NovelToon NovelToon
Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Nikahmuda
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Saat membuka matanya, Clarissa Wilson tidak mengingat, kapan dia telah menikah dengan Stephen Sylvester, lelaki yang sudah lama ia suka.

Clarissa ingat, kalau ia baru saja menyatakan rasa sukanya pada Stephen, di acara kelulusan Sekolah mereka, tapi.. kenapa tiba-tiba saat membuka mata, ia sudah memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Stephen?

Apa yang sebenarnya terjadi? Clarissa merasa ada yang ia lewatkan, begitu ia terjatuh saat ingin memeluk Stephen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 31.

Stephen memandang lekat Clarissa, "Kalau tidak, biarkan dia sendiri! jangan beri dia harapan!!"

Clarissa mengedipkan matanya.

"Setiap kali kamu memberi harapan padanya, kamu tinggalkan dia! baik ke Aurora atau pun ke aku, apa kamu tidak merasa itu terlalu kejam?!"

Clarissa menelan ludahnya, menatap Stephen tidak dapat berkata-kata.

Ia kemudian melepaskan rangkulan tangannya pada bahu Aurora.

"Tidak! aku tidak seperti itu lagi!"

Aurora bangkit berdiri dari sofa, lalu memegang tangan Clarissa.

Clarissa menunduk, lalu mengelus pipi Aurora dengan lembut, "Nak, jangan khawatir! Papa dan Mama tidak bertengkar!"

Stephen menghela nafas, ia diam-diam merasa bersalah sudah meninggikan suaranya di depan putrinya.

"Baiklah, hari ini biarkan Aurora istirahat di rumah, besok aku antar masuk TK!" katanya mengalah.

Lalu ia melangkah pergi berangkat ke kantor.

Clarissa tersenyum senang melihat Stephen yang pegi, ia kemudian membawa Aurora kembali duduk ke atas sofa.

"Papa sudah pergi kerja, hari ini Mama temani kamu main di rumah, ya?"

Clarissa meraih tangan Aurora, lalu menggenggam tangan kecil itu dalam genggaman tangannya.

"Mama dulu sudah melakukan kesalahan, jadi.. sekarang Mama harus lebih baik ke Papa!"

Aurora memandang Clarissa lekat menyimak apa yang dikatakan Clarissa.

"Nak, bagaimana kalau siang ini kita antar makan siang Papa ke kantor?" Clarissa tersenyum menatap Aurora.

Aurora dengan cepat menganggukkan kepalanya setuju menjawab ajakan Clarissa.

Clarissa tersenyum semakin lebar melihat anggukan kepala Aurora, ia kemudian menangkup ke dua pipi putrinya begitu senangnya.

Siang hari, waktu makan siang.

Dengan menggunakan sepeda motor listrik, Clarissa dan Aurora sampai di depan gedung kantor Stephen.

"Nak kita sudah sampai!" Clarissa memarkirkan sepeda motor listriknya.

Ia melepaskan helmnya, lalu mengambil bekal makanan untuk makan siang Stephen.

Seorang pria tidak tahu datangnya dari arah mana, tiba-tiba menghampiri Clarissa, dan tanpa sungkan meletakkan tangannya pada dasbor sepeda motor listrik Clarissa.

"Halo, Nona Wilson! lama tidak bertemu!"

Pria itu Ethan Grayson tersenyum menyeringai, dengan gaya coolnya memandang Clarissa dengan tatapan berbinar.

Ethan kemudian melemparkan tatapan matanya ke arah Aurora, "Hai, adik kecil!"

Aurora sontak merangkul pinggang Clarissa dengan wajah takut melihat Ethan.

"Kita tidak akrab! jauh-jauh dari ku!!!" sentak Clarissa mendorong Ethan dengan kuat.

Tubuh Ethan terdorong ke belakang melepaskan tangannya dari dasbor sepeda motor listrik Clarissa.

Tapi ia tetap memperlihatkan senyumannya kepada Clarissa.

"Galak sekali, tapi aku suka!" ujarnya dengan raut wajah yang terlihat begitu senang.

"Kamu sakit, ya?!" tanya Clarissa dengan ketus memandang Ethan dengan sorot mata dingin, "Kau sepertinya senang di marahi, ya?!"

Ethan semakin tersenyum melihat sikap dingin Clarissa padanya, "Clarissa, bukankah kamu dulu sering ajak aku jalan? hari ini aku lagi bebas!"

Clarissa tersenyum dingin, "Bagaimana caranya kamu bisa sempat buatku?" Clarissa menarik lengan bajunya ke siku lengannya, dengan raut wajah yang terlihat galak.

Ethan terlihat begitu tenang melihat sikap galak Clarissa padanya, ia menundukkan sedikit tubuhnya, lalu mendekatkan pipinya ke wajah Clarissa.

"Bagaimana kalau ku bilang iya!"

Di lobby kantor, Stephen yang tengah melakukan chat pada klien, tanpa sengaja pandangan matanya melihat Clarissa dan Ethan.

Ia berdiri diam melihat Ethan mendekatkan wajahnya ke wajah Clarissa.

Tangannya erat memegang ponselnya, memandang dengan tatapan dingin, melihat apa yang sedang Clarissa dan Ethan lakukan.

Ethan mengangkat tangannya untuk menyentuh pipi Clarissa.

Reflek tangan Clarissa terayun menampar Ethan, tapi Ethan dengan gesit menjauhkan tubuhnya, sehingga Clarissa hanya memukul angin saja.

Ethan tertawa senang melihat wajah memerah marah Clarissa, dengan sorot mata tajam memandangnya.

Ia begitu senang melihat Clarissa yang sedang marah, membuatnya menjadi bersemangat.

Bersambung.......

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
tu kan salah paham lagi....
ihhh gemesss deh kenapa gk saling jujur gtu. atau komunikasi kek bir gk salah paham... 😭
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
wahh Clarissa kamu dibohongin.
memang benar sekertaris nya ettan berbohong.baru aj mulai baikan udah mau salah paham lagi...
Dilla Fadilla
lanjut thor up yg bnyk
kymlove...
bagus Clarissa dan Stephen.. bila perlu hancurkan keluarga anak nakal itu!!
kymlove...
Stephen mana weee
Guest
crazy up thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!