NovelToon NovelToon
Oom, Jangan Kejar Aku Lagi!

Oom, Jangan Kejar Aku Lagi!

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Enemy to Lovers
Popularitas:53.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ame_Rain

BERAWAL DARI SALAH KIRIM NOMOR, BERAKHIR DI PELAMINAN?!

​Demi tes kesetiaan pacar sahabatnya, Dara (22) nekat kirim foto seksi sambil ngajak "kawin". Sayangnya, nomor yang dia goda itu BUKAN nomor pacar sahabatnya, tapi Antonio (32), Oom-nya Acha yang dingin, mapan, tapi... diam-diam sudah lama suka sama Dara!

Dara kabur ke pelosok desa, tapi Nio justru mengejar. Dara mencoba membatalkan, tapi Nio justru malah semakin serius.

​Mampukah Dara menolak Om-om yang terlalu tampan, terlalu dewasa, dan terlalu bucin karena salah chat darinya ini?

​Novel komedi tentang cinta yang beda usia 10 tahun. Yuk, gas dibaca. Biar tahu keseruan hidup Dara-Nio yang serba gedabak-gedebuk ini 🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ame_Rain, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Helm-nya Bocor?

Mata Dara melotot mendengar itu, syok.

"Hamil?! enggak mungkin, lah. Oom lo selalu pake helm kalau kami begituan," ujar Dara.

Acha mengerutkan dahi.

"Lah, ngapain pake helm?"

"Helm disitu, loh."

Dara mengode bagian bawah. Membuat Acha ber-oh ria, baru paham.

"Tapi kan bisa aja gagal, Dar. Gue pernah denger ada kasus orang tetep bunting meskipun pake itu. Lagian biasanya lo suka banget sama seafood, aneh banget tiba-tiba malah mual begitu." komentarnya, "Datang bulan lo gimana, lancar?"

Ucapan Acha membuat Dara semakin panik. Dipikir-pikir, datang bulan Dara memang terlambat kali ini. Tapi Dara yakin sekali kalau Nio selalu pakai helm—kecuali saat mereka baru menikah itu. Itupun sudah lama, dan Dara sempat datang bulan juga. Masa sekarang, dimana suaminya selalu memakai helm, dia malah hamil?

"Masa hamil beneran, sih? ah, gimana dong Cha?" panik Dara.

"Ya enggak gimana-gimana. Bapaknya ada, kok. Oom juga kayaknya seneng kalau punya dedek bayi."

"Ya tapi gue nya yang belum siap, Jir. Wisuda kita aja bulan depan, masa gue bunting sekarang?"

Acha berpikir sejenak.

"Mending kita makan dulu. Entar, kita mampir ke apotek untuk beli testpack. Gimana?" tawar Acha.

Dara masih merasa tidak nyaman dengan hal ini, tapi akhirnya dia mengangguk. Mereka pun segera menyelesaikan acara makan mereka, lalu pergi ke apotek untuk membeli testpack seperti apa yang Acha bilang.

Sementara Acha menunggu di mobil, Dara mendatangi penjaga apotek sendirian. Dia agak ragu-ragu saat hendak memesan benda itu. Merasa aneh, meski dia sudah menikah. Mungkin karena ini pengalaman pertamanya dalam membeli benda itu.

"Mbak, testpack nya satu." pinta Dara dengan suara mencicit.

Setelah membeli testpack, dia segera kembali ke mobil Acha. Dara bahkan tak berani menoleh ke kanan dan kiri—malu jika ada orang lain yang tahu.

"Langsung balik ke rumah, kan?" tanya Acha.

Dara mengangguk. Dia ingin segera pulang, ingin mengecek apakah dia benar-benar hamil dengan menggunakan alat itu.

"Malu banget gue tadi, beli ginian." ujar Dara.

Acha terkekeh.

"Ngapain malu? Kan lu udah jadi bini orang. Wajar kalau bunting."

"Ya tapi kan tetep aja, aneh. Gue yang cewek aja malu beli ginian. Apalagi kalau Oom lo yang gue suruh."

Dara tiba-tiba teringat sesuatu.

"Oh iya, anjir. Oom lo pernah beliin gue testpack buat jaga-jaga. Ngapain lagi gue beli ginian tadi? Malu-maluin aja."

Acha tertawa.

"Biasalah, karena panik." katanya.

Perjalanan kemudian dilalui dengan banyak diam. Dara pusing, belum apa-apa sudah kepikiran ini dan itu. Dia merasa belum siap kalau punya anak sekarang. Tapi...

Sama seperti pernikahannya dulu yang dipaksakan, pada akhirnya dia bisa melakukannya dengan baik. Jadi jika dia hamil sekarang, apakah dia bisa melakukannya dengan baik juga?

'Duh, tapi kalau iya—kok bisa? helm nya bocor, gitu? ah, enggak tahu deh. Pening gue,' batinnya.

Mereka akhirnya sampai di rumah yang ditinggali oleh Dara dan Nio. Keduanya segera masuk. Dara mengajak Acha untuk pergi ke kamar mereka—karena dia akan mencoba benda itu di kamar mandi yang ada di kamar itu.

"Gue ke kamar mandi dulu, bentar."

Acha mengangguk.

Selama Dara berada di kamar mandi, Acha melihat-lihat sekeliling kamar itu. Meski dulu dia pernah tinggal di rumah itu selama beberapa tahun, Acha tak pernah masuk ke kamar utama—kamarnya Nio. Lagipula kamar itu, kan, privasinya Nio.

Tapi, Acha pernah mendengar bahwa Nio katanya punya satu ruangan yang tak boleh disentuh—bahkan Bi Ijah sekalipun dilarang membersihkannya. Nio sendirilah yang membersihkan ruangan itu di sela-sela waktu senggangnya.

Dan karena sekarang dia berada di kamar mereka... Acha jadi penasaran. Dia memindai sekeliling kamar, lalu menemukan sebuah pintu aneh yang berada di kamar itu.

"Mungkin kamar itu maksudnya, ya?"

Acha mendekati pintu itu, penasaran dengan isi di dalamnya. Dia mencoba menariknya, tapi sayangnya pintu itu tidak bisa dibuka. Sepertinya Nio sengaja menguncinya agar tidak ada seorang pun yang bisa membuka ruangan itu.

Dara keluar dari kamar mandi tak lama kemudian.

"Ngapain, Cha?" tanyanya.

Acha segera menatap sahabatnya lagi.

"Enggak ada apa-apa." katanya, "Jadi, gimana hasilnya? Beneran positif?"

Dara menggigit bibir bawahnya.

Belum sempat dia bicara, tiba-tiba saja Nio berlari masuk ke dalam kamar. Dia mencari istrinya, lalu segera mendekati Dara yang tampak gugup saat melihatnya.

"Sayang, kamu hamil?" tanyanya.

Mata Dara melebar. Dia bahkan belum mengatakan hal itu pada Nio, lalu bagaimana pria itu tiba-tiba—

Ah, pasti Acha yang melapor pada Oomnya.

***

Halo halooo 🤤

Masih pada nungguin Dara-Nio kan ya? Hahaha.

Maaf ya, author nongolnya lebih telat 2 hari ini. Up dikit pula kemaren. Efek bad mood liat retensi, wkwk 😂

Author usahakan hari ini up nya 2, ya. Jangan lupa like, komen, subscribe nya kakak-kakak semua.

See you~

1
Aruna02
bagus sekali cerita nya wajib wajib wajib bacaaaaaa🥀🥀🥀
Aruna02
🤣🤣🤣🤣ngakak parah tahi kuda ya ampun
Icha sun
gak ada yang gratis di dunia ini Dar... 🤣🤣
Icha sun
Dalam dunia nyata ada gak ya horang kayah kek om Nio 🤣
GreenForest
Miss Lux nya kayaknya beneran deh dara 🤣🤣🤣 hati2 Dara sainganmu buka pelakor tapi sabun
Ameee: Gapapa, biar tambah kinclong 😚
total 1 replies
GreenForest
😭 Dara.mana janjimu di atas kertas mana 🤣🤣
D_wiwied
yaolooo Dara.. ga ada manis2 nya bener ni anak, barbar ga ketulungan 😆🤣🤣
D_wiwied: mungkin gara2 kepentok pantatnya 😆🤣🤣
total 2 replies
D_wiwied
thanks Arkan kamu sdh berbesar hati melepaskan Dara, dahlah cari cewek lain aja, dia bukan buat kamu dia milik Nio seorang 😆🤭
D_wiwied: wkwkwk iya, kasih yg barbar ke Dara kak
total 2 replies
D_wiwied
jangan terus berasumsi sendiri Arkan, kamu gatau real kehidupan mereka bagaimana.. dah mending segera antar si telur Dadar ke suaminya deh 😆😁
D_wiwied: lah iya si Dara dah kangen minta dikelonin tuh🤭
total 2 replies
NyonyaGala
acha tenangin diri loooo🫵thor tolong antony wkwkkw dara jadi ketularan encum ya btw
Ameee: Antony diperkaos sama Acha 🤣
total 1 replies
NyonyaGala
achaaaaaa pantes apal bener ama yg jualan nanas muda😅 dan aku tagih janji banyak anaknya ya dar xixixi
Ameee: 😂😂😂

Tenang, Dara mau beranak pinak supaya Keluarga Wijaya enggak punah katanya
total 1 replies
NyonyaGala
waaahh cocok itu mantu mertua punya rahasia yang samaa
partini
Bianca di apain Thor
Ameee: Di kepret 🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Ameee: Siappp 😚
total 1 replies
Aruna02
Jelmaan apa ?? hmm 🤪🤪
WDY
cie cie.... kayaknya dua dua nya dah mulai bucin nih🤣🤣🤣
WDY
Arkan ni stress kali ya. terobsesi kali dia sama Dara Oalaa... Thor ada palu gak pingin aku tokok isi otak dia dech🤭🤭
Ameee: Nanti author bantu siapin 😂
total 1 replies
Icha sun
Semuanya kedap suara ya Om Nio 😅
Icha sun
di rumah Nio, kamu yang bakalan jadi ratunya Dar, bebaaasss 🤣
NyonyaGala
jempolaaan buat mamaaa aku juga ga sabar mau liat dara or nio junior 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!