NovelToon NovelToon
LULA, SI PUTRI KECIL KESAYANGAN EMPAT CEO

LULA, SI PUTRI KECIL KESAYANGAN EMPAT CEO

Status: tamat
Genre:Anak Genius / CEO / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:172.3k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Lula, bocah 5 tahun yang hidup luntang-lantung di kerasnya jalanan Jakarta, mendadak jadi putri bungsu kesayangan keluarga konglomerat Ayodhya setelah kekuatan supernya menyelamatkan nyawa sang istri CEO. Kini, dengan kemampuannya berbicara dengan hewan dan melihat kabut nasib buruk, Lula bukan cuma jadi jimat penyelamat Grup Lentera, tapi juga pusat dunia bagi empat kakak laki-lakinya yang kelewat protektif.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Ssst.

Seorang pemuda berambut berantakan meletakkan jari telunjuk di depan bibirnya.

Cakra sedang berjongkok di depan pintu kamar Lula dengan wajah mengendap-endap seperti pencuri.

Lula yang baru saja selesai mandi menatap kakaknya itu dengan kepala miring kebingungan.

"Kak Cakra sedang main petak umpet ya?" tanya Lula dengan suara pelan mengikuti gaya kakaknya.

Cakra segera menarik tangan kecil adiknya dan membawanya menjauh dari ruang tengah.

"Bukan petak umpet, kita mau kabur lewat pintu garasi belakang," bisik Cakra dengan mata melirik ke kanan dan kiri.

"Kalau Kak Adrian atau Dewa melihat kita, mereka pasti akan ikut dan merusak rencanaku."

Lula semakin bingung namun dia tetap menurut saat Cakra memakaikan sepatu kets merah ke kakinya.

"Kita mau pergi ke mana Kak? Ke tempat kakek bunga lagi?" tanya Lula polos.

Cakra langsung mendengus kesal mendengar pertanyaan itu.

"Tentu saja tidak, tempat itu terlalu membosankan untuk anak seusiamu," jawab Cakra meremehkan.

"Hari ini Kakak akan membawamu ke taman hiburan paling besar di Jakarta," pamer Cakra dengan senyum lebar.

Mata Lula langsung berbinar sangat terang mendengar kata taman hiburan.

Dia sering melihat tempat seperti itu di televisi tapi belum pernah ke sana seumur hidupnya.

"Lula mau naik kuda-kudaan yang bisa berputar itu Kak!" seru Lula kegirangan.

Ssttt.

Cakra kembali menyuruh Lula diam dan segera menggendong adiknya itu berlari menuju garasi.

Beruntung suasana rumah sedang sepi karena Arini sedang tidur siang dan Baskoro ada di ruang kerja.

Cakra menyuruh seorang sopir untuk segera mengeluarkan mobil van tanpa menyalakan klakson.

Brum.

Mobil van hitam itu berhasil keluar dari pekarangan rumah Ayodhya dengan sangat mulus tanpa ketahuan siapapun.

Di dalam mobil, Cakra tertawa penuh kemenangan sambil memegang sekaleng minuman soda.

"Akhirnya aku bisa jalan-jalan berdua saja denganmu tanpa gangguan tiga monster itu," ucap Cakra bangga.

"Nanti kita main semua wahana sampai puas, Kakak yang akan bayar semuanya," janjinya dengan gaya bos besar.

Lula bertepuk tangan heboh menyambut janji manis dari kakak ketiganya itu.

Perjalanan menuju taman hiburan memakan waktu sekitar satu jam karena jalanan Jakarta cukup padat di akhir pekan.

Sesampainya di sana, suara musik yang sangat riang langsung menyambut telinga mereka dari arah gerbang masuk.

Banyak badut berkostum hewan yang membagikan balon warna-warni kepada anak-anak.

Lula menarik-narik ujung kemeja Cakra dengan sangat antusias.

"Kak Cakra lihat, ada beruang besar bisa jalan!" tunjuk Lula ke arah badut beruang di dekat loket tiket.

Cakra tertawa dan langsung membelikan tiket masuk VIP agar mereka tidak perlu mengantri panjang.

"Itu cuma orang pakai kostum Lula, ayo kita masuk dan cari wahana yang paling seru," ajak Cakra.

Mereka berdua berjalan masuk dan langsung disambut oleh pemandangan kastil raksasa di tengah taman.

Lula berlari kecil ke sana kemari karena bingung mau mencoba mainan yang mana dulu.

"Kita naik mobil senggol dulu ya, biar kau tahu betapa hebatnya Kakak menyetir," ajak Cakra percaya diri.

Mereka berdua naik ke dalam wahana bom-bom car berwarna merah terang.

Lula duduk di sebelah Cakra sambil memakai sabuk pengaman dengan sangat kencang.

Tet.

Suara bel berbunyi tanda permainan dimulai dan mobil mereka langsung melaju kencang.

Brak.

Cakra menabrak mobil anak lain dengan sangat keras dari arah samping.

"Awas minggir semua, pembalap jalanan mau lewat!" teriak Cakra dengan sangat heboh.

Lula tertawa terbahak-bahak sampai perutnya sakit karena mobil mereka terus menabrak dan ditabrak orang lain.

"Kak Cakra nyetirnya nabrak terus, kata Kak Dewa kalau nabrak nanti ditilang polisi," ledek Lula di sela tawanya.

Cakra memutar kemudi dengan gaya sok profesional meski akhirnya menabrak pagar pembatas lagi.

"Ini namanya seni menyetir, Dewa mana paham soal seni," balas Cakra tidak mau kalah.

Setelah puas bermain bom-bom car, mereka berjalan membeli permen kapas berwarna merah muda yang sangat besar.

Permen kapas itu ukurannya bahkan lebih besar dari kepala Lula.

Nyam.

Lula menggigit permen kapas itu dan wajahnya langsung celemotan oleh gula yang lengket.

Cakra dengan telaten mengelap pipi adiknya

menggunakan tisu basah yang dia bawa di saku.

"Kau makannya seperti anak kucing kelaparan saja," goda Cakra sambil tersenyum hangat.

Lula hanya tersenyum memamerkan gigi kecilnya yang sedikit berlepotan gula.

"Lula senang sekali hari ini, taman hiburan lebih seru dari lihat tanaman," ucap Lula jujur.

Hati Cakra langsung berbunga-bunga merasa menang telak dari Bastian.

"Nah, sekarang sebagai penutup, kita akan naik bianglala raksasa itu," tunjuk Cakra ke arah ujung taman.

Di sana berdiri sebuah kincir ria yang sangat besar dan tinggi menyentuh awan.

Lula mendongak menatap bianglala itu dengan sedikit rasa takut karena ukurannya yang menjulang.

"Tinggi sekali Kak Cakra, nanti kalau jatuh bagaimana?" tanya Lula ragu-ragu.

Cakra langsung menggandeng tangan adiknya dan menepuk dadanya sendiri dengan bangga.

"Tenang saja, kan ada Kakak di sini, Kakak akan melindungimu dari apapun," janji Cakra meyakinkan.

Mereka berdua pun ikut mengantri dan akhirnya masuk ke dalam salah satu kabin bianglala berbentuk bulat.

Kabin itu berdinding kaca transparan sehingga mereka bisa melihat pemandangan ke luar.

Mesin mulai bergerak dan kabin mereka perlahan naik ke udara dengan sangat mulus.

Semakin tinggi mereka naik, pemandangan taman hiburan dan kota Jakarta semakin terlihat indah dari atas.

Lula yang awalnya takut kini malah menempelkan wajahnya ke kaca kabin dengan takjub.

"Wah, orang-orang di bawah jadi kecil sekali seperti semut Kak!" seru Lula kagum.

Cakra duduk bersandar dengan santai sambil menikmati pemandangan matahari sore yang mulai berwarna jingga.

"Bagus kan? Ini adalah kencan rahasia paling sukses di dunia," bangga Cakra pada dirinya sendiri.

Namun kesombongan Cakra tidak bertahan lama.

Trang. Brak.

Terdengar suara gesekan besi yang sangat kasar dari arah poros mesin bianglala di luar sana.

Kabin yang mereka tumpangi tiba-tiba berguncang sangat keras lalu berhenti mendadak di ketinggian maksimal.

Lula terlempar ke belakang namun Cakra dengan cepat menangkap tubuh adiknya.

"Ada apa ini? Kenapa berhenti?" gumam Cakra mulai merasa panik.

Lampu di dalam kabin mereka tiba-tiba mati total.

1
Sri Wulandari
sikapmu yg overprotektif itu yg akan membuatmu d benci & musuhi oleh adik² mu sendiri Andrian bersikaplah bijak dlm bertindak qm punya klrg yg hangat diskusikan dg mereka smua & cari solusinya jg tanya pendapat Lula klu kalian mmng ingin Lula bahagia & punya banyak teman kalian jg harus tanya apa yg d inginkan Lula bkn mlh mengambil keputusan yg membuat Lula semakin sedih & tertekan karna Lula hanya ingin hidup normal sprti yg lainnya bkn penjagaan & perlindungan yg overprotektif dr kakak²nya smua yg sllu membuat orang takut dekat dg Lula
Sri Wulandari
sebagai guru harusnya menjadi memberikan pengertian & contoh yg baik sm murid²nya bkn mlh ikutan gara² mendengar cerita yg g benar justru anak yg sekecil Elvano yg lebih bijak dlm menilai sifat seseorang tanpa harus mendengarkan berita yg g benar
Novita Sari
hadir thor
Sri Wulandari
mereka orang² yg berpendidikan tp cara berpikirnya terlalu dangkal karna yg ada d pikiran mereka hanya bgmn cara mempertahankan status sosial & harta mereka
Sri Wulandari
waktu masih berjaya sj mengajari anaknya utk bersikap sombong & membulli teman sekelasnya skrng jatuh miskin memohon ampun... ternyata sikapmu benar² buruk Hermawan
kiyoe: heheh penyesalan datangnya belakangan kak 🤭
total 1 replies
Ita Xiaomi
Sport jantung Kepala Sekolah ama Bu Risa. Apalah Adrian nih pakai adegan tendang pintu pula.
Ita Xiaomi
Ndak sempat serangga nak gigit. Malah asyik diajak ngobrol ama Lula😁
Sri Wulandari
skrng qm merasakan gmn jd Lula...Manda d jauhi & g punya teman & skrng hanya Lula yg mau bicara & dekat sm qm sedangkan yg lainnya takut dekat² sm qm
Ita Xiaomi
Alhamdulillah ada Lula jd anggrek hitam ndak kesakitan lg😁
Sri Wulandari
klu qm terus diam g mau bicara sm teman sebangku mu yg ada qm akan terus d bulli sm mereka... sekali² qm harus melawan & bersikap tegas Lula... patuh sm kakakmu bkn berarti qm diam sj klu teman² mu terus bersikap buruk pd mu qm harus bs menjaga diri qm sendiri karna g selamanya kakak² mu akan sllu ada utk mu walaupun mereka mengirim pengawal bayangan tp ada area tertentu yg mn pengawal bayangan itu g sllu terus d dekat mu
Ita Xiaomi
Belikan aja boneka kelinci yg imut😁
Sri Wulandari
harusnya kalian sprti dulu melindungi Lula tanpa harus menyakiti atau mengekangnya karna justru pertengkaran kalian memberikan celah sm orang² yg membenci klrg kalian terutama lawan bisnis klrg Ayodya...
bersikap bijaklah Andrian apalagi qm kakak yg paling tua harusnya qm yg lebih bs menjadi contoh yg baik utk adik² mu bkn mlh membuat permusuh dg mereka hanya gara² beda pendapat & cara pandang dlm menjaga Lula adik kecil kalian
Sri Wulandari
biasanya anak SD pertama kali msk sklh d antar orang tuanya tp Lula d antar sm kakak² protektif nya😃
Sri Wulandari
knp g pkai bros sj d sematkan d baju yg d kasih alat pelacak sprti pin dulu waktu TK lagian Lula jg sdh pkai jam tangan dr Dewa yg ada tombol darurat nya
Sri Wulandari
itu yg d namakan kasih sayang yg sesungguhnya harta & kekayaan terbesar sebuah klrg🤗😍😍😍
Sri Wulandari
Ternyata papa Baskoro yg menyimpan rapi barang² putranya....mngkin barang² itu sangat special utk k 4 putranya makanya d simpan baik² sm papa Baskoro
Sri Wulandari
kak Andrian mmng yg paling gercep klu soal Lula... dia sllu bs mencari celah k 3 saudaranya ketika berdebat soal adik kecil mereka 🤗
Sri Wulandari
tentu sj Lula adalah harta Karun paling berharga karna kehadirannya rumah klrg Ayodya yg biasanya dingin & cuek dg ego & urusan masing-masing skrng menjadi hangat sejak kehadiran adik kecil mereka dg perdebatan² kecil yg lucu tp penuh kasih sayang itu...

bahagia sllu smua 😍😍😍🥰🥰🥰🥰🥰💐🎆


😍😍😍😍
Sri Wulandari
adik kalian k tiduran d gudang karna bosan 🤗
Sri Wulandari
demi menjaga senyum Lula klrg Ayodya g perduli brp banyak uang yg hrs mereka keluarkan 😜
kiyoe: hehehe uang bukan hal yang sepele buat keluarga Ayodya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!