NovelToon NovelToon
DEWA TAMPAN JADI REBUTAN

DEWA TAMPAN JADI REBUTAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Reinkarnasi
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Pelangi Suci

“Su Yang, apa sebenarnya hubunganmu dengan Tetua Lan?”

“Dia hanya pelangganku.”

“Pelanggan?!” Tang Hu membelalak. “Lalu sepuluh wanita cantik yang datang mencarimu itu?”

“Pelanggan juga.”

Dahulu, Su Yang hanyalah murid pelataran luar yang diremehkan. Namun, setelah jiwa seorang kultivator legendaris terbangun dalam tubuhnya, segalanya berubah.

Dengan teknik kultivasi yang tak tertandingi dan pesona yang sulit ditolak, ia membuat para wanita di Sekte Bunga Mendalam mulai memperebutkan perhatiannya.

“Su Yang! Kalau kau membutuhkan sesuatu, datanglah kepadaku!”

“Aku juga! Jangan lupakan aku!”

Su Yang hanya tersenyum.

“Tenang saja. Akan ada cukup banyak kesempatan bagi kalian untuk mengenalku.”

Di tengah rayuan, kecemburuan, dan rahasia masa lalunya, Su Yang kembali menapaki jalan menuju keabadian. Namun kali ini, perjalanan kultivasinya mungkin akan jauh lebih ramai daripada yang ia bayangkan.

🙏🙏🙏❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pelangi Suci, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 — Rahasia di Balik Gunung Kecil

Su Yang hampir tertawa mendengar perkataan Liu Lanzhi.

“Setelah apa yang terjadi di Aula Ujian, kau masih bisa berbicara sesombong ini?” katanya santai. “Apa kau tidak malu?”

Lapangan mendadak sunyi.

Para murid Pelataran Dalam menatap Su Yang seolah melihat orang gila.

“Kurang ajar!”

Murid bermarga Gu langsung maju.

“Beraninya kau berbicara seperti itu kepada Matriak! Bahkan sejak tadi kau tidak memberi hormat!”

Su Yang meliriknya, lalu melihat jubah hijau yang dikenakannya.

“Kenapa kau lebih ribut daripada orang yang sedang kuajak bicara?”

“Kau—!”

“Cukup!”

Liu Lanzhi menghentikan mereka.

“Kita sudah terlambat karena rapat pagi tadi. Kalau kalian ingin bertengkar, lakukan setelah acara selesai.”

Murid Gu mendengus.

“Kau beruntung kali ini.”

Su Yang bahkan tidak menanggapinya.

Ancaman seperti itu terlalu kecil untuk dipikirkan.

Liu Lanzhi kemudian menghadap seluruh murid.

“Kalian semua dipilih langsung oleh para Tetua atau olehku sendiri. Acara hari ini berhubungan dengan sumber daya dan hubungan Sekte Bunga Mendalam dengan berbagai kekuatan di sekitar kita.”

Ia menjelaskan bahwa tamu yang hadir berasal dari sekte dan klan lain. Mereka membawa kultivator dewasa berbakat yang ingin melakukan Kultivasi Ganda dengan murid pilihan Sekte Bunga Mendalam.

Tidak ada murid yang diwajibkan menerima pasangan.

Mereka tetap berhak menolak.

Su Yang mengangkat tangan.

“Undangan yang kuterima tidak menjelaskan bagian ini.”

Liu Lanzhi baru teringat bahwa ini pertama kalinya Su Yang mengikuti acara tersebut.

“Acara semacam ini biasanya diadakan setiap satu atau dua tahun. Para tamu memberikan sumber daya kepada sekte, sedangkan murid kita mendapat kesempatan berkultivasi bersama kultivator berbakat dari luar.”

Su Yang terdiam.

Kemudian ekspresinya berubah aneh.

“Jadi kalian menjual waktu murid untuk mendapatkan sumber daya?”

Wajah Liu Lanzhi menegang.

“Jangan mengatakannya seperti itu!”

“Apa bedanya?”

“Ini Kultivasi Ganda yang saling menguntungkan!”

Su Yang menggeleng.

“Aku tidak peduli bagaimana sekte menjalankan tradisinya. Tapi aku tidak tertarik menjual diriku demi sumber daya.”

Ia berbalik.

“Aku pergi.”

“Su Yang!”

Liu Lanzhi segera mengejarnya.

Murid-murid lain hanya bisa menatap.

Mereka tidak mengerti kenapa Matriak begitu bersikeras mempertahankan seorang murid baru.

Liu Lanzhi menghadang Su Yang.

“Tunggu!”

“Sudah kukatakan aku tidak tertarik.”

“Bagaimana kalau pembayaran dari para tamu kukembalikan?”

Su Yang berhenti.

Ia menatap Liu Lanzhi dengan curiga.

“Kau benar-benar ingin aku ikut rupanya.”

Ada alasan di balik sikap Liu Lanzhi.

Dalam rapat pagi tadi, kematian Li Qiang telah dibicarakan para Tetua. Meski Liu Lanzhi menyembunyikan kebenaran tertentu, mereka sepakat bahwa sekte perlu mulai mempersiapkan calon pemimpin masa depan.

Setelah mengalami sendiri kemampuan Su Yang, nama pria itu berada sangat tinggi dalam pikirannya.

Ia ingin melihat sejauh apa kemampuan Su Yang sebenarnya.

Su Yang tentu tidak mengetahui isi rapat secara lengkap, tetapi cukup mudah baginya menebak bahwa Liu Lanzhi sedang merencanakan sesuatu.

“Baiklah,” katanya akhirnya. “Aku akan melihat acara ini.”

Liu Lanzhi menghela napas lega.

“Tapi aku punya permintaan.”

“Apa lagi?”

“Aku ingin menggunakan Paviliun Yin Yang untuk berkultivasi beberapa hari.”

“Tidak mungkin!”

Jawaban Liu Lanzhi keluar seketika.

“Itu hanya boleh digunakan pemimpin sekte. Patriak baru juga tidak mungkin mengizinkanmu.”

Su Yang menahan senyum.

Kalau Liu Lanzhi mengetahui bahwa “Patriak baru” yang ditakutinya sedang berdiri tepat di depannya, entah seperti apa wajahnya.

“Namun,” lanjut Liu Lanzhi, “aku bisa memberimu hak menggunakan Ruang Pelukan kapan pun kau mau tanpa membayar.”

“Lumayan.”

Setelah kesepakatan tercapai, rombongan akhirnya berangkat.

Ruang Pelukan berada di sebuah lembah kecil dekat pusat Pelataran Dalam.

Ketika tiba, Su Yang melihat gunung kecil setinggi bangunan beberapa lantai. Lima pintu gua tersebar di permukaannya.

Sekilas, tempat itu biasa saja.

Namun ketika Su Yang mengaktifkan Mata Surgawi, tatapannya berubah.

Di bawah gunung terdapat sesuatu yang memancarkan energi kehidupan sangat kuat.

“Jadi begitu…”

Senyum tipis muncul.

Akar Kehidupan.

Dan ukurannya jauh lebih besar daripada perkiraannya.

Su Yang akhirnya mengerti kenapa Ruang Pelukan dibangun tepat di tempat tersebut.

Belum sempat ia memeriksanya lebih jauh, suara para tamu menarik perhatiannya.

Puluhan orang sudah menunggu di area terbuka.

Begitu rombongan Sekte Bunga Mendalam tiba, mata mereka langsung berbinar.

“Benar-benar pantas disebut Sekte Bunga Mendalam.”

“Begitu banyak pria dan wanita rupawan…”

Liu Lanzhi maju.

“Maaf membuat kalian menunggu. Karena kita sudah terlambat, aku akan melewati perkenalan panjang.”

Ia menunjuk para murid.

“Semua yang kubawa hari ini telah dipilih dengan hati-hati. Kalian boleh mengajukan permintaan kepada siapa pun yang kalian inginkan.”

“Tetapi ingat satu hal.”

“Tidak seorang pun berhak memaksa muridku. Mereka bebas menerima ataupun menolak.”

Para tamu mengangguk.

Murid-murid Sekte Bunga Mendalam kemudian menyebar agar mudah dilihat.

Hanya Su Yang yang tetap berdiri santai di belakang.

Ia sama sekali tidak terlihat seperti peserta.

Lebih mirip seseorang yang datang menonton pertunjukan.

Namun justru karena itu, beberapa wanita dari kelompok tamu langsung memperhatikannya.

“Siapa pria berambut hitam itu?”

“Dia sangat tampan…”

“Aku ingin menghampirinya, tapi…”

Wanita itu ragu.

Ada sesuatu dalam sikap Su Yang yang membuatnya sulit didekati.

Seolah pria tersebut berdiri di tempat yang sama dengan mereka, tetapi berada di dunia berbeda.

Tak lama kemudian, seorang pria bertubuh besar maju.

Su Yang langsung mengenali cirinya.

“Pemurni Tubuh.”

Pria itu menghampiri salah satu murid wanita.

“Aku berada di puncak Alam Roh Dasar. Apakah Nona bersedia berkultivasi bersamaku hari ini?”

Wanita tersebut mengamatinya sebentar sebelum tersenyum.

“Baik.”

Liu Lanzhi menunjukkan salah satu pintu.

“Kalian boleh menggunakan ruangan mana pun yang kosong. Satu pasangan mendapat satu sesi, dan tidak ada batas waktu. Yang terpenting, tidak boleh ada paksaan ataupun tindakan yang menyakiti pasangan.”

Keduanya memasuki salah satu ruangan.

Setelah pasangan pertama terbentuk, suasana langsung menjadi lebih ramai.

Seorang pria lain mendekati Li Xiao Mo.

“Namaku Meng Lee. Kultivasiku berada di Alam Roh Mendalam Lapisan Kedua. Aku ingin mengundang—”

“Tidak, terima kasih.”

Li Xiao Mo menolaknya bahkan sebelum ia selesai berbicara.

Pria itu membeku.

Wajahnya memerah karena malu sebelum kembali ke kelompoknya.

Beberapa murid Sekte Bunga Mendalam menahan tawa.

Namun perhatian Li Xiao Mo sama sekali tidak tertuju kepadanya.

Dari sudut matanya, ia melirik Su Yang.

Sejak pertemuan mereka sebelumnya, pikirannya terhadap pria itu telah berubah.

Ia sebenarnya datang untuk mengikuti acara.

Tetapi sekarang Su Yang berdiri di sana.

Entah kenapa, Li Xiao Mo tidak lagi ingin memilih sembarang pasangan.

Sementara itu, Su Yang bahkan tidak menyadari tatapannya.

Perhatiannya kembali tertuju pada gunung kecil di depan.

Mata Surgawinya menembus bebatuan dan mengikuti aliran energi jauh ke bawah tanah.

Semakin diperiksa, semakin jelas senyum di wajahnya.

Ruang Pelukan bukan sekadar tempat yang dipenuhi energi.

Seluruh gunung berdiri tepat di atas sesuatu yang bahkan Liu Lanzhi mungkin tidak memahami nilai sebenarnya.

Akar Kehidupan.

Harta alami yang dapat memperkuat energi kehidupan dan memberi manfaat luar biasa bagi Kultivasi Ganda.

Su Yang menyilangkan tangan.

Kini ia akhirnya mengerti satu hal.

Mungkin datang ke acara ini bukan keputusan buruk.

“Akar sebesar ini berada tepat di bawah sekte…”

Tatapannya semakin dalam.

“Dan mereka bahkan tidak menyadari harta apa yang sebenarnya mereka miliki.”

......................

Bersambung...

1
septian arista
sangat seru dan menarik
Syeh Fahru
manta;bbbbbbs
Syeh Fahru
lanjut..biar lebih seru
Syeh Fahru
semangat..lnjtksn👍💪
Syeh Fahru
lumayan runtut ceritanya
Pelangi SUCI: mksih bosku 🙏 sehat selalu dan banyak rezekinya 🤲🙏
total 1 replies
Syeh Fahru
mantab..lanjut💪
Syeh Fahru
lanjut👍
septian arista
tapi sepertinya akan bagus kalau jadi partner kultivasi ganda🤭🤭🤭🤣🤣🤣
septian arista
kenapa setelah menghabisi lawannya tidak mengambil cincin penyimpanannya siapa tahu ada sumber daya ataupun sesuatu yang berharga di dalamnya
septian arista
👍👍👍
septian arista
aduh tokoh utamanya agak jail juga orangnya
udah tahu wajahnya saja bisa membuat para lelaki iri hati malah dengan sengaja mengajak semua wanita di rumah makan untuk bergabung dengan dia🤭🤭🤭🤣🤣🤣
septian arista
Terus semangat kakak
semoga dalam beberapa hari dekat ini akan ada lebih banyak atensi dan juga apresiasi untuk semua karyamu👍👍👍
Pelangi SUCI: mksih 🙏
total 1 replies
septian arista
ini Amankah🤔🤔🤔
karena sebelum ini ada beberapa novel yang seperti dihapus karena mungkin terdapat adegan yang tergolong vulgar
Aku berharap ini akan terus berlanjut sampai ceritanya benar-benar tamat
septian arista
semakin menarik👍👍👍👍👍👍👍
septian arista
benar-benar wanita yang keras kepala terlalu angkuh dan arogan serta tidak tahu berterima kasih
septian arista
ayo lanjut terus👍👍👍
Pelangi SUCI: Asiiaaaap, mksih bosku 🙏 jangan lupa share ke teman-teman 🙏
total 1 replies
septian arista
menarik👍👍👍
septian arista
sepertinya cucu dari ketua Sun yang akan jadi pasangan pertamanya
septian arista
kultivasi ganda🤔🤔🤔🤭🤭🤭😀😀😀
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
hlo KA bisa berikan ulasan dengan jujur ke novel ku . semoga semoga KK suka hingga sampe jadi untuk favorit 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!