Vina gadis cantik dan baik hati, anak dari Halwa dan Kevin, kehidupannya begitu sangat bahagia dengan pacarnya yang begitu sangat perhatian, tapi sebuah peristiwa terjadi dan membuat kehidupan Vina berubah, dia harus menikah dengan seseorang yang dendam dengan keluarganya dan ingin melampiaskan dendam itu kepada Vina.
Apa motif lelaki itu dan kenapa dia bisa begitu dendam dengan keluarga Vina?.
Yang penasaran langsung aja dibaca. Makasih.
Follow
Ig;Aininabila23
Fb;Aini Nabila
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aini nabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 31
"Mending kamu pulang Maya, ini sudah malam, biar kakak yang menjaga Vina disini"ujar Rio sambil melihat kearah Vina yang sudah tidur setelah minum obat.
"Aku tidak ingin pulang kak, aku disini saja sama kak Vina"ujar Maya.
"Maya besok saja baru kamu kesini lagi, besok kita gantian karena besok pagi kakak ada meeting penting diperusahaan, sekarang lebih baik kamu pulang dulu"ujar Rio.
"Kabarin aku kalau ada apa-apa ya kak"ujar Maya yang sebenarnya tidak ingin pulang.
"Pasti"jawab Rio sambil tersenyum kearah Maya.
Maya pun berjalan keluar ruang rawat Vina, tapi sebelum Maya benar-benar keluar dari ruang rawat itu dia kembali menoleh kearah Rio.
"Apa ada yang tertinggal?"tanya Rio.
"Maafin Maya kak"jawab Maya sedih membuat Rio mengernyitkan dahinya.
"Buat apa kamu minta maaf May, kamu nggak punya salah"ujar Rio.
"Tadi aku udah marahin kakak, tadi aku udah bentak kakak tanpa mengerti bagaimana jika aku diposisi kakak, jadi Maya minta maaf akan hal itu"ujar Maya.
"No problem May"ujar Rio. Maya pun tersenyum kearah Rio lalu berjalan pergi.
💞💞💞
Maya sejak tadi sudah menunggu taxi lewat tapi tak satupun lewat dan itu membuat Maya menjadi kesal.
"Ini taxi pada kemana sih?"ujar Maya.
Maya pun mengambil hpnya, tapi ternyata hp lowbet dan itu membuat Maya semakin kesal.
"Ini juga hp, kenapa pake lowbet segala sih"ujar Maya lagi.
Maya pun berniat untuk menyebrang kearah sebelah jalan tapi saat dia sudah ditengah jalan, tiba-tiba ada sebuah mobil yang melaju cepat kearah Maya.
"Aaaaaa!!!"teriak Maya sambil menutup matanya, tapi ditunggu-tunggu mobil itu tidak mengenai tubuhnya.
"Maaf mba, saya tidak sengaja"ujar seseorang membuat Maya membuka matanya, dan Maya begitu terpesona dengan kegantengan cowok yang ada didepannya saat ini.
"Gentengnya"gumam Vina.
"Mba"ujar lelaki itu sambil memegang bahu Maya membuat Maya sadar dari lamunannya.
"Hmm iya nggak papa kok"ucap Maya sedikit salah tingkah.
"Mba memangnya mau kemana malam-malam begini?"ujar lelaki itu.
"Saya mau pulang"ujar Maya.
"Kalau begitu mari saya antar mba"ujar lelaki itu.
"Hmm tidak usah, saya tunggu taxi saja"ujar Maya.
"Tidak apa-apa mba, mari saya antar, saya bukan orang jahat kok"ujar lelaki itu.
"Tapi,,,"ucapan Maya terpotong oleh ucapan lelaki itu.
"Anggap saja ini sebagai penebus rasa bersalah saya karena tadi hampir menabrak mba"ujar lelaki itu.
"Baiklah, tapi siapa namamu?"ujar Maya.
"Saya Arga, kalau nama mba siapa?"ujar lelaki itu.
"Saya Maya"ujar Maya.
Arga pun mengantar Maya pulang, setelah itu dia pun melajukan mobilnya menuju rumahnya.
Ganteng sekali lelaki tadi, sepertinya dia juga baik, batin Maya sambil senyum-senyum sendiri memikirkan Arga.
Sedangkan Arga yang baru tiba dirumahnya langsung dihampiri oleh Rega dengan raut wajah Rega yang sulit diartikan.
"Ada apa pa?"tanya Arga, tapi papanya hanya terdiam. "Pa"panggil Arga lagi.
"Besok tante Halwa dan om Kevin akan kesini"ujar seseorang, tapi itu bukan suara Arga melainkan itu suara Maudy.
"Untuk apa?"tanya Arga.
"Dia ingin bertemu dengan kita membahas tentang Vina"ujar Maudy.
"Tidak ada yang perlu dibicarakan ma, aku tidak ingin bertemu dengan mereka"ujar Arga.
"Tapi nak tante Halwa dan om Kevin itu sahabat nya mama dan papa, kamu jangan bersikap seperti ini dong pada mereka"ujar Rega.
"Baiklah, aku ingin bertemu dengan mereka, tapi aku tak ingin membahas anaknya"ujar Arga lalu beranjak pergi kekamarnya. Maudy dan Rega sangat mengerti apa yang Arga rasakan, terutama Maudy, dia sangat mengerti karena dulu dia pun pernah merasakan sakitnya penghianatan.
**Jangan lupa like dan komen ya, makasih.
Salam manis Author**.
sukses
semangat
mksh
Jadi suka bacanya kalo jalan ceritanya rapi.
Ada juga novel yang pernah di baca judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, rapi juga terus seru lagi