NovelToon NovelToon
Tawanan Presdir Kejam

Tawanan Presdir Kejam

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Asri Faris

Bagai mimpi buruk yang nyata, jelas, lagi menekan seorang gadis bernama Sharena setelah dijadikan alat tukar hutang ayahnya pada seorang Presdir kejam, Keanu Abraham. Bukan hanya itu, kehidupannya bagai di neraka semenjak terperangkap dalam kebencian Keanu yang menuduhnya sebagai penyebab kematian saudaranya. Benci, dendam, berselimut luka dan cinta.

“Tegakkan kepalamu, sambutlah neraka di depanmu!” (Keanu Abraham)

“Aku tidak pernah melakukan seperti yang kamu tuduhkan.” (Sharena)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asri Faris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Sharen menatap bingung, tertunduk gugup mencari jalan keluar dari hadapan suaminya yang memblokir jalan.

"Hmm ... biar aku buatkan kopi," ucap Sharen akhirnya menemukan alasan untuk pergi agar Keanu menggeser tubuhnya.

"Aku tidak butuh minum kopi," jawab Kean menghalangi Sharen yang hendak beranjak dengan tangan pria itu menumpu pada lemari di belakangnya.

Perempuan itu menelan saliva grogi, lebih kepada takut dalam kurungan lengannya.

"Aku tidak suka kaus ini, ganti dengan yang lain," titahnya dingin. Menatap lekat wajahnya yang memucat.

Pria itu kembali memberikan pakaiannya tadi, lalu mendekati lemari menarik kaus lainnya. Keanu sengaja melakukannya dengan begitu pelan, hingga membuat kedua wajah mereka begitu dekat, beberapa centi saja.

Sharen yang merasa takut, sampai mengeluarkan keringat dingin bercampur gemetaran. Membuat pria itu mundur setelah menemukan pakaiannya.

Seketika perempuan itu bernapas lega melihat punggung Keanu menghilang dari balik pintu. Sharen keluar dari ruang ganti, langsung menuju sofa untuk mengistirahatkan tubuhnya. Sementara Keanu sendiri sudah menempati ranjang dengan macbook di tangannya.

Sebenarnya perempuan itu belum mengantuk, tetapi ia paksakan untuk terpejam agar cepat bertemu dengan pagi dan di rumah ini tidak hanya berdua saja. Walaupun Keanu suaminya, Sharen merasa tidak nyaman dan takut. Apalagi semenjak kejadian penculikan tempo lalu, Sharen benar-benar merasa takut.

Keanu menatapnya datar, turun dari ranjang mendekati sofa.

"Apa tawaran tadi masih berlaku, aku butuh sebagai teman lembur malam ini," ucap pria itu berdiri di sebelah sofa.

Sharen yang sebelumnya memejam, membuka matanya mendengar ada yang berbicara. Ternyata benar, Keanu tengah berbicara dengannya.

"Maksudnya?" tanya Sharen bingung. Mengambil sikap duduk. Tawaran yang mana, mungkin karena gugup, perempuan itu mendadak lupa.

"Kopi," ucapnya singkat, padat, dan jelas.

Sharen mengangguk ngerti, segera beranjak keluar kamar. Sementara pria itu menempati sofa, duduk dengan pikirannya. Tanpa sengaja merasa nyaman, hingga membuat pria itu berbaring dan terlelap begitu saja di sana.

Sharen yang kembali ke kamar dengan menenteng nampan kopi, menaruhnya di meja begitu saja. Namun, ia malah bingung cara membangunkan suaminya. Sehingga memilih membiarkan saja, tak berani pula menempati ranjang, perempuan itu memilih tidur di luar.

Pagi harinya saat perempuan itu terjaga, lagi-lagi menemukan dirinya terbangun di ranjang suaminya. Apakah pria itu benar-benar memindah tidurnya? Sharen tak berani menanyakan hal itu, ia hanya bingung dengan sikap Kean yang misterius itu.

Saat bertemu di meja makan, keduanya hanya diam. Sharen baru mengambil setelah Keanu mengisi piringnya. Tak ada percakapan apa pun, sampai pria itu merampungkan sarapannya. Berangkat begitu saja tanpa meninggalkan pesan apa pun.

Perempuan itu sedikit merasa lega setelah Keanu berangkat. Ia lebih leluasa bergerak, ditambah mempunyai teman ngobrol Mbok Art yang akan datang pagi-pagi sekali, dan pulang menjelang petang.

"Mbok, emang nggak bisa ya kalau tidur di sini saja?" tanya Sharen penuh harap. Berharap perempuan yang bertugas membersihkan rumah ini bisa bermalam di sini saja agar menjadikan teman.

"Kalau bukan Tuan yang minta, mbok nggak berani Non, lagian di rumah cucu mbok sendirian, kasihan kalau mbok nginep," ujarnya tak enak hati.

"Non Sharen takut sendirian ya, apa Tuan Kean selalu pulang larut?" tanya art itu memastikan.

"Kadang-kadang, cuma aku berasa punya teman kalau mbok di sini," ujar Sharen sedikit terhibur. Ia punya teman ngobrol yang dapat meliput lara dirinya.

"Rumah mbok nggak begitu jauh, di pemukiman warga sebelum villa ini, kalau Non Sharen butuh teman noleh main," ujarnya memberi petunjuk.

"Benarkah boleh? Kapan-kapan Sharen cari ya mbok," ujar perempuan itu lanjut membantu sibuk di dapur.

Beberapa hati tinggal bersama, membuat keduanya akrab. Sharen pun merasa tidak begitu kesepian. Ia menyibukkan diri dengan berkebun di halaman belakang. Memanfaatkan lahan nganggur yang tidak ditumbuhi apa pun.

Perempuan itu memanfaatkan limbah dapur, seperti biji cabai, tomat, dan juga sayur hijau yang bisa dimanfaatkan kembali. Setidaknya perempuan itu mempunyai kesibukan untuk melipur diri.

"Nanti malam, aku pulang terlambat, kunci saja pintunya dari dalam kalau kamu takut," pesan Kean setelah sarapan. Tumben-tumbenan pria itu memberikan pesan, hal yang langka beberapa minggu ini hanya diam tanpa kata.

"Iya," jawab Sharen seadanya. Mengiyakan tanpa banyak bertanya.

Benar saja, hingga menjelang malam, Keanu belum juga pulang. Perempuan itu mengingat pesan suaminya, setelah mbok art rumahnya pulang, Sharen langsung menutup semua jendela dan mengunci pintu.

Sementara Keanu sendiri, tengah menemui rekan bisnisnya. Ditemani Tomi sang asisten, membahas kerja sama perusahaan setelah penalangan dana dikirim oleh ayahnya. Keanu benar-benar membuat keputusan yang berat, tetapi pada akhirnya ia mengiyakan walau masih terlihat kesal.

"Saya tidak tahu apa yang Anda pikirkan, benarkah di antara kita ada hubungan darah, kenapa Anda memberikan pilihan yang sulit sementara jelas Daniel bersalah," ucap Kean dingin.

"Berdamailah kalian, ayah hanya bisa membantu sebatas ini, selebihnya ayah ada urusan," ucap ayah Kean beranjak dari tempat pertemuan itu.

Daniel nampak tersenyum sinis menatapnya. Duduk dengan tenang seolah tengah mempermainkan hidupnya.

"Mari kita lupakan permainan kemarin, seharusnya ada lembaran baru yang dibuka," ucap Daniel terlihat sok akrab. Berlagak tidak pernah melakukan kesalahan apa pun sebelumnya.

Keanu menyanggupi pertemuannya karena menghormati sang Ayah. Tanpa pernah pria itu ketahui rencana apa yang ada di belakangnya.

Pria itu pun menerima jamuan ditemani asistennya Tomi. Sama halnya dengan Daniel yang tidak sendirian. Kedua rekan yang kini kembali menjalin kerja sama itu terlihat akrab ditemani segelas red velvet di tangannya.

Sepertinya kali ini Daniel melakukan strategi cantik yang cukup rapi. Dengan percaya diri menggiring pria itu untuk melakukan kesenangan dunia. Daniel pamit lebih dulu setelah dirasa pertemuan itu cukup.

"Sial, kenapa tubuhku panas begini," umpat Keanu merasa respon tubuhnya menginginkan hal lebih dari dalam dirinya. Terlihat Tomi di sampingnya sudah teler lebih dulu jadi tidak bisa mengandalkan pria itu.

"Ada yang bisa saya bantu Tuan," sapa seorang wanita seksi menawarkan bantuan. Hendak meraih tangannya, tetapi langsung Keanu tepis.

"Jangan sentuh saya!" bentak pria itu menatapnya tajam.

Keanu langsung meninggalkan tempat itu dan menuju di mana mobilnya terparkir. Duduk gelisah di depan kemudi sambil melonggarkan dasinya. Pria itu dengan cepat melajukan mobilnya ke rumah. Ingin segera mengguyur tubuhnya yang panas.

Kean dengan cepat memutar kunci, masuk dengan langkah cepat serasa tidak tahan tetapi cukup mampu mengontrol diri. Langsung melesat ke kamar dengan membanting pintu, membuat Sharen yang saat itu sudah merebah hendak tidur terkaget-kaget karena ulah suaminya.

1
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Ibnu Rizqi
satu kata buat Kenken ...syukurin...di tinggal sama Shasha
Ibnu Rizqi
baca dari bab 1 sampai 43 ,yang ku tangkap hanya kebodohan seorang Keanu, masa sekelas Keanu tdk bisa mengungkap kematian Fiona,atau hanya modus krn pengin menikahi Sharen ...ayo Sha tuntut balik si Ken Ken gendeng /Cry//Cry//Cry/
*💞 𝘍𝘭𝘰𝘸𝘦𝘳𝘴 💞*
kurang asem tuh mulut c keen
*💞 𝘍𝘭𝘰𝘸𝘦𝘳𝘴 💞*
mau ketawa tapi kasian 🤭
Katherina Ajawaila
mengalah lah Sha demi baby. mu, kasihan juga anak. kan pengen dekat dgn dadymya.
Katherina Ajawaila
ngk jelas kamu Keanu, ngk. punya prinsip, ngk. mikir istri lg hamil malah di usir di depan org yg mmg benci istrimu. mikir siti sendiri
Katherina Ajawaila
blng Keanu, biar mm mu tau siapa sebenarnya kel mesya. jalang ngk tau diri
Katherina Ajawaila
lama2 nanti sharen ngk boleh bikin apa pun, buat bucin. thour, Keanu nya
Katherina Ajawaila
Keanu spertinya bibit unggul sekali menabur langsung numbuh tuh. semoga kwmvar ya thour 😁
Katherina Ajawaila
semoga Keanu, selalu menjaga Sharen ya thour, benci liat kelakuan Daniel, kriminal perlu tuh telusrinkenapa Fio meninggal
Katherina Ajawaila
nyesel kan Keanu 🧐🧐🧐
Katherina Ajawaila
jgn2 yg bunuh Fio, mesya
Katherina Ajawaila
Mesya, bodat juga ngk malu 🤬
Katherina Ajawaila
merinding, ini nya dendam tak sudah 🙅‍♀️
Siti Sumarni
sha jangan smpe kamu jatuh cinta SM monster Keanu..
antha mom
jangan bilang rindu nengok dek bayi ya kean 😂😂🤭
antha mom
kapan bahagia nya
antha mom
manusia jahat
antha mom
hanya di jadikan istri untuk menghindari perjodohan dengan maysa, kelakuan mu Keanu terlalu kejam ke sharen yg notabene istri sah mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!