NovelToon NovelToon
JODOH OM REI

JODOH OM REI

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Obsesi / Tamat
Popularitas:519.1k
Nilai: 5
Nama Author: Raisya_BC

Setelah lulus kuliah, kamu mau ngapain nih bestie? Kerja? Lanjut S2? Atau bahkan langsung nikah?? Xixixi.

Buat yang lanjut S2 semangat, yang kerja ga usah lesu letih dan lunglai, yuk mampir baca kisah seorang tokoh yang berakhir di jodohkan, dan hidup bahagia (?) setelahnya.

Kirana Putri yang baru saja lulus dari pendidikannya, harus merelakan mimpinya dan menikah dengan seseorang yang belum pernah ia temui sebelumnya. Lelaki penyayang, lembut dan setia, tentu saja bukan. Ia menikah dengan orang yang terlihat begitu membencinya, bahkan ia bukanlah wanita satu-satunya bagi suaminya. Mampu kah ia bertahan dalam kehidupan rumah tangga seperti itu? Atau justru ia akan menyerah dan kembali mengejar mimpinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raisya_BC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selesai

Rei sampai di kediaman orang tuanya. Ia, Raja, Joko dan Dika segera berjalan menuju pintu utama. Saat sudah berdiri di depan pintu, Rei menekan bel rumah.

"Assalamualaikum.. Pah! Rei mohon buka pintu nya pah! Rei bawa bukti!!" Tak lama pintu terbuka dan terlihat sosok papah yang masih memandang tajam pada Rei.

"Ngapain kamu ke sini?!" Bentak papah masih emosi.

"Jawab dulu pah salamnya"

"..Waalaikumsalam"

"Nah pah, ini aku bawa orang nya. Dia ini ayah dari bayi yang di kandung Nadine, bukan aku pah" Jelas Rei.

".. Ini bukan orang yang kamu bayar?" Tanya papah curiga.

"Astaga pah.. Engga..."

"Dari mana kamu menemukan orang ini? Ini bukan hal yang mudah"

"Oh iya, kenalin pah, ini temen-temen Rei. Yang ini Raja dan ini Joko" Rei menunjuk Raja dan Joko.

"Mereka ini yang bantuin Rei, buat nangkep si Dika ini"

"Iya om, Rei ga bohong" Joko meyakinkan.

"Eh, ayo dong jelasin ke papahnya Rei" Perintah Raja.

"Um.. Anu.. Saya engga..."

"Engga apa??" Raja menatap Dika dengan mata yang lebar, itu membuat Dika menjadi takut. Dan di dekat rumah, anak buah Raja masih mengikuti. Terpaksa Dika harus berkata jujur.

"..Mohon maaf pak.. Memang saya dan Nadine sudah melakukan itu sejak beberapa bulan yang lalu.. Tapi saya tidak tahu apakah Nadine hanya melakukannya dengan saya.. Jadi saya tidak tahu itu anak siapa..." Jelas Dika.

"Pah, Rei ga bohong. Rei ga pernah ngapa-ngapain sama Nadine"

"Om, coba deh panggil Nadinenya. Kita ancam dengan polisi" Saran Joko.

"Hm, boleh juga. Sebentar" Papah menelepon orang untuk menjemput Nadine sekarang juga.

"Dia akan datang secepatnya. Ayo masuk dulu"

Tak lama, Nadine dan beberapa orang bertubuh besar datang. Untuk menjemput Nadine sampai seperti ini?

"Maaf pak, kami sudah melaksanakan apa yang bapak perintahkan"

"Ya, terimakasih. Kalian bisa pergi sekarang"

"Maaf pak, tapi kami melihat banyak anak bermotor di depan, apakah itu suruhan bapak?" Tanya orang suruhan papah.

"Anak motor?"

"Um, maaf om.. Itu anak buah saya, hanya berjaga di depan, mereka tidak akan menggangu" Jelas Raja.

"Oh begitu. Ya sudah, kalian pulanglah"

"Baik pak" Orang orang itu berjalan ke luar dan meninggalkan rumah. Papah mempersilakan Nadine untuk masuk dan duduk di dalam. Terlihat sekali dari ekspresinya, ia sangat terkejut melihat kehadiran Dika.

"Baik, semuanya.. Saya mohon kejujurannya di sini. Ceritakan semua pada saya, ceritakan semua dengan sejujur-jujurnya" Pinta papah, membuat suasana mulai menegang.

"Nadine, saya tidak tahu kamu ini betulan hamil atau tidak, tapi kalau dari bukti yang kamu bawa kemarin, untuk saat ini mungkin saya akan percaya. Dan hari ini, Rei membawa seseorang yang bisa menjadi bukti kalau anak yang kamu kandung itu bukan anak Rei" Jelas papah. Papah menunjuk Dika dan menatap Nadine serius.

".. Siapa laki-laki ini?" Tanya papah.

".. Maaf pak, tapi saya tidak mengenal dia. Ini adalah kali pertama kami bertemu"

"Jangan bohong. Dia sudah menceritakan semuanya pada saya"

"Tapi Nadine benar-benar tidak kenal dia pak" Elak Nadine. Dika menundukkan kepalanya, ia tidak ingin menatap Nadine.

"Dika, ayo bicara" Perintah papah.

"..Pak... Kapan saya bisa pulang?" Tanya Dika takut-takut.

"Sempet-sempetnya nanya begitu!" Raja menggeplak kepala Dika.

"Jujur dong Dik" Pinta Joko.

"Jangan main-main Dika, saya serius" Papah menatap Dika serius.

"Ba-baik pak.. Maaf. Jadi begini, kami memang sudah berhubungan sejak beberapa bulan kemarin, dan kami juga sempat melakukan sesuatu yang di larang. Waktu itu saya khilaf pak, maaf..." Jelas Dika.

"Mohon maaf pak, tapi saya benar-benar tidak mengenal dia. Anda siapa ya?" Tanya Nadine kepada Dika.

"Kamu.. Ga kenal aku Dine?"

"Engga"

Dika kembali menceritakan apa yang terjadi selama mereka pacaran, namun lagi dan lagi dibantah oleh Nadine. Seakan-akan mereka memang baru bertemu hari ini.

"Nadine, dengar. Saya bisa saja melaporkan kamu ke polisi jika kamu tidak jujur" Ancam papah.

"Tunggu pak, kenapa pakai polisi segala?"

"Kamu menyebalkan. Tidak bisa jujur, saya sudah tidak sabar. Biar polisi saja yang mengurusnya" Papah mengambil ponselnya dan mulai mengetik nomor.

"Um.. Pak maaf" Ucap Nadine membuat semua perhatian tertuju padanya.

"Ya?"

"Tolong jangan panggil polisi.. Baiklah, saya akan jujur. Saya mohon maaf pak.. Anak ini, memang bukan anak Rei"

"Kenapa kamu begitu tega merusak rumah tangga anak saya?"

"Saya.. Saya tidak rela Rei lebih memilih istri nya!"

"Dine, jadi selama ini kamu?" Dika bertanya.

"Iya! Aku cuma jadiin kamu selingan doang!"

"Buset, terlalu jujur" Ucap Raja.

"Sudahlah Dine.. Kamu dan Rei kan sudah tidak ada hubungan apa-apa, lagi pula Rei sudah beristri. Lebih baik kamu dan Dika menikah setelah anak kalian lahir" Saran papah.

"Huh! .. Sudah selesai, kan? Saya permisi pulang" Nadine berdiri dan meninggalkan rumah.

Rei tidak habis pikir, wanita yang dulu ia banggakan, percaya dan sayangi, ternyata orang yang seperti ini. Ia tidak malu membongkar semua aibnya bahkan di depan papah. Ia bersyukur hubungannya selesai dengan Nadine. Semoga Nadine tidak menggangu kehidupannya lagi.

"Loh, maaf om. Tapi dia belum minta maaf sama istrinya Rei loh om" Raja mengingatkan.

"Sudahlah. Yang penting semua sudah jelas"

"Tuh kan, papah ga percaya sih sama Rei. Anak papah tuh Rei atau Nadine sih? Kenapa lebih percaya Nadine?" Omel Rei kesal.

"Maaf ya Rei.. Papah hanya tidak ingin Ran terluka, dan papah tidak pernah mengajarkan kamu untuk menjadi laki-laki yang b*engsek"

"Iya pah.. Udah ga papa.. Sekarang Rannya mana pah?"

"Iya nih om, dari kemaren pusiiing banget nyariin istrinya" Ucap Raja lalu terkekeh.

"Ga ada akhlak emang" Ucap Joko pada Raja.

"Hahahaha.. Ran ada di dalam kok. Ran? Sini nak" Panggil papah.

"Iya pah" Rei mendengar suara yang rasanya sudah sangat lama tidak ia dengar. Ia sangat merindukan suara ini. Begitu mendengar suara itu, hatinya berdebar-debar. Tak lama muncul sosok wanita manis di belakang papah.

"Bini gue!" Rei menggeplak bahu Raja yang terpesona dan tak henti memandangi Ran.

"Ayo nak duduk" Titah papah, membuat Ran duduk di sofa yang ada di sebelah papah, kemudian papah mulai menceritakan semuanya. Hingga datang saatnya Raja dan Joko harus berpamitan untuk pulang.

"Hati-hati Ja, Ko.. Makasih banyak bantuannya"

"Iya Rei, sama-sama"

"Istri Lo perempuan baik Rei, dijaga. Gue rasa Lo juga harus hati-hati sama laki-laki di luar sana, bisa aja ada yang ngincer istri Lo. Cantik loh" Ucap Raja membuat Rei menaikkan satu alisnya merasa aneh.

"Apaan dah" Balas Rei seraya menepuk bahu Raja.

"Yaudah kita pulang ya, daah"

Setelah itu Rei meminta izin pada orang tuanya untuk membawa Ran dan Keli kembali ke rumah mereka. Tentu, ia sudah mendapatkan izin kini. Ia membukakan pintu mobil untuk Ran dan Keli kemudian melajukan mobil menuju rumah.

1
Eni Lestari
wah kebangetan si Dika pake nyulik si ran sm ank2😠😠
Eni Lestari
tuh kan dah ketebak tujuan Dika apa,kurang ajar Eman tu si Dika pngen gua tampol tu orng dsr gk da Ahlak emang😠😠
Eni Lestari
kyknya ini ulah Dika dech bukan suuzon,tp mungkin Dy sengaja mau ngancurin Rei,Dy pikir dgn ngancurin Rei dan buat Rei miskin Dy bisa dpetin si arka sekaligus sm RAN,Krn Dy suka sm ran
Eni Lestari
kayaknya hamil LG si RAN,syukurlah
Eni Lestari
dasar Sinina,jgn2 Dy terobsesi LG pengen dprin Rei,awas aja klo sampe kejadian 😠😠
Eni Lestari
aduh...ada calon pelakor LG nich kyknya,harti2 RAN sapa tau Nina ada mksd tertentu,nti tau2 ngerebut Rei dari kamu
Eni Lestari
akhirnya...Rei belah duren 😊😊
Eni Lestari
RAN kyknya dah trauma Krn perlakuan si Rei slma ini
Eni Lestari
iri..bilang booosss....😂😂😂😂
Yanik Bagas
gak ada tantangan bacanya,, stop sampai sini ajah 🙌
wikha Sandra
horang kaya msa mw mndi ngerebus air dlu,,kn gk lucu thoor
Bundanya REvan
ini gimana manggil ran kakak manggil rei kok om,,
si ratu drama nadine minta di baigon nie
Bundanya REvan
sie rei gesrek emng,, udah jelas² pcar matre pengennya dibeliin berlian terus beda sama istrinya yg hanya coklat,, bukannya sadar mlh tmbah gesrek tuhhh
Krisna New
rei bucin ama ran
ecaaa
geregetan thorrrr
pengen ku bunuh dua orang itu😭👍
ecaaa
kukira bakalan hilang ingatan thor,, ternyata lebih sadis thorr
ecaaa
kasiann Bambang yg gk tau apa apa jadi disalahin😭🤣
Naoki Miki
Haii mampir yuk ke krya q 'Rasa yang tak lagi sama'
Cuss bacaa jan lupa tinglkan jejaakk🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
ig@imaaa_ayuuu
Uwuw, ceritanya keren 😘😘
christiana lestiyanti
Makin sukses yaa utk karya yg lain....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!