NovelToon NovelToon
Hello, My Antagonis Wife

Hello, My Antagonis Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:946.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi wahyuningsih

" Kau menggoda ku lagi?! dasar sialan! pergi kau jal*ang! "
Kata-kata itulah yang sering aku dengar saat suamiku bangun di pagi hari.

Saat malam ia pulang dengan keadaan mabuk, dia memaksaku untuk melakukan hubungan suami istri. Tapi saat pagi, dia menendang ku layaknya seonggok sampah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi wahyuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Luka Lama

Gaby memegang segelas air dengan tangan yang gemetar hingga air berada didalam sana berceceran membasahi lantainya. Sungguh ini adalah situasi yang begitu menyedihkan baginya. Setelah mendengar cerita Ron hari ini, dia begitu kebingungan menangani hatinya sendiri. Dia merasa iba tapi juga masih merasa terluka oleh masa lalu.

Beberapa saat lalu.

" Nona, Tuan tidak lah hidup bahagia seperti yang anda pikirkan selama ini. Saya tahu, bahkan saya amat tahu jika anda juga mengalami banyak hal yang tidak baik. "

" Apa yang kau bicarakan? "

Ron menatap manik mata Gaby dengan tatapan yang sulit untuk Gaby artikan.

" Tuan mengalami banyak kesakitan Nona. Dia bahkan tidak sedetikpun melupakan anda dan Ele. Bagi Tuan, Nona adalah hidupnya. Ditambah lagi, saat Tuan mengetahui jika Nona pergi dalam keadaan hamil, Tuan tidak berhenti mencari Nona. "

Gaby terdiam tapi tangannya mencengkram kuat ujung bajunya. Mungkin sudah hal biasa mendengar Ron begitu mengasihani Tuannya. Gaby sungguh tidak tahan lagi dengan semua ini. Dia mencoba untuk diam tapi sepertinya hatinya merasa begitu keberatan.

" Kesakitan? apa kau yakin jika kau paham dengan arti kesakitan? " Tanya Gaby. Matanya yang beberapa saat lalu begitu tegas, kini menjadi berair dengan pelupuk yang mulai me merah.

" Nona, Tuan menghukum dirinya sendiri atas apa yang sudah ia lakukan terhadap Nona. Saat Nona pergi dalam keadaan hamil, Tuan juga mengalami mual dan gejala seperti Ibu hamil. "

Gaby tersenyum miring dengan tatapan mengejek.

" Kau meminta ku untuk mengasihani orang yang menderita karena ulahnya sendiri? lucu sekali. "

Ron terdiam. Benar, apa yang diucapkan oleh istri dari Tuannya adalah sebuah kebenaran. Tapi walau bagaimanapun, Jordan sudah cukup menderita dan rasanya dia tidak ingin melihat lagi keterpurukkan Jordan.

" Nona, saya paham jika Nona tidaklah merasa senang dengan kedatangan Tuan. Tapi percayalah, Nona. Tuan tidak pernah tersenyum selama empat tahun kepergian Nona. Pagi ini adalah pagi yang begitu menyenangkan bagi saya karena bisa melihat kebahagiaan di wajah Tuan. Tolong, Nona. Berikanlah kesempatan untuk Tuan menjelaskan kondisi yang terjadi sebenarnya. "

Gaby tersenyum dingin mendengar semua ucapan Ron.

" Ron, kau begitu mencintai Jordan ruapanya. Kau begitu tidak tega melihat dia menderita. Sangat disayangkan. Andai saja kau memiliki rasa iba seperti itu saat melihatku begitu menderita hingga selalu berharap kematian datang menjemput ku. "

Ron kembali menundukkan kepalnya. Sungguh dia tidak bisa lagi membantah kata-kata Gaby sekarang. Meskipun dulu dia pernah memberi masukan kepada Jordan, tapi pria yang sedang dilanda kemarahan itu sama sekali tidak mendengar ucapan Ron. Kalau dia menyangkal ucapan Gaby sekarang, sudah bisa dipastikan bahwa Gaby tidak akan pernah mempercayai ucapannya.

" Tentang itu, saya mohon maaf, Nona. "

" Dengar Ron, rasa sakit yang aku rasakan tidaklah sebanding dengan apa yang Jordan alami. Lagi pula, itu adalah kesalahan Jordan sendiri. Selain sudah menyakitiku, dia juga sudah menyakiti dirinya sendiri. Dan jangan lupa, dia juga sudah menyakiti seorang wanita yang entah siapa namanya itu. "

" Wanita? siapa? " Tanya Ron bingung.

Gaby tersenyum mengejek lalu kembali menegaskan tatapannya.

" Wanita yang dulu hampir setiap malam mendesah di kamar Jordan. "

Ron kembali terdiam. Kini ia sadar benar seberapa besar luka yang ada pada hati Gaby. Selama ini dia terlalu fokus untuk mengasihani Jordan hingga lupa akan adanya orang lain yang begitu terluka. Memang dia merasa tidak tega setiap kali melihat Gaby disiksa, tapi kedudukannya selalu memperingatinya untuk tetap diam dan jangan pernah ikut campur urusan Jordan.

" Shisil? "

Gaby menghela nafasnya.

" Iya. Gadis itu juga menderita karena ulah Jordan. Dari pada mengurusi ku, bukankah lebih baik mengurus wanita yang sudah Jordan permainkan hingga hampir gila. "

Jadi Nona sudah tahu kalau Shisil mencoba bunuh diri beberapa kali saat Jordan dengan terang-terangan mengusirnya agar menjauh sejauh mungkin.

" Nona, Tuan dan Shisil tidak memiliki hubungan lagi. Semenjak Tuan mengetahui kebenarannya, Tuan memilih untuk fokus kepada anda. Karena Tuan hanya mencintai anda dari awal. "

Gaby terkekeh sembari menggelengkan kepala heran. Sungguh dia sangat heran dengan ucapan yang tidak masuk akal itu.

" Cinta? cinta macam apa yang kau katakan? hanya orang brengsek lah yang mau tidur dengan wanita yang tidak ia cintai. "

" Nona, "

" Cukup! pergilah, Ron. Aku tidak mau mendengar apapun lagi dari mu. Sudah cukup kau mengagung-agungkan Jordan di hadapan ku. Sekarang pergilah! melihat mu sama saja mengorek luka lama yang sudah di torehkan Jordan padaku. "

Ron dengar perasaan berat hanya bisa mengukuti ucapan Gaby. Dilain sisi dia juga merasa kalau dia sudah cukup ikut campur.

" Tuan? " Kaget Ron saat mendapati Jordan ada di samping pintu saat dia keluar. Dia melihat ke arah Ele, dan gadis itu kini tengah bermain bersama Deon dan Leon.

" Pergilah, Ron. Jangan mengulangi lagi apa yang kau lakukan hari ini. " Ucap Jordan tanpa menunjukan ekspresi apapun.

" Baik. "

Jordan yang melihat pintu masih terbuka, dia akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam. Langkahnya terhenti saat mendapati Gaby tengah menangis sembari memegangi dadanya. Sungguh dia merasa sangat hancur melihatnya. Kembali semua perlakuan buruk menyusup satu persatu kedalam otaknya seolah tengah mengingatkan dia tentang keburukan dan luka-luka yang di dapatkan oleh istrinya.

" Aku tidak bisa melupakan segalanya walau sudah berlalu beberapa tahun. Tidak bisa. Rasanya masih sama, sakit dan semakin sakit saat ada yang mengingatkannya. " Ucap Gaby tanpa menyadari ada Jordan yang berada tak jauh darinya.

" Kenapa harus aku? kenapa hukuman ini terlalu berat dan menyakitkan. Aku tidak kuat menahan rasa sakit ini lagi. Tolong jangan mengorek luka ini lagi. " Gaby memukuli dadanya beberapa kali sembari terus menangis sesegukan.

Jordan yang tadinya ingin lebih dekat dengan Gaby dan mengajaknya untuk bicara, perlahan-lahan memundurkan langkahnya. Saat sudah sampai di luar, dia ikut menangis sembari memerosotkan tubuhnya. Sekuat mungkin dia menahan agar tida menimbulkan suara dan mengusik Gaby.

Maafkan aku, Ge. Aku begitu egois hingga tidak memikirkan bagaimana perasaan mu. Aku hanya perduli tentang hatiku yang terluka, aku lupa kalau kau jauh terluka oleh ku. Aku lupa kalau kehadiran ku akan menyakitimu dengan membawa kenangan itu kembali.

Dari kejauhan Ron terus memperhatikan Jordan. Sungguh dia menyesal dengan apa yang dia bicarakan kepada Gaby tadi. Dia akui, dia begitu egois hingga tanpa sadar dia telah membuat Gaby kembali merasakan bagaimana sakitnya luka yang diberikan Jordan.

" Aku berharap, kalian tidak lagi tersakiti. Aku tahu aku bukan siapa-siapa. Tapi sungguh, aku ingin sekali melihat kalian bahagia. Dan semoga saja, kalian bisa saing berlapang dada untuk saling memaafkan dan berdamai dengan masa lalu. "

Ron mengalihkan pandangannya kepada Ele dan Dion serta Leon. Ron tersenyum miring seolah memiliki rencana ampuh untuk Jordan dan Gaby.

Bersambung...

1
Les Tari
bagus
ayu cantik
suka
sukensri hardiati
kesetiaan buta Ron
sukensri hardiati
masih mikirin jordan juga si Ge...
YuWie
crrita yg bagus, samle bab ini masih asyik dibaca.. Ron cerdik banget sih
YuWie
Luar biasa
Khairul Azam
kenapa tegasnya baru skrng dulu pas disiksa jordan diz tak berdaya?
Khairul Azam
banyak banget kesialan, ini si penulis apa yg dipikirkan
Khairul Azam
novel othor ini perempuanya tersiksa dulu dibikin balikan dan baru bahagia
Khairul Azam
kq bisa ya bikin cerita mengenaskan begini tp perempuanya masih dibikin balikan sama laki laki seperti jordhan
white lily
leukimia bisa donor sumsum tulang belakang Thor,
white lily
lah lebih blangsak
Annie Soe..
Bawang bertaburan tor, tapi seru kyknya..
Annie Soe..
Yup,,,
Ge n jordan mulai keluar tanduknya..
Annie Soe..
Dah jelas hasil dna jordan anak biologisnya ttp aja si bapaknya jordan ga maw terima, marah2 ga jelas..
Bisa ga siy ini disebut bapak durhakim ???
Annie Soe..
Hebat kau ge,,
karakter perempuan yg aku suka,
ga menye2 berurai air mata..
lanjuuttt..
Annie Soe..
Ikut senang Ge dah bisa tersenyum lagi..
Kasih bahagia mereka ya tor ( klg kecil jordan ) n biarkan.l elle sembu sehat lagi .
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
khilaf apa doyan🤣🤣🤣
Shyfa Andira Rahmi
punya firasat yg buruk kayanya...🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!