NovelToon NovelToon
Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami / Menikahi tentara / Tamat
Popularitas:848.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Deyulia

Selama tiga tahun, Nayra mendedikasikan hidup untuk suaminya, Lettu Ardana Prajakelana. Seorang pria abdi negara yang merangkap profesi sebagai psikolog kesatuan. Semua terjadi karena perjodohan.

Namun, menjelang usia pernikahan yang ke ketiga, sebuah nama lain justru sering digaungkan Ardana. Mantan kekasihnya kembali, mengemis harap dan memohon Ardana menceraikan Nayra. Lalu apa yang akan terjadi dengan pernikahan Ardana dan Nayra setelah mantan kekasih Ardana kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Nayra Menepati Janjinya

    Ardana tertegun, ia belum sadar bahwa apa yang Nayra katakan barusan adalah sebuah kesungguhan.

     "Apa maksudnya itu air mata yang terakhir? Senyuman atau sapaan yang terakhir? Memangnya dia kuat tidak menyapaku? Semua perlu interaksi, dan dia pasti tidak akan bisa menepati janjinya itu. Nayra, Nayra, aku tahu kamu mencintai aku, jadi tidak mungkin kamu lakukan itu kepadaku." Alih-alih bingung, Ardana justru meyakini kalau apa yang dikatakan Nayra adalah isapan jempol semata.    

***

     Tidak ada lagi kata atau kalimat satupun dari Nayra sejak saat itu terhadap Ardana. Nayra berjanji mengunci mulutnya. Apapun yang Ardana lakukan, Nayra sudah tidak peduli.

     Nayra hanya melakukan tugasnya dengan baik seperti biasa, tapi tidak pernah lagi bicara apapun terhadap Ardana.

     Sehari dua hari, Ardana biasa saja. Dia masih bisa memakai seragam dinasnya dengan rapi, tanpa harus mendengar terlebih dahulu suara Nayra.

   "Mas ini baju PDL nya, sepatunya sudah Nay semir, sudah cukup mengkilat atau belum, Mas sarapannya, Mas kopi hitamnya, hati-hati, ya Mas."

    Kini, sudah dua hari tidak ada lagi suara-suara yang dianggap bawel oleh Ardana itu. Ardana masih santai dan tidak merasa hal itu masalah.

     Setiap pagi, setiap Ardana akan pergi, sarapan sudah siap di meja makan tanpa ada basa-basi. Nayra juga tidak pernah lagi menemani Ardana di meja makan, meskipun kehadiran Nayra tidak pernah dianggap. Sekarang Nayra benar-benar menghindar.

     Seminggu berlalu, Ardana mulai merasa ada yang hilang. Kebetulan hari ini bertepatan dengan hari Jumat, tidak biasanya ia pulang lebih awal. Ardana tidak ada tugas jaga malam lagi, sebab Tiana sudah kembali ke rumah.

     Ardana langsung menuju kamar. Di dalam kamar tidak ia dapati istrinya. Namun, Ardana masih bisa melakukan aktifitasnya karena semua sudah disiapkan, ia hanya tinggal ambil dan pakai saja.

     Setelah mandi dan berganti pakaian, Ardana mencium bau harum makanan dari dapur. Tentu saja itu Nayra yang masak. Dia segera keluar, hari ini ia ingin bicara dengan Nayra. Sebab lama kelamaan ia jengah dengan situasi seperti ini.

     Namun, saat tiba di meja makan, Nayra tidak ada di sana. Hanya hidangan makan sore yang sudah tersaji di atas meja makan.

     "Kemana si Nayra. Dia benar-benar mendiamkan aku. Harusnya kalau memang benar ingin dicintai, tidak mendiamkan seperti ini. Dia memang belum paham dengan kondisiku."

     Ardana telah menyelesaikan makan sorenya. Ia bergegas mencari Nayra di Sanggar Mini miliknya. Namun, Nayra tidak ada di ruangan itu. Ardana lantas kembali menuruni tangga menuju lantai bawah lalu ke taman belakang.

     Dugaannya kali ini benar, Nayra sedang berada di sana. Berdiri dan bersandar di pagar pembatas kolam ikan. Tangannya sesekali melemparkan pakan ikan, lalu menatap ikan-ikan yang berkerumun menangkap makanannya.

     "Nayra, mau sampai kapan kamu diamkan aku? Kenapa kamu jadi dingin begini? Kalau memang kamu ingin dicintai aku, tidak begini sikap kamu. Harusnya kamu tetap berusaha, bukan diam begini."

     Nayra tidak menjawab, dia justru muak mendengar Ardana bicara. Tanpa menoleh ataupun berkata, Nayra berbalik, menaruh pakan ikan di atas paku, lalu masuk ke rumah tanpa basa-basi.

     "Nayra...keterlaluan dia," kesalnya merasa diabaikan, lalu berbalik mengikuti Nayra masuk.

     "Aku tahu, dia bersikap seperti itu tidak akan lama. Paling hanya seminggu saja," gumamnya.

     Ardana tidak sadar bahwa diamnya Nayra bukanlah main-main. Melainkan hatinya memang sudah mulai mengikis puing-puing cinta yang tadinya masih ada.

1
vera tri
kesel liat nay ..terlalu lemah😢
vera tri
tinggali aj nay..ngapain menunggu orang yg tidak mencintai kita😢
Siti Saodah
pasti yng liatin itu si jalang Tiana
Siti Saodah
harusnya si Tama jangan menggangu rumah tangga nayra, meskipun dia dulu menemani nya dan cuma mau ketemu Nara,dia harusnya menghargai Arda
Siti Saodah
cukup Naira,kasian Arda dia sudah berusaha dan membuktikan kalau dia berubah
Siti Saodah
aku sampai nangis Thor di episode ini😭😭
Lina Zascia Amandia: Ya Allah, maafkan saya ya Kak, udah buat Kakak menangis... 😢😢😢🙏🙏
total 1 replies
Siti Saodah
tapi aku yakin kalau misalnya si Arda gak tau Tiana pernah hamil dia bakal tetep nikahi jalang nya itu
Siti Saodah
bodoh kalo kamu berfikir seperti itu nai,kamu rela di sakiti hanya karena punya mertua baik fikirkan kebahagiaan mu nai
Siti Saodah
dasar laki gak punya perasaan istri lagi demam bisa bisa nya di gagahi
Siti Saodah
ya lagian si nayra pengen banget di sentuh,udah tau kaki dingin gitu masih aja bertahan
Nok Denok
kirain cerita Bagus,,ga taunya cerita Oneng,,lebayy
Lina Zascia Amandia: Terimakasih Kakak. Maaf sudah lebay, karena si Onengnya udh ditinggal pergi oleh Bajuri...
total 1 replies
Zheevanya Putri
penulis ny lebay apa" d ksh note apa apa d note udah gitu pake curhat segala..
Lina Zascia Amandia: Hahhaa... maafkan saya yg lebay ya. Ini bentuk protes sy kepada pihak NT Kak. Masa iya nulis lelah2 tidak dpt reward. Maaf juga mental seseorang tdk sama satu sama lain. Mungkin saat kecewa sy bisanya lebay seperti apa yg kakak katakan. 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Sholawat Nariyah
AUTHOR MEMUAKKAN..
WANITA di jadikan objek perlakuan semena suami
Lina Zascia Amandia: Maaf ini hanya hiburan. Saya tidak bermaksud memberi kesan kalo wanita adalah objek semena2 suami. Kakak baca sampai tamat dong.
total 1 replies
Sholawat Nariyah
MEMUAKKAN, cerita ini cerminan dari diri Author yg menjadi Wanita lemah saat ada laki laki yg menginjak injak harga dirinya
Lina Zascia Amandia: Gak juga Kak, saya hanya memenuhi permintaan PF dengan tema Air Mata Pernikahan. Jangan terlalu menjudge dr tampilan isi tulisan ya Kakak cantik. Ini hanya hiburan, kalau gak sesuai jangan memojokkan penulisnya atau menuduh penulis seperti apa yang ditulisnya. Kalau tuduhan Kakak tdk sesuai, maka akan jadi dosa untuk kakak lho. Tapi berhubung saya gak mau menjadikan tulisan sy ini dosa bagi orang lain, saya maafkan Kakak saat ini juga agar saya gak menuntut Kakak kelak di akhirat. Alhamdulillah nama Kakak Sholawat Nariyah, banyak2 baca sholawat agar dpt syafaat dr Kanjeng Nabi Besar kita Muhammad SAW. Makasih kehadirannya ya Kakak cantik. Selamat dunia akhirat. 🙏🙏🙏
total 1 replies
Nok Denok
mampir Thor,, kayaknya bagus nih, tp letak paragraf awalannya sedikit mengganggu
Lina Zascia Amandia: Wah, makasih byk Kak.... paragraf awal? Ok, saya cek? Ganggunya di mananya, biar sy perbaiki. 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
effan jayadi putraa
semangat kak semoga ad cinta nya😍
Lina Zascia Amandia: Aamiin... smgt juga buat Kakak...
total 1 replies
Surya Ningsih
semangat Thor, syakallah utk suaminya..
Lina Zascia Amandia: Mksh byk Kak...
total 1 replies
Deera__
ini warnanya gimana campuran hitam navy kah? 🤧🤣🤣🤣 lucu kakaknya. pasti kecapean nulis
Deera__: It's oke, tetap menghibur/Smile/☺️
total 2 replies
Deera__
aku nggak kecapean Thor... malah kurang banyak kalau bisa 5000an lebih kaya 😍😋🤣🤣🤣🤣🤣
Deera__: gasss semangat kakak/Kiss/
total 2 replies
Deera__
aku yang baca ikut merasakan kagum, bahagia dan adem seakan masuk ke rumah barunya Arda dn Nayra. 😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!