Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kematian Anita,
Pagi itu kabut masih menyelimuti,rintik hujan sisa semalam masih membasahi bumi,namun aura mencekam dan kengerian menyebar,seiring di temukan nya mayat seorang wanita ,tanpa busana Dnegan keadaan yang tidak utuh,seluruh tubuhnya di penuhi sayatan dan juga tusukan,
Darah mengenang di sekitar mayat, membuat para warga yang melihat mual dan muntah,pihak kepolisian memasang garis polisi,
Investasi pun di lakukan,namun hingga hasil forensik keluar,pihak kepolisian belum juga menemukan siapa pelaku pembunuhan ini,
Cara membunuhnya benar-benar bersih dan tidak meninggalkan jejak sama sekali,mungkin sudah profesional dalam hal ini,bahkan identitas wanita pun tidak di tinggalkan sama sekali,
Membuat pihak berwajib kewulahan mencari identitas wanita itu,hingga seminggu kemudian ,pihak kepolisian menemukan identitas wanita itu,mereka pun mengubungi kepolisian dari kota A tersebut,
Begitu kabar sampai di kota A,pihak berwajib segera menghubungi keluarga
"selamat siang bapak ibu,kamu dari pihak kepolisian,ingin melaporkan bahwa,dua Minggu lalu tim kami menemukan jasad seorang wanita,begitu di teliti,itu adalah mayat nona Anita Meira"ucap komandan kepolisian tersebut,
Ibu Anita menjerit histeris menerima kabar tersebut,dua Minggu lalu putrinya Memnag pergi ke kota B Dnegan alasan ingin mencari pekerjaan yang layak,ia menggelengkan kepalanya tak percaya,"tidak mungkin pak putri kami kesana untuk mencari pekerjaan, bagaimana mungkin pulang tanpa nyawa
Ayah Anita hanya memeluk erat tubuh istrinya,tidak menunjukan kesedihan atau apapun,baginya gadis itu tidak memiliki tempat di hatinya, meskipun ia adalah ayahnya,
Semenjak kejadian lima tahun silam,sikap anak gadisnya benar-benar berubah drastis,pandai berbohong dan manipulatif,serta memiliki ambisi yang sangat besar,
berbeda Dnegan putri kecil nya yang lemah dan anggun,ia sudah lama curiga namun yak menemukan apapun,
"lalu bagaimana mayat pak??"tanya ayah Anita
"jenasah korban ada di rumah sakit Mulya jaya,silahkan untuk di ambil untuk di kuburkan"sahut komandan kepolisian
"baik pak terimakasih banyak informasi nya kami akan segera mengurusnya"sahut ayah Anita sopan menjabat tangan kedua polisi yang datang
begitu polisi pergi dari rumah nya,ayah Anita berubah sikap,menjadi lebih dingin dan menatap sang istri Dnegan tatapan datar"tidak usah menangis,bagus anak itu mati,dia sudah mencuri tempat putri kesayangan ku"
"ayah dia adalah Anita putri kecil kita, bagaimana kamu bicara kayak gitu!"jerit ibu Anita histeris
"sudahlah segera bersiap kita jemput mayat nya!!!"ucap ayah Anita datar
Sementara di tempat lain Aira duduk di kelasnya,matanya mengantuk karena tidak tidur semalaman,
Ia terus terbayang adegan di mana Morgan membunuh dan menyayat seluruh tubuh Anita,
Benar-benar membuatnya mual,dan tidak bisa makan dan tidur,[Morgan sialan!!!]
"Ra Lo udah denger belum??Anita meninggal dan mayatnya ditemukan dalam keadaan yang tidak baik"bisik Naura lirih
Mendengar ucapan Naura Aira diam mematung,fikiranya melayang jauh ke malam kelam saat di mana ia menjadi saksi bisu Morgan membunuh Anita,
[tidak bagiamana mungkin alurnya melenceng jauh??bukankah seharusnya yang di bunuh Morgan adalah gue?? bagiamana mungkin jadi Anita??]
[gak mungkin kalau gue yang jadi tokoh utama wanitanya kan??cerita ini belum mau tamat,ini baru di tengah bab]
"Ra Lo denger gue gak sih??"guncang Naura kesal
"Lo bilang apa tadi nau??"tanya Aira binggung,
Naura menghela nafasnya "Anita di temukan meninggal di kota B,dan kondisi mayatnya mengenaskan"bisik Naura lirih
"APA???teriak Aira histeris ia menatap kosong kearah Naura,jika mayatnya sudah ditemukan apa pihak kepolisian juga sudah menemukan siapa pelaku pembunuhnya??
"siapa yang lakukan itu??"tanya Aira gemetar ketakutan
Melihat reaksi Aira,Naura segera memeluk erat tubuh sahabat nya itu"gue belum tau,pihak berwajib belum menemukan siapa pelaku nya,hingga saat ini mereka masih mencari "
"pelakunya belum ketemu??"tanya Aira binggung
"benar bahkan sang pelaku tidak meninggalkan jejak sama sekali,membuat pihak berwajib buntu dan tidak menemukan jejak apapun"sahut Naura berbisik lirih
[gila keren banget si Morgan,bahkan polisi aja dibuat pusing olehnya, benar-benar sikopat berpengalaman]
[jangan sampai Morgan tau kalau saat itu gue berada di sana,kalau gak nyawa gue bakal terancam!!].........
typonya tor 🙏🙏