NovelToon NovelToon
SELIR SANG AKTOR

SELIR SANG AKTOR

Status: tamat
Genre:Poligami / Tamat
Popularitas:241.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayumi

Scarlet adalah gadis yatim piatu yang kuliah sambil berkerja. Pada suatu hari dia kesandung masalah memecahkan Guci antik dan disuruh mengganti dengan uang seratus juta tunai.

Dalam kebingunannya akhirnya Scarlet ke Club malam dan menjual kegadisannya dengan pemilik Club. Karena merasa terhina Scarlet tidak mau menerima uang dari pemuda itu.

Tapi pemuda yang bernama David itu malah jatuh cinta kepada Scarlet, dan mulai membantu keuangan Scarlet secara diam-diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KUNDANGAN

"Aku akan mmbuatmu menjadi milikku seutuhnya, saat ini juga, aku mencintaimu...tidak boleh orang lain menyentuhmu." tubuh Scarlet meremang mendengar suara serak yang keluar dari mulut David. Pria itu benar-benar telah dikuasai gairah. Scarlet semakin takut dibuatnya.

"David, sadarlah aku harus pulang, Andrian akan marah padaku." kata Scarlet.

“Aku akan memberi kamu hukuman karena berani pergi dari Apartemen tanpa memberitahuku." geramnya kesal dan menarik tubuh Scarlet serta mendorongnya ketempat tìdur.

"David...aku lelah menjadi pemuas nafsumu, aku akan menikah dengan...."

"Humm..." David menutup mulut Scarlet dengan bibirnya. Dia tidak memberi ruang untuk bernafas, Scarlet menolak tubuh David dengan sekuat tenaga.

David mendengus kesal, dia kembali merengkuh tubuh Scarlet kedalam pelukannya. David mencium seluruh tubuh Scarlet dengan lembut serta mencoba membuat gadis itu memaafkannya. Dia tadi terlalu emosi dan sempat memarahi Scarlet dengan kata-kata kasar.

“I love you dear...” bagai mantra kalimat itu melumpuhkan seluruh sendi syaraf Scarlet. Dia memegang dadanya, mengalihkan rasa sakit hatinya dengan pasrah, menerima David kembali, tidak di pungkiri lagi, dia memang mencintai David.

Kami menyatu dengan gairah yang membara. David bergerak pelan, dan itu membuat Scarlet melayang jauh ke angkasa. Ntah berapa lama kami saling menyatu, melepas dahaga, berpacu dalam melodi cinta. untuk tiba ke titik gairah.

David memperlakukan Scarlet begitu lembut dan penuh cinta. Dia sangat takut kehilangan Scarlet, jika David menikah nantinya. Tidak bosan- bosannya dia merayu Scarlet, supaya tidak menikah dengan pria lain. Dia tidak bisa membayangkan kalau itu terjadi.

"Besok kamu menikah David, kita tidak bisa terus begini. Aku tidak mau berada di dalam lingkaran kehidupan keluarga barumu."

"Tidak sayank, Lala yang merusak hubungan kita, dialah yang harus mundur dan pergi." suara David parau, dia ngotot tidak ingin Scarlet meninggalkannya.

Keputusan Scarlet sudah bulat, dia tidak mungkin terus menerus menjadi budaknya David. Menerima perlakuan David adalah kebodohan permanen. Ini yang terakhir. Scarlet menganggap ke pasrahannya saat ini melayani David, sebagai salah satu balas budinya, karena David dengan ikhlas memberi pinjaman dana segar kepada Andrian.

Scarlet turun dari ranjang setelah menyelesaikan permainam panasnya bersama David dan membersihkan dirinya ke kamar mandi.

"Aku tidak mau menjadi orang ketiga di hubungan kamu dan Lala, apapun alasannya. Aku akan pergi sejauh mungkin." kata-kata ini hanya keluar di dalam hatinya.

"Aku mau pulang, besok aku datang ke pernikahanmu bersama Andrian." kata Scarlet ketika dia bersiap mau pulang. Dia mencoba tersenyum, dan menutupi kepedihan hatinya.

"Aku akan membuktikan kepadamu bahwa aku sangat mencintaimu. Pernikahan ini hanya rekayasa bisnis, aku tahu keluarga Lala mengincar perusahanku."

"Belum tentu juga, bisa karena Lala sangat mencintaimu sehingga dia nekad berbuat begitu."

"Kalau mama tidak ikut campur aku pasti merasa tidak terbebani. Aku bisa menyanggah perbuatan Lala dan mengajukan bukti baru."

"Sudahlah David, jalani saja, semua ada hikmahnya, dengan adanya peristiwa itu, kamu bisa berhenti minum-minum. Dan bekerja lebih tekun. Tapi lama-lama kamu akan bisa mencintai Lala. Aku yakin itu." kata Scarlet datar.

"Sudahlah Scarlet, aku merasa kamu tidak mencintaiku lagi, kamu begitu bahagia bisa lepas dariku, jangan pernah mimpi untuk bisa bebas dariku dan berkeliaran. Tidak akan pernah khayalanmu tercapai!!"

"Kamu egois, arogan, possesive dan kurang ajar!!" ketus Scarlet.

David terdiam dia tidak senang dengan anjuran Scarlet seolah gadis itu senang melihat David bersanding dengan Lala.

Scarlet langsung meluncur menuju Kantor Andrian, sampai di Kantor dia mencari pria itu di office. Di koridor dia berpapasan dengan mbak Indah.

"Mbak, kenapa ada disini?" Scarlet heran melihat mbak Indah ada di Kantor Andrian.

"Aku mencarimu." senyumnyab mengembang.

"Untuk apa mbak, perasaan aku tidak ada mengambil barang mbak." sahut Scarlet bercanda.

"Aku mau mengajakmu ke boutique

untuk kundangan besok." senyum Indah. Scarlet mengerjitkan alisnya merasa heran, nona Xander ingin mengajaknya ke boutique?

"Apa Tuan Andrian yang menyuruh mbak? aku tidak biasa memakai pakaian mewah."

"Tapi ini untuk kundangan besok, kamu tidak mungkin memakai pakaian begini kundangan bukhan?!"

Scarlet berpikir, tidak mungkin dia memakai pakaian murahan untuk menghadiri pernikahan David. Mereka orang-orang kaya, pasti akan memakai pakaian branded.

"Mau kan ikut aku?" tanya Indah lagi. Sebenarnya yang menyuruh Indah mengajak Scarlet ke boutique adalah David. Dia ingin gadisnya tidak malu berada di lingkungan Xander. Dia juga menentukan warna gaun yang Scarlet mau pakai, warna putih, seperti Tuxedo yang nanti dia pakai.

Setelah berpikir, akhirnya Scarlet setuju, mereka lalu pergi berdua setelah meminta izin dari Andrian, Scarlet menumpang di mobil sport mbak Indah.

"Mbak Indah kenapa kamu baik kepadaku?" lembut suara Scarlet membuat Indah menoleh sepintas.

"Aku tidak tahu mengapa merasa dekat denganmu, seolah aku punya kerinduan kalau tidak melihatmu. Tidak ada alasan untuk membenci dirimu, kamu juga tidak bersalah apa-apa." jelas Indah sambil fokus menyetir mobil.

Sampai di boutique Scarlet dan Indah masuk ke dalam, dia mencari gaun dengan warna yang sama. Mereka seolah kelihatan kembar.

"Mbak kenapa kita harus memakai baju yang sama, aku malu karena aku anak yatim piatu, nanti orang menilaiku plagiat."

"Kita cuma sama warna saja, tapi modelnya berbeda. Aku memilihkan sepatu high hell yang sesuai dengan bajumu. Enjoy saja, jangan pikirkan omongan orang lain."

"Ya mbak trimakasih." sahutku.

Keesokan harinya Scarlet sudah berada di kamar Andrian. Dia mulai membantu Andrian memakai jas dan atribut yang lain. Mata Scarlet kagum melihat ketampanan Andrian, tapi sebatas itu saja, dia tidak bisa membuang rasa cintanya dari David ke lain hati.

"Aku akan berdandan sepuluh menit saja. Tunggu ya Tuan." goda Scarlet.

"Hemm..cepatlah!!" printah Andrian.

Scarlet pergi untuk berdandan, dia akan menguji Andrian dengan cara memakai lipstik warna Ungu. Kalau dia buta pasti Andrian tidak protes.

"Andrian...., mari kita berangkat. Rasanya sangat nyaman kalau memakai dress mahal, trimakasih ya kamu sabar menungguku." katanya berjeda.

"Aku baru pertama kali memakai dress mahal dan berdandan eboh, sayang kamu tidak lihat, aku kadang kurang percaya diri, karena tidak bisa berdandan matching."

"Hemm...biasanya yang memegang peran utama adalah lipstiknya. Lipstik berwana muda lebih cocok untuk seorang gadis."

"Sayang sekali...."

"Apa kamu tidak punya lipstik merah muda?"

Scarlet tidak menjawab, disini dia sudah bisa meraba, bahwa Andrian tidak buta, dia sengaja melakukan ini. Tapi untuk apa?"

Suasana jalan lagi sepi, sehingga tidak terjadi kemacetan lalu lintas.

Akhirnya mobil sampai tepat waktu. Scarlet membantu Andrian turun dari mobil.

Scarlet mengambil lipstik dari tas, setelah itu dia menghapus lipstik ungu dan memoles bibirnya dengan lipstik warna pach.

Mereka lalu berjalan bergandengan tangan. Hampir semua mata tertuju pada mereka, Scarlet terlihat Anggun dan cantik, begitupun Andrian yang kelihatan tampan. Mereka terlihat sangat serasi.

****

1
like
Kecewa
like
Buruk
Fay
Luar biasa
Fay
Lumayan
delete account
gara-gara kamu jadinya/Grievance/
delete account
daripada senyam-senyum Mulu trs sudah dimasukkan obat ke dalam minuman
delete account
cie tetap di waspadai tapi kira-kira apakah Iwan bisa atasi/Doubt/
delete account
jadi gimana tu apakah ada yang menolong?
delete account
dimasukkan ke dalam obat /Doubt/
delete account
🤣🤣/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
delete account
diancam kepolisian karena sifat buruk
delete account
benar tu pelan-pelan saja tidak perlu buru-buru
delete account
Kok pengen nya cepat banget
delete account
seharusnya lebih hati-hati
delete account
Wahaha kasihan baru dapat kerja sudah dimaki-maki
delete account
hadir
delete account
banyak sekali pesanan buat apa
🎎 Lestari Handayani 🌹
semangat terus. lanjut ceritanya
Arya suryadi🐞
🥰🥰🥰👌👌👌
ayumi: 🍬🍭🍬🍭🍭🍬
total 1 replies
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
TOP LABEL⭐⭐⭐⭐⭐

SEMOGA MAKIN SUKSES KARYA NYA

GOOD JOB👍👍👍
ayumi: tq kk udh mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!