🏆JUARA TEMA KREATIF YAAWS 3 2025🏆
Alfa adalah anak miskin yang sering di bully oleh teman SMA-nya. Bukan inginnya menjadi anak miskin, tapi takdir yang menentukannya. Sang ayah duluan di jemput oleh sang Maha Kuasa, dan saat ini Ibunya sakit parah. Ia bingung mencari uang di mana untuk pengobatan ibunya. Sebelum ia mendapatkan uang, ibunya meninggal dunia. Saat pemakaman ibunya, ia mendapat Sebuah sistem Keberkahan di makam ibunya. Dan tentu saja Sistem mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Yang penasaran dengan kisahnya yuk simak ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
...Happy Reading...
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
"Kurang ajar kau, Alfa!" teriak Reni histeris, sambil memukul lantai dengan keras sehingga tangannya sakit.
"Aku akan balas dendam pada kamu! Gara-gara kamu, hubungan aku dan Soni hancur!" Reni meletakkan kepalanya di meja sambil terus menangis, air matanya mengalir deras.
"Aduh, gimana ini?" tanya Kira dan Zena juga kebingungan, karena foto mereka juga tersebar luas di internet. Mereka berdua saling menatap, tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Tiba-tiba saja ibunya membuka pintu kamar Reni dengan keras. "Reni!" panggilnya dengan nada yang tegas.
Reni langsung mengangkat kepalanya, sementara Kira dan Zena menoleh ke arah ibu Reni yang terlihat marah besar membua mereka ikut ketakutan.
"Ada apa, Tante?" tanya Kira, mencoba terlihat tenang.
Ibu Reni memandang Reni dengan mata yang tajam. "Foto apa yang sudah tersebar ini?" bentaknya. "Apa kau ingin membuat malu keluarga kita!"
Reni langsung menundukkan kepala, tidak berani menatap ibunya. "Aku... aku tidak tahu, Mama," jawabnya dengan suara yang sangat pelan. Tapi ibu Reni tidak percaya begitu saja.
"Kau harus memberitahu aku apa yang sebenarnya terjadi! Kenapa bisa ada foto tak senonoh seperti itu!" bentak ibu Reni, sambil melangkah masuk ke dalam kamar.
Kira dan Zena saling menatap, dengan tubuh sedikit gemetar, mereka terlihat takut, sudah pasti mereka juga ikut di marahi oleh ibu Reni.
"Itu foto editan, Ma. Mana mungkin aku melakukan itu. Alfa sudah mengedit foto kami dan sengaja menyebarkan foto itu di internet. Mama harus cari dia dan suruh dia bertanggung jawab!" ucap Reni membela diri, sambil mencoba menenangkan ibunya.
"Beritahu di mana dia! Biarkan aku bertemu dengan dia!" ucap Ibu Reni bertekad, sambil mengepalkan tangannya. Ibu Reni memandang Reni dengan mata yang tajam, wajahnya berubah menjadi merah karena marah.
Reni sedikit terkejut karena tidak menyangka jika ibunya percaya pada ucapannya, setidaknya Rani merasa lega.
"Mama, harus ikut aku ke sekolah besok, dia pasti sekolah besok," ucap Reni, tersenyum Licik.
Ibu Reni mengangguk, lalu memandang Reni dengan mata yang tajam. "Kurang ajar, Aku akan membuat dia menyesali apa yang telah dia lakukan, aku akan balas dia berkali-kali lipat, karena sudah mempermalukan nama baik kita!" ucapnya dengan nada yang dingin.
Reni tersenyum sinis, karena ibunya percaya padanya. Ia tidak sabar menunggu besok, untuk melihat Alfa di marshi oleh ibunya dan di keluarkan dari sekolah.
Ibu Reni akhirnya keluar dari kamar Reni. Tapi semangat Reni kembali turun, karena mengingat ia putus dengan Soni.
"Ayo, kita buat pembenaran jika itu foto editan!" ucap Zena karena mendapatkan kepercayaan dari ibu Reni
Tapi Reni hanya menarik nafas, ia berpindah ke atas kasurnya sambil memeluk banyak gulingnya.
"Kalian buatlah, aku nggak mood mau ngapa-ngapain karena putus dengan Soni," ucap Reni dengan suara yang lemah, hatinya benar-benar hancur setelah Soni mengajaknya putus barusan.
Zena dan Kira saling berpandangan, mereka berdua melihat perubahan sikap Reni. Di depan ibunya ia terlihat semangat, tapi setelah ibunya pergi, ia kembali seperti tadi.
"Reni, kamu tidak bisa menyerah seperti ini, Kita harus membalas perbuatan Alfa dan membuat dia hancur sehancur-hancurnya," kata Kira, sambil mencoba membangkitkan semangat Reni.
Tapi Reni hanya menggelengkan kepala, ia tidak memiliki semangat untuk melakukan apa-apa lagi. Ia hanya ingin tidur dan melupakan semua masalahnya. "Males ah. Aku lagi mikirin cara agar bisa kembali dengan Soni."
Zena dan Kira saling menatap, mereka berdua tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu Reni.
"Ya udah, Ayo Zena, kita berdua saja yang bergerak," ucap Kira akhirnya memilih untuk membuat pernyataan jika foto yang di sebar itu adalah foro editan.
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...