NovelToon NovelToon
Soraya Dan Aldrian

Soraya Dan Aldrian

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:382
Nilai: 5
Nama Author: MayRedN

Soraya anak bungsu dari tiga bersaudara, ceria, mudah bergaul dan sedikit pintar. Keluarganya berkecukupan tapi sederhana. Hari Pertama SMA kelas 10 bertemu Aldrian yang kelas 12, Aldrian orang yang pendiam, perhatianya tidak diucapkan. Soraya dan Aldrian memiliki hari hari yang canggung disekolah. Banyak interaksi tak pernah terjalin komunikasi. Soraya akhirnya harus terpisah dengan Aldrian. Aldrian yang sudah lebih dulu lulus pergi tanpa kata tanpa berpamitan, membuat hari hari Soraya disekolah selalu mengingat Aldrian.

Setelah 2 tahun terpisah akhirnya mereka bertemu kembali. Aldrian mempunyai keberanian untuk menemui Soraya dirumahnya.

Soraya dan Aldrian dari keluarga yang sangat berbeda, keyakinan yang berbeda membuat mereka mempunyai banyak cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MayRedN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ternyata dia peduli

TOK TOK

Pintu diketuk 2x, pelan tapi tegas.

Bu Yuni "Silahkan masuk"

Pintunya kebuka

Berdiri Kak Aldrian.

Kak Aldrian "Permisi bu, izin masuk"

Suaranya pelan tapi tegas

Bu Yuni "Silahkan masuk Aldrian, nyari siapa, apakah ini adeknya Aldrian?"

Kak Aldrian "Saya pembimbingnya"

Kak Aldrian masuk kedalam, berdiri tepat didepanku, didekat ranjang tempat Putri berbaring,

Kak Aldrian "Udah jam nya pulang, kalo udah baikan pulang aja!!"

Lagi dia memeberikan perintah tanpa pertanyaan, Ya itula dia Aldrian yang hanya mengatakan 2 kalimat lalu berbalik, jalan keluar dari ruang UKS.

Ga tau dia lihat aku yang duduk dikursi atau tidak, seolah olah aku ini tidak tampak olehnya.

Ketika Aldrian berjalan keluar ruangan, dari luar pintu terdengar suara

BUK BUK BUK

menabrak pintu UKS.

"Siapa yang pingsan Al?"

Kak Aldrian "Hampir"

"Mau kemana Al?"

Ternyata yang datang kak Firuly, lari tergesa gesa hingga menabrak pintu UKS.

Kak Aldrian tidak menjawab pertanyaan kak Firuly, kak Aldrian langsung keluar dari ruangan UKS sambil menepuk pundak kak Firuly.

Setelah kak Aldrian keluar dari ruang UKS, kak Firuly masuk kedalam, dia nggak langsung ngomong. Matanya menyapu semua ruangan, baru kemudian mendekat keranjang Putri berdiri diujung dan bertanya :

"Siapa nih yang tadi pagi jatuh ditangga dan siapa yang mau pingsan?"

Dewi melihat kak Firuly datang sepertinya bahagia banget, senyumnya langsung merekah seperti bunga mawar.

Dewi "Aku kak, aku yang tadi mau pingsan, kok kak Firuly tau?"

Kak Firuly "Tadi ada yang cerita sama kakak, kamu kenapa mau pingsan? Belum sarapan tau lagi sakit?"

Sebelum Putri menjawab pertanyaan kak Firuly dia menoleh kearahku seolah olah tatapanya berkata "Jangan bilang bilang please ....".

Akupun hanya menjawab dengan menaikan kedua alisku pertanda "OK"

Putri "Iya kak, tadi aku lupa belum sarapan, maaf ya kak membuat kawatir?"

Kak Firuly yang tadinya diujung ranjang sekarang berjalan ke arah meja sebelah ranjang telat dibelakangku.

Dia merogoh saku celananya ngeluarin 2 bungkus roti ditaruh diatas meja.

Kak Firuly "Tadi cuma nemu ini, soalnya kantin udah pada tutup. Makan dulu gih biar ga lemes lagi, setidaknya nanti ada tenaga buat jalan pulang"

Putri "Makasih banget ya kak, jadi ngerepotin"

Kak Aldrian "Ga pa pa kalem aja, besok lagi jangan lupa sarapan ya! (sambil menoleh ke arahku dia bertanya) berarti kamu yang jatuh dari tangga?"

Aku "Iya kak, tapi jatuhnya tadi pagi sebelum bel berbunyi"

Kak Firuly "Loh jatuhnya dari pagi kenapa baru ke UKS sekarang, ada yang sakit ga? Klo ada harus buruan ditindaklanjuti jangan sampai telat penanganan, bisa bahaya lhoh"

Aku "Nggak kenapa kenapa kok kak, ga ada yang sakit. Cuma jatuh biasa aja ditabrak orang"

Kak Firuly "Syukurlah kalo ga kenapa kenapa"

Putri "Kak Firuly ga tanya skalian siapa yang nabrak ??"

Mendengar pertanyaan Putri ke kak Firuly yang ga penting ini, aku bergegas bangun dari tempat dudukku mendekat ke Putri sambil menutup mulut Putri dengan tanganku.

Aku "Nggak kak bukan siapa siapa, ga ngeh juga tadi siapa yang nabrak, orangnya langsung pergi gitu aja"

Kak Firuly berbalik menatapku, menaikan kedua alis matanya dan berkata "Oke"

Dewi dan Kak Firuly ngobrol asyik banget, mereka sepertinya akrab kayak orang udah kenal lama.

Kak Firuly "Kalian pulangnya bagaimana ini? Mau dianter atau dicariin Grab? "

Putri "Aku nanti dijemput mas kak"

Kak Firuly "Soraya bagaimana?? benerkan nama kamu Soraya?"

Aku "iya kak, nama aku Soraya, nanti dijemput mas juga, tadi pagi udah janjian pulangnya jam 2 disuruh nunggu"

Kak Firuly "Kalian dijemput mas mas nih? berarti kalian aman ya, kakak tinggal dulu. Tenang aja sekolah kita tutup jam 4 kok"

Setelah kak Firuly meninggalkan ruangan UKS, aku dan Putri mulai ngobrol kembali. Aku penasan kenapa Putri bisa akrab sama kak Firuly.

Aku "Kamu akrab banget ama kak Firuly Put??"

Putri "Kenapa Aya... Kamu penasaran apa penasaran banget?"

Aku "Apaan sih Put, orang tanya doang, ga dijawab juga ga apa apa, ga penting penting banget"

Putri "Iya iya ku kasih tau, ga usah emosi gitu (putri sambil tertawa kecil) tau ga ya...... kak Firuly tuh ya ya, kak Firuly tu... kakaknya Estia, kamu tau Estia ga?"

Aku "Mana ku tau Put, kenal orang selain temenku SMP disini juga baru kamu doang"

Putri tertawa terbahak bahak sambil memukul mukul tempat tidur.

"Yaudah ntar kapan kapan aku kenalin kamu sama Estia, temenku waktu SMP dulu, sekarang juga masih jadi temen sih satu SMA dia dikelas 10 1, rumahnya juga deket kok ama rumahku"

Aku "nggak usah Put, nggak penting tau. Udah ah Put, kamu udah baikan kan?" aku balik kekelas dulu ngambil tas kita biar ntar kalo kita udah ada yang jemput bisa langsung pulang"

Aku berjalan menuju meja sebelah ranjang Putri, membukakan roti yang tadi diberikan kak Firuly untuk Putri.

Aku "Nih makan dulu biar ga pingsan"

Aku menaruh roti tadi dikasur Putri sambil tertawa meledek Putri.

Putri "Iya Makasih, Awas ya ya... Ntar ku bales"

Aku berjalan keluar dari ruangan UKS, sebelum aku membuka pintu aku mendengar ada orang yang sedang ngobrol, takut mengganggu aku menahan gagang pintu. Sepertinya suara kak Aldrian dan kak Firuly didepan.

"Kan ada yang mau pingsan jadi skalian aja aku nyuruh dia nganter ke UKS barangkali ada yang berlu diobatikan bisa sekalian"

"Sebegitunya Al?? Aldrian"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!