Cerita ini mengkisahkan seorang wanita cantik yang bekerja di sebuah perusahaan besar milik seorang pria terhormat,sesuatu terjadi pada kedua nya dan memaksa mereka untuk menikah dan mengikat sebuah status di antara mereka,namun keterpaksaan menikah di antara kedua nya membuat mereka yang dekat tinggal satu atap tapi berasa berjarak.
pernikahan ini, hanya mereka dan keluarga yang tahu,tak ada satu orang pun yang di perusahaan yang mengira mereka adalah suami istri,kira - kira seperti apa kisah Rara dan Rehan menjalani status suami istri mereka,Yuk di simak.
Selamat membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31 - Menawarkan Kesepakatan
Saat masih berbincang dengan Rini,Rara menceritakan pada sahabat nya itu dan menceritakan rasa penolakan nya pada lamaran itu. Tiba - tiba Rans datang menghampiri Rara.
"Rara,bisa kita bicara sebentar?,sambil makan siang di kantin?." Tanya Rans.
Rara menatap Rans lalu mengalihkan tatapan pada sahabat nya itu. "Iya boleh pak."Balas Rara.
Rara lalu berjalan bersama dengan Rans ke kantin,dan seperti biasa mata - mata staf yang suka Julid pun berfikir Rara berpacaran dengan sekretaris Rans. apa lagi saat kedua nya duduk di kantin dan duduk saling berhadapan.
Rans dan Rara duduk di meja yang menjadi meja khusus Rans dan Rehan saat makan siang di kantin,sedikit jauh dari meja - meja yang lain.
Rara yang begitu gugup,entah apa yang ingin di bicarakan Rans pada nya pun tak lagi memperdulikan sekitar nya,ia lebih memperdulikan nasib nya saat ini.
"Ada apa ya pak?." Tanya Rara dengan pelan menatap Rans yang juga menatap nya.
"Nanti aku akan bicara,tunggu makanan datang dulu."Ucap Rans.
"Bapak sudah pesan?." Tanya Rara Heran,karena mereka baru sampai.
"Sudah."Balas Rans. Ia memesan makanan mengunakan telefonnya.
Rasa canggung dan duduk dengan Pria yang sangat dingin,lebih dingin dari Rehan,membuat Rara sedikit gugup karena hanya bisa duduk diam.Namun kegugupan nya tidak berangsur lama Saat makanan dan minuman pun datang,padahal Rara dan Rans baru saja tiba.
"Silakan makan dulu,sebelum jam kembali kerja tiba."Ujar Rans dan Rara mengiyakan.
"Bos Rehan ingin anda menikah dengan nya Nona."Ucap Rans tiba - tiba membuat Rara hampir tersedak dan lekas mengambil minuman nya.
"Saya tidak mau."Balas Rara dengan ketus.
"Nona,ini hanya sementara,Hanya pura - pura saja."Ujar Rans.
"Bagaimana mungkin mempermainkan yang nama nya pernikahan,pura - pura pacaran saja saya sudah sangat berdosa pak,apa lagi sampai menikah."Ujar Rara tertunduk.
"Saya yang akan menanggung dosa Anda Nona,kalau anda menerima nya. Bos Rehan akan memberikan semua yang Anda perlukan dan keluarga anda Nona." ujar Rans lagi,mencoba memberikan penawaran.
"Maksud nya?." Tanya Rara tak mengerti.
"Bos Rehan akan menguliahkan Yogi sampai Selesai kuliah,memberikan dokter terbaik untuk selalu memeriksakan keadaan nenek Anda,dan memberikan 10juta setiap bulan nya untuk keperluan keluarga anda meski kalian sudah bercerai nanti. dan selama masih berstatus sebagai istri Bos Rehan,anda akan selalu di beri uang bulanan sebesar 20 juta,memberikan 200 juta sebagai tanda usai nya masa pacaran Ini."Ujar Rans menjelaskan panjang kali lebar.
"A - aku..." Rara ingin menolak namun Rans berbicara lagi membuat Rara terdiam kembali,mendengar apa lagi yang ingin pria itu jelas kan.
"Apa bila anda menolak nya,maka semua perjanjian batal,tidak mendapatkan uang 200juta dan mengundurkan diri dari perusahaan ini dan mungkin akan ada lagi yang terjadi,Bos Rehan akan memastikan Anda dan Adik Anda tidak lagi bisa bekerja dan tidak di terima di perusahaan dan tempat usaha mana pun."Tutur Rans lagi.
Rara yang mendengar kedua mata nya membulat. "Apa ini ancaman?." Tanya Rara yang nyali nya semakin ciut,Berpikir Rehan bukan orang sembarangan,mungkin saja itu akan di lakukan pria itu pada nya.
"Hanya memberi tahu Nona,bukan ancaman."Jawab Rans tersenyum tipis,namun itu sangat menyeramkan bagi Rara.