Edelweiss Javanica adalah seorang gadis cantik keturunan Jawa Eropa. El memiliki mata hazel sama seperti ibunya sehingga membuat banyak orang terhipnotis oleh tatapannya.
El juga seorang primadona kampus. Siapapun pasti mengenal si gadis cantik, pintar, kaya, ramah dan baik. Apalagi dia juga mempunyai kekasih yang tampan. Sungguh hidupnya terlihat begitu sempurna hingga banyak gadis yang iri padanya. Bahkan mereka memimpikan hidup seperti dirinya.
Namun ternyata hidupnya tak sesempurna yang terlihat. Kekasih tampannya sering membentak bahkan memukulnya jika ada pria lain yang menatap kagum padanya.
Akankah Edelweiss bertahan dengan kekasih posesif nya? Atau dia akan menemukan tempat bersandar yang baru dan lebih nyaman?
Baca kisah selengkapnya di SORRY, But I Love You.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isthiizty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mandi Parfum
Kennan merebahkan tubuhnya di atas ranjang sesaat setelah sampai di rumahnya. Pandangan matanya menatap langit-langit kamar tidurnya. Pikirannya kembali ke sosok gadis yang menatapnya tanpa berkedip saat dia memasuki cafe.
Kennan yang saat itu duduk di depan El ikut terhanyut dengan tatapan gadis itu. Lagi-lagi mata indah berwarna hijau kebiruan itu membuat Kennan terpaku. Padahal dia tahu jika El hanya memakai contact lens. Tapi tetap saja entah mengapa saat menatap mata itu selalu membuat hati Kennan terasa tenang.
Drtt.. drtt.. drtt..
Suara dering ponsel membuyarkan lamunan Kennan. Dia meraih benda pipih yang berada di atas ranjang. Kennan mengerutkan dahi saat melihat ternyata Megan kekasihnya yang menelponnya sepagi ini. Tanpa menunggu lama dia menggeser tombol hijau pada layar dan mengarakan ponsel itu ke telinganya.
"Hallo baby. Tumben sekali kamu menelponku sepagi ini?" tanya Kennan. Jam baru menunjukan pukul lima lebih tiga puluh menit. Ini terbilang masih pagi, karna tak seperti biasanya Megan sudah menelponnya. Pasalnya selama menjalani hubungan dengan Megan setahun belakangan ini, Kennan begitu tahu jika kekasihnya itu akan bangun paling pagi jika sudah menunjukan pukul tujuh pagi.
"Honey aku mengkhawatirkan hubungan kita," ucap Megan dengan suara yang terdengar sendu di telinga Kennan.
"Apa yang kau khawatirkan baby?"
"Kau akan menikah dengan gadis lain."
"Bukannya kemarin kamu yang menyuruhku menerima perjodohan ini. Lalu kenapa sekarang sepertinya kamu ragu?"
"Aku hanya khawatir kamu akan berpaling ke gadis itu honey. Dan kamu akan ninggalin aku," ucap Megan.
"No baby. Aku tidak akan pernah ninggalin kamu. Aku juga tidak akan pernah berpaling pada gadis itu. Karna kamu jauh lebih segala-galanya dari dia," ucap Kennan meyakinkan.
"Tapi bagaimana jika gadis itu jatuh cinta padamu dan berusaha menggodamu honey?"
"Kamu tidak perlu khawatir baby. Aku baru saja bertemu dengannya. Dia setuju dengan pernikahan di atas kertas dan bercerai setelah 6 bulan pernikahan. Lagi pula gadis itu sudah mempunyai kekasih. Sepertinya dia begitu mencintai kekasihnya."
"Walaupun sedikit ragu, aku akan berusaha percaya padamu honey."
" Thank you Baby," sahut Kennan.
"Kau mau aku memberikan hadiah apa untuk hari pernikahanmu honey?" tanya Megan.
"Tak perlu baby. Justru aku yang akan memberimu hadiah. Karna sudah mau menungguku hingga 6 bulan kedepan. Apa yang kau inginkan saat ini baby?" tanya Kennan dan berhasil membuat Megan tersenyum senang.
"Emmm... aku ingin jam tangan rolex keluaran terbaru honey. Apalah boleh?" tanya Megan dengan suara manjanya.
"Tentu saja baby. Apapun yang kau inginkan akan aku berikan. Kirimkan saja foto jam tangan yang kau inginkan. Siang ini aku pastikan jam tangan yang kamu inginkan sudah sampai di hadapanmu baby," ucap Kennan membuat Megan jingkrak-jingkrak di atas kasurnya karna begitu senang. Pasalnya kemarin dia sengaja menelpon Kennan untuk meminta di belikan jam tangan rolex itu. Tapi karna mendengar Kennan di jodohkan membuat dia lupa tujuan menelpon kekasihnya. Hingga dia memutuskan untuk menelpon Kennan pagi-pagi sekali. Bahkan dia menyalakan beberapa kali jam alarm agar bisa bangun pagi.
"Thank you honey kamu memang terbaik," ucap Megan.
Kennan mematikan telepon saat mendungar suara ketukan pintu kamarnya. Dengan langkah gontai Kennan membuka pintu kamarnya dan langsung terlihat Mom Mira berdiri di depan pintu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.
"Kau sudah bangun boy?" tanya Mira saat melihat Kennan sudah berdiri di pintu kamarnya.
Boro-boro sudah bangun. Tidur aja belom.
"Iya mom," ucap Kennan malas.
"Baguslah. Kamu buruan mandi dan mom tunggu di meja makan. Kita sarapan bersama," ucap Mira. Lalu bergegas meninggalkan Kennan setelah mendapat anggukan kepala dari putranya.
Kennan menutup pintu kamarnya lalu berjalan ke kamar mandi. Tapi bukan untuk mandi, karna Kennan belum tidur sama sekali jadi dia memutuskan hanya akan mengelap tubuhnya.
Setelah berganti pakaian dia menyemprotkan banyak sekali parfum ke tubuhnya berharap bisa menyamarkan bau tubuhnya yang tidak mandi.
Kennan keluar kamarnya dan berjalan menuju meja makan. Disana sudah terlihat Dad and Mom nya sedang mengobrol dengan senyum lebar terpancar di wajah keduanya.
Mereka kembali menungguku untuk memulai sarapan bersama. Apa karna aku sudah mau menerima perjodohan dengan El? Ahh... sudahlah setidaknya aku senang melihat Dad and Mom yang terlihat bahagia.
"Pagi Dad Mom," sapa Kennan seperti biasa lalu menarik kursi dan mendudukan tubuhnya.
"Bau apa ini?" tanya Mira sambil menutup hidungnya.
"Aku tak mencium bau apapun," ucap Kennan menatap heran Mommy nya.
"Apa hidung kamu bermasalah? Kenapa kau menyemprotkan satu liter parfum ke tubuhmu?" sahut Mira.
"Aku hanya memakai lebih banyak dari biasanya Mom. Mana mungkin aku mengguyur tubuhku dengan satu liter parfum," ucap Kennan kemudian mencebikan bibirnya.
"Oke.. oke.. Mom akan memakluminya karna hari ini kau akan menikah, jadi putra Mommy ini pasti ini tampil dengan tubuh yang lebih harum dari biasanya kan?" ucap Mira dengan mengedipkan sebelah matanya.
"Bukan begitu Mom, aku hanya belum ti......"
"Sudahlah kau tak perlu malu boy. Karna Daddy dulu juga mengalaminya saat akan menikahi Mommy mu yang cantik ini" potong Michael lalu menatap Mira dengan senyum lembutnya. Hingga membuat Mira salah tingkah.
"Kau itu sudah tua, gak cocok gombal-gombal gitu di depan anakmu yang sudah mau menikah," ucap Mira.
"Aku tidak gombal. Kamu memang masih sangat cantik." Ucapan Michael kali ini membuat Kennan berdehem sangat keras. Bagaimana tidak, dia akan menikah dengan gadis yang tidak dia cintai. Membayangkan pernikahannya yang tak akan seharmonis Dad and Mom nya membuat dia kesal.
"Hanya tersisa empat jam lagi putra Mommy yang tampan ini akan berubah status menjadi seorang suami," ucap Mira mengalihkan pembicaraan. Dia tahu putranya sedang tidak nyaman dengan perlakuan manis Michael terhadapnya. Padahal biasanya dia akan menjadi orang paling bahagia saat Mom nya di perlakukan seperti ratu oleh Dad Michael. Tapi mungkin karna Kennan akan menikah karna perjodohan membuatnya sedikit sensitif.
"Sean sudah mengurus segalanya. Kau hanya perlu mempersiapkan dirimu," sahut Michael.
"Dan Mommy sudah belikan baju pengantin untukmu. Nanti setelah sarapan Mommy akan antarkan tuxedomu ke kamar," ucap Mira.
"Lalu bagaimana dengan gaun pengantin untuk El? Apa kau juga menyiapkan untuknya? Kau tau sendiri kan Aditya masih di rawat di rumah sakit. Aku yakin mereka tidak akan ada waktu untuk menyiapkan gaun pengantin untuk El," ucap Michael.
"Kau tenang saja sayang. Aku sudah menyiapkan gaun pengantin untuk calon istri putramu. Nanti gaunnya akan di antar oleh Mbak Susi ke rumah sakit setelah sarapan," sahut Mira.
Kennan tidak memperdulikan lagi pembicaraan kedua orang tuanya. Dia lebih memilih menikmati sarapan terakhirnya sebagai pria single.
Gue harus makan yang banyak, karna hari ini gue butuh tenaga buat ngadepi hidup baru gue yang gak tau bakal kayak gimana kedepannya.
gimn Megan thort