NovelToon NovelToon
The Cold Princess

The Cold Princess

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Perjodohan / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

[Bukan Novel Terjemahan] [Original Karya Penulis]

Seorang mahasiswa melakukan penelitian di hutan, saat dia merasuk lebih dalam ke jantung hutan, dia menemukan sebuah lubang hitam besar. Karena rasa penasaran dia mendekat ke arahnya. Namun, siapa sangka dia akan terseret ke dalam.

Seorang gadis yang dianggap terkenal lemah berencana bunuh diri saat tau akan menggantikan kakak tirinya untuk dinikahkan dengan pangeran yang terkenal gila di seluruh kekaisaran.

***

Bagaimana jika mahasiswa itu menggantikan sang gadis untuk menikah? Akankah mereka berdua bekerja sama untuk balas dendam karena kemiripan wajah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6 : Titah

​Suasana di dalam kamar sempit itu mendadak membeku dalam keheningan yang mencekam.

​Gulungan titah kekaisaran berwarna kuning keemasan yang dipegang erat oleh utusan istana tampak berkilau di bawah temaram cahaya matahari sore. Namun, bukan gulungan kain mahal itu yang membuat seluruh orang di ruangan menahan napas, melainkan sosok pemuda berwajah dingin yang melangkah masuk tanpa diundang tepat di belakang sang utusan.

​Pangeran Kedua, Wang Chunying.

​Pemuda itu mengenakan jubah sutra berwarna putih tulang dengan sulaman benang perak berbentuk naga melingkar di bagian bahunya. Rambut hitamnya diikat rapi menggunakan mahkota giok putih, memperlihatkan garis wajah yang tajam dan nyaris sempurna. Sepasang mata elangnya menyapu seisi ruangan dengan tatapan meremehkan, sebelum akhirnya berhenti dan terpaku sepenuhnya pada sosok Fang Hua, gadis yang berdiri tegak tanpa rasa gentar sedikit pun dengan sisa-sisa bau bahan kimia yang masih menguap tipis di udara.

​Jenderal Luo Tian dan Selir Qin sama sekali tidak terkejut dengan isi perjodohan itu. Bagaimanapun, rencana untuk menikahkan Luo Huanran dengan Pangeran Kelima, Wang Yiche, yang terkenal gila dan cacat di seluruh kekaisaran, memang sudah lama mereka susun rapat-rapat di belakang layar untuk melindungi putri kesayangan Selir Qin.

​Yang membuat Jenderal Luo Tian dan Selir Qin mendadak pucat pasi bukanlah isi titahnya, melainkan siapa yang mengantar dan bagaimana titah itu bisa turun secepat ini. Kehadiran Pangeran Kedua secara langsung ke kediaman mereka membawa aura ancaman yang luar biasa besar.

​Dengan tergesa-gesa, Jenderal Luo Tian segera membuang sisa-sisa rasa malunya, lalu buru-buru membungkuk dalam-dalam memberi hormat.

​"Hamba, Jenderal Luo Tian, beserta seluruh penghuni Kediaman Jenderal, menyambut kedatangan Yang Mulia Pangeran Kedua," ucap Jenderal Luo Tian dengan suara yang sedikit bergetar, berusaha menutupi kepanikan mendadak di dalam hatinya.

​Selir Qin dan para pengawal di sekitarnya ikut berlutut dan menundukkan kepala serentak, mengikuti gestur sang kepala keluarga. Hanya Luo Xiuyuan yang membungkuk setengah badan dengan sopan, sementara Luo Huanran masih meringkuk di sudut ruangan karena terlalu takut dengan keributan besar yang terus berdatangan.

​Fang Hua tetap berdiri tegak. Ia tidak ikut membungkuk ataupun berlutut. Matanya menyipit, mengamati gerak-gerik pangeran yang baru saja datang itu dengan penuh selidik. Di dalam kepalanya yang terbiasa berpikir rasional ala dunia modern, kedatangan seorang pangeran tepat di detik-detik dirinya nyaris ditebas pastilah bukan sebuah kebetulan yang manis. Pasti ada udang di balik batu.

​Pangeran Wang Chunying melangkah masuk melewati barisan pengawal yang masih bersujud. Wanginya aroma teh hijau bercampur kayu manis menguar dari tubuh sang pangeran saat ia melewati Fang Hua begitu saja, lalu berhenti tepat di hadapan Jenderal Luo Tian.

​"Berdirilah, Jenderal Luo," suara bariton yang dingin dan berwibawa itu mengalir pelan, namun mampu menggetarkan isi ruangan. "Kedatanganku ke sini tentu saja bukan untuk menikmati keributan murahan di halaman belakang kediamanmu ini."

​Jenderal Luo Tian perlahan menegakkan tubuhnya, meski kepalanya masih sedikit menunduk tanda hormat. "Ampuni hamba, Yang Mulia. Rumah tangga hamba sedang sedikit mengalami kekacauan kecil akibat putri bungsu hamba yang kurang ajar..."

​"Kekacauan kecil?" potong Pangeran Wang Chunying dengan nada sinis. Sudut bibirnya terangkat membentuk sebuah senyuman miring yang misterius. Ia membalikkan tubuhnya, menatap lurus ke arah Fang Hua yang masih berdiri dengan tangan melipat di dada. "Laporan yang kudengar dari para mata-mata istana justru mengatakan hal sebaliknya, Jenderal. Putri bungsumu yang akan kau serahkan pada Pangeran Kelima yang gila itu baru saja mempermalukan pengawal kepercayaanmu, meremukkan mental seorang pelayan, dan kini berdiri menantangmu tanpa secuil pun rasa takut."

​Jenderal Luo Tian menelan ludah kasar. Wajahnya memerah karena malu sekaligus geram. "Dia memang sudah kerasukan tabiat buruk, Yang Mulia! Karena itulah hamba tidak sabar untuk segera mengirimnya keluar dari kediaman ini sesuai rencana."

​"Baguslah jika kau memang sudah siap," balas Pangeran Wang Chunying sambil tersenyum tipis penuh arti. Ia memberi isyarat dengan tangannya kepada utusan istana yang berada di belakangnya. Sang utusan langsung melangkah maju, membentangkan gulungan titah kekaisaran berwarna kuning keemasan dengan suara lantang dan jelas.

​"Titah Kaisar Agung Dinasti Tang!" seru utusan itu menggelegar.

​Seketika itu juga, seluruh orang di dalam kamar dan halaman luar langsung berlutut ke tanah secara massal, tidak berani mengabaikan titah tertinggi dari sang penguasa negeri. Hanya Fang Hua yang tetap berdiri tegak di tempatnya, membuat utusan istana sempat meliriknya dengan kening berkerut tajam, namun Pangeran Wang Chunying mengangkat tangan kanannya memberi isyarat agar utusan tersebut mengabaikannya.

​"Mengingat pernikahan agung antara Kediaman Jenderal dan keluarga kekaisaran yang sudah lama direncanakan, demi mempererat hubungan militer dan politik negara, maka diputuskan bahwa..." utusan istana menarik napas sejenak sebelum melanjutkan, "...putri dari keluarga Luo, yaitu Luo Huanran, resmi ditunangkan dan akan segera dinikahkan dengan Pangeran Kelima, Wang Yiche!"

​Meskipun mereka sudah tahu isi perjodohan itu, Jenderal Luo Tian dan Selir Qin tetap merasa ada duri yang menusuk dada mereka saat mendengar stempel resmi istana dijatuhkan secara mutlak. Tidak ada lagi jalan untuk membatalkan atau menukar pengantin.

​Selir Qin menggigit bibir bawahnya erat-erat, menahan rasa puas yang bercampur cemas karena urusan ini berjalan di bawah pengawasan langsung Pangeran Kedua.

​Pangeran Wang Chunying mengalihkan pandangannya kembali kepada Fang Hua. Ia melihat bagaimana gadis di hadapannya itu sama sekali tidak menunjukkan kepanikan ataupun kesedihan mendengar kabar bahwa dirinya akan dinikahkan dengan seorang pangeran yang terkenal gila di seluruh kekaisaran. Tatapan mata Fang Hua tetap dingin dan penuh dengan pikiran yang sulit ditebak.

​Bagi Pangeran Wang Chunying, ini adalah permainan catur yang sangat menarik. Ia sengaja mengawal langsung penurunan titah ini untuk memastikan rencana pernikahan antara si anak lemah dari keluarga Jenderal dan pangeran kelima yang berbahaya itu berjalan mulus

​"Luo Huanran," panggil Pangeran Wang Chunying dengan nada suara yang sengaja dilembutkan namun tetap mengandung otoritas mutlak. "Atau siapapun nama aslinya di balik topeng gadis lemah ini... bersiaplah. Tiga hari lagi, tandu merah dari kediaman Pangeran Kelima akan datang menjemputmu."

​Fang Hua menyipitkan matanya. Menikah dengan seorang pangeran gila di kerajaan kuno? Ini sungguh skenario terburuk yang pernah ada dalam hidupnya. Namun, di balik rasa jengkelnya, sebuah rencana licik mulai berputar di dalam kepalanya.

***

​Happy Reading 🥰

​Mohon dukungan untuk Like, Komen, dan Ikuti Penulis yah, terimakasih ❤️

1
Maria Lina
lgi ya thor jgn tamat dlu ok..may lihat feng hua punya anak dlu ya thor
Maria Lina
yah cuman 1 ya thor😭😭
ANWi/Berly Re: iya kak , biar ak bisa up terus selama review🙏 karna ini tinggal beberap bab hehe
total 1 replies
Maria Lina
1 lgi 1lgi ya thot
Maria Lina
kok 1 thor kurang ni.lgi ya ya
Maria Lina
kok bru nongol thor uda ku tunggu dri tdi lo thor hehe
ANWi/Berly Re: maaf kak, td ada acara rt-an~❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud bnyk double nya💪💪💪😍😍😍
ANWi/Berly Re: terimakasih juga kak karena udah baca novel ini❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud up double"🙏🙏🙏😍😍😍
Maria Lina
mksih ya outhor yg baik ud up nya🙏🙏🙏😍😍😍
ANWi/Berly Re: makasi juga kakak Maria Lina udah baca cerita ini~❤️
total 1 replies
Maria Lina
kok 1 thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: tiap hari tiga ya kak,,, belum acc biasanya sm noveltoon
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk ya thor ud up nya🙏🙏🙏🥰🥰
ANWi/Berly Re: makasi jg udah baca mak Maria Lina ❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk"ya thor ud kabulkn🙏🙏🙏🥰🥰
Maria Lina
ini thor ku ksh vote karena outhor ud kabulkn up nya bnyk"thor
Maria Lina
hadeh 1 lgi 🤔🤔
Maria Lina
jgn aj tiap hari up nya 1 bab thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: sehari 1 bab, mau ga kak?
total 1 replies
Maria Lina
thor yg sistem rosting gk di lanjutkn ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!