JUDUL LANJUTAN “SAMUEL”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BabyCaca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 32-SEKALI KAU MILIK KU, SELAMA NYA KAU TERJEBAK BERSAMA KU
Setelah wanita yang memberikan cake itu pergi, Lenka yang memakan permen kapas nya di tarik Samuel pergi.
"Sayang, ikut Aku,"ujar Samuel menarik lengan sang kekasih menuju ke dalam mobil mereka.
Gadis itu harus tahu kalau Samuel amat tidak suka dengan cara berpenampilan kekasih nya itu, memang wajah Samuel lebih sering berekspresi datar sepertinya, tapi belum tentu Dia tidak peduli kepada sang pacar, Lenka yang terlihat lebih dewasa dan sexy membuat Samuel tidak suka.
Di sinilah sekarang Lenka dan Samuel berada, terduduk seperti seorang anak yang ketahuan mencuri, Samuel yang terduduk di kursi pengemudi menatap Lenka dengan tatapan penuh h@srat nya.
'Kau mengoda ku,' batin Samuel kesal mencengkram setir mobil nya.
"Sayang, apa kau kekurangan uang jajan, atau gaji mu sebagai dokter sedikit?"tanya Samuel dengan wajah datar nya, membuat Lenka yang duduk di kursi penumpang di samping Samuel heran.
"Tidak, kenapa kau bertanya seperti itu?"tanya Lenka kembali dengan bingung.
Ayolah, Lenka Ananda William seorang anak sang billioner kekurangan uang jajan? Itu tidak mungkin sama sekali bukan.
"Lalu, ada apa dengan pakaianmu itu? Itu terlalu pendek asal kau tau, apa kau tidak mampu membeli baju yang memiliki bahan lengkap,"ujar Samuel menatap tajam sang kekasih.
"Baby, Aku sedang mencoba menciptakan image gadis dewasa yang mampu mengimbangi mu, tadi saja Aku sudah bernampilan seperti ini, tapi wanita itu tetap mengatai ku adik mu, apalagi kalau Aku memakai pakaian kekanakan yang biasanya,"tutur Lenka dengan wajah cemberut.
"Mengimbangi? Mengimbangi dalam hal apa? Sayang kau memakai seperti ini, apa sengaja mengoda ku?"bisik Samuel mendekati telinga gadis itu.
Sudah cukup Samuel menahan diri selama ini, tanpa pakaian se-sexy itu saja dirinya sudah panas dingin pada sang kekasih yang polos itu, apalagi sekarang dia disuguhi pemandangan seperti ini. Kucing garong mana yang tahan disuguhi ikan segar seperti ini.
Samuel mulai menarik tangan Lenka untuk mengurung gadis nya itu tepat di atas diri nya, Lenka terduduk di atas paha sang kekasih. Terlihat wajah Samuel yang biasanya datar jika bersamanya, mulai menyeringai mengoda.
"Imut, sangat imut,"bisik Samuel mengusap paha mulus sang kekasih.
"Sam, sam, jangan bertindak jauh,"ujar Lenka dengan grogi merasakan usapan hangat pada paha nya.
Posisi Lenka saat ini terkurung di atas tubuh Samuel karena pria itu menahan pinggang ramping nya agar tidak berpindah tempat, Sedikit saja Samuel mendorongnya, wajah mereka pasti akan saling semakin dekat, dan posisi itu sangat erot1s.
"Samuel tunggu, kau salah paham, Aku seperti ini bukan mengoda mu bukan, Aku sudah mengtakan nya,"balas Lenka berusaha menyingkarkan pelan tangan Samuel yang merem@s paha nya kuat.
Lenka seperti nya mulai menyesal memakai baju baru yang Dia beli bersama Gisel itu, teman nya itu bilang pria suka dengan pakaian ini, jadi maksud dari kata suka itu adalah kau memancing n@fsu seorang pria dewasa Lenka Ananda William, sungguh polos gadis ini.
Gadis itu yang terus bergerak merasakan ada yang menonjol di bawah sana, Jangan bilang itu si anancoda yang pernah Lenka lihat tidak sengaja sebelum nya.
"Akhh sam, Aku tidak nyaman, bisa kau melepaskan pelukan mu,"gumam Lenka berusaha membujuk pria itu lembut.
Samuel terus memperhatikan Lenka yang berbicara dalam jarak yang cukup dekat, wajah mereka hanya terpaut beberapa sentimeter.
Dia mulai tidak tahan melihat bibir mungil terpoles lipgloss itu sedari tadi berbicara, Samuel sepertinya mulai berpikiran aneh, otak nya mulai memproses hal berbau 1ntim.
'Bagaimana kalau si junior berada di dalam sana, pasti akan h@ngat dan n1kmat sekali' batin Samuel menyeringai kecil.
Bagian b@wahnya sudah mulai er3ksi, entah kenapa jika dengan Lenka libidonya mudah terpancing. Padahal dirinya jika dihadapkan pada tubuh tel@njang perempuan lain pun yang sering Dia eksekusi ia hanya akan merasa jijik dan tidak tergoda sama sekali.
Cup..
Ciuman Samuel meleset tepat di bibir pink Lenka, tidak lembut dan sedikit terburu-buru, libidonya sudah tidak bisa terbendung lagi.
Lenka yang awalnya hanya diam membeku, mulai memberontak. Samuel yang tidak menyukai penolakan, mulai bersikap agresif. Dia meng1git bibir bawah Lenka agar l1dahnya bisa masuk lebih dalam lagi di mulut Lenka.
Samuel membalikan posisi mereka sehingga Lenka yang berada di bawah nya, kursi pengemudi itu di turunkan dengan gerakan cepat, dirabanya paha mulus Lenka dan satu tangannya lagi digunakan untuk mengunci kedua tangan Lenka di atas kepalanya.
"Mmph.. Sam stop"ujar Lenka di sela ciuman mereka.
Melihat Lenka yang mulai kehabisan nafas, Samuel dengan terpaksa melepas tautan bibir mereka.
"Dengarkan Aku sayang, jangan pernah lagi mencoba berpakaian kurang bahan seperti ini lagi jika berada di luar umum atau Aku akan melakukan hal yang lebih gil@ dari ini, bahkan mungkin akan tumbuh bayi kecil di sini,"tunjuk Samuel ke arah perut ramping gadis nya itu, rasa cemburu dan posesif mulai diperlihatkan dengan gamblang oleh Samuel.
Lenka yang masih mencoba mengatur nafasnya, mendorong pelan tubuh Samuel setelah cekalan di kedua tangannya terlepas.
"Sam apa kau tidak berpikir kau berlebihan, Aku punya hak untuk ini, dan lagi, jauhkan tangan mu dari paha ku Tuan Samuel Morgan!"Ucap Lenka bersungut-sungut.
"Tidak punyak hak?! Sejak bibirmu ini menyatu dengan bibirku untuk pertama kali, berarti kau milikku detik itu juga Lenka, apa kau lupa ciuman pertama kita? Apa perlu Aku mengigatkan nya kembali,"Ucap Samuel dengan wajah menyeringai nya ala pimpinan mafia.
Samuel menegakkan tubuhnya, dan kembali mengatur posisi duduk mereka.
"Tubuh ku ini suci, jika Aku Samuel Morgan sudah menyerahkan salah satu bagian tubuhku menyatu dengan mu, berarti selamanya kau milikku,"bisik Samuel menyeringai tipis.
**1*, sepertinya pria itu mulai memperlihatkan obsesi nya kepada Lenka dengan berlebihan.
Ingin rasanya Lenka menampar wajah Samuel sekarang menyadarkan pria itu, pacar nya yang irit bicara plus bermuka datar, bisa bicara sepanjang itu karena cemburu, membuat Lenka mendengus kesal.
"Aku ragu kau mencintai ku, atau hanya obsesi mu yang terlalu berlebihan untuk ku,"gumam Lenka kesal.
Wajah tampan Samuel dan tingkat kem3suman nya berbahaya bagi Lenka, seperti nya gadis itu tidak berani lagi mempermainkan dan mengoda Samuel.
"Aku tidak menerima penolakan Sayang sejak awal Aku menjadikan kau milik ku, jadi jangan bilang ini sebuah obsesi,"ucap Samuel menatap wajah kekasih nya kesal.
Kecupan dan lum@tan singkat dilakukan Samuel sebelum Lenka bisa membalas ucapannya.
"Cukup diam dan terima bukti kalau Aku benar-benar mencintai mu, atau dengan terpaksa Aku akan memaksa mu mencintai ku, bagaimana pun itu,"gumam Samuel menjalankan mobil nya.
Terkutuklah Samuel si pysco dan segala kekuasaan nya, membuat Lenka membuang wajah atas perdebatan mereka karena alasan gadis itu memakai pakaian minim saja.
"Bilang saja cemburu, apa susah nya tidak usah berbelit dengan mengancam ku, dasar manusia kaku,"
aku akan setia nunggu cerita barunya☕☕☕☕☕☕☕☕☕