NovelToon NovelToon
Another Person Life

Another Person Life

Status: tamat
Genre:Kaya Raya / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 5
Nama Author: Aozyrin

Vixura Auristella Xavier adalah seorang putri konglomerat yang pintar di segala bidang, ia ditembak mati sang adik tiri yang selama hidup begitu disayanginya, serta mempunyai kekasih yang sangat ia cintai, tapi nyatanya keduanya begitu tega berkhianat demi bisa merebut kekayaannya.

Sedangkan, Quirin Zeline Alister adalah seorang gadis cantik yang diusir keluar rumah oleh ayah kandungnya sendiri demi membela sang adik yang berbeda ibu, hingga ia menyerah dalam hidup dan meninggalkan semua beban dunia dengan cara melompat dari gedung.

Sungguh tidak disangka, setelah terbangun jiwa Xura sudah berada didalam tubuh Quirin yang sedang terbaring lemah dirumah sakit.

Hari demi hari, satu persatu rahasia mulai terungkap, bahkan di tubuh yang sedang di tempatnya terdapat sesuatu yang mengerikan.

Akankah Xura mampu bertahan menjalani kehidupan Quirin dan membalaskan dendam mereka berdua?, ataukah Xura justru menyerah dengan banyaknya masalah yang tengah menimpanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aozyrin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nona Muda?

Mereka semua melihat interaksi Vano dan Xia hanya menggeleng, sekarang mereka sudah terbiasa melihat kucing dan tikus ini bertengkar, Zee dan Xeno hanya bisa diam

"Huh, Quirin, rupanya selama ini kau tidak menganggapku sebagai sahabatmu" gerutu Xia di depan mereka semua lalu ia duduk di kursi luar ruangan dengan wajah yang kecewa, ia bersender sambil menengadahkan kepala dan menutup matanya

Orang-orang yang berlalu lalang di koridor rumah sakit menatap iri ke arah Xia, saat ia menegakkan kembali badannya dan membuka mata, ia baru menyadari tatapan orang-orang terhadapnya, seketika itu pula ia merasa kesal dan melampiaskannya kepada orang yang baru lewat, karena mereka ikut-ikutan menatapnya

"Berhentilah menatapku seperti itu, aku benci melihat tatapan kalian" ucap Xia kesal sambil melihat mereka dengan tajam

"Ada apa dengannya?, judes sekali, pms?" ucap orang yang berlalu lalang

"Apa katamu?" tanya Xia sambil menatap tajam kearah orang itu, ia terus menatap walaupun mereka sudah berlalu

"Ah, sial.. aku sangat kesal sekarang" ucap Xia sambil mengotak-atik ponselnya

"Ck, diamlah udang kecil, mulutmu itu tidak pernah bisa diam, kalau kau benci dengan tatapan mereka, tutup saja matamu" ucap Vano sambil bersandar di dinding dengan memejamkan matanya, Vano merasa mengantuk karena satu harian belum tidur

Xia menuruti perkataan Vano, ia kembali duduk bersender sambil memejamkan matanya

5 menit kemudian, Vano tiba-tiba membuka suara "Bos apa aku bisa tidur sebentar?" tanya Vano dengan tetap memejam matanya dan terlihat kantung mata yang hitam disana

Zee yang melihat Vano berjaga hingga tidak tidur membuatnya merasa sedikit kasihan, karena ini menyangkut gadisnya Zee selalu bisa sedikit berbaik hati

"Ku beri waktu 8 jam" ucap Zee datar dan menerobos masuk kedalam ruangan

Vano yang menutup matanya, mendengar ucapan Zee langsung melebarkan matanya

"Apa aku sedang bermimpi?" tanyanya pada Xeno, Arnius, Staren dan Gavin yang ikutan melongo mendengar ucapan Zee

"Tidak" Jawab mereka bersamaan dengan kompak

"Sudahlah, tuan muda sedang berbaik hati, ini pasti karena menyangkut nona" ucap Xeno ikut memasuki ruangan Quirin, yang di angguki mereka semua

"Selama aku tidur, kalian harus siaga menjaga nona" ucap Vano sambil menguap dan melihat mereka bertiga

"Baik bos Vano" ucap mereka bertiga

Xia yang mendengar ucapan Zee, membuka matanya dan hanya diam saat mendengar ucapan aneh mereka, ia tidak mengerti apa yang di bicarakan oleh mereka berenam

"Udang kecil, kau tidak ingin masuk?" tanya Vano yang sudah mengantuk lalu memasuki ruangan Quirin

Xia yang mendengar tersentak dan mengikuti Vano memasuki ruangan Quirin

Vano yang memasuki ruangan langsung menuju sofa panjang dan merebahkan tubuhnya, sedangkan Xia, berjalan mendekati tempat tidur, yang di sampingnya sudah ada Zee dan Xeno

Xia menaruh buah semua bawaannya di atas meja di samping tempat tidur Quirin

Xia menatap sedih kehidupan yang di jalani Quirin "Tuan muda, aku titip sahabatku, kehidupan yang dijalaninya tidak selancar apa yang kalian fikirkan"

Mendengar ucapan Xia, membuat jantung Zee berdetak, ia sangat ingin mengetahui tentang kehidupan gadis di depannya, ia ingin mencari informasi gadis itu sendiri, tetapi pekerjaan yang telah menumpuk, membuatnya lupa untuk melanjutkan menyelidiki

Zee kemudian melihat kearah Quirin "Kehidupan seperti apa yang selama ini ia jalani?" tanya Zee pelan nan lembut membuat Xia tersihir dan melanjutkan omongannya

"Kehidupannya sangat berat tuan muda, aku sudah lama mengenal Quirin, jadi aku sangat menyayanginya, ibunya meninggal sejak ia masih kecil, kemudian ayahnya tiba-tiba menikah lagi sambil membawa pulang seorang anak kecil, dan sekarang ia telah dibuang oleh ayah kandungnya, dia selalu giat dalam bekerja, dia mandiri karena terus berusaha menghidupi diri sendiri, dari julukan nona muda, menjadi... ya, seperti sekarang ini, lihat kondisinya sekarang..." ucap Xia menatap Quirin dengan sendu dan berbicara panjang lebar

"Nona muda?" batin Xeno bertanya-tanya sambil melihat kearah Xia

Zee yang mendengar penjelasan Xia menjadi heran dan melihat kearah Xia

Xia yang merasa di tatap, melihat kearah Zee dan Xeno lalu mengalihkan matanya melihat kearah Quirin, ia tanpa sengaja melupakan janjinya pada Quirin, ia berjanji untuk tidak menceritakan kepada siapapun tentang identitasnya

"Apa yang telah aku katakan?" batin Xia sambil menutup mulut rapat-rapat

"Maaf tuan muda, aku terlalu banyak bicara, silahkan tuan muda menunggu di sini, aku akan menunggu di sofa" ucap Xia dengan gelagapan dan pergi ke sofa tempat Vano tidur

Zee yang melihat tingkah Xia yang gelagapan itu, menaruh curiga

"Xeno, barusan kau mendengarnya?" tanya Zee dengan mengalihkan pandangannya kearah Quirin

"Dengar Zee, aku hanya mendapatkan sedikit, tapi aku akan menyelidiki seluruh identitas nona" ucap Xeno yakin sambil melihat Zee

"Jangan ada informasi yang tertinggal sekecil apapun" ucap Zee yang tetap memikirkan ucapan Xia

Bersambung...

Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇

✓ Favorite

✓ Like

✓ Vote

✓ Gift

✓ Comment

✓ Rate

Author sangat berterimakasih 🙏

1
novy
.
Shuhairi Nafsir
Quirin cewek goblok lagi membosankan
Solekah
tuh kan bener quiran pelakunya
Solekah
quiran mboknya psikopat
Nurul Pky
Lumayan
NMH
Kecewa
Siti Ardiahty
Luar biasa
X'tine
🤣🤣🤣🤣🤣
Shinta Dewiana
tamat...tp org2 blm tau klu xura org terkaya se ASIA...hmmm
Shinta Dewiana
hmmmm....tuh kan...
Shinta Dewiana
huh dasar kalian emang menyebalkan
Shinta Dewiana
Al,max,alica cari penyakit...hmmmm..
Shinta Dewiana
max jangan macam2...dpt hukuman nanti..br rasa
Shinta Dewiana
sadisnyeee....zeeblg sekarat jd siapa yg akan membereskan sisa2nya
Shinta Dewiana
prrusahaan olswot mau main curang ni...
Shinta Dewiana
ayooo..zee..semangat...
Shinta Dewiana
akhirnya mati di tangan zee....baguslah...
Shinta Dewiana
leva udah ngamuk zee msh tebodoh...
Shinta Dewiana
dasar goblok lo xia...
Shinta Dewiana
feryun keluarga kalian egois..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!