Saat Gita begitu frustasi karena tak ada Lelaki yang mau menikahinya, akankah ia menerima tawaran menjadi istri seorang pangeran Gonoruwo yang berjanji akan menyembuhkan kutukan pada dirinya. Perkawinan yang awalnya hanya untuk membalaskan dendam kepada laki-laki yang membuatnya menjadi perawan tua bahkan kehilangan suaminya. Namun siapa sangka benih-benih cinta mulai bersemi dalam diri Gita hingga membuat wanita itu enggan berpisah dengan suami gaibnya. Seorang ustadz kemudian mencoba untuk mendekatinya dan mengajaknya ta'aruf lalu apakah Gita akan tetap setia kepada Barra yang selama ini selalu melindunginya atau ia akan menerima lamaran sang Ustadz??.
Yuk ikuti kisahnya di sini???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 32
"Arya, cepat lakukan sebelum terjadi sesuatu padaku!" seru Zacky
"Memangnya apa yang akan terjadi padamu?" jawab Arya balik bertanya
"Lo gak lihat, apa yang dilakukan oleh Gita?" tanya Zacky melirik kearah Gita yang terus bergelayut di lengannya
"Astaghfirullah, kuatkan adiknya Zacky ya Allah," jawab Arya terkekeh geli melihatnya
Ia kemudian mengambil boneka santetnya dan segera mengambil Lem untuk menyatukan tangan bonekanya yang terlepas
"Tara!!!, udah selesai!" seru Arya
Gita begitu terkejut saat melihat tangannya sudah kembali terpasang.
"Alhamdulillah akhirnya tangan ku balik lagi, thanks Zacky , thanks Arya,"
"Sama-sama Gita, btw kenapa namaku disebut belakangan harusnya disebut pertama dong secara aku yang menyambung tangan kamu kan?" protes Arya
"Iyes maaf, saya ralat ya terimakasih Arya dan Zacky, sarang beo," ucap Gita kemudian membentuk tanda hati dengan kedua tangannya
"Nah gitu dong, kan aku gak protes lagi,"
"Emang dasar bawel!" cibir Gita
"Sekarang ayo jalan lagi, kita harus bergegas pergi mumpung hari masih pagi. Jangan sampai kita bermalam lagi di sini!" seru Zacky
"Kuy!"
Mereka kemudian berjalan menuruni perbukitan. Namun beberapa kali melewati jalan itu mereka kembali lagi ke jalan yang sama.
"Sepertinya kita tadi sudah melewati jalan ini deh!" seru Gita
"Benar, sepertinya tadi kita memang sudah melewati jalan ini dan kembali lagi ke sini. Apa kita tersesat?" sambung Arya
"Sepertinya begitu," jawab Zacky
"Lalu apa yang harus kita lakukan, jika begini terus kita tidak bisa keluar dari sini," ucap Gita gusar
"Hanya ada satu cara untuk bisa keluar dari tempat ini?" ucap Arya
"Apa?" jawab Zacky dan Gita bersamaan
"Menghubungi posko bantuan,"
"Wah benar juga, kenapa dari tadi gak kepikiran ya, kuy buka ponsel kalian dan segera minta bantuan!" ucap Gita
Arya segera membuka ponselnya, namun ia langsung lesu saat melihat baterai ponselnya sudah sekarat.
"Hais, sialan kenapa tiba-tiba ponselku jadi low batt," gerutu Arya
"Sepertinya ada yang tidak beres di sini, ponselku yang tidak bermasalah pun tiba-tiba mati," sahut Zacky
"Maksudnya apa ada yang sengaja membuat kita tersesat?" tanya Gita
"Sepertinya begitu, tapi kita coba berjalan lagi, jika memang kita akhirnya kembali lagi ke tempat ini, berarti ada yang sengaja membuat kita tersesat di tempat ini,"
"Ok,"
Mereka kemudian kembali melanjutkan perjalanan menuruni jalan setapak menuruni perbukitan.
Kembali Zacky menghentikan langkahnya saat melihat pohon yang sudah ia tandai sebelumnya.
"Sepertinya benar kita Kobeng," ucap Zacky kemudian memutar bola matanya menatap sekelilingnya
Mendengar ucapan Zacky Arya segera memejamkan matanya untuk melihat tempat itu dengan mata batinnya.
"Apa yang kamu lihat?" tanya Zacky
"Sepertinya dukun itu masih belum mengizinkan kita meninggalkan tempat ini," jawab Zacky
"Tapi bukankah dia sudah mati?"
"Benar, raganya memang sudah mati tapi Sukmanya masih bergentayangan mengikuti kita," jawab Arya
"Lantas apa yang harus kita lakukan?"
"Aku yakin dia menginginkan jimatnya kembali," Arya mengeluarkan batu merah delima yang ia keluarkan dari tubuh sang dukun beberapa waktu lalu.
Ia kemudian mengambil melemparkan batu merah delima itu ke udara dan menghilang bersama batu itu.
"Kemana dia?" tanya Gita
"Dia sedang menyelesaikan misinya yang belum selesai," jawab Zacky
"Oklah," jawab Gita kemudian duduk di batu besar.
Zacky tak tinggal diam saat melihat Arya pergi, ia kemudian duduk bersila dan membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an untuk membantu Arya menghadapi kekuatan jahat yang mulai menyelimuti tempat itu.
Mendengar senandung suara indah Zacky membuat Gita kemudian mengikuti bacaan pemuda itu sebisanya.
Tiba-tiba angin berhembus membuat Gita langsung terhempas dari duduknya.
"Awww!!" pekik Gita
Saat ia mencoba untuk bangun tiba-tiba sesosok tubuh melesat jatuh di pangkuannya.
"Buugghhh!!"
"Yes, pendaratan yang sempurna!" seru Arya
"Aww, tanganku!" ucap Gita langsung mendorong tubuh Arya dari pangkuannya
"Sorry Git,"
"Kan gara-gara kamu tangan aku lepas lagi,"
"Tenang aja nanti aku jahit permanen biar gak lepas lagi, sekarang kamu diam-diam dulu di sini karena ada yang harus aku selesaikan selesaikan dulu," jawab Arya kemudian melesat lalu menghilang
Namun tidak berapa lama ia kembali terhempas ke tanah dengan darah menyembur dari mulutnya.
"Aahhh, sial!!"
Melihat Arya terluka membuat Zacky langsung menghampirinya, "Sebaiknya kita serang ia bersama-sama,"
"Kuy!" Arya langsung menyatukan tangannya dengan Zacky
Langit mulai gelap dan kilat mulai menyambar-nyambar.
Gita yang ketakutan segera mendekati Arya dan Zacky.
"Aku boleh ikutan gak?" ucapnya kemudian menyatukan tangannya dengan Zacky dan Arya.
Tiba-tiba Gita merasa tubuhnya seperti tertarik ke sebuah Medan magnet yang membawanya ke dunia lain.
"Dimana ini?" Gita berjalan di sebuah lorong gelap mencari jalan keluar
Suara gemericik air menuntunnya menuju ke sebuah altar pemujaan. Seorang wanita terbaring di sebuah peti mati dengan ribuan bunga melati terhampar di peti matinya.
"Bukankah ini dukun yang kemarin, kenapa dia ada di sini?" Saat Gita hendak meninggalkan tempat itu mayat itu terbangun dan menjambak Gita. Ia berusaha melepaskan diri saat wanita itu mencoba mencekiknya. Ia terus meronta-ronta berusaha melepaskan diri dari cengkraman wanita itu.
Saat ia merasakan pandangannya mulai gelap tiba-tiba ia merasakan tubuhnya melayang ke awang-awang.
*Wuuushhh!!
*Grepp!!
"Barra," Gita tersenyum saat menatap wajah Barra yang menangkap tubuhnya
"Gue Arya, bukan Barra!" cibir Arya kemudian menurunkan Gita
"Tapi tadi aku lihat Barra,"
"Mungkin dia masih otw, maklum MC biasanya datang belakangan, jadi sabar aja,"
"Sekarang aku dimana ini?" tanya Gita
"Di hatiku,"
"Ish jangan becanda!" cibir Gita
"Kamu kenapa nyusul ke sini si Git, kan jadi bikin ribet!" cibir Arya
"Sorry, abis gue creepy di tinggal sendirian,"
"Astoge, yang bener aja masih horor juga kisah cinta lo!" sahut Arya
Ia kemudian segera melesat menangkap tubuh Zacky yang terlempar dari udara.
"Zacky kamu baik-baik saja," ucap Gita menghampiri pemuda itu.
"Tolong urus Zack, biar aku habisi iblis wanita itu!" Arya segera menyeret wanita dalam peti mati itu dan menancapkan puluhan jarum ke tubuhnya hingga terdengar suara erangan keras di udara.
"Arrghhh!!"
*Jraasshhh!!
Sebuah kilatan cahaya putih menghantam tubuh Arya hingga lelaki itu seketika terkulai tak berdaya di tanah.
"Arya!!"
Gita begitu ketakutan saat melihat Arya dan Zacky terkapar di tanah.
Sesosok wanita berkebaya merah berjalan mendekatinya, membuat gadis itu langsung beringsut mundur menjauhinya.
"Kalian semua akan aku jadikan tumbal untuk penghuni gunung ini. Sekarang adalah giliran mu bersiaplah!!" wanita itu langsung menarik kaki Gita yang berusaha melarikan diri dari tempat itu dan menyeretnya menuju altar persembahan.
"Lepasin gue, toloong!!" seru Gita dengan wajah ketakutan
"Tidak akan ada yang bisa menolong mu di sini!!" seru wanita itu kemudian melemparkan tubuh Gita kedalam peti mati.
Saat wanita itu hendak membakar peti mati itu sebuah bayangan melesat melepaskan tendangannya hingga ia jatuh tersungkur ke tanah.
"Siapa kau beraninya ikut campur dalam urusan ku!" pekik wanita itu
"Tentu saja aku harus ikut campur jika kamu menyakiti istriku!"
Shiba apa Luna
masa typo mulu
Tmabhain ektra part dunk yak ,please biar bersa bca drakor 😁
Btw thanks kryanya selalu q suka
Semngt smga sehat & bahgia 🙏😉😘
Jadi pingn pny suami ust tamvan 😁,ngarep kan boleh kalik2 malaikat lwt trz dijabah Allah, kan q gk nolak 😉