NovelToon NovelToon
Antara Kau Dan Dia, Love And Friendship

Antara Kau Dan Dia, Love And Friendship

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:13.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reni Juli

Ini bukan hanya tentang cinta saja tapi ini tentang persahabatan. Dua orang yang tidak saling mengenal terikat dengan sebuah tali perjodohan dan harus menjalani pernikahan.

Kesalahan yang dia perbuat membuat William menyesali perbuatan yang dia lakukan pada istrinya, Citra.

Penyesalan yang dia rasakan membuatnya semakin menjadi bajingan, sedangkan Citra menyembunyikan diri dari suaminya ke tempat yang jauh.

Sahabat baik William, pernah bertemu dengan Citra dan jatuh hati padanya tanpa tahu jika wanita itu adalah istri sahabat baiknya. David mencari sosok wanita yang dia sukai begitu lama sampai suatu hari mereka bertemu kembali.

Hubungan David dan Citra semakin dekat tapi sayangnya, ketika di acara pernikahan sahabat baik Citra, dia harus bertemu dengan William lagi.

Ujian cinta dimulai dan tali persahabatan yang terjalin sejak lama antara David dan William di uji karena mereka mencintai wanita yang sama. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waspada 2

Citra sedang duduk di ruang tunggu, dia sengaja berbaur dengan kerumunan orang yang sedang menunggu agar tidak mudah dikenali. Citra memakai celana jeans dan jaket denim, tidak lupa dia juga memakai kaca mata hitam, rambutnya diselipkan ke dalam topi yang sedang dipakainya agar dia terlihat seperti laki-laki.

Dia sengaja berpenampilan demikian untuk menyamarkan dirinya. Citra mengambil majalah dan merentangkan majalah itu di depan wajahnya, dia berpura-pura serius dan dia berharap William tidak ada di sana tapi sayangnya, William sedang mencari keberadaannya.

William sibuk memperhatikan satu-persatu kerumunan orang-orang yang ada di ruang tunggu. Dia berbaur dengan mereka dan melihat orang-orang itu dengan teliti. Dia terus memandang dan pada saat itu, William melihat seseorang yang sedang memegang majalah dan tampak mencurigakan.

William semakin curiga dan melihat orang itu dengan teliti, dilihat bagaimanapun penampilannya tidak seperti pria. Apakah mungkin? Sebuah senyuman menghiasai wajahnya, dia sangat yakin jika itu adalah istrinya.

Tiba-tiba Citra merasa tidak nyaman dan merasa jika ada yang memperhatikannya. Citra menurunkan majalah yang dia pegang dan melihat sekitarnya. Jujur bulu romanya meremang dan dia semakin ketakutan. Senyum William semakin lebar ketika melihat wajah Citra. Walaupun Citra memakai kaca mata tapi dia bisa mengenali istrinya dengan mudah.

Dia segera melangkah mendekati Citra tapi pada saat itu, para penumpang dipersilakan untuk naik ke atas pesawat. Karena takut, Citra segera bergegas mengikuti para penumpang lain. William berdecak kesal karena kehilangan Citra tapi tidak masalah karena mereka akan naik pesawat yang sama.

Sambil mengikuti orang-orang yang akan naik pesawat, mata Citra terus memandang sana sini dan tanpa dia inginkan, dia melihat William sedang bersandar pada dinding dan melihat-melihat seperti mencari sesuatu. Citra semakin ketakutan bahkan tubuhnya tampak gemetar. Seperti yang dia duga, ternyata William ada di sana.

Tidak bisa, dia tidak bisa kabur lagi karena dia sudah harus kembali ke Indonesia. Dia harap dia bisa melarikan diri setelah tiba di Indonesia yang penting saat ini, dia bisa kembali terlebih dahulu. Citra masuk ke dalam pesawat dengan terburu-buru, dia harap dia tidak satu pesawat dengan William tapi sayangnya, tidak lama dia masuk ke dalam pesawat, William juga masuk.

Citra bersembunyi bahkan dia bertukar tempat duduk dengan orang yang duduk di sampingnya agar dia bisa duduk di dekat jendela. Beruntungnya orang itu baik sehingga mau memberikan tempat duduknya untuk Citra. Ini sedikit lebih baik karena dia takut William menghampirinya.

Orang-orang yang tampak sibuk menyimpan barang mereka ke bagasi membuat William kesulitan melihat keberadaan Citra. Penumpang di pesawat itu tampak penuh dan William tidak punya pilihan selain menuju ruang exclusive. Seharusnya sekretarisnya membeli sebuah tiket ekonomi untuknya supaya dia bisa dekat dengan Citra dan lihatlah, mereka terpisah.

Tidak kehabisan akal, William menghubungi sekretarisnya lagi dan memintanya melakukan sesuatu sebelum pesawat terbang. Dia tidak akan membiarkan Citra kabur, tidak akan.

Pesawat mulai terbang dan Citra tampak lega. Matanya memandangi kota dan menghembuskan nafasnya. Akhirnya dia bisa meninggalkan kota di mana kenangan buruk terjadi di sana. Dia tidak akan kembali ke tempat itu lagi, sampai kapanpun dia tidak akan pernah mendatangi kota itu lagi.

Citra memejamkan matanya karena dia ingin tidur selama di perjalanan. Walaupun dia was-was tapi perjalanan kembali ke Indonesia memakan waktu kurang lebih delapan belas jam jadi sebaiknya dia tidur tapi sebelum itu, Citra bangkit berdiri karena dia ingin pergi ke kamar mandi.

Saat itu, William melepas sabuk pengaman dan segera keluar menuju kelas ekonomi. Dia ingin mencari Citra dan membawanya bersama ke dalam ruangan exclusive. Citra sudah selesai dan keluar dari kamar mandi dan ketika dia melihat William keluar dari ruang exclusive, dengan terburu-buru Citra masuk lagi ke dalam kamar mandi dan bersembunyi di sana.

Citra memegangi dadanya karena jantungnya sedang berdegup dengan kencang. Dia benar-benar takut William menemukannya dan sebaiknya dia bersembunyi di sana terlebih dahulu. William berjalan dengan santai sambil memandangi para penumpang satu persatu untuk mencari keberadaan istrinya.

Dia terus mencari sampai tiba di ekor pesawat tapi dia tidak menemukan Citra. Sepertinya Citra tahu jika dia berada di sana dan sepertinya dia sedang bersembunyi.

"Kucing yang licin," ucap William dalam hati. Tapi tidak apa-apa, biarkan Citra bernafas sebentar karena setelah tiba di Indonesia, Citra tidak akan lepas.

William kembali ke ruangannya, sedangkan Citra membuka pintu kamar mandi dan mengintip. Dia tampak lega ketika melihat William sedang berjalan pergi. Sepertinya William sedang mencarinya dan dia harus semakin waspada.

Citra kembali ke tempat duduknya dan selalu waspada tapi beruntungnya, William tidak lagi mencarinya. Walau waktu delapan belas jam dia lalui dengan perasaan cemas dan takut, tapi setidaknya dia punya kesempatan untuk kabur setelah pesawat mendarat apalagi Doni akan menjemputnya dan akan membawanya pergi.

 

Kota Jakarta sudah terlihat dan pesawat sudah terbang merendah, Citra semakin waspada dan tidak henti-hentinya dia melihat ke ruangan exclusive. Dia benar-benar takut William muncul dan menahannya sehingga dia tidak bisa kabur.

Sebelum pesawat mendarat, pilot mengucapkan terima kasihnya kepada para penumpang karena para penumpang telah mempercayai mereka dalam penerbangan mereka. Citra benar-benar sudah tidak sabar pesawat segera mendarat karena rasa takutnya semakin besar.

Pilot masih mengucapkan rasa terima kasihnya dan pada saat itu, Seorang pramugari memberikan sesuatu pada pilot karena seorang penumpang yang ada di ruang exclusive meminta bantuan pilot itu untuk mengumumkan sesuatu.

"Para penumpang yang terhormat, ada pesan khusus dari penumpang exclusive kami untuk Nyonya Citra Alexanders," ketika mendengar itu, Citra terperanjat kaget.

"Anda di tunggu di pintu keluar oleh suami anda dan sebaiknya anda tidak lari," pilot itu kembali membawa surat yang diberikan oleh pramugari.

 

Wajah Citra tampak pucat, sedangkan penumpang lain tampak berbisik-bisik karena mereka tidak mengerti. Citra semakin ketakutan dan begitu pesawat sudah mendarat dan berhenti, dia segera mengambil barang-barangnya yang ada di bagasi dan segera turun dari pesawat dengan terburu-buru.

Sambil membawa barangnya, Citra mengambil ponsel-nya karena dia ingin menghubungi Doni. Langkah Citra semakin cepat bahkan dia mulai berlari memasuki bandara Soekarno Hatta tapi malang, langkahnya terhenti karena dua orang bertubuh besar dan bertampang menyeramkan mencegat langkahnya. Citra tampak ketakutan dan melangkah mundur, apakah orang-orang itu adalah orang yang diperintahkan William untuk menangkapnya? Sepertinya kali ini dia sudah tidak bisa kabur lagi.

1
⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
mampir
Nona_Bell
rejeki ketemu wong ganteng
Nona_Bell
Kalau ada cerita Citra bakalan melakukan ninu ninu pertama kali dengan David bukan sama suaminya berarti aku sudah pernah baca....
Nona_Bell
Cerita ini antara pernah baca dan belum, akhir cerita apa Citra sama Daniel
Hijrah Dwi Rahayu
aq entah ini sdh yg keberapa aq bc ulang kisah ini.. seneng aja.. ngk ribet dng pelakor.. tp kisahnya nyentuh banget.. semangat berkarya ya ka
dessi hr
Luar biasa
Rizkaa
berharap citra sama david.. soalny william ini sana sini mau.. agak geli gt tp jodoh di tangan athor
Andryani Sinaga
Luar biasa
Andryani Sinaga
Lumayan
Maurid Tambunan
citra bodoh
Maurid Tambunan
ketemu lah dgn citra
Maurid Tambunan
buat menyesal si william
Shifa Burhan
novel wanita

mereka akan lebih memandang bagus lelaki lain dari pada pemeran utama pria
lelaki lain akan diceritakan sebagai lelaki yang sempurna, cinta tulus, lelaki sejati, pahlawan, pokok akan dicerita sesepurnah mungkin
sedangkan pemeran utama prianakan dibuat jadi sosok yang bilang salah, cerita salah terus

ini adalah ciri2 pemikiran wanita2 yang kurang puas dengan pasanganya, lelaki lain dia pandang sempurna tapi suaminya dia pandang salah terus
Sweet Girl
Baru melipir Tor...
MakBarudakh
Baguuuss
Ending yg memuaskan pemirsah.
mkasih author..
MakBarudakh
Hahaha... Wokeeeh lets we see Lena...
MakBarudakh
Istilah nya mah, proses tersebut diringkas ya thor...
Lanjut thor...
SAL💞🇲🇾
🥰
DG s
bagus ceritanya
bunda Lisa
duh aq lebih suka citra sm david iihh...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!