NovelToon NovelToon
Pelakor Berkerudung

Pelakor Berkerudung

Status: tamat
Genre:Poligami / Konflik etika / Pelakor / Tamat
Popularitas:271.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi wahyuningsih

Kebahagiaan ku membuatku buta hingga mengabaikan kenyataan yang sesungguhnya, dan itu amat menyakitkan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi wahyuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bergelayut Manja

Pagi ini, aku kembali melihat berita di televisi. Lagi-lagi tentang perkembangan virus Corona yang semakin menjadi. Satu Minggu sudah aku sibuk membuat makanan untuk jualanku, tidak ada waktu untuk melihat berita.

“Ya ampun....” keluhku ngeri, “ternyata, di negara ini juga sudah ada 2 orang yang terpapar virus Corona, ya?” ucapku sedih.

Aku benar-benar takut, bagaimanapun aku memikirkan tentang Gozel.

Sejak hari itu, aku tidak pernah mengeluarkan Gozel dari kamar. Aku mengikuti saran dari pemerintah dan menteri kesehatan untuk rajin mencuci tangan, menggunakan masker.

Untungnya, di teras rumah kontrakan ada kram air jadi aku hanya perlu meletakkan saja sabun cuci tangan di sana.

Suamiku juga selalu mencuci tangannya saat akan masuk ke rumah, bahkan juga mandi di kamar mandi depan karena tidak ingin terjadi sesuatu dengan Gozel, persis seperti keinginanku.

Pukul 8 malam, beberapa saat setelah suamiku pulang, Rena datang ke rumah kontrakan.

Aku yang belum lama bangun tidur hanya bisa menggosok mataku, memastikan benar kalau aku sedang tidak bermimpi.

Rena terus mengetuk pintu, mengucapkan salam berkali-kali namun aku terlalu malas untuk membukakan pintu.

“Kok tidak dibuka pintunya, Sayang?” tanya suamiku, entah sejak kapan juga dia ada di belakangku.

“Malas!” jawabku singkat.

Suamiku tidak mengatakan apapun, namun segera dia membukakan pintu untuk Rena.

“Bang,” ucap Rena, “Assalamualaikum, bang. Kok lama buka pintunya,” tanya Rena.

“Walaikumsalam, kami sedang menonton TV jadi tidak terlalu dengar,” jawab suamiku bohong. “Ada apa?”

“Astagfirullah, Abang! Biarlah Rena masuk, duduk, baru Rena bicara.” ujar Rena.

Suamiku nampak mengusap tengkuknya, mungkin dia tidak nyaman untuk mempersilahkan Rena masuk karena ada aku di belakangnya.

“Ayo, masuk!” ajak suamiku.

Rena mulai melangkahkan kakinya, dia terkejut karena ternyata ada aku dibelakang suamiku. Yah, mungkin badanku yang seperti lidi itu mudah untuk disembunyikan.

Kali ini, Aku tidak akan kabur kemanapun karena aku akan mendengarkan pembicaraan Rena dan juga suamiku.

Rena mengambil posisi duduk dengan kikuk, beberapa kali dia melihat ke arahku seolah ingin aku mengerti bahwa dia tidak nyaman dengan adanya Aku di tempat itu. Tapi, untuk hari ini saja Aku ingin jadi orang yang tidak tahu diri dan juga tidak peka karena tempat itu adalah tempat tinggal ku jadi aku tidak boleh terusir apapun Yang terjadi.

Suamiku juga nampak tidak nyaman, tapi jelas aja dia tidak akan berani mengusirku. Dia cukup paham agar sebesar apa pertengkaran di antara kami jika suamiku berani memintaku untuk pergi dari ruang tamu, meskipun alasan yang digunakan adalah menemani Gozel di kamarnya.

“Ada apa, Ren?” tanya suamiku.

Rena kembali melihatku untuk beberapa detik saja, dan aku berpura-pura tidak melihatnya sama sekali.

Pada akhirnya, Rena seperti tak memiliki pilihan lain dan dia mulai mengatakan apa yang ingin dia katakan sampai-sampai datang ke rumah kontrakan padahal bisa lewat telepon saja.

“Rena mau minta izin Abang, insyaallah Rena ingin kembali bekerja lusa, Bang.” ucapnya.

Suamiku nampak berpikir untuk beberapa saat sebelum pada akhirnya dia berkata, “bukanya bekerja dari rumah juga bisa?”

Aku tersenyum, namun aku merasa sangat kesal. Apakah Suamiku sedang mencoba untuk melarang Rena bekerja karena khawatir? Ataukah, dia tidak ingin Rena sibuk bekerja dan waktu mereka yang sedikit itu jadi semakin sulit untuk mereka bersama?

“Memang bisa bekerja dari rumah, Bang. Tapi, kadangkala Rena juga kesulitan karena untuk berkomunikasi dengan teman kerja jadi agak sulit karena mereka tidak stay dengan ponsel mereka,” jawab Rena yang mencoba menjelaskan dengan sopan kepada suamiku.

Ah, aku benar-benar sangat keheranan, benarkah ada istri yang begitu sopan dan menganggap suaminya adalah seorang raja?

“Mba Rena, kau ini terlalu naif! Kalau kau memang benar-benar menganggap suamiku adalah raja, maka kau benar-benar salah! Mana mungkin ada raja yang tinggal di rumah kontrakan, setiap hari pun masih harus sibuk berjualan baju?” gumamku di dalam hati.

Suamiku menghela nafasnya, “kalau begitu, terserah kau saja.”

Rena tersenyum lega, dia mendekat kepada suamiku dan memeluk lengan serta bergelayut di sana dengan begitu manja.

“Terimakasih banyak, Abang. Insyaallah Rena akan bekerja di luar dengan baik, amanah untuk menjaga diri Rena dan tidak akan membiarkan siapapun mencoba untuk mendekati Rena, begitu juga dengan sebaliknya.” ucap Rena manja.

Aku membuang tatapan mataku ke arah lain, Rena itu sengaja atau tidak melakukannya aku sendiri juga tidak tahu. Bisa-bisanya di depanku dia bergelayut manja seperti itu, bahkan suamiku juga seperti tidak enak untuk menolak.

“Mungkin, sebelumnya Mereka sudah terbiasa melakukan hal semacam itu,” gumamku di dalam hati.

Aku sudah cukup merasa bahwa aku mulai mati rasa terhadap suamiku, tapi nyatanya tetap saja aku merasa sakit dan juga cemburu setiap kali melihat Rena seolah sedang menunjukkan betapa baiknya dia, betapa pantasnya dia menduduki tempat sebagai istri dari suamiku.

Aku marah, tapi aku terlalu lelah untuk mengekspresikan kemarahanku terhadap suami dan juga wanita kedua di dalam hubungan pernikahanku.

Suamiku mencoba menyingkirkan tangan Rena, dia tahu dengan aku yang membuang tatapan ke arah lain pastilah karena aku merasa kesal dan tidak nyaman.

“Rena, kau tahu kita sedang di mana, kan?” tanya suamiku, nada bicaranya benar-benar sangat pelan seolah suamiku tidak ingin aku mendengar ucapannya.

Kesal, rasanya ingin sekali Aku mengucapkan kata cerai. Tapi, Aku tidak akan pernah menyerah sampai di situ saja, tidak mau membiarkan Rena merasa bahagia.

Rena menjauhkan dirinya dari suamiku, aku sempat melihat ekspresi wajahnya yang kecewa. Akan tetapi, Aku sama sekali tidak merasa bahagia dan juga lega.

Entahlah, Aku bahkan tidak bisa memahami apa yang sebenarnya aku inginkan.

“Bang, baju kerja yang lama sudah lusuh. Rena perlu beli baju baru untuk bekerja, sepertinya baju lama juga banyak yang mulai kekecilan,” ujar Rena, ekspresi wajahnya terlihat tidak nyaman saat mengatakan itu, tapi apa yang sedang dipikirkan Rena aku juga sendiri tidak tahu.

Suamiku menghela nafasnya, sebentar Dia melihat ke arahku tapi secepat itu juga aku menghindari kontak mata langsung dengan suamiku.

“Nanti ditransfer uangnya. Tapi, tidak bisa banyak karena beberapa waktu belakangan ini toko benar-benar sangat sepi, omsetnya merosot jauh dari sebelumnya.” ucap suamiku.

Rena menganggukkan kepalanya, dia tersenyum seolah-olah begitu menerima apa saja yang dilakukan oleh suamiku sebagai keputusannya.

Rena meminta izin untuk pulang ke rumah, dia cukup sadar diri bahwa terlalu lama berada di tempat yang sama denganku juga pasti akan membuatku kesal.

“Bang, Rena pulang dulu, ya?” izinnya.

1
wlychr
prestasi💪
Sulati Cus
bsgus
sukensri hardiati
kok malah kayaknya rena yg jadi korban yg perlu dikasihani sih..
sukensri hardiati
blokir tu no. mertua
Endang Supriati
hampir semua penulis selalu menggambarkan bahwa surga snak laki ditelapak ibunya. benar begitu, tetapi konsep dlm ajaran islam tdk begitu anak hrs menuruti semua perintah ibunya. klu perintah nya tdk sesuai dgn syariat islam juga bisa masuk nerala. krn anak laki ketika menikah hrs tanggung jawab dunia akherat terhadap istrinya. org tua menyuruh anaknya bercerai dan menikah lagi itu adalah zholim dan dosa besar. krn setelah menikah yg diutamskan adalah istri dan anak2nya baru orgtuanya. tanys ustad !! jd klu setelah menikah hrs turutin perintah orang tuanya salah besar! apalagi perintah yg mendorong dia masuk neraka. anak laki bertanggung jawab ke pada org tua nya adalah tentang sandang dan pangan hingga mereka mati. bukan menuruti perintah yg zholim. buat ates juga bukan laki2 sejati, klu sdh menikah msh mendengarkan dan ikuti perintah ibunya sdh salah apalagi perintah yg menghancurkan tanggung jawabnya.
Endang Oke
sy ngalamin seperti gozel.bpk ku menikah lagi dan menceraikan ibuku.sy msh umur 2 thn.
sama ibuku di bawah pergi ke Jakarta dr Jogjakarta. sampai lulus sma sy baru nyari bpkku, bukan apa2 minta tabggung jawab utk kuliah thn 80 an. ketemu minta niayackuliah.dia sfh bahagia dgn pelakor dan anak2nya.
sakit hati dan dendam, sy tdk pernah menyalahkan ibunsy. sy juga perempuan bisa merasakan sakit hati ibu. setelah lulus kuliah sy kerja diperusahaan besar. dan sy sdhbtdk pernah liat dan datang lg kerumah bpk saya . tdk sudi banget..dpt kabar bpk koma pemhulih darah pecah 3 bln di rscm. sy tdk pernah datang utk liat.najissssssss. di hubungi oleh kakaknya bpk.klu bpk sy mau ketemu. udh sakratul maut. dg terpaksa sy datang. sy bisikin apa coba.. cepat matilah kau pejaga neraka sdh nunggu. bpk sy menangis dlm koma. emang gw fikirin!!! 2 hr kemudian mampus tuh org tua. dikabarin. sy tdk datang..sudi amat sampai skrg saya tdk pernah ziarah.
Husna Farahdiba
maap kak author tp ttp gak masuk akal sih punya 13 toko baju gak mampu bli rumah cash secara pasti omsetnya bnyk,klopun omset sedikit pasti hnya punya 1 atau 2 toko klo sudah lebih dr 5 dipastikan usaha tsb maju...
Dewi: aku mantan pegawai toko fashion, mantan bosku pun gak punya rumah/sewa tahunan 😂
total 1 replies
Husna Farahdiba
Thor kok punya 13 toko baju di 3 mol tp tinggal di Kontrakan sepertinya kurang masuk akal, walaupun hnya rumah sederhana pasti punya sendiri,masa punya toko baju bnyk tp gak mikirin rumah,untuk kehidupan anak istrinya
Yulia Hariyono
Luar biasa
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
otw lah aq🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Dewi: ditunggu kak ❤️
total 1 replies
elindha azzahra
sebenarnya nama suaminya arthes atau arshen se
elindha azzahra
dih biarin aja si arshen gila sukurin
elindha azzahra
dasar laki lemes mulutnya, apa2 bilang ke emaknya amit2
elindha azzahra
nyesek bgt rasanya
elindha azzahra
memang tidak ada larangan poligami, tp ya sebelumnya izin dulu sama istri pertama lah ne mah merebut namanya
elindha azzahra
Luar biasa
elindha azzahra
asli nyesek bgt😭😭
Rahmawati
bagus ceritanya
Seven8
boleh juga usulnya.. tinggal survey lapangan /CoolGuy/
Tri Lani
greget sama yang namanya pelakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!