Permintaan Maaf dan Terima kasih ^^ untuk semua Readers 💐😍💜
REVISI ..
Mimpiku Menikahi CEO season 1 END~
Mimpiku Menikahi CEO season 2 On Going~
Mimpiku Menikahi CEO season 3 Start now
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs. Nicegirlz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman Alden
Sementara Dave tidak menghiraukan adu argumentasi antara Mamanya dengan Gretta, pikirannya terus memikirkan Celine yang saat ini sedang berada di luar dengan pria lain.
Apalagi photo yang Gretta kasih lihat benar benar mengganggu Dave.
***
Deandra melihat perubahan raut wajah pada anak semata wayangnya Dave pasca kedatangan Gretta yang memberikan informasi mengenai Celine.
Apa Dave cemburu ?, wah sepertinya udah mulai tumbuh benih benih cinta deh, gak apa apa benih cinta dulu tumbuh di hati mereka baru deh benih cinta akan tumbuh di rahim Celine.. Aahh senangnya dikit lagi jadi Oma~batin Deandra senang
Deandra tampak senyum senyum sendiri, sementara itu Dave balik melihat perubahan wajah Mamanya yang tampak sedang bergembira.
Wah Mama kesambet kayaknya nih?, masa senyum senyum sendiri astaga~pikir Dave heran.
Dave akhirnya lebih memilih meninggalkan Mamanya dan kembali ke kamarnya, "Mama gak peka, anaknya lagi sakit malah senyum senyum sendiri" runtuk Dave sambil terus berjalan masuk ke kamarnya.
Deandra yang mulai sadar dari lamunannya, menyadari bahwa Dave sudah tidak berada di tempatnya lagi, "Astaga.. anak ajaib, kenapa udah ilang aja tuh bocah, hhmm pasti lagi ngambek nih, kalau begini rupa dan modelnya, udah benar banget dia anak Dikta Wiradijaya, cemburuan, gengsian plus tukang ngambek, hadeh ampun" gerutu Deandra sambil menuju kamar Dave.
Tok .. Tok .. Tok
Dave !!
Dave Wiradijaya !!!
Panggil Deandra berulang kali, mencoba mengetuk pintu kamar Dave.
"Masuk aja Mam, gak usah teriak" sahut Dave dari balik pintu kamarnya.
Deandra membuka pintu kamar Dave dan berjalan menghampiri anaknya yang duduk bersandar pada sandaran tempat tidurnya.
"Anak Mami Mama kenapa sih? masa Mamanya di tinggal di bawah sendirian", swru Deandra memasang wajah sok imutnya itu.
"Loh Mami bukannya lagi ngelamun tadi? sampai senyum senyum sendiri, anaknya aja di cuekin" balasnya.
"Ihh Mama kan lagi ngelamun untuk masa depan kamu Dave", balas Deandra lagi.
"Ngelamun apaan?, kenapa jadi bawa bawa masa depan aku sih, Mama ngaco aja deh", sahut Dave heran dengan jawaban Mamanya.
"Mama tiba tiba tadi kepikiran bagaimana kalau ada Dave junior atau Celine junior, wahh Mama pasti senang banget Dave" jawab Deandra polos dengan mata berbinar binarnya.
"Maksud Mama?"
"Aah kamu banyak tanya.. pikir aja sendiri, masa calon CEO gak peka sih", cerocos Deandra.
"Ihh Mamaaa ... "
Dave mendengat samar samar suara deru mobil dari luar, meskipun jarak dari jendela kamar dan pekarangan luar jauh, namun bunyi suara kendaraan masih bisa terdengar jelas.
Secepat kilat Dave langsung turun dari tempat tidur dan berlari ke arah jendela untuk melihat siapa yang datang.
**
Celine sudah sampai di depan rumahnya di antar oleh Alden.
"Makasih ya udah antar aku pulang?"
"Iya sama sama Celine, aku kan bukan orang lain juga, jadi jangan sungkan sama aku ya" balas Alden lembut.
Meskipun aku tahu sekarang status kamu sudah tidak sendiri lagi, tapi hatiku masih belum berubah padamu Celine~batin Alden sambil menatap mata Celine lekat.
Flashback on~
"Celine, apa kamu tau aku sangat sangat merindukan dirimu, apa sekarang kamu mau menerima diriku" tanya Alden dengan serius.
Astaga, kenapa Alden datang di saat kondisiku sudah berubah, apa aku harus memberitahu Alden. Sekarang hatiku sudah kuberikan untuk suamiku Dave, meskipun pernikahan kami tidak diharapkan awalnya, tapi pernikahan tetaplah sekali untuk selamanya.
"Alden, aku minta maaf ... aku benar benar minta maaf" lirih Celine tiba tiba sambil menundukkan wajahnya menahan isak tangisnya.
"Hey, kenapa minta maaf?, tatap aku Celine!", seru Alden.
"Aku .. aku tidak bisa menerimamu, karena aku sudah menikah Alden ", seru Celine di iringi suara tangisnya.
Duarrr
Bagaikan petir di siang bolong, Alden menatap Celine tak percaya, wanita yang selalu berada di hati dan pikirannya selama ini, wanita yang selalu dia tunggu tunggu, justru sudah menikah dengan orang lain.
"Apa katamu? jelaskan Celine.."
"Maaf Alden" . Lagi lagi hanya kata maaf yang keluar dari mulut Celine.
"Apa kamu tidak mencintaiku lagi?, apa kamu lupa dengan janji kita dulu?, aku selalu menunggu waktu yang tepat sampai kau siap Celine, kamu tau aku kuliah di luar negeri itu juga untuk masa depan kita Celine" lirih Alden. Tanpa sadar Alden pun menangis.
Celine tambah panik mendengar Alden menangis, karena Celine tau betul bahwa Alden tipe pria yang kuat dan tidak gampang meneteskan airmata.
Jika pria sudah menangis untuk seorang perempuan, sudah dipastikan perempuan itu sangat teramat spesial.
"Alden tolong jangan menangis, jangan seperti ini hiks .. jangan membuatku merasa bersalah Alden" pinta Celine sambil mengusap bahu Alden, sekedar memberi semangat dan menguatkan.
"Aku minta maaf Alden, aku minta maaf, maafkan aku" seru Celine.
"Jelaskan padaku kenapa kamu bisa menikah, apa kamu sangat mencintainya?, apa kamu bahagia sekarang?"
"Alden ... sebenarnya pernikahan kami .........." Celine pun dengan jujur bercerita dari awal pertemuannya dengan Dave sampai akhirnya menikah.
"Lalu apa kamu bahagia?, apa dia baik terhadapmu?", tanya Alden.
Aku gak mungkin bilang kalau Dave bahkan tidak mengharapkan pernikahan ini, biar bagaimanapun sekarang aku sudah menikah, aku akan mempertahankan pernikahan ini.
"Aku bahagia Alden, Dave sangat baik kepadaku, dia sangat mencintaiku" , (Maafkan aku Alden, aku harus berbohong).
"Baiklah, aku akan belajar melepas dirimu .. dengan syarat kamu harus bahagia, sampai kamu tidak bahagia, atau sampai ku lihat suamimu berbuat jahat padamu, aku akan mengambilmu darinya Celine", tegas Alden yang sudah lebih tenang sekarang.
"Mimpiku untuk menikah dengan CEO benar benar terwujud Celine, padahal aku berjuang sekolah sampai luar negeri untuk menjadi pengganti Ayahku, menjadi CEO seperti angan anganmu" sindir Alden dengan memaksakan sedikit senyumnya.
"Kamu harus bahagia juga... diluar sana masih banyak wanita yang mempunyai mimpi sama seperti ku tau", balas Celine.
Flasback Off~
Celine memasuki rumahnya, setelah selesai berpamitan dengan Alden.
Celine !!!
Mama Deandra !!!
Celine berlari menghampiri Mama mertuanya lalu menghambur ke dalam pelukan Deandra.
"Mama disini?, sejak kapan?, maafkan Celine ya Ma"
Deandra melepaskan pelukannya dan menjawab pertanyaan Celine, "Itu nanya kayak kereta aja, panjang banget" goda Deandra. "Oiya Nak, kamu ganti baju dulu ke atas ya, dan lihat keadaan Dave, sepertinya keadaan Dave lagi tidak baik deh".
"Dave sakit lagi Ma?, astaga .. ya udah Celine tinggal ke atas dulu ya Ma", Celine dengan cepat berlari menuju tangga yang membawanya ke lantai atas.
Tok .. Tok .. Tok
Cekrek
Celine masuk ke dalam kamar dan terlihat Dave sedang tidur membelakangi pintu. Dengan pelan pelan, Celine berjalan mendekati Dave. "Dave .. apa kamu sudah baikan?", seru Celine. Tapi Dave tidak menjawabnya.
Celine pun memberanikan diri membalikan badan Dave.
"Apa yang kamu lakukan?", bentak Dave tiba tiba sambil bangun dan duduk di sandaran ranjang.
"Astaga kamu mengagetkan aku.. aku cuma mau lihat keadaan kamu", ucap Celine.
"Gak usah sok perhatian, cih .. bisa bisanya kamu bersenang senang di saat suamimu di rumah lagi sakit" sindir Dave.
"Aku hanya ke Swalayan kan aku sudah izin tadi Dave", Celine yang masih belum mengetahui kondisinya pun terpancing emosi kesalnya. "Aku gak mau ribut sama kamu sekarang, kamu lagi sakit, lebih baik aku pergi" .
Belum sempurna Celine membalikan tubuhnya, tangannya sudah lebih dulu ditarik Dave, tubuh Celine yang tidak dalam posisi sempurna berdiri itu akhirnya terjatuh di atas tubuh Dave yang masih berada di atas ranjang.
CUP
Oh my God Celine !! Dave!!
Oow oow lagi lagi ketahuan deh!
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
udah nyidam...
ditinggal pulak...wkwkwk
ikut mewek...Ya Allah Thor
capek q bacanya Celine
udah nyerah aja
laki mulut sumur dipertahankan buat apa, makan hati aja kaleeee
jadinya ga seru deh waktu jatuh dari ranjang paginya n kepergok sama orang²
orang sakit main dihajar aja
itu mulut apa sumur yah...wkwkwk
dasar buaya darat....wkwkwk