Kaisha Melviano adalah gadis cantik dari keluarga terpandang di negara Indonesia, Kaisha menyamar menjadi gadis imut nan menggemaskan,
mata asli Kaisha yang berwarna biru di tutupi dengan softlen hitam, menjadi gadis yang super cantik membuatnya merasa tidak aman hingga memilih menyembunyikan identitasnya menjadi gadis biasa.
Galaxy adalah pemuda tampan disebut sebagai Raja mafia yang pantas di sandingkan dengan sosok Abdi negara yaitu Dylan Mahardika Melviano,, Gala tidak pernah bersinggungan dengan Dylan jadi tidak pernah terlibat dalam masalah apapun.
Gala jatuh cinta pada sosok Kaisha yang menyamar.
"dia sudah mati!! " ujar Kaisha mengerjab polos.
pertama kalinya Gala melihat raut wajah yang begitu polos saat dirinya sedang menghabisi musuh..
bagaimana kisah cinta mereka? lanjut? Cuzzz....!! Like dan Komentar, Favoritkan supaya dapat notifikasi update...!
Novel ini sekuel dari :
1. Cinta pertamaku seorang Bos Mafia
2. Sikembar sang Penguasa 2
.
.
.
Update setiap hari jam 6 pagi,
Happy Reading...!!
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sucii Amidasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
curiga (part. 1)
Kaisha terus saja mengusap keningnya,,
"sakit kak...! ". ringisnya
"biar otakmu bekerja dikit...! percuma menguasai 26 bahasa asing kalau logika mu dangkal.. " ejek Keyzo dengan santainya ia makan.
"ck.. kan Kaisha ngga tau kak" kesal Kaisha
"Vikro itu menyukai Sha udah mengerti..? " jelas Keyzo
"terus? " tanya Kaisha dengan cepat melindungi keningnya.
"dia melukaimu pasti ingin melihat kita berdua makin dekat sebagai Shasha dan Key,, kamu masih tidak faham rencana busuknya dengan membuat kakak seperti pria brengs*k di depan Sha jadi Sha akan memutuskan kakak dan dia bisa mendapatkan Sha..! masih tidak mengerti juga? "
Kaisha menganga lebar mendengarnya,, "sampai segitu nya ya? apa tinju Kaisha saat itu ngga mempan? dia masih mengejar Sha..? " gumam Kaisha keheranan.
"namanya orang tidak waras..! sudahlah,, coba kita berpura-pura tidak tau aja dulu, kakak ingin lihat apa rencananya dan kamu harus ikut ambil peran diantara kami nantinya".
"siap...! kalau masalah ambil peran Kaisha mau terlibat asal jangan menghabisi nyawa orang aja" cengir Kaisha
"ck... kamu sok manusia paling bersih tidak pernah membunuh orang...! ingat dek.. kamu juga pernah membunuh orang" ejek Keyzo
"kakak tidak tau permasalahannya..! laki-laki itu pantas mati" Kata Kaisha dengan lantang.
Keyzo mengangguk-ngangguk,, "sama sepertimu dek..! alasan kakak juga sama, kakak tidak mau ada orang yang berani melukaimu"
Kaisha menghela nafas panjang,,
.
.
1 bulan kemudian ..
.
kini Kaisha menyamar sebagai Sha di acara pesta perayaan ulang tahun Leon di hotel mewah negara J,
Gala datang bersama Andreas,, ia menatap kesal ke arah Keyzo yang tidak membawa adiknya Shasha.
"kenapa dia tidak pernah membawa Shasha? " gerutu Gala.
"mungkin apa yang dikatakan tuan Key memang benar tuan..! nona Shasha tidak suka keramaian seperti sekarang.. "jawab Andreas.
Gala yang gerah dengan acara pesta malah mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Shasha,,
Sha mengeluarkan ponselnya dan Gala melihat itu, "kenapa HP Shasha bisa ada pada Sha? " gumam Gala mematikan panggilannya
Gala menghubunginya lagi dan hendak mendekati Sha tapi sudah keduluan Keyzo,
"kenapa? " tanya Key
"ini... paman ". jawab Kaisha menunjuk layar ponselnya tertera nama paman.
"kenapa HP Shasha ada padamu? " tanya Gala menyambar di belakang Kaisha.
Kaisha melebarkan matanya ke arah Keyzo, Keyzo dengan tenang berbalik dan bersidakap dada.
"HP Shasha sama ku dan aku titipkan di tas Sha..! kenapa? abang mau bawa adikku keluar? tidak akan..! dia banyak tugas "Keyzo berkata dengan entengnya.
Gala melihat ke arah Sha, Sha membalik tubuhnya dan menatap tenang ke arah Gala padahal jantungnya berdebar kencang saat ini takut ketahuan.
"ck.. bahkan sekedar menelfon juga tidak boleh! " decak Gala
"terserahku lah..! aku harus menjaga adikku dari om-om yang sudah mapan menikah". Keyzo berkata dengan senyum miringnya.
Gala menarik nafas panjang, tadinya ia sempat mencurigai Sha tapi karna penjelasan kakaknya Kaisha itu membuatnya menepis pikiran itu jauh-jauh.
selama 1 bulan ini entah kenapa Gala merasa Sha dan Shasha itu adalah orang yang sama, ia juga boleh curiga kan? Shasha dan Sha tidak pernah mau berkumpul 1 ruangan yang sama, kalau pun Sha datang maka Shasha tidak datang kalau Shasha yang datang maka Sha kebalikannya, selama 1 bulan ini terus saja begitu jadi Gala tentu curiga kalau ada sesuatu antara Sha dan Shasha.
"apa benar firasatku? kenapa aku bisa berpikir Sha itu Shasha? kenapa bisa? wangi tubuh mereka sama, tinggi mereka sama, sama-sama matanya hitam, awalnya memang mereka berbeda dari segi sifat dan karakternya tapi lama kelamaan malah aku curiga mereka adalah orang yang sama". batin Gala belum bisa menepis pikiran itu jauh-jauh.
"sepertinya aku harus memastikannya sendiri". batin Gala dimana akalnya masih berpikir kalau Shasha dan Sha itu adalah orang yang sama.
"ada apa tuan? " tanya Andreas.
"apa menurutmu wajar 2 orang yang berbeda itu punya suatu kebetulan yang banyak? " tanya Gala
"saya rasa tidak tuan.. namanya kebetulan hanya sekali atau 2 kali,, kalau berkali-kali bukan kebetulan namanya tuan.. " jawab Andreas.
Gala tampak berpikir sejenak,, "kenapa Sha dan Shasha tidak bisa berkumpul bersama-sama? kalau aku bawa Shasha pasti Keyzo tidak bawa Sha, seolah mereka itu adalah orang yang sama,, Sha terus saja bertingkah seperti Shasha..! bagaimana bisa begitu mirip? apa mungkin mereka sama? tapi kenapa penampilan mereka berbeda jauh? ".
Andreas yang tak mengerti tuannya bicara apapun hanya diam sambil menyedot jus buahnya,
Gala terus saja memperhatikan Kaisha yang semakin di perhatikan semakin mirip dengan pujaan hatinya,,
"sebenarnya apa maumu Shasha? kenapa kamu harus berbohong padaku? " batin Gala penasaran sosok Kaisha.
Kaisha berjalan meninggalkan area pesta dan Gala mengikutinya dengan jarak aman,
"aaakh...! " Pekik Kaisha tiba-tiba tangannya di tarik seseorang hingga bersandar ke dinding.
Kaisha terlonjak kaget melihat Vikro yang ada di hadapannya,
"k kenapa? kau mau balas dendam? " tanya Kaisha dengan sinis ke Vikro menepis tangan Vikro yang memegang bahunya.
"aku mau kamu putus dengan Key..! dia berselingkuh darimu dengan gadis biasa di kampus kami" .Vikro berkata sambil mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan vidio rekaman Keyzo yang begitu khawatir pada gadis biasa di depannya.
"oh... kenapa aku harus cemburu? " tanya Sha dengan senyum miringnya.
"kamu tidak cemburu pacarmu begitu khawatir dengan gadis biasa itu? mereka tinggal 1 atap,, jangan terlalu percaya hubungan pertemanan laki-laki dan perempuan Sha..! karna sampai kapanpun laki-laki dan perempuan tidak akan mungkin bisa berteman pasti akan ada yang suka walau cuma di pendam"
"ck... minggir... aku mau ke kamar mandi.. " Kaisha menepis kasar tangan Vikro.
"apa kau bodoh hah? " bentak Vikro merasa frustasi dengan Sha yang terus saja tidak percaya kalau Key dan Shasha punya hubungan khusus.
"apa kau bilang? kau barusan membentakku? " tanya Kaisha berkacak pinggang menatap tajam ke Vikro.
"aku hanya berusaha menyadarkanmu supaya kamu sadar kalau kekasihmu itu main dua dibelakangmu" jelas Vikro dengan sabar sambil tersenyum
"kenapa aku harus cemburu dengan adiknya sendiri hah..? " marah Kaisha dengan geram.
Vikro melototkan matanya, "a.. apa kamu bilang Sha..? siapa adiknya sendiri? "
"Shasha itu adik kandung Key..! menurutmu kenapa aku tidak cemburu selama ini hah? apa kau sungguh berpikir mereka bisa bersatu? mereka satu ayah dan ibu dan lahir di jam yang sama" jelas Kaisha seolah-olah tau tentang Key padahal memang tau.
Gala tentu mendengar semuanya,
"dasar bodoh... kau membuang waktuku dengan berusaha membuatku membenci sepasang kakak adik yang sangat aku kagumi" gerutu Kaisha segera berjalan memasuki toilet.
"paman mengetahui sesuatu tentangku dan ingin berbicara denganku..! aku tidak menyangka secepat itu dia menyadari diriku" batin Kaisha yang kembali ragu Gala tau sesuatu tentang Sha dan Shasha
.
.
.
.
daripada ribet mending nulisnya fakultasnya hukum, fakultas kedokteran
balas