Seorang wanita dari jaman modern masuk ketubuh Permaisuri yang di jadikan pilar Kekaisaran, Dinny Winata.. umur 25 tahun, Dinny terkejut saat jiwanya di tarik paksa oleh cahaya yang datang ke tubuh nya
"Siapa kau?" tanya Dinny
"Aku jiwa yang dihianati dan di buang ke dalam jurang kebencian" jawab wanita yang persis dengan Dinny
"Apa mau mu? sampai menarik jiwaku yang sedang duduk di balkon" ucap ketus Dinny
"Hahaha... balaskan rasa sakitku, aku serahkan putriku dan putra untuk kau jaga, bukan nya kau di dunia ini hidup sendiri" ucapnya dengan nada penuh kebencian. Dinny menggerutu tidak jelas
"Tidak mau tiba-tiba punya anak, dsini aja aku masih single-single loh" jawab kesal Dinny. wanita yang menatap penuh kebencian langsung menatap penuh kerapuhan
Penasaran dengan cerita ini? yuk mampir kecerita Nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31
"Apa yang Anda lakukan kepada ibuku?" tanya Ang Bei. Permaisuri Ai Ning yang mendengar suara putranya berlangsung berbalik dan mendorong Kaisar Cheng Bowen agar menjauh dari dirinya, Kaisar Cheng Bowen tersenyum miring saat mendengar pertanyaan dari calon putranya itu.
"Menurut mu? apa yang aku lakukan kepada ibumu?" tanya balik Kaisar Cheng Bowen. Ang Bei mendengus saat mendengar pertanyaan dari Kaisar Cheng Bowen.
"Walau pun anda Kaisar terkuat di daratan dinasti.... tapi aku sebagai putranya tidak akan terima bila anda macam-macam pada ibuku" ucap dingin Ang Bei. Kaisar Cheng Bowen terkekeh mendengar jawaban kesal dari calon putra sambung nya itu, dia pun malah bertambah berani mendekati Permaisuri Ai Ning kembali.
"Oya? apa kau berani mempertaruhkan kekaisaranmu ini?" pancing Kaisar Cheng Bowen. Ang Bei menatap tajam kearah nya.
"Ibu ku sangat berharga.... dia lebih dari segalanya, kau ingin meratakan kekaisaran ini? aku akan sekuat tenaga melindungi para rakyat ku" ucap datar Ang Bei.Kaisar Cheng Bowen tertawa kencang dia semakin ingin membuat Ang Bei terpancing, dia tahu Permaisuri Ai Ning. sudah melatih lelaki muda di hadapan nya ini menjadi singa kecil, Kaisar Cheng Bowen pun menarik pinggang ramping Permaisuri Ai Ning.
"Bagaimana kalau aku melakukan ini?" tanya Kaisar Cheng Bowen. dengan cepat dia menarik tubuh Permaisuri Ai Ning dan, melakukan sesuatu yang membuat Ang Bei marah.
.
.
Mata Permaisuri Ai Ning membulat sempurna, Ang Bei pun langsung mengeluarkan pedang nya dan menyerahkan Kaisar Cheng Bowen.
"Kau..... berani-beraninya kau melakukan itu kepada ibuku? aku akan membuat mu menyesal..." teriak Ang Bei. Kaisar Cheng Bowen tersenyum miring, dia sengaja melakukan itu agar dia melihat sekuat apa calon Kaisar Ning.
SREK
Kaisar Cheng Bowen melompat ke halaman dapur, Ang Bei pun mengejarnya. Permaisuri Ai Ning pun langsung berlari mengejar keduanya, dia tidak menyangka Kaisar Cheng Bowen akan menantang putranya.
"Dasar buaya kasur... dia dengan sengaja memancing singa kecil meraung" gumam Permaisuri Ai Ning. semua prajurit dan pelayan langsung menyingkir dari halaman dapur, mereka terkejut saat melihat putra mahkota mereka menyerang seorang pria.
"Siapa yang di serang Putra mahkota?" tanya prajurit yang tadi sedang duduk di halaman dapur istana.
"Aku tidak tahu" sahut satunya. sedangkan yang pernah melihat Kaisar Cheng Bowen mata mereka melotot, mereka pun segera berlari untuk memberitahu ibu suri Ning. bisa bahaya kalau penerus kekaisaran mereka terluka.
"I itu yang mulia Kaisar Cheng Bowen.... bahaya ini, kita pisahkan atau tetap diam? kalau putra mahkota terluka kekaisaran tidak memiliki Kaisar masa depan" ucap prajurit C. semua prajurit menatap prajurit C, mereka ikut terkejut dengan informasi yang di ucapkan rekan nya.
"K kaisar Tiran maksud mu? tunggu bagaimana Kaisar Cheng Bowen berada di istana kita? bukan kah beliau tidak pernah mau mendatangi kekaisaran lain?" tanya prajurit E. Mereka benar-benar terkejut, mereka binggung harus bagaimana.
"Ang Bei berhenti... dia sengaja ingin melihat kekuatan mu" teriak Permaisuri Ai Ning. Ang Bei tak mendengar teriakkan ibunya, dia tidak terima ibunya di cium sembarangan oleh lelaki yang tidak ada hubungannya.
"Kau sudah berani melakukan itu pada ibu ku" teriak Ang Bei. Kaisar Cheng Bowen hanya menghindari tanpa membuat Ang Bei terluka, dia cukup salut. Ang Bei memiliki tenaga dalam yang kuat.
BUG
CLING
SREK
Pedang Ang Bei beradu dengan lantai halaman. Ang Bei semakin marah karena Kaisar Cheng Bowen hanya menghindar tanpa melawan, Kaisar Cheng Bowen semakin membuat Ang Bei marah.
"Lawan aku... Jangan hanya menghindar seperti pengecut" teriak Ang Bei. Kaisar Cheng Bowen memiringkan kepalanya, dan dia mulai mengeluarkan Kultivasi nya. semua orang tahu Kaisar tiran yang memegang kendali semua kekaisaran itu, memiliki kultivasi yang sulit mereka dapatkan.
Wuss
Kaisar Cheng Bowen mengeluarkan Elemen Angin. Ang Bei melompat, dia pun langsung mengeluarkan Elemen Es. mata Kaisar Cheng Bowen melotot, dia terkejut kalau Ang Bei memiliki kultivasi. tunggu dia menatap Permaisuri Ai Ning, sedangkan Permaisuri Ai Ning yang melihat itu pun tersenyum remeh.
"Kau kira hanya kau yang memiliki kekuatan kultivasi? kau salah memilih lawan fulguso.....
BERSAMBUNG.....
Mending tidur saja, daripada melakukan hal yang sia-sia.