NovelToon NovelToon
Janda Desa Kesayangan Presdir

Janda Desa Kesayangan Presdir

Status: tamat
Genre:Romansa pedesaan / Tamat
Popularitas:118.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Lastri menjadi janda paling dibicarakan di desa setelah membongkar aib suaminya, seorang Kepala Desa ke internet.

Kejujurannya membuatnya diceraikan dan dikucilkan, namun ia memilih tetap tinggal, mengolah ladang milik orang tuanya dengan kepala tegak.

Kehadiran Malvin, pria pendiam yang sering datang ke desa perlahan mengubah hidup Lastri. Tak banyak yang tahu, Malvin adalah seorang Presiden Direktur perusahaan besar yang sedang menyamar untuk proyek desa.

Di antara hamparan sawah, dan gosip warga, tumbuh perasaan yang pelan tapi dalam. Tentang perempuan yang dilukai, dan pria yang jatuh cinta pada ketegaran sang janda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter³¹ — Akhirnya Jatuh Juga.

Malam itu, Rendra menyusun satu pesan.

Pesan yang terlihat seperti ancaman… tapi sebenarnya pancingan. Dikirim ke nomor Pak Hadi lewat jalur yang tidak langsung, lewat orang kepercayaannya.

Isi pesannya singkat. “Sinta sudah sadar, dia akan bicara soal anak itu. Kalau Bapak tidak datang malam ini, saya akan bawa ini ke polisi dan media.”

Malvin menatap Lastri. “Kalau dia datang… dia akan datang dengan pengawalan.”

Lastri mengangguk seraya tersenyum. “Ada Abang… aku percaya sama Abang.”

Malvin tersenyum hangat, seraya mengusap pelan kepala Lastri yang berkerudung. Ada rasa bangga di dadanya, karena kepercayaan itu datang dari wanita yang ia cintai.

Pak Hadi akhirnya datang, pukul sebelas malam. Sebuah mobil hitam berhenti di sebuah bangunan tua, bekas kantor kecil yang sudah tidak dipakai.

Malvin memilih tempat itu karena ada dua pintu keluar.

Ada kamera.

Ada jalur aman.

Dan yang paling penting, tidak ada warga desa yang bisa ikut campur.

Pak Hadi turun, bukan dengan gaya pejabat. Ia memakai jaket, topi, dan masker.

Lastri berdiri di ruangan itu, sendirian. Malvin menunggu di balik pintu. Sementara Rendra menunggu di luar bersama polisi.

Satu kamera ponsel tersembunyi sudah menyala, siaran langsung sudah dimulai.

Lastri menatap Pak Hadi tanpa gentar.

Pak Hadi menatap Lastri, lalu tertawa kecil. “Wah… mantan istri keponakanku. Hebat juga kamu.”

Lastri tidak tersenyum.

Pak Hadi mendekat. “Kamu tahu tidak, kalau kamu... sedang bermain api?”

Lastri menjawab dingin. “Bukankah, Pak Hadi juga?”

Wajah Pak Hadi berubah. “Apa kamu mau uang?”

Lastri menatapnya tajam. “Aku hanya ingin keadilan.”

Pak Hadi mendengus. “Keadilan? Kamu pikir dunia ini adil?”

Lastri melangkah maju setengah langkah. “Aku nggak peduli dunia adil atau tidak.” Ia menatap Pak Hadi dengan tajam. “Aku cuma ingin… kamu berhenti menyakiti orang lain.”

Pak Hadi tertawa kecil lagi. “Maksudmu perempuan itu?”

Lastri tidak menjawab.

Pak Hadi mendekat, suaranya menurun. “Sinta itu milik saya.”

Lastri menahan napas.

Pak Hadi menatap Lastri, makin berani. “Saya yang biayai hidupnya! Saya yang beli dia dari bapaknya! Dan kalau dia berani buka mulut soal hubungan kami, saya akan bereskan dia!”

Lastri menatapnya tanpa berkedip. “Oh, berarti Bapak mengakui... kalau bayi Sinta itu anak Bapak?”

Pak Hadi membeku sesaat, terlambat. Ia sudah terlanjur masuk pada jebakan, ia mendesis. “Kamu jangan memutar kata-kata! Kamu nggak punya bukti!”

Lastri mengangkat dagu. “Aku punya.”

Pak Hadi menyeringai. “Mana?”

Lastri menunjuk ke arah kamera tersembunyi yang sejak tadi menyiarkan semuanya secara langsung.

Pak Hadi menoleh, matanya membesar.

“Kurang ajar!”

Ia maju hendak meraih ponsel yang merekam, tapi detik itu juga Malvin keluar dari balik pintu. Tangannya sigap menangkap pergelangan tangan Pak Hadi.

Malvin menatapnya dingin. “Jangan sentuh apa pun.”

Pak Hadi menatap Malvin dengan nafas kasar. “Kamu siapa?!”

Malvin tersenyum tipis. “Aku? Orang yang punya cukup uang dan cukup punya banyak waktu… untuk menghancurkan mu.”

Pintu terbuka.

Rendra masuk bersama polisi.

“Pak Hadi, Anda ditahan.”

Pak Hadi membentak. “Ini fitnah! Ini jebakan!”

Rendra menatapnya datar. “Ini bukan jebakan, ini adalah... pengakuan.”

Pak Hadi menoleh, panik. Siaran live masih berjalan. Komentar sudah ribuan, wajahnya sudah tersebar. Namanya sudah meledak.

Rendra melanjutkan. “Dan mulai detik ini, setiap tindakan Anda yang mencoba mengancam saksi, hanya akan memperberat hukuman Anda.”

Pak Hadi berusaha melawan, tapi polisi sudah menggiringnya.

Lastri berdiri diam, ia hanya menatap Pak Hadi saat pria itu dibawa pergi. Tatapannya tegas, seolah berkata akhirnya kamu jatuh juga.

Malvin mendekat, berdiri di samping Lastri. “Sudah selesai.”

Rendra memasukkan ponsel ke dalam tasnya.

“Saya akan bawa bukti live ini ke jalur hukum, kita akan pastikan kasusnya naik.”

Lastri mengangguk, senyumnya penuh kemenangan. Ia memilih untuk tidak tunduk, dan tidak takut pada siapa pun lagi.

1
ardan
keren bangetttt
Shee_👚
vian nikah sama siapa ini, duh jadi kepo
Shee_👚
lexa kemana ini 🤔
Shee_👚
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Shee_👚
aku mendukung Revan, bagus lah hendrik meninggal setidaknya bapak tak berguna dah g da.

revan kesel dulu dia hanya di manfaatin, gpp lah setidaknya revan bermanfaat membunuh bapak g tau diri🤭
Shee_👚
nah y kan rendi kaka nya vina otomatis bisa jadi wali.
Shee_👚
nikah wali Rendi juga bisa kan ya🤔
Shee_👚
ini g mungkin hendrik kerja sendiri, kan selama ini di cari g ketemu pasti ada yang bantu dia🤔
Shee_👚
lah belum tertangkap emang?? bukannya dah di penjara🤔
duh aku lupa kabur dulu ya
Shee_👚
akhirnya kalvin dapet alya juga
Shee_👚
ternyata adek dan kakak yang berbuat itu🤭
setidaknya adek dan kaka membantu kalvin
Shee_👚
jangan itu reman emang sengaja di suruh kalvin😂
Shee_👚
duh ku ko ketinggalan ini, buka karya taunya dah beberapa bab. maaf kan bukan maksud menabung bab tapi karena g tau kalau udah up🙏🙏
Mr T
👍
Nifatul Masruro Hikari Masaru
akhirnya selesai juga
𝐈𝐬𝐭𝐲
Luar biasa
Lesmana
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Eka Haslinda
orang tua aneh.. kebahagiaan keluarga sendiri mau dihuru hara..
Eka Haslinda
perkara begini jgn ditanggung sendiri.. klo mo pusing ya beramai2 aza.. gampangkan 🤭🤭
Asyatun 1
keren banget thoor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!