NovelToon NovelToon
Kuambil Kembali Milikku

Kuambil Kembali Milikku

Status: tamat
Genre:CEO / Keluarga & Kasih Sayang / Wanita Karir / Chicklit / Sugar daddy / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:547.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nindi'G

Bercerita tentang seorang wanita yang sedang bekerja di kota lain demi bisa menghidupi anaknya. Nabila Maharani namanya, bekerja sebagai karyawan biasa disebuah perusahaan dikota tempat tinggalnya. Karna tuntutan pekerjaan Nabila terpaksa meninggalkan anaknya bersama sang suami dikampung halamannya....


Apa yang akan terjadi, Ikuti kisah selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nindi'G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penting

Nabila memeluk anaknya yang masih k3jang.

"Ya Allah, kenapa dengan Raksa?"ucap Nabila menangis karna panik dan khawatir, "Nak, sadar Nak, jangan seperti ini,"ujar Nabila.

Kaisar mengambil boneka yang dipegang Raksa dengan k4sar, lalu dil3mparkannya ke sudut ruangan.

"Dimana Raksa menemukan boneka itu?"tanya Kaisar.

"Di halaman depan, Sar," jawab Clara.

"Kaisar! Lakukan sesuatu, ini Raksa makin lem4s badannya,"pekik Nabila.

"Clara tolong panggil satpam komplek,"pinta Kaisar. Clara segera berlari keluar menuju pos satpam.

"Astagfirullah, badannya kenapa jadi dingin begini,"gumam Kaisar.

"Dingin, tol0ng,"gumam Raksa dengan suara yang sedikit berbeda dari biasanya.

Nabila dan Kaisar saling tatap, "Ayo kita bawa Raksa keluar dari, Mbak. Kita tunggu diruang depan,"ucap Kaisar, kemudian menggendong Raksa.

Nabila terus memeluk anaknya saat sudah berada diruang depan. Kaisar terus membacakan ayat suci untuk Raksa. Tidak lama kemudiam Clara datang bersama dengan pak satpam.

"Astagfirullah, anaknya kenapa, Mbak?"

"Pak, tolong anak saya,"ucap Nabila memohon.

"Saya akan membantu, Mbak. Ini atas seizin Allah swt karna atas izinnya lah anak Mbak bisa sembuh,"ucap pak satpam.

Nabila mengangguk, "Iya, Pak."

"Ada air botol kemanasannya?"tanya pak satpam.

"Ini ada, Pak,"sahut Clara menyod0rkan botol berukuran sedang.

Pak satpam terlihat membaca sesuatu lalu meniup ke dalam botol, "Ini diminumkan sediit demi sedikit. Jangan lupa baca basmalah,"ujar pak Satpam.

"Iya, Pak,"ucap Kaisar, kemudian membantu Raksa untuk meminum air itu, "Bismillahirrahmanirrahim."

Lima menit kemudian, Raksa berhenti dari k3jang-k3jang, tapi tetap menggigil.

"Ini kenapa masih menggigil, Pak?"tanya Nabila.

"Ini nggak apa-apa, Mbak. Sebentar lagi akan normal suhu badannya,"jawab pak satpam.

Nabia tidak menjawab, memilih memeluk anaknya dan menghujani pucuk kepala anaknya dengam c1uman.

"Bagaimana awal mula ini bisa terjadi?"tanya pak satpam pada Clara dan Kaisar.

"Kami tidak tau yang bagaimana, Pak. Saat pertama kali sampai disini, Raksa main sama Clara di depan,"jawab Kaisar.

"Semua baik-baik aja saat itu, tapi memang Raksa menemukan boneka kayu itu lalu dia mengambilnya dan dibawanya ke dalam rumah,"jawab Clara.

"Setelah itu Raksa tiba-tiba tidak ada didekat kami. Kami temukan dia di dalam kamar menghadap tembok seperti bermain dengan seseorang,"lanjut Kaisar.

Pak satpam menggangguk paham, "Mungkin memang ini akan terjadi karna sekarang sudah petang, rumah ini sudah lama tidak ditinggali oleh pak Herman. Sebaiknya adakan pengajian sebelum menempati rumah ini,"ucapnya.

"Ini tidak akan terjadi lagi kan, Pak?"tanya Nabila.

"InsyaAllah tidak, Mbak. Ini karna rumah ini lama kosong jadi hal wajar jika ada penghuni lain. Tapi jika kita rajin beribadah dan juga mengaji, InsyaAllah mereka akan pergi dengan sendirinya."

"Baiklah, Pak. Kami akan mengadakan pengajian secepatnya sebelum menempati rumah ini,"sahut Nabila.

"Iya, Mbak. Memang sebaiknya seperti itu,"sahut pak satpam.

"Ibu,"rengek Raksa.

"Iya, Nak. Mana yang sakit, Nak?"tanya Nabila cepat.

"Haus, Bu,"jawab Raksa pelan.

"Iya, Nak. Ini di minum,"sahut Nabila memberikan minum pada anaknya.

"Kalau sudah membaik, sebelum magrib sebaiknya dibawa pulang dulu anaknya, Mbak.

"Iya, Pak. Setelah ini kami akan langsung pulang,"jawab Nabila.

"Kaisar? Gendong Raksa, kita pulang sekarang,"pinta Nabila.

"Iya, Mbak,"jawab Kaisar.

"Pak, terimakasih atas bantuannya. Berkat bantuan Bapak anak saya bisa sembuh,"ucap Nabila mengeluarkan beberapa lembar uang merah dari dalam tasnya, "Ini sebagai ucapan terimakasih saya, Pak. Mohon jaga ditolak,"ucap Nabila.

"Sudah saya katakan sebelumnya, Mbak. Ini semua juga atas izin Allah yang membuat anak Mbak sembuh. Saya ikhlas membantu, Mbak,"sahut pak satpam.

"Saya mohon ini diterima, Pak. Ini sebagain ucap syukur saya karna tidak terjadi sesuatu pada anak saya,"ucap Nabila dengan suara seraknya.

Pak satpam menatap pada Kaisar, "Diterima aja, Pak. Itu rejeki anak istri Bapak dirumah,"sahut Kaisar tersenyum.

"Baiklah, Mbak. Saya terima, semoga Mbak sekeluarga selalu dalam lindungan-Nya." pak satpam terharu karna mendapat rejeki tak terduga disaat anaknya sedang membutuhkan uang untuk pembayaran disekolahnya, Terimakasih, Ya Allah."

"Aaminn, terimakasih ya, Pak,"sahut Nabila.

Mereka pulang dalam keadaan yang sedikit kac4u, karna panik mereka tidak lagi memperdulikan penampilan yang berant4kan.

"Saya kok jadi takut sendiri dirumah, Mbak,"gumam Clara.

"Kamu nginep dirumah malam ini, tidur dikamar saya,"ucap Nabila.

"Nggak apa-apa, Mbak?"tanya Clara berbinar.

"Iya. Saya tau kamu pasti juga masih sangat syok dengan kejadian tadi, sama seperti saya. Maaf juga karna kamu ikut jadi ikut merasakan situasi seperti tadi,"ucap Nabila senduh.

"Jangan minta maaf, Mbak. Ini diluar kendali kita, jadi tidak ada yang perlu disesali,"sahut Clara bijak.

Nabila mengangguk lemah, masih tidak menyangka dengan apa yang terjadi pada anaknya.

"Jangan terlalu dipikirkan, Mbak. Nggak akan terjadi apa-apa pada Raksa,"ucap Kaisar memberi semangat pada kakaknya.

"Mbak nggak nyangka aja, Raksa bisa mengalami hal seperti ini,"sahut Nabila pelan.

"Ini semua jadi pelajaran untuk kita, Mbak. Dari kejadian ini kita jadi ingat untuk mengadakan pengajian, yang sebelumnya tidak pernah ada dalam rencanan kita selama ini,"ucap Kaisar bijak.

"Iya kamu benar, Sar. Mbak sadar telah melupakan hal yang sangat penting,"jawab Nabila.

"Yasudah, setelah ini kita akan mengadakan pengajian. Jadi jangan khawatir lagi,"ucap Kaisar.

"Kalian sudah pulang?"tanya ibu Ros saat melihat anak-anak dan cucuknya.

"Iya, Bu,"jawab Nabila.

Ibu Ros heran melihat anak-anaknya terlihat kac4u, "Ada apa? Kalian kenapa jadi seperti ini?"tanyanya.

"Clara? Tolong ambil bantal sofa,"ujar Kaisar.

"Ini,"ucap Clara menyerahkan bantal pada Kaisar.

"Tunggu dulu, kenapa dengan Raksa?"tanya ibu Ros.

"Tadi ada kejadian yang kurang baik, Bu,"jawab Clara.

"Kejadian apa?"

"Tadi Kaisar kej4ng-kej4ng, Bu,"sahut Nabila.

"Apa? Gimana bisa kej4ng-kej4ng, sedangkan Raksa tadi baik-baik aja, nggak demam juga kan?"

Nabila mengangguk, "Raksa sehat, Bu. Tapi semenjak menemukan benda dirumah baru, makanya jadi begini. Untung tadi ada pak satpam yang bantu dan mengingatkan."

"Mengingatkan apa?"

"Mengadakan pengajian sebelum menempati rumah itu, Bu,"jawab Nabila.

"Katanya rumah itu sudah lama ditinggal oleh pemiliknya, Bu. Makanya jadi banyak penghuni lain yang datang menempatinya,"sahut Kaisar.

"Tadi Raksa seperti bermain dengan seseorang, Bu,"tambah Clara.

"Astagfirullah... Kasian cucu ibu, pasti ini karna benda yang dipegangnya tadi 'kan?"sahut ibu Ros.

"Kami tidak tahu, Bu. Kejadiannya terjadi begitu cepat,"ucap Nabila.

"Kalian bersih-bersih sana, biar ibu yang jaga Raksa,"pinta ibu Ros.

"Iya, Bu,"jawab mereka serempak.

Berlalu ke kamar meninggalkan ibu Ros dan Raksa yang berada diruang keluarga. Ibu Ros mengaji di dekat cucunya.

1
salma
penasaran
Jasmin Melor
Luar biasa
Fetty Fineke
apalagi aku yg suaminya tukang ojek,,tiba2 dikasih ma suami duit segitu,,,,
mustahil .....
Memyr 67
𝗶𝗻𝗶 𝗴𝗶𝗺𝗮𝗻𝗮 𝘀𝗶𝗻𝘁𝗮, 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗻𝗮𝗺𝗽𝗮𝗿 𝗶𝗯𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗴𝗮𝗹𝗮𝗸𝘀𝗶 𝘀𝗲𝗲𝗻𝗮𝗸𝗻𝘆𝗮? 𝗸𝗼𝗸 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗱𝗮 𝗽𝗲𝗺𝗯𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮𝗻? 𝗸𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘀𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗱𝗶𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗸𝗮𝗽𝗼𝗸? 𝗸𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗯𝗲𝗻𝗲𝗿 𝗰𝗲𝘄𝗲𝗸, 𝗶𝗯𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝘁𝗮𝗺𝗽𝗮𝗿 𝘀𝗲𝗺𝗮𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶𝗮.
Astrid valleria.s.
lama banget Thor update nya....apa udah ditamatin...ga enak digantung...
Sulfia Nuriawati
kok blm up lg udah lama sekaleeeee
Erina Munir
halluu loh samud....udh dehh ...klo udh ga mampu ya udhh
Jue
Aku ingatkan Caca dan Mamanya aja yang Gila tapi rupanya yang lebih parah adalah Samudra , Sungguh keturunan keluarga yang tidak sedar diri .
AZ & AR
sudahlah samudra. ke kota fokus aja cari adek & mama kau. trus balik ke kampung sono. gk usah cari pintu masuk kehancuran..

udh bener2 di kasih kesempatan buat bahagia eh malah cari kehancuran lagi..
Nindi: Tiupin ketelinga Samudra supaya cepat kembali sadar kak🤭
total 1 replies
Tarminah Tarminah
lo sampai ga bahagia ku skip thor
Sulfia Nuriawati
dih g nyadar, dulu aja cm d jd kan sapi perah, skrg mw d ambil lg, telaaat mantan udah bahagia skrg, jgn d ganggu kalo g mw msk penjara pg
Rizky Sandy
kirain sdh insaf ternyata msh sama saja,,,,,
ros
yg terlanggar nabila pasti cici
Jue
Lucu nih Samudra , Kalau Nabila sendiri ngotot mahu cerai kena pula harus susah-susah rujuk kembali , Kamu aja sudah kek sampah yang layaknya hanya dalam Tong MDKT
Nindi: Entah apa yang dipikiran Samudra ini
total 1 replies
Ali aziz
pokoknya keluarga nabila jangan ada sangkut paut lagi sama keluarga samudera dan jangan pula galaksi dg cici pokoknya putus hubungan telak ga boleh ada ikatan apapun dlm kelurga nabila
Nindi: Oke siap dicatat kak
total 1 replies
Jue
Sungguh muka tak malu Samudra kalau masih tak sedar diri untuk berharap kembali kepada Nabila dan Raksa , Seluruh keluarga Samudra enggak ada benarnya , Nabila yang sudah hidup bahagia dengan Wahyu yang kaya raya serta Galaksi sebagai anak tiri yang baik , Jadi jangan pernah jodohkan Galaksi dan Cici Author , Ya mungkin sikap Cici berubah tapi dia bukanlah jodoh yang baik buat Galaksi , Tambah-tambah lagi kalau harus terikat kembali dengan keluarga mantan sampah , Euuh ... , Sungguh akan merosakkan jiwa Nabila kembali Author .
Nindi: Kapan tobatnya keluarga Samudra
total 1 replies
Erina Munir
niat jelek mah ga bakalan berhasil neeng....prett deh iihh...
Erina Munir
ya...ampuunn....anak n maknya sama aja klakuaan...klakuaan....
Ira
Makin serem aja kelakuan caca
Nindi: Hy, Kak. Terima kasih masih setia jadi pembaca karya author. lopeu sekebooon/Joyful/
total 1 replies
Memyr 67
𝗷𝘂𝗱𝘂𝗹 𝗲𝗽𝗶𝘀𝗼𝗱𝗲 𝗯𝗶𝗸𝗶𝗻 𝘀𝗵𝗼𝗰𝗸. 𝘁𝗮𝗯𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻, 𝗾𝗸𝗶𝗿𝗮 𝘁𝗮𝗯𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗴𝗶𝘁𝘂
Nindi: /Smirk/ maafkan author
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!