Surya Tenggelam merupakan novel yang mengisahkan kehidupan seorang wanita kala menjalani rumah tangga. Kinar dijual oleh bibinya kepada saudagar di kampung, melarikan diri dan membuatnya bertemu Megan, wanita cantik yang menolongnya.
Tanpa di duga, Megan yang memang berniat mencari wanita kampung untuk bisa memberikan keturunan bagi sang suami, meminta Kinar untuk menikah dengan suaminya.
Kendra yang semula menolak ide gila Megan, akhirnya menyetujui manakala ia merasa kasihan dengan sang isteri yang terus-menerus bersedih.
Bagiamanakah Kinar menjalani kehidupan manakala ia mengandung benih dari seorang Kendra Arion? Apakah Megan puas dengan harapannya atau malah keputusannya menjadi bumerang bagi dirinya?
Baca kisah selengkapnya dalam novel Surya Tenggelam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy Eng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32. Female baby
...🌸🌸🌸...
Megan mencari alasan untuk pulang terlebih dahulu sebab ia tentu juga harus menuju ke rumah sakit yang digunakan Kinar untuk melahirkan, sebab ia harus menyamakan kondisi serta persepsi khalayak ramai.
Ia mendarat di bandara nyaris dini hari. Kendra yang sedari tadi ia coba hubungi, bahkan hingga kini ganti tak jua menjawab telepon darinya.
Meski begitu, Megan tak kesulitan dengan permasalahan akomodasi, atau memikirkan dengan apa dia harus menuju ke rumah sakit. Menjadi istri Kendra tentu membuat semua orang segan kepadanya.
" Segera pindahkan wanita itu ke ruangan lain!" titahnya kepada seseorang melalui sambungan telepon dengan wajah penuh arti.
" Siapkan aku ruangan bersama bayi itu. Aku ingin semua kau urus sesuai rencana!" katanya lagi kepada seseorang yang berbeda.
Megan bahkan sudah merencanakan semua hal ini jauh-jauh hari. Tentang ia yang akan memproklamirkan diri bila telah melahirkan. Citra itu penting.
Namun saat ia tiba di ruangan dimana Kendra berada bersama bayi itu, Megan seketika membelalakkan matanya sebab membaca deskripsi yang ada di luar box bayi itu dengan wajah terkejut setengah mati.
Name : Baby Mrs. Arion
Gender : Female
weight : 3,4 kg
height : 52 cm
Mature
Maka Megan seketika merasa kecewa dengan apa yang ia lihat itu.
" Ken?"
" Sayang kau sudah datang? Lihatlah, ini anak kita!"
Megan begitu terkejut saat melihat Kendra yang malah terlihat sangat bahagia meskipun dia telah mengetahui bila jenis ini anaknya merupakan seorang wanita.
" Ken, apa benar dia perempuan?" tanya Megan dengan wajah ketar-ketir.
" Ya, lihatlah dia sangat cantik seperti dirimu bukan?" jawab Kendra masih dengan senyuman yang tak luntur sebab ledakan kembang api kebahagiaan itu masih menyala terang di dalam hatinya.
Namun alih-alih turut senang, Megan justru terlihat begitu kecewa. Sangat berbeda dengan Kendra yang nampak begitu bahagia kala menimang darah dagingnya itu.
" Cepat pindahkan perempuan itu, aku ingin segera menemuinya!"
Dan pesan yang terkirim itu, tanpa Kendra sadari akan membuat Kinar dalam bahaya
...ΩΩΩ...
PLAK!
Kinar seketika membelalakkan matanya manakala ia yang kini sudah berada di ruang lain, tiba-tiba di tampar oleh Megan.
" Nyonya, apa salah saya?" tanya Kinar seraya memegang pipinya yang pedih dan kebas.
" Aku sudah menggelontorkan uang yang tak sedikit buatmu. Tapi kenapa kau malah melahirkan bayi perempuan, hah?
Mata Kinar sontak terbelalak. Apa maksud Megan mengatakan hal itu? Apakah dia harus mendahului kehendak Tuhan?
" Nyonya, saya sudah bersusah payah melahirkan anak itu dengan selamat, tapi kenapa anda masih menyalahkan saya sedangkan semua itu adalah hal mutlak Tuhan!" sela Kinar yang tentu tak terima saat Megan mendakwanya sinis.
" Pinter ngomong kamu sekarang ya?" geram Megan yang kini mencengkram wajah Kinar.
" Ambil ini dan pergi dari sini. Yos, cepat bawa perempuan ini pergi!"
Seorang pria yang menjadi orang suruhan Megan, kini terlihat hendak membawa Kinar pergi dengan bukti transfer yang baru saja di lempar Megan kepadanya.
Entah mengapa, Kinar yang kini diminta pergi menjadi tidak terima. Ia ingin bertemu anak itu untuk terakhir kalinya.
" Nyonya tunggu dulu, bolehkah saya bertem...
" Tidak, tugasmu sudah selesai dan aku sudah mentransfer uang ke rekening yang aku berikan kepadamu. Pergi dan jangan pernah kembali!" kata Megan yang terlihat kecewa.
Kinar langsung tertegun. Kenapa rasanya sangat sulit sekali saat ini? Bukannya dia dulu sangat menantikan hari ini? Lantas kenapa ia menjadi tak rela meninggalkan bayi itu juga Kendra?
Komidi nya ada, sedih nya ada, nyebelin pengen ngejitak juga ada.
Yg terpenting tulisan mommy eng literasi nya keren.