NovelToon NovelToon
Menembus Ruang Waktu

Menembus Ruang Waktu

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: astiana Cantika

Ceni yang tak lama ini baru kehilangan sang sahabat untuk selamanya, kini ia harus menelan pahit nya kehidupan karena harus kehilangan untuk yg ke sekian kali nya yaitu sang kakek tercinta.
Sebelum kematiannya, sang kakek sempat memberikan sebuah giok dan cincin dengan ukiran rumit dan kuno, yg kata nya warisan turun temurun.

Bagaimana kah kisah kelanjutan nya.?

Nantikan kisah Ceni di cerita ini.😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon astiana Cantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai Mencari Tau

"Jangan sampai ada satu pun orang yg mengetahui rencanaku, bisa-bisa rusak reputasi gadis lemah lembut dan sopan santun yang selama ini menempel di wajah ku." Ucap Ying Ru lagi, sambil memikirkan berbagai macam cara agar perbuatan nya tak di ketahui siapa pun, tujuan nya hanya satu, agar ia dapat merebut posisi putri sah kediaman Ying lalu ibu nya Selir Ran akan menjadi istri sah kediaman ini setelah menyingkirkan ibu nya Ying Zu yaitu Lin Shen.

Lalu Ying Ru pun berniat keluar dari kediaman Ying untuk menemui kawanan bandit yg sebagian bermarkas di pasar gelap ujung kota kekaisaran.

Dengan mengendarai kuda kesayangan nya ia diam-diam menyelinap keluar untuk menemui para anak buah bandit yg tersisa.

.

Di istana saat ini Ying Zu sedang bersama Ceni di gazebo paviliun matahari khusus tempat tinggal putri kekaisaran.

"Putri Ying Zu." Panggil Ceni.

"Jangan panggil aku putri, nona, panggil saja seperti biasa nya." Ucap Ying Zu meralat ucapan Ceni.

"Tidak bisa begitu putri Ying Zu, ini adalah area istana, bagaimana mungkin aku lancang memanggil mu dengan nama saja tanpa gelar." Ucap Ceni menegaskan.

Ying Zu pun menghela nafas nya sambil mengangguk.

"Baiklah, hanya di area istana saja nona." Pasrah Ying Zu.

"putri, apa kau tak curiga bahwa kau adalah putri kaisar dan permaisuri yang sebenarnya.?" Tanya Ceni memberanikan diri mengungkap kan kata-katanya.

Dahi Ying Zu mengernyit dalam mendengar penuturan Ceni.

"Kenapa nona berpikir seperti itu, tentu saja aku adalah putri kekaisaran sebab aku sudah di nobatkan gelar putri dari kekaisaran ini." Ucap Ying Zu.

"Itu memang benar putri Ying Zu, maksud ku adalah kau benar-benar putri kandung kaisar dan permaisuri." Ucap Ceni.

"APAAA,? bagaimana mungkin nona, bibi permaisuri hanya memiliki satu putra sedangkan putri nya sudah tiada belasan tahun lalu yang kata nya lahir di hari dan waktu yang sama dengan ku." Ucap Ying Zu menatap mata Ceni dengan lekat.

"Huft, Tapi wajah mu mirip sekali dengan Permaisuri Xin nie sedangkan mata mu dan alis mu yg sedikit tebal itu sangat mirip dengan kaisar, apa jangan-jangan kau sewaktu bayi sempat di tukar Ying Zu.?" Ucap Ceni menerka.

Sejenak Ying Zu terdiam lalu mengambil cermin tembaga dari atas meja yang kebetulan ia bawa tadi karena hendak menata rambut di gazebo taman.

"Hais cermin apa itu hanya warna kuning, pakai ini saja, dan lihatlah wajah mu putri Ying Zu." Ucap Ceni sambil memberikan sebuah cermin dengan gambar bunga di pinggir nya.

"Wah cermin ini cantik sekali, dan jernih, kita bisa lihat warna kulit kita yg sebenarnya." Ucap Ying Zu kagum lalu ia pun memperhatikan wajah nya dengan seksama lalu menyamakan nya dengan ibu nya Lin Shen dan permaisuri Xin nie.

Sejenak Ying Zu terpaku, sebab apa yang di katakan ceni memang benar, wajah nya bak pinang di belah dua sama persis dengan permaisuri Xin nie, dan tatapan mata nya mirip sekali dengan kaisar.

Lalu Ying Zu pun mengingat wajah ayah nya Ying San dan ibu nya Lin Shen dan mencari letak kesamaan wajah nya dan Lin Shen.

"Benar, aku sama sekali tak mirip dengan ibu ku Lin Shen apalagi ayah ku Ying San." Gumam Ying Zu sedih.

.

Tak jauh dari mereka berada, pangeran mahkota yang ingin menemui Ying Zu pun tak sengaja mendengar ucapan kedua nya mematung dengan mata membola sempurna.

Pangeran mahkota Shen Xin lian pun terhuyung dengan jantung berdegup kencang.

"Apa benar mei mei adalah adik kandung ku.?" Batin pangeran mahkota.

Putra mahkota Shen Xin lian pun berbalik hendak menemui kaisar, ia akan memastikan dan membuktikan sesuatu agar apa yang di dengar nya adalah benar dan Ying Zu adalah benar-benar adik kandung nya.

Ceni pun melirik pangeran mahkota yang berlari dari ekor mata nya, ini lah tujuan nya sedari tadi karena Ceni sedari awal sudah mengetahui bahwa pangeran mahkota menguping pembicaraan mereka, lewat pangeran mahkota yang akan mengutarakan nya pada kaisar lah perantara nya, sebab kalau ia yg berbicara pada kaisar dan permaisuri secara langsung , Ceni takut ia akan bersikap lancang berbicara begitu, apalagi ia masih asing dengan peraturan istana apa saja yang tidak boleh di langgar demi menghindari sesuatu yang bisa membuat orang curiga padanya walaupun niat nya baik.

.

Di ruang kerja kaisar yang kebetulan permaisuri Xin nie pun berada di sana bersama Kaisar, kedua nya melihat kedatangan putra mereka yang berjalan dengan tergesa-gesa.

"Salam ibunda permaisuri dan ayahanda kaisar." Hormat pangeran mahkota.

"Apa yang membawa mu kemari putra ku, apa kau sudah menemui adik mu Ying Zu di paviliun nya.?" Tanya Permaisuri Xin nie.

"Aku membawa pembicaraan penting ibunda ayahanda." Ucap pangeran mahkota.

Kaisar yang mengerti pun menyuruh pejabat istana mengakhiri pertemuan mereka dengan kode tangan, beberapa orang pejabat istana pun membungkukkan badan lalu berlalu dari sana.

Setelah memastikan tidak ada seorang pun yang berada di sana dan hanya menyisakan mereka bertiga, pangeran mahkota pun membuka suara.

Lalu ia pun menceritakan apa yang dia dengar tadi di gazebo paviliun matahari milik Ying Zu.

Kaisar dan permaisuri yang mendengar kan nya pun terdiam dengan ekspresi wajah yang sama terkejutnya lalu saling tatap satu sama lain seolah kedua nya mulai meragukan sesuatu yang berkaitan dengan kematian putrinya 17 tahun lalu.

Kaisar pun berdiri dari singgasana nya.

Lalu ia pun berbicara pada putra nya.

" Ini tugas mu putra ku, suruh mata-mata terbaik yang kita miliki untuk menyelidiki bagaimana proses permaisuri dan adik Lin Shen melahirkan 17 tahun lalu, kita harus secepatnya mengetahui hal itu." Titah kaisar.

"Baik ayahanda, ananda pamit undur diri." Ucap Pangeran mahkota lalu berlalu dari hadapan kaisar dan permaisuri.

"lao gong (suami), apakah benar Zu'er putri kita.?" Tanya Permaisuri dengan mata sendu nya.

"Lao po (istri), kita akan mengetahui nya setelah kita mendapatkan informasi nya, tapi apabila tidak sesuai dengan keinginan mu jangan bersedih ya.?" Ucap kaisar menenangkan hati permaisuri.

Permaisuri hanya mengangguk paham, walaupun ia sangat berharap bahwa Ying Zu adalah putri nya tapi ia tidak mau terlalu berharap-harap dengan sesuatu yang tidak pasti, sebelum mengetahui informasi apapun untuk saat ini.

.

Lin Shen yang berada di kediaman Ying yang saat ini sedang minum teh tak sengaja menjatuhkan gelas giok kesayangan nya hingga pecah berkeping-keping.

"Kenapa jantung ku berdebar-debar, perasaan ku tidak enak, ada apa ini.?" Gumam Lin Shen menatap ke arah pintu kediaman nya yaitu kediaman khusus nyonya sah.

Bersambung.

1
Erna Fkpg
semangat thor kutunggu kelanjutannya 💪💪💪
Mineaa
waaaaaahhhh...... bakalan tambah seru nich part selanjutnya.....
jadi ga sabar.....
Ida Kurniasari
lanjut thorr 😍😍
Ida Kurniasari
seru thor😍
Erna Fkpg
terimakasih thor kutunggu upnya selanjutnya 👍👍👍
Astiana 💕: sip 👍
total 1 replies
Erna Fkpg
GK sabar nunggu kehancuran yin sang
Erna Fkpg
lanjut thor
Erna Fkpg
bagus semoga GK berhenti ditengah jalan
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Sribundanya Gifran
nungguin ya, tunggu aja sampai pesta kembalinya ying zu di kerajaan,
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
Marsya
jgn2 yg gx slamat cucu kakek jendral alias meninggal trus diganti sama anak kaisar makanya bpaknya gx syang oeg bkan darah dagingnya
Sribundanya Gifran
lanjut
Murni Dewita
zu anak permaisuri yang sengaja di tukar deh
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
aria
lanjut
Murni Dewita
double up thor
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut
Murni Dewita
dikit amat thor
aria
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!