NovelToon NovelToon
Mantan Komandan Muda

Mantan Komandan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Penyelamat / Fantasi
Popularitas:666
Nilai: 5
Nama Author: Kanji Wara

Bima mengira ia bisa mengubur masa lalunya yang kelam di Desa . Mantan komandan regu pasukan khusus ini memilih hidup bersahaja sebagai petani jagung dan pemancing di tepi sungai demi melarikan diri dari trauma perang. Namun, kedamaian yang ia bangun susah payah runtuh setiap kali ia teringat pada Joni, sahabat sekaligus anak buahnya yang gugur dalam pelukan Bima akibat terjangan peluru senapan mesin musuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kanji Wara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

aksi pahlawan

Siang itu matahari bersinar lumayan terik, membakar aspal jalanan Kota Barat. Namun, cuaca panas sama sekali tidak menghalangi Bima untuk pergi keluar. Dengan menggunakan sedan hitam mewah milik mereka, dia pergi berbelanja untuk mencari beberapa bahan keperluan dapur yang sudah menipis, sekaligus membeli sedikit pakaian baru untuk dirinya sendiri. Setelah semua urusan belanjaannya selesai dan barang-barang dimasukkan ke dalam bagasi, Bima pun memacu mobilnya untuk pulang.

Namun di tengah perjalanan, tak sengaja pandangan mata Bima menangkap kerumunan orang yang sangat ramai di pinggir jalan utama. Penasaran dengan apa yang terjadi, Bima langsung memarkirkan sepedanya—maksudnya mobil sedannya—di tepi jalan dan turun untuk mendekati pusat keramaian tersebut.

Begitu berhasil merangsek maju, pemandangan mengerikan langsung tersaji di depan matanya. Terlihat di sana ada sebuah mobil mewah yang mengalami kecelakaan hebat setelah bertabrakan. Di dalam kabin mobil yang ringsek tersebut, tampak seorang wanita paruh baya berusia sekitar 40-an tahun sedang berteriak-teriak histeris meminta tolong. Ironisnya, puluhan orang yang berkerumun di sana hanya diam menonton, bahkan sebagian besar dari mereka sibuk mengangkat ponsel untuk merekam kejadian tersebut tanpa ada satu pun yang berani maju menolong.

Melihat kepasrahan dan ketakutan wanita itu, Bima tidak tinggal diam. Insting penolong dan jiwanya sebagai mantan prajurit pasukan khusus langsung bergejolak. Tanpa memedulikan keselamatan dirinya sendiri, Bima langsung melompat keluar dari kerumunan orang banyak itu. Dengan cekatan, dia merangsek masuk ke dekat mobil, menarik tubuh sang ibu keluar dari himpitan pintu, lalu membawanya berlari menjauh ke tempat yang lebih aman.

Tepat setelah wanita itu berhasil dievakuasi, asap tebal berwarna hitam mulai mengepul keluar dari kap mesin mobil mewah tersebut. Sang ibu yang masih syok langsung mencengkeram erat lengan baju Bima dengan sisa tenaganya, air matanya bercucuran deras.

"Nak... tolong! Anak saya masih terjebak di dalam! Tolong selamatkan anak saya, Nak!" jerit sang ibu dengan suara parau penuh keputusasaan.

Tanpa membuang waktu sedikitpun, Bima langsung memutar tubuhnya dan kembali berlari kencang menuju mobil ringsek tadi. Sementara itu, kondisi di lapangan semakin memburuk; asap hitam yang mengepul tadi kini sudah berubah menjadi kobaran api yang mulai merembet cepat membakar bagian depan mobil. Para penonton di sekitar tempat kejadian semakin histeris ketakutan, terutama sang ibu yang terus menjerit histeris melihat maut mengintai anaknya.

Bima mengerahkan segenap kemampuan fisik dan kekuatan ototnya yang terlatih. Setibanya di samping pintu penumpang yang sudah macet total akibat tabrakan, Bima mencengkeram handle pintu dan mengerahkan tenaga dalamnya untuk mendobrak serta menarik paksa pintu besi yang terkunci itu hingga terbuka dengan sekali sentakan kuat.

Di dalam kabin yang mulai panas, dia segera meraih tubuh seorang anak gadis yang sudah pingsan, menggendongnya dengan sigap, lalu membawanya berlari menjauh secepat kilat. Hanya selang beberapa detik setelah Bima berhasil sampai di tempat sang ibu dan merebahkan gadis itu di aspal, mobil mewah di belakang mereka mendadak meledak hebat.

DUAARRRR!

Gumpalan bola api raksasa membubung ke udara disertai suara dentuman yang memekakkan telinga. Efek ledakan yang dahsyat itu seketika membuat para penonton yang tadi asyik merekam langsung berteriak histeris dan berlarian panik menyelamatkan diri ke segala arah, menyisakan Bima yang berdiri tenang di samping ibu dan anak yang baru saja selamat dari maut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!