NovelToon NovelToon
NISKALA

NISKALA

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Action / Persahabatan / Light Novel / Sci-Fi
Popularitas:90
Nilai: 5
Nama Author: Kazennn

Bercerita tentang mahasiswa yang melakukan KKN disebuah desa dengan banyak keanehan. Banyak hal yang terjadi sampai membuat kami mendapatkan banyak masalah yang tidak masuk akal. Namun perlahan kami beradaptasi dan nantinya membongkar misteri dari desa tersebut. Kira-kira misteri apa saja itu. Ini adalah cerita fantasy persahabatan yang menakjukan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kazennn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerita Auzi

Saat itu kami pun mendengarkan ceritanya dengan baik—sebenarnya cuman aku dan Anwar karena yang lain itu sudah mengetahuinya. Itu karena sejak awal mereka sudah saling berteman satu sama lain. Disini juga lah mereka menceritakan alasan dari terbentuk nya kelompok KKN ini. Mereka sengaja membuatnya bersama-sama agar kejadian buruk yang mereka alami ketika melakukan PBL itu tidak terjadi atau terulang lagi pada saat melakukan KKN. Mereka belajar dari kesalahan masa lalu karena berpisah-pisah sehingga sulit untuk menghubungkan semua orang yang ada dalam satu kelompok. Namun kali ini mereka bersama-sama dan akan membentuk sebuah ikatan hubungan yang erat dalam kelompoknya.

“Maaf kan aku teman-teman...Zee, Putra, Dila, Ruka dan semuanya—aku minta maaf karena sikap ku yang buruk selama ini” ucap Anwar sambil menundukan badanya

“Aku gak tau kalau kalian telah melalui hal-hal yang buruk dimasa lalu. Aku janji setelah ini akan berusaha lebih baik lagi sebagai kordes” lanjutnya lagi berdiri dengan tegak dan berkata kembali

“Maka dari itu, tolong izinkan aku memperbaiki semuanya” Anwar berdiri seperti seorang prajurit.

“Yah yah” balas Putra

“Sudah, jangan berlebihan seperti itu” bicara Zee

“Aku juga mengerti kok, kamu itu juga pasti punya masa lalu sendiri” lanjutnya

“Kalau Ruka sama Dila dulu bagaimana?” bicara ku menyela

“Eh?” Ruka dan Dila sedikit terkejut karena nggak menyangka kalau akan merembet kepada mereka juga.

“Iyah, aku juga penasaran. Apakah juga seburuk pengalaman Putra dan Zee” ucap Anwar

“Hmm kalau aku sih biasa aja, mungkin nggak seburuk mereka berdua tapi tetap aja ada buruk nya. Namun menurut ku namanya juga hidup kan pasti ada baik dan buruknya” tutur Ruka

“Yah kalau kami banyak buruknya” celetuk Putra

“Kamu Dila?” ketus Anwar

“Aku mungkin yang paling baik diantara mereka semua, yah aku bersyukur lah tapi satu hal yang kejadianya hampir mirip dengan disini yaitu teman kelompok ku kesurupan” jawab Dila

“Eh sungguh?” celetuk ku

“Iyah, kejadianya itu sampai gembar dulu” balas Dila lagi

“Cewek, atau cowok juga?” tanya Anwar

“Cewek lah pasti” Putra yang menjawabnya

“Iyah” Dila membenarkannya.

“Heee seram juga yah” kata ku lalu memikirkan kejadian yang sama seperti yang dialami Dani.

“Terus bagaimana kelanjutannya?Diapain supaya sadar. Dia nyerang orang juga nggak” tanya ku kembali

“Iyah, ada tokoh agama yang meruqyah nya” jawab Dila

“Harusnya malam itu Dani juga begitu” bicara Anwar

“Iyah, Putra harusnya yang meruqiahnya” celetuk ku

“Lah aku, nggak tau aku sama yang begituan” balas Putra

“Tapi paginya kamu ngelakuin sesajen kan dibalai”

“Itu beda lagi” balas Putra lagi

“Sesajen?Kapan itu?” tanya Anwar

“Itu lah pas paginya setelah malamnya Dani kerasukan. Bukanya ada kamu juga kordes” jawab ku

“Masa sih, kok aku nggak ingat yah” balas Anwar bingung lalu Putra, Zee, dan Ruka pun saling melihat

“Eh masa sih?” kata ku

Fyuhhh...angin berhembus kearah kami, suasana jadi hening untuk sejenak kami tak bicara dan hanya saling menatap saja.

Saat itu Ruka ingin mengatakan sesuatu tapi tiba-tiba suara alaram desa berbunyi yang menandakan waktu sudah malam. Kami pun bergegas untuk masuk ke dalam posko

“Udah malam, sana kalian mandi” ucap Zee lalu menyuruh ku untuk pergi duluan

“Iyah” balas ku lalu pergi ke balai desa untuk mandi. Saat itu aku berjalan sendirian sambil mengingat kembali cerita dari teman-teman ku sebelumnya. Aku tidak tau apa yang terjadi padaku, tapi tiba-tiba saja rasanya sesak.

“Huff” suara helaan nafas ku jadi berat, kepala ku juga jadi sakit. Lalu mengusap wajah ku menggunakan kedua telapak tangan ku dan ketika melepaskannya jari-jari ku jadi basah.

“Eh?—apa yang terjadi padaku” gumam ku terdiam menatap tetesan air kecil yang adai ditelapak tangan ku

Beberapa saat kemudian malam hari pun tiba, kami pun kembali berkumpul untuk makan bersama lalu melakukan briefing untuk kegiatan kami besok hari. Malam itu kami membicarakan rencana untuk kegiatan penyuluhan disekolah yaitu Stop Bullying. Kebetulan yang akan jadi pematerinya itu adalah Anwar sehingga dia pun belajar dan latihan berbicara. Aku dan Ikon tentu saja ikut membantunya.

“Oi mau kemana kalian?” tanya Putra

“Ke balai” jawab ku

“Ngapain”

“Ada lah pokoknya” balas ku lagi lalu pergi kebalai desa bersama Anwar, Ikon dan Dani. Malam itu kami menemani Anwar untuk latihan berbicara dengan baik. Kami berperilaku seperti anak kecil yang akan mendengarkan Anwar menyampaikan materi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!