NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Karena Jebakan

Terpaksa Menikah Karena Jebakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Teen / Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:726.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: risky hayu

Bryan Saputra merupakan anak dari pengusaha terkenal dijodohkan dengan putri sahabat ayah nya.
Namun Bryan menolak perjodohan tersebut karena menyukai gadis lain.
Sang adik mengetahui jika kakak nya akan di jodoh kan membantu nya menjebak gadis yang disukai kakak nya karena ia juga menyukai gadis itu .

Gadis tomboy seperti Denada saputri yang bergabung dengan geng motor dan juga sangat dingin dan jutek.

Ketika ia juga mendengar akan di jodohkan dengan salah seorang putra sahabat ayah nya , dengan tegas Nada menolak nya . Ia berpikir jika ia masih muda dan ingin melanjutkan cita cita nya .
Namun seorang gadis menjebak nya hingga terpaksa harus menikah dengan kakak nya .

Kedua orang tua mereka terkejut ketika memperkenalkan sebagai suami/ istri karena ternyata mereka sudah di jodohkan sejak kecil.


Bagaimana kisah nya Bryan dan Nada yang hoby dengan Balap motor menghadapi kisah mereka ?

Happy reading guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon risky hayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir saja.

Ane berjalan dengan terburu buru setelah mendapat telepon dari bryan ada sedikit rasa kesal karena harus meninggalkan sahabat nya .

Ane yang berharap sahabat nya tidak curiga dengan sikap nya .

" Dasar pria dingin ."

" Seenaknya saja menyuruh orang ."

" Apa dia tidak tahu aku akan bertunangan ?"

" Kenapa mengganggu ku ?"

Di sepanjang jalan kenangan ane berbicara sendiri meluapkan kekesalan nya .

Sementara tia yang melihat dena panik dengan telepon nya, entah dari mana atau pun apa yang tengah terjadi tia hanya melihat ekspresi wajah dena yang begitu khawatir jadi menyuruh nya segera pulang ketika sahabat nya itu berpamitan pada nya .

Tia berharap tak terjadi sesuatu dengan keluarga mau pun calon suami nya . Ia pun berencana mencari sebuah gaun untuk di pakai pada malam tahun baru nanti .

Ane yang sudah sampai di parkiran menoleh ke kanan kiri mencari keberadaan sang penelepon yang memaksa nya meninggalkan sahabat nya.

" Dimana dia ? Apa aku salah tempat ?"

" Apa di lantai basement atau di parkiran atas ?"

" Mati aku !!"

Ane yang tak berhati hati karena tengah kesal sampai tak memperhatikan sekeliling nya , sebuah mobil yang melaju hampir menabrak nya karena ia muncul secara tiba tiba .

" Aaaaaaaaa,,,,."

Sebuah tangan menarik ane untuk menghindari mobil yang ada di depan nya yang hampir menabrak nya karena ketidak hati hatian nya .

Perasaan takut yang sempat melintas di dalam benak nya berubah nyaman ketika ia berada di dalam pelukan seseorang yang menenangkan nya .

Setelah merasa agak tenang , orang yang memeluk ane yang tak lain adalah bryan melepas pelukan nya .

" Tunggu sebentar !"

Ucap bryan menangkup wajah ane yang terlihat agak takut dengan kejadian tadi .

Ane tak menjawab pernyataan bryan hanya menganggukkan kepala nya.

Bryan kemudian berjalan menghampiri pengemudi mobil yang hampir menabrak ane ingin meminta maaf karena kecerobohan nya .

Ane hanya menatap tajam kedua nya yang berbicara cukup lama dan entah apa yang di bicarakan mereka.

Setelah beberapa saat kemudian bryan selesai dengan sedikit urusan nya , menghampiri ane yang masih terdiam membisu di tempat nya .

" Ayo kita pulang !"

Karena masih suasana syok yang di rasakan ane , ia pun hanya menganggukkan kepala nya yang kemudian mengikuti bryan dari belakang.

Bryan yang melihat ane sedikit lamban lalu berhenti menunggu nya menggenggam tangan nya untuk sekedar memberi rasa nyaman pada gadis itu.

Tak jauh dari tempat itu bryan memarkir mobil nya yang kemudian melajukan mobil nya setelah menyuruh ane masuk ke dalam mobil nya .

Ane masih diam membisu di dalam mobil tanpa bicara sepatah kata pun . Pikiran nya menerawang jauh ke alam pikir mengingat kejadian tadi .

" Sayang, kau ingin makan apa ?"

Bryan yang mencoba menghangatkan suasana karena kebisuan ane .

Sekali lagi ane pun tak menjawab pertanyaan bryan yang mungkin pikiran nya masih syok dengan kejadian tadi membuat bryan memaklumi nya .

Bryan berhenti di salah satu restoran pinggir jalan yang menjual aneka masakan chinese food .

Bryan memilih menu kesukaan nya , apa lagi jika bukan kwetiau goreng .

Setelah beberapa saat bryan kembali membawa dua bungkus kwetiau goreng yang kemudian ia letakkan di jok belakang .

Bryan yang masih melihat ane terdiam merasa khawatir dengan nya lalu secara tiba tiba menarik nya ke dalam pelukan nya yang membuat ane terkejut namun tak bisa menolak nya .

" Kau masih takut ? Tenang lah ! Aku ada disini ."

Beberapa detik setelah itu bryan melepas pelukan nya menangkup wajah cantik ane .

" Maaf kan aku yang membuat mu seperti ini. "

Setelah itu bryan mencium kening ane .

Ane tak bisa berbuat apa apa atas perlakuan bryan , semua berjalan secara tiba tiba .

Setelah beberapa saat bryan melajukan mobil nya kembali menuju tempat yang saat itu mereka kunjungi.

Ane hanya mengikuti permintaan bryan karena cowok dingin itu mempunyai segala cara untuk memaksa ane.

" Duduklah ! Ini,,,."

Bryan mempersilahkan ane duduk kemudian memberikan sebungkus kwetiau goreng yang ia beli di pertengahan jalan .

Ane tak menjawab perkataan bryan ganya mengikuti nya sesuai perintah nya .

" Terima kasih. "

Ucap ane setelah menerima bungkusan tersebut .

Ane terkejut melihat bungkusan yang ada di depan nya yaitu makanan kesukaan nya .

Tanpa basa basi ane memakan nya dan merasakan kelezatan nya yang menurut nya rasa nya sama seperti kesukaan nya .

Ane seperti mengenal tempat ini dan juga makanan kesukaan nya sering ia makan di tempat ini .

Mendadak ane memegang kepala nya seperti mengingat sesuatu namun tak menemukan nya.

" Kenapa ? Tidak enak ? Kau mau makan yang lain ?"

Bryan yang melihat pergerakan ane terlihat mengkhawatirkan gadis itu .

" Tidak,,, . Enak ,,, bahkan sangat lezat."

Ucap ane menjawab pertanyaan bryan .

" Lalu kenapa memegang kepala mu ?"

Bryan yang kembali menyantap makanan nya memperhatikan ane .

" Aku seperti mengingat sesuatu , tempat ini ? makanan ini ? Tapi tak menemukan di memory ku ."

Ane yang kemudian melanjutkan menyantap makanan nya .

" Makanlah selagi masih hangat !"

Bryan tak mengindahkan perkataan ane hanya menyuruh gadis itu menghabiskan makanan nya .

Setelah acara makan nya selesai , ane hanta duduk memandangi danau yang indah tersebut dengan sesekali memotret keindahan nya .

Sedangkan bryan sibuk dengan laptop nya tapi tanpa sepengetahuan ane memotret gadis tersebut dengan segala tingkah nya .

Bersambung 😊😊😊🙏

1
Astrid Nandistya Hayoto
Lanjut thor
Astrid Nandistya Hayoto
Lanjut Thor
Astrid Nandistya Hayoto
Lagian,, org tua ngk kasih tau.. paya kamu ian
Astrid Nandistya Hayoto
aku yg tegang njiirr
Astrid Nandistya Hayoto
jadi tegang aku ne
Astrid Nandistya Hayoto
salah paham kamu jek,,, ayh mu yg biang kerok,, baru kenapa juga kamu ngk caritau yg sebenarnya
Astrid Nandistya Hayoto
Dasar wanita ular,
Astrid Nandistya Hayoto
Jay sama Tia ngk hadir ya,,
Astrid Nandistya Hayoto
Layar tancap2 ma,, 😂😂😂
Astrid Nandistya Hayoto
Bram ini benar2 gila ya
Astrid Nandistya Hayoto
Bram ini org gila apa gimana ya
Astrid Nandistya Hayoto
Gila kamu tua bangka.
Astrid Nandistya Hayoto
Stevi ke enak tu.. kapan pertemukan Ane sama mm ine thor
Astrid Nandistya Hayoto
sok ya,, sok lah, akhirnya di satu kan ya,,
Astrid Nandistya Hayoto
Lucu,, Briyan❤denada, Jay❤Tia, Rafa ❤Stella,, Ah manisnya
Astrid Nandistya Hayoto
Ane Hamil,, semoga ya Aamiin🤲
Astrid Nandistya Hayoto
masih dengan nuansa baju jaring2 ya
Astrid Nandistya Hayoto
Akhir nya yg di tunggu2 terlaksana
Astrid Nandistya Hayoto
Ane mulai panik,, takut Ian jajan di luar 🤣🤣🤣
Astrid Nandistya Hayoto
Kamu jail bangat Jay 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!