masa lalu terkadang bisa membuat semua di masa depan berantakan. dia yang berasal dari masa lauku, dia yang sudah lama aku lupakan. datang lagi tanpa pemberitahuan.
aku harus bagaimana menanggapi perjodohan ini. setauku dia mencintai wanita lain dan bukannya aku. tapi ini permintaan mendiang ibuku
apa aku boleh menjadi anak yang tidak patuh akan permintaan terakhir ibuku...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiapuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan
Aku tinggal di Canada bersama Mama Vera. Dan benar saja kata Keenan kalau Jasmine sudah memulai aksinya.
Jasmine menyebarkan foto Keenan dan dirinya sedang berpelukan di sosial media miliknya yang sudah punya 2 juta followers.
Dan benar saja yang Keenan bilang kalau mungkin Jasmine bakal serang aku. Karena tadi Adelia mengirimkan pesan kalau Jasmine datang ke cafe dan marah marah mencariku. Harusnya aku ada disana kan, untuk menjelaskan ke Jasmine.
Setelah foto itu nama Jasmine dan Keenan menjadi viral di beberapa akun gosip karna caption yang di tuliskan Jasmine "pacarku akhirnya menikahi wanita lain. Lalu tanpa rasa bersalah dia meninggalkanku begitu saja. Untuk perempuan yang mencuri dan menggoda pacarku. semoga hidup kamu nggak pernah bahagia. Ingat baik baik nama pacar aku biar kalian nggak ngalamin hal yang sama kaya aku. KEENAN ADRIATIK."
Yang membuatku sedikit terganggu karna Jasmine beberapa kali mengatakan aku pelakor di beberapa balasan komen orang orang. Ya, aku memang merebut Keenan dari Jasmine. Tapi Keenan menikahiku waktu Jasmine sudah putus dengan Keenan.
00
"Apa kamu baik baik aja?" Tanyaku memberanikan diri mengirimkan Keenan pesan.
"Disini aku baik baik aja kok. Tunggu sebentar lagi ya. Tunggu Jasmine bikin Vidio klarifikasi minta maaf. Sehat sehat disana hon. Jangan stress ya." Keenan membalas chatku dengan cepat.
"Sehat sehat disana ya. Semoga semua cepet selesai." Kataku singkat.
Disini baru jam 1 siang. Tapi kemungkinan di sana masih jam 2 malam. Tapi Keenan masih sempat membalas pesanku.
00
Pagi pagi mama Vera sudah memesan makanan dari restoran favoritnya. Mama Vera bilang nggak usah repot repot masak jika di Kanada. Mama Vera lebih suka pergi keluar untuk mencari makanan atau pergi ke taman.
Aku di minta menunggu pesanan datang di ruang tamu, sedangkan mama Vera mandi. Ku buka profil sosial media Jasmine dan foto Keenan disana udah nggak ada.
Aku membuka akun gosip juga sudah nggak ada gosip Keenan dan Jasmine. Sampai aku mencari ke tagar tagar yang kemarin di pakai pun udah nggak ada lagi.
"Gila cepet banget udah hilang semua." Kataku pelan pada diri sendiri.
Karena aku kepo akhirnya aku berinisiatif untuk segera menghubungi Keenan. Tapi nomernya nggak aktif. Karena khawatir aku menelfon Mita.
"Selamat malam Bu. Ada yang bisa di bantu?" Jawab Mita dari telfon.
"Ia, saya mau tanya kamu tau Keenan dimana nggak?" Tanyaku pada Mita.
"Saya kurang tau Bu untuk pastinya pak Keenan dimana. Saya hubungi Arif dulu ya Bu. Tunggu sebentar nggak di tutup telfonnya juga nggak papa." Jelas Mita ramah.
"Ia saya tunggu ya." Kataku yang berikutnya nggak mendengar suara apapun dari ponsel.
"Mohon maaf Bu. Apakah masih disana?" Tanya Mita sopan setelah beberapa menit menghilang.
"Ia masih." Jawabku cepat.
"Menurut penjelasan Arif pak Keenan sedang dalam perjalanan menuju Kanada. Baru berangkat 30 menit yang lalu. Pak Keenan berangkat sendiri bukan untuk perjalanan bisnis. Apa ada yang bisa di bantu lagi Bu?" Jelas Mita sangat profesional.
"Jadi Keenan berangkat ke Kanada?" Tanyaku nggak percaya.
"Ia Bu." Jawab Mita.
"Kamu tau nggak urusan Keenan sama Jasmine apa udah selesai?" Tanyaku pada Mita.
"Untuk masalah pencemaran nama baik pak Keenan semua postingan di internet tentang itu sudah di hapus. Gugatan penahanan Jasmine juga sudah di cabut pagi ini. Kartu kredit atas nama Jasmine juga di tarik semua. Untuk hal hal lain yang berkenaan dengan masalah pribadi saya kurang tau Bu." Jasmine menjelaskan dengan sangat sopan.
"Terimakasih banyak ya Mita. Saya tutup ya telfonnya." Kataku.
"Ia Bu, sama sama selamat malam." Setelah mendengar ucapan selamat malam dari Mita aku segera mematikan telfon Mita.
"Jadi, Keenan udah beresin semua masalah sama Jasmine. Terus, sekarang dia lagi berangkat kesini." Aku terkejut saat ada suara bel pintu berbunyi.
Aku segera berlari menuju pintu dan membukakan pintu yang menampakkan pengantar makanan. Aku segera mengambil makanannya dan mengucapkan terimakasih lalu menutup pintu apartemen lagi.
Aku segera membawa makanan tadi ke dapur untuk di letakkan di mangkok dan piring.
"Udah Dateng makanannya sayaang?" Tanya mama Vera yang masuk ke dapur.
"Udah ma. Ini biar Nana siapin dulu ya." Kataku menyiapkan makanan mama Vera.
Baru juga aku di Kanada 2 hari tapi masalah Keenan dan Jasmine sudah selesai. Memang sih butuh waktu lama aku berpisah sama Keenan. Sudah sebulan kami berpisah untuk menyelesaikan masalah Jasmine. Aku berharap nggak ada lagi wanita lain selain Jasmine.
00
Setelah sarapan bersama Mama Vera. mama mengajakku berkunjung ke rumah sepupunya di Kanada. Ternyata mama Vera juga pernah tinggal disini sebelumnya.
Setelah berkunjung kami memilih bersantai di taman dekat apartemen kami.
"Sebenernya kalian ada masalah apa? Tadi papa kintan bilang Keenan bolak balik kantor polisi untuk urus laporan katanya." Mama bertanya padaku dengan nada pelan seakan takut menyakitiku.
"Tadi nana telfon sekretaris kak ken, katanya kak Keenan lagi buat laporan pencemaran nama baik. Tapi Nana juga belum tau pasti ma." Jawabku santai.
"Papa sampe bingung karna harus di rumah bareng Kintan yang hobinya berantem sama dia" mama Vera tersenyum tipis ke arahku.
"Tapi kak keenan baik baik aja kok ma. Mungkin besok udah disini." Kataku pada mama yang terkejut.
"Kok cepet banget. Huuuft." Mama menghembuskan nafas panjang.
"Nak, namanya berumah tangga itu pasti ada saat emosi terus. Ada saat saat nggak mau ketemu pasangan. Tapi selama ini mama yakin kalo segala yang di bicarakan baik baik dan ketemu solusinya pasti nanti malah makin cinta. Mama sama papa juga pernah berantem sampe sempet mama tinggalin rumah beberapa hari. Tapi disitu kami merasa kehilangan, ada yang kurang, nggak ada teman ngobrol. Waktu itu papa akhirnya mau jemput mama dan mengerti kalau berpisah sebentar saja sudah rindu. Jadi mama nggak bisa membayangkan kalau harus berpisah dengan papa si kembar lama lama. Ya ada saja masalah, dari Papa yang selalu kena tipu kalo berbisnis tanpa persetujuan mama. Sampe masalah kecil kaya kelupaan nggak ngebangunin papa. Heeem. Lucu ya, dua orang yang nggak pernah saling mengenal sebelumnya bisa jadi teman hidup." Kini mama malah tertawa kecil di sebelahku.
"Ada banyak alasan untuk bisa saling menguatkan dan bertahan." Mama mengusap rambutku sayang.
"Pernikahan bukan melulu tentang cinta. Tapi juga tentang tanggung jawab." Sambung mama.
Kami menatap ke arah taman yang sepi. Cuaca disini memang cukup dingin, tapi aku masih bisa merasakan kehangatan dari mama. Impian semua wanita kan punya ibu mertua yang baik.
.
.
.
.
.
.
.
To be continued
20.08.2020
Maafkan diriku kemarin nggak up. Balada tugas online bikin diriku mager mau ngapa ngapain. Akakakakakak