NovelToon NovelToon
My Destiny Is Mr Zhao

My Destiny Is Mr Zhao

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:343.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Cut Yuniar

AtHaara Martin adalah gadis yang memiliki paras cantik,ia hanyalah seorang gadis SMA yang terpaksa harus menikah muda karena sebuah surat wasiat perjodohan keluarganya, tertulis sebuah wasiat perjodohan jika anak laki laki dari keluarga Zhao akan dinikahkan dengan anak perempuan dari keluarga Martin,

Sungguh ia tak percaya jika ia akan menikah dengan seorang CEO muda dan tampan yang dapat membuat semua hati wanita jatuh cinta pada calon suaminya,

Apa ia akan melakukan kewajibannya layaknya seorang istri?bahkan ia berfikir jika ia masih seorang siswi SMA?bagaimana kelanjutan ceritanya?

WARNING!!

Cerita ini asli dari pemikiran dan ide saya sendiri!

Dilarang keras memplagiatkan hasil karya orang!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta yang Menyakitkan

Yoan memparkir mobilnya dan segera mungkin masuk ke dalam kantornya,

Fikirannya benar-benar sangat kacau saat ini, ia terpaksa bangun dari tidurnya di jam 03:45 pagi, mimpi buruk itu hadir dalam tidurnya.

"Yoan!" panggil seseorang dibelakangnya,

Yoan yang terpanggil menengok ke arah belakang,

"Ammar?" terkejutnya.

•••

"Jadi, kepala keluarga Zhao mengganti calonnya?! ja-jadi Ha-Haara menjadi calon perjodohanmu??" terkejut Ammar,

Yoan hanya mengangguk sambil meminum coklat panasnya.

"Jujur aku merasa senang mendengar kau menolak perjodohan antara dirimu dengan Anna, tapi ... Aku terlalu egois, aku tak memikirkan perasaanmu yang terjebak perjodohan keluargamu, aku sangat tak berguna sebagai sahabatmu, aku minta maaf~" jelas Ammar terus menunduk, ia benar benar merasa sangat bersalah.

"Tak usah kau merasa bersalah, aku ingin melihat kedua sahabatku bahagia itu sudah cukup, mungkin takdir hidupku memang seperti ini, terus memprihatinkan." seru Yoan tersenyum hambar,

"Haara itu gadis yang baik,"

Yoan menatap Ammar,

"Meski ia sangat ceroboh, malas belajar, mudah marah, cengeng, sangat antusias mendengar hal yang membuatnya senang, dan Anna bilang dia adik yang menyebalkan," gantung Ammar,

"tapi dia adalah gadis baik, perhatian, polos, dan mudah bergaul, kau beruntung mendapatkannya." jelas Ammar.

Yoan menatap sahabatnya bingung,

"Aku hanya menjelaskan siapa AtHaara, dan juga ... Semua takdir hidupmu tidak selamanya memprihatinkan,"

"Aku berharap dengan adanya Haara disisimu nanti, traumamu akan hilang~" senyum penuh arti Ammar.

"Aku tak ingin melibatkan gadis itu dalam hidupku yang kacau," seru Yoan dengan suara merendah,

"Aku paling benci saat kau mengatakan jika dirimu seolah orang yang paling sengsara, ayolah! itu dulu! bukan saat ini, kehidupanmu sudah berbeda dengan yang dulu, kau boleh sebut masa lalumu kacau, tapi jangan untuk sekarang!" geram Ammar.

"Apa gadis itu akan menerima masa laluku yang menyeramkan? aku tak bisa mengatakan dan terus terang padanya." tanya Yoan dengan pandangan kosong.

"Aku yakin ia akan percaya denganmu, bahkan kami percaya padamu." seru Ammar menepuk pundak Yoan memberi semangat,

Yoan meminum lagi coklatnya,

"Aku dan Anna juga ingin melihatmu bahagia, mulailah berfikir positif!" seru Ammar menepuk bahu Yoan lagi kini sangat keras.

"Uhuk!! kau ingin membunuhku?!!" geram Yoan yang membungkuk karena tersedak saat minum,

"Habis aku bicara padamu bodoh, kau asyik minum dan tak mendengarkanku!"

"Aku mendengarkanmu bodoh!" kesal Yoan,

"Ah benarkah? ah maaf~" cengir Ammar.

"Secepat ini kau tahu tentang pertemuan keluarga kemarin, kau tahu dari mana?" tanya Yoan,

"Hmm, aku terkejut karena Haara menelfonku sambil berteriak menyuruhku untuk datang kerumah, lalu ia menceritakan semuanya."

"Mm dia menangis?"

"Yahh~ bisa dibilang seperti itu, ia terus meracau, 'aku masih SMA, aku tak ingin dinikahi dengan om mesum!!' ah! om mesum. aku jadi teringat, memangnya apa yang kau lakukan pada Haara? sebelumnya kalian penah bertemu??" penasaran Ammar,

Yoan memukul keningnya, ia merasa telah menjadi korban, gadis itu telah menjatuhkan nama baik nya.

"Gadis bodoh,"

"Ada apa sebenarnya sampai ia memanggilmu om mesum?"

Yoan pun menjelaskan tentang pertemuannya beberapa hari lalu kepada Ammar dengan detail,

"Ahh seperti itu, tapi kalimat pertanyaan yang kau lontarkan ke Haara salah bodoh"

"Tapi kau tahu apa maksud dari ucapanku!"

"Ya tapi ...,"

"Berisik! kemarin kau tidak masuk selama 4 hari! bahkan tugasmu aku yang menanggung! sebagai balasannya dokumen di meja ku kau kerjakan semua!!" marah Yoan,

"Yo-Yoan, ayolah~ kita bagi dua ya??" mohon Ammar,

"memang sudah dibagi dua, bahkan aku sudah lebih dulu mengerjakannya, dan yang itu aku sisakan untukmu." seru Yoan dengan tatapan tajam.

"Yoan ~" rengek Ammar,

"Jadwal rapat dimulai 3 menit lagi, setelah selesai rapat aku tak ingin masih melihat setumpuk dokumen itu di ruanganku! pindahkan dan kerjakan semua di ruanganmu!" seru Yoan tegas dan pergi meninggalkan Ammar.

"Yoan! Yoan! Aduh anak itu!"

●•●•●•●•●

"Cita-citaku? ahh mencari seorang pria tampan dan kaya raya! HAHAHA!!" tawa seorang gadis ikat kuda,

"Haaa? cita-cita macam apa itu??" tanya temannya berambut pendek sebahu,

"Apa yang salah? perempuan tak butuh cita-cita. jika sudah menikah, yang pasti kita akan menjadi ibu rumah tangga." seru gadis rambut kuda.

"Hahh, jika kau mampu menulis itu di lembar biodata yang kepala sekolah ini, silahkan saja~" pasrah gadis berambut pendek sebahu meminum teh kotak nya,

"Mm? bagaimana denganmu Haara?" seru gadis berambut pendek sebahu itu,

"Aku ... Tidak tahu."

"Haa?? bukannya cita-citamu ingin menjadi seorang Dokter?" tanya gadis kuncir kuda,

"Aku tak tahu bisa atau tidak." lamun Haara.

"Riza? bagaimana denganmu?" tanya gadis kuncir kuda,

"Aku ..."

"Jangan bilang bercita cita menjadi istri Yifan?" goda gadis kuncir kuda itu,

"Apa yang kau katakan? mengawur!" seru gadis yang bernama Riza, Yuriza Olivia.

"Alka, ayolah jangan menggoda Riza terus" seru Haara terkekeh,

"Aku ingin menjadi desainer di Perancis." seru Riza,

Alka dan Haara terdiam,

"Lalu ... bagaimana dengan Yifan?" ragu Haara bertanya,

"Kenapa harus di fikirkan, sejak awal memang jelas bukan? jika ia membuat status aku dan ia tak jelas." jelas Riza,

"Bahkan ia bisa mencari wanita yang lebih sesuai keinginannya, bahkan banyak siswi yang mengantre ingin menjadi kekasihnya." seru Riza lagi melangkah ke pembatas rooftop.

"Hahh, hubunganmu benar-benar rumit" prihatin Alka.

Haara larut dalam fikirannya, bahkan nasib percintaannya lebih jelas dan lebih menyakitkan dari sahabatnya,

ia di tolak!

"Cinta memang menyakitkan ya?" senyum Haara,

"Aku dapat merasakannya saat melihat kalian terluka kerena cinta, itu membuatku takut untuk mulai jatuh cinta." seru Alka.

"Aku tak tahu ingin memberi julukan apa pada Yifan. jika ku juluki playboy, jelas dia tak pernah merespon gadis-gadis yang menyatakan cinta dan menggoda nya. bahkan fans nya lebih menakutkan, tidak jauh berbeda dengan Yifan dengan sikap dinginnya~" seru Alka berfikir.

"Ah! bagaimana kabar teman pria masa kecilmu atau bisa disebut gebetanmu itu Haara??" antusias Alka,

"Mm, sudah lama aku tak bertukar kabar dengannya,"

"Lho kenapa?"-Alka

"Lebih baik seperti ini, jarak kami yang jauh pula bisa mendukungku agar bisa melupakan nya" miris Haara,

"Hahh, malang sekali kalian berdua." sedih Alka dibuat buat,

Yifan adalah seorang pria yang sangat populer dikalangan siswi, tak hanya dikalangan siswi bahkan di kalangan siswa karena kejeniusannya dalam anggota klub nya, tak hanya itu ia juga menjadi anggota OSIS atas perintah lebih tepatnya paksaan dari kepala sekolah alias pamannya.

Memiliki sikap dingin, cuek dan tak perduli itu tak melunturkan kepopuleritasannya karena ia memiliki wajah yang tampan.

"5 menit lagi bel masuk pelajaran terakhir, ayo kekelas." seru Riza meninggalkan mereka.

●•●•●•●•●

Jam telah menunjukkan jam 16:15 bel telah berbunyi 5 menit lalu, tak semua siswa maupun siswi telah pulang, ada sebagian yang masih disana karena perkumpulan klub atau lainnya.

"Ayo kita pulang!!" semangat Haara menggandeng kedua sahabatnya.

• • •

"Bagaimana kalau kita pergi makan Hamburger? aku lapar~" rengek Alka,

"Ehee~tiba tiba ingin itu." kikuk Haara, ia teringat pertemuannya dengan calon suaminya itu di lestoran Hamburger.

"Kenapa? bahkan kau pasti semangat aku ajak makan Hamburger~" keluh Alka,

"Ahh tidak, ayo!" kikuknya.

Alka dan Haara terhenti mengetahui Riza menghentikan langkahnya,

"Za? ayo!" -Haara

Mereka mengikuti arah pandang Riza kedepan,

"Yifan??!" bisik Alka,

Yifan melangkah mendekat kearah Riza, Riza hanya mengalihkan pandangannya,

"Ku antar kau pulang," seru Yifan,

"Aku pulang bersama Haara dan Alka."

"Kenapa tak mau sama aku?" tanya Yifan dingin,

"Aku hanya tak ingin kedua kalinya harus diturunkan dijalan." sahut Riza pelan,

Haara dan Alka terkejut mendengar penuturan Riza, mereka paham sekarang kenapa kemarin Riza menangis.

"Ayo kita bicara." seru Yifan menghela nafas,

"Aku tak punya waktu, aku sudah memiliki janji dengan Haara dan Alka,"

"Baiklah, tapi bahkan aku tak menurunkan mu, kau yang minta turun."

"Karena aku tak ingin merasa seperti orang bodoh melihat kemesraan kalian,"

"Kemesraan apa maksudmu, bahkan aku tak memiliki ...,"

"Sudah lalu juga, aku permisi, ayo Haara, Alka." ajak Riza murung,

Yifan hanya menatap Riza dan kedua sahabatnya menjauh dari pandangannya,

Fokusnya teralihkan dengan suara dering dari ponselnya.

●•●•●•●•●

Mereka telah tiba di letoran yang mereka maksud dan juga awal pertemuannya dengan pria yang ia juluki 'om mesum' itu.

"Keburu ramai, ayo kita masuk" seru Riza,

"Ayo!!" semangat Alka dan Haara.

Bunyi lonceng saat pintu terbuka berbunyi, tak begitu ramai disana, mengingat masih belum saatnya jam pulang kerja.

"Syukurlah sepi, Haara, Riza cari tempat ...,"

"Haara??"

"Kak Ammar??!"

"Wah, kebetulan sekali, bagaimana kalian bergabung dengan kami" cengir Ammar,

"Ka-kami??" -Haara,

"Hm, aku dan Yoan~"

"AP APA!!??".

...•...

...•...

...{Bersambung}...

...•...

1
Ndhe Nii
kepleset terus aku dg nama mereka...karena aku bukan penggemar K-Pop atau Drakor jugaa😁🙏
Widhi astuti
koq ikut2an baper ya. serasa ikut saikt hati ini
Maya●●●
halo kak salam kenal.
jika berkenan mampir juga yuk di karyaku😊🙏
ZasNov
Waduh Kakak pindah lapak nih, kirain mau ada karya baru disini 😥
Tapi dimanapun berkarya semoga selalu lancar & sukses ya Kakak 🤗
Sehat dan bahagia selalu ya 🥰
Semangat ⭐🌹⭐🌹⭐🌹⭐🌹⭐
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🧡⃟ᴍᴜᷟғᷰᴀᷟɴᷴᴅʏ💘ѕ⍣⃝✰
huuffft semoga aku bisa baca disana😭
SyaSyi
like aku thor
mampir juga di karyaku
Xianlun Ghifa
nyicil jejak
Xianlun Ghifa
paket komplit untuk mu Thor. mohon dukungannya untuk mampir di karya saya Tumbal Cinta Jalan Ke Surga
Anindya Jinan
haara ngikutin anjuran pemerintah....jaga jarak ueyy...🤣🤣🤣🤣
Hayaku Gaya
huwaaaa akhirnya!!!! asik asik asik!!! dari pengenalan ceritanya.. pasti seru ini mah... hemmm 😋
ZasNov
Wah novel baru kakak udah membuatku penasaran nih..🤩
Ceritanya seru banget..🥰
Nanti aku mampir ya Kakak..🤗
Sehat, bahagia & sukses selalu ya..🥰
Semangat terus Kak ⭐❤️❤️❤️❤️❤️⭐
ZasNov
Akhir yang bahagia buat Haara, Yoan, Yiran dan Yu xi.. 🤩
Yoan benar2 Papa yang bijak, tegas namun penyayang..
Bisa mendidik Yiran menjadi laki2 bertanggung jawab dan bisa menjadi pelindung buat orang2 yang dia sayangi..
Haara dan Yu xi pun selalu menjadi perempuan2 beruntung bagaikan ratu dan putri bagi Yoan 🤗
Semoga mereka semua selalu bahagia..🥰
Terima kasih untuk novel luar biasa Kakak..🤗
Sehat, bahagia & sukses selalu ya..🥰
Semangat terus Kak ⭐❤️❤️❤️❤️❤️⭐
ZasNov
Cwo yang mau jadi pacar Yu xi harus sebanding sama Yiran ya..Atau gantengnya minimal kayak Papa Yoan..😆😆
Ngedadak jadi insecure tu cwo2 yang mau deketin Yu xi.. 😆
Yiran emang kakak ter the best, bisa ngelindungin Yu xi dengan baik..
Wah Haara & Yoan pulang ke Indonesia..😄
Ya ampun awet muda banget ya, ga kayak ibu dari 2 anak berusia 18 tahun..😆
Lucu2 banget deh photo2 Yu xi dan Yiran saat kecil. Ganteng & cantik banget lagi..🤩
ZasNov
Wah ternyata ada bonchap-nya..🤩
Udah 18 tahun kemudian, dan Haara sudah menjadi novelis sekaligus komikus sukses di Korea. Keren banget Haara..😎
Yiran dan Yu xi sekolah di Indonesia ya..
Dan Yiran meskipun jahil, tapi sayang dan melindungi Yu xi banget ya..🤗
Martina Alfarizqi
42 like semangat berkarya
ELyKa Key _ 1722
Kabar Baik Authorrrrr .... And Apa Punya Kabar Thooorrrr ... Semoga Sllu Baik Yach ....

Thanks Sudah Muncul Kembali ... Bahagianya Aku ... 🥰🥰🥰 And Ditunggu Karyamu Selamjutnya Ya Udah Gak Sabar nich 😊😊😊

Semngat ... And I Miss U Karyamu .... 😘😘💪💪
YonhiarCY (Hiatus): kabar baik kakak🤗 terima kasih sudah menunggu, huhu😭 aku sudah publish karya barunya lho kak🤗 langsung cek ya ka🤗
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🧡⃟ᴍᴜᷟғᷰᴀᷟɴᷴᴅʏ💘ѕ⍣⃝✰
huuaaaa akhirnya muncul juga

ditunggu karya nya
jngn lupa notif nya
karena aku msh tetep favoritkan certia at harra😀
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🧡⃟ᴍᴜᷟғᷰᴀᷟɴᷴᴅʏ💘ѕ⍣⃝✰ : maaf telat bacanya
krn aku sibuk dngan kerjaaan
maksih infonya kaka
total 2 replies
nis_ma
wahhhh author dari Aceh kah??😅

semangat selalu Thor 🎉🎉
YonhiarCY (Hiatus): hehe, iya kakak🤗 di tunggu cerita baru ku yang akan di publish esok ya kakak🤗❤
total 1 replies
Anti Veryanty S
aku mampir yah thor.
mampir juga di novel pertamaku.
aku tunggu dukungannya.
🙏🙏
YonhiarCY (Hiatus): siap meluncur kaka🤗
total 1 replies
Lusi Mariana
tetap semangat thor
YonhiarCY (Hiatus): terima kasih kaka🤗 sehat selalu🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!