinya? aku tahu Abang Karim juga sudah menghubungi Mas Kalau Arini Di opname di rumah sakit. Tapi apa responmu? kamu sama sekali tidak mau tau. Jangankan untuk membiayai pengobatannya di rumah sakit, menjenguknya pun tidak.

Kau benar-benar suami yang sangat luar biasa. Entah terbuat dari apa hatimu. Sama sekali tidak memiliki hati. Jika kau membenciku, seharusnya kau tidak perlu membenci ketika anakmu. Karena bagaimanapun mereka itu darah dagingmu.

Akan Aku pastikan mas akan menyesal telah membuatku kecewa dan menyakitiku. tidak hanya menyakitiku tapi menyakiti ketika anakmu. Ingat Mas, apa yang kamu tanam itu yang akan kamu tuai. Sedangkan yang bagus aja kita lakukan di muka bumi ini , belum tentu bagus kita dapatkan. Apalagi seperti yang Mas lakukan ini terhadapku, dan ketiga anakku. Isak tangis ketiga anakku dan tangisku akan menjadi karma buat kamu." ucap Erlita sambil langsung melenggang pergi meninggalkan John dan Yulianti yang masih duduk di sofa

Jhon yang tidak terima mendengar ucapan Erlita, berteriak kembali memanggil Erlita. Tapi ia sama sekali tidak peduli dan memilih masuk ke kamar menghampiri ketiga anaknya.

"Ibu..... ibu" Kenapa menangis?" tanya Aska penuh selidik ketika melihat air bening mengalir begitu deras di wajah cantik Erlita.

"Bu, Apa benar ayah akan meninggalkan kita?" tanya Abian penuh selidik kepada Erlita. Erlita terdiam ia tidak langsung menjawab pertanyaan Putra sulungnya itu. Ia mengetahui Putra sulungnya itu pasti sudah paham apa yang terjadi di dalam kehidupan keluarga mereka. Erlita langsung meraih tubuh Abian kepelukannya.

"Apapun yang terjadi nanti, kalian tetap anak-anak ibu. Ibu sangat menyayangi kalian Jadi kalian jangan khawatir, keadaannya pasti akan baik-baik saja. Erlita dan ketiga anaknya memutuskan untuk istirahat dan membiarkan apa saja yang dilakukan John dan Yulianti di sana.

John yang tampak sudah emosi karena Erlita sudah menggugat cerai dia terlebih dahulu, Ia pun meminta kepada Yulianti agar mereka segera meninggalkan rumah itu. John dan Yulianti juga mengatur strategi untuk memenangkan kasus perceraian yang dilayangkan oleh Erlita. Mereka juga menggunakan jasa kuasa hukum agar mereka memenangkan kepemilikan rumah yang ditempati oleh Erlita.

Erlita sudah tidak peduli. Hamdan dan abang Karim Begitu juga dengan mbak Sukarti yang selalu setia membantu dirinya, ia meyakinkan kasus perceraian ini kepada Hamdan.

Dua minggu kemudian proses perceraian antara Erlita dan juga John Kurniawan pun tiba saatnya. Dan hakim memutuskan hak asuh anak untuk ketiga anak mereka, jatuh ke tangan Erlita dengan alasan anak masih di bawah umur. Apalagi dengan bukti-bukti yang dimiliki oleh Erlita tentang perselingkuhan yang dilakukan oleh John Kurniawan yang sudah berulang kali.

Rumah yang ditempati Erlita dan ketiga anaknya pun jatuh ke tangan Erlita. Hal itu membuat John Kurniawan dan Yulianti sangat emosi dan menggebrak meja ruang persidangan. Merasa tidak terima kalau Erlita yang memenangkan segalanya.

John Kurniawan memaki sang hakim, tidak hanya hakim jaksa dan kuasa hukum Erlita juga ia maki-maki. Bahkan tak lupa Ia juga mengucapkan sumpah serapah kepada sang kakak abang Karim dan Sukarti yang berusaha agar Erlita yang memenangkan kasus itu.

Abang Karim seolah tidak peduli dan tersenyum sinis menatap John dengan kekalahannya. Yulianti yang mendengar keputusan hakim Kalau harta kekayaan yang tak seberapa milik John Kurniawan, semuanya jatuh ke tangan Erlita dan ketiga anaknya. Membuat dirinya pun merasa sangat emosi dan tidak ingin menatap John Kurniawan.

Ia langsung meninggalkan ruang persidangan. Dan membiarkan John sendirian di sana bersama kuasa hukumnya. John menatap kuasa hukumnya seolah mempertanyakan hal yang mereka tidak dapatkan.

Sang kuasa hukum menggerdikkan bahunya lalu menghampiri John. "Bagaimana mungkin mereka dapat memenangkan kasus persidangan ini, yang sudah jelas-jelas rumah itu hasil dari penjualan harta kekayaan kedua orang tuaku."

"Maaf Pak John Kurniawan, sebelumnya Anda tidak pernah memberitahu kepadaku kalau Erlita memiliki bukti-bukti perselingkuhan anda. Karena bukti-bukti perselingkuhan yang sudah dipegang oleh Erlita dan pengakuan dari anak sulung dan anak kedua Anda, yang memberatkan ini semua.

" Mereka mengatakan kalau anda tidak pernah memberikan nafkah kepada mereka selama ini." ucap Sang kuasa hukum sambil langsung berlalu meninggalkan John Kurniawan di sana. John benar-benar tidak terima. Ia berteriak-teriak di ruang persidangan. Hingga akhirnya pihak terkait langsung mengamankan John Kurniawan untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah ia lakukan di ruang persidangan.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

SAMBIL MENUNGGU KARYA INI UP, YUK MAMPIR KE KARYA BARU EMAK " PENGORBANANKU DI HARGAI DENGAN PENGKHIANATAN."

1
Anonim
Mank bisa ya anak umur 11thn donor darah?
Anonim
Cetak anak trus aja
Anonim
Itulah kalo sembarang pilih suami yg maaf org rendahan kan ga tau diri jadinya
Anna Khairurr
Luar biasa
Sunarmi Narmi
Gaya bahasa untk Abian yg anak umur 10 thun bisa ngomong sprti itu saya rasa ngak pas Thor bahasanya...dlm kisah nyata jg ngak ada Thor krn itu sdh gaya bahasa tingkat orang dewasa yg sdh sering berinteraksi dgn bnyak orang...maaf Thor sekedar masukan..bikin bahasa yg biasa di ucap anak saja..
Sunarmi Narmi
Sdh tau ekonomi sulit suami gila..ngapsin kmu ngak KB Erlita...bikin pusing kan...hrsnya dgn 2 anak kmu bisa rawat anak dn tubuh kmu...ini mlah....Aduh repotnya..mau nyalahin siapa Thor 🥴🥴🥴🥴🥴🥴
Mirna Loden Mirna Mirna
dasar laki2 gila gk ksh uang nafka untuk istri tpi cri mkn,prgi cri mkn di tong sampah sana jhon😁😁😁😁
Mirna Loden Mirna Mirna
thor klu bisa alurnya jngn maju mundur bgtu bkin bingung n tllu bertele tele crtanya
DPuspita
Ceritanya beda dr cerita2 novel di NT. Biasanya abis cerai dapat yg baru, tapi novel ini tokohnya tetap sendiri walau sudah bercerai. Menarik, hanya saja dalam penulisannya msh buanyak typo yang bikin aq bingung, spt ditulis 'belakang dada', pdhal menurut ku itu maksudnya lapang dada. Ketidakkonsistenan dlm menuliskan nama panggilan, spt misal diawal2 ditulis ayah, ibu kandung. Lama2 kata ayah ditulis papa, mama kandung. Mama diganti ibu.
Mungkin di novel berikutnya lebih diperhatikan lagi ya thor. Biar reader makin bisa menikmati membaca novelmu. Tetap semangat thor... Salam...
Rubyna: yang sudah platimum masih banyak taipo nya apa lagi aku, kita hanya manusia biasa
total 1 replies
DPuspita
Thor, putra keduanya gak punya nama atau gmana ya? dr awal cerita kok ditulisnya putra kedua terus. Bacanya aneh gitu... Khan lebih enak dibaca kl ada namanya spt 'Abian dan Brian berjalan di kedua sisi Erlita, ibu mereka'. Aneh kl ditulisnya Abian dan putra keduanya berjalan di kedua sisi Erlita. Hanya saran ya thor...
Dewi Avandia
ceritanya bagus,,cuma tolong lebih teliti lagi ya thor,kadang manggilnya mama papa kadang ibu bapak,kadang juga ibu ayah,jadi rada bingung 😅
tetep semangat thor 💪❤️
Rizky Sandy
jgn dibikin mati dulu ya,,,, karma msh berjalan kan,,,,
Black Moon
Semoga aja emang bener buat beli rumah dan modal usaha simpan pinjam yak, bukan modal usaha simpan benih 👊
Black Moon
😮‍💨 Ga yakin kalo udah dapet kerjaan baru bakal lebih baik, rasanya nanti malah makin bertingkah 😖
Black Moon
Aku pernah diposisi itu 😢
Jantung degdegan, tangan gemetar, dada sesak, di tenggorokan kaya ada yg nyangkut sampe susah untuk sekedar nelen ludah, pikiran kalut, badan kaya ngambang. Bener² ga nyaman 😔
Black Moon: Kita sama ko, Mba 😁
total 2 replies
Black Moon
Ko kaya lagi bercermin, ya 😉
Black Moon
Kasih daging tikuslah 😁
Reni Tri Fitria
keren
Ai Wiwi Widyawati
bagus ceritanya beda dari yg lain
Ai Wiwi Widyawati
,👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!