NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:14.5k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TERLAHIR KEMBALI

 Li Guang Yue terbangun dan Dia merasakan kepalanya sakit sekali . Tanpa sadar Dia meraba tempat rasa sakit yang Dia rasakan berasa . Terdengar erangan pelan dari mulutnya saat jemarinya menekan luka yang telah di balut rapi . Namun sebelum matanya terbuka, dia mendengar seseorang berseru dengan nada cemas.

" Nona, Nona,, kau sudah sadar.. apakah luka di kepalamu semakin sakit...?" Suara itu membuat Li Guang Yue kaget bukan main .

(Nona,...siapa yang telah memanggilku Nona..? apakah aku tidak mati, apakah sekarang aku sudah berada di Rumah kembali ...tapi bukankah Pesawat yang aku naiki meledak di udara..? mana mungkin ledakan tersebut masih bisa membuatku selamat.) ucap Guang Manyue dalam hati. Karena itu Dia segera membuka matanya . Namun betapa terkejutnya Dia, saat kedua matanya benar-benar terbuka. Ternyata dia sekarang berada di dalam sebuah kereta sederhana. Dan di depannya terlihat seorang gadis yang wajahnya bulat dengan tatapan cemas dan tetesan air mata di pipinya .

" Kereta.. ? Aku di dalam kereta..? Bukankah aku mati di dalam pesawat yang meledak, lalu kenapa aku sekarang berada di dalam kereta,.? kereta siapa ini , dan di mana aku ini .. ? " Ucapnya perlahan.

" Nona Yue Yue.. apakah luka di kepalamu itu masih sakit,.." ucap gadis muda yang sepertinya seumuran atau malah lebih muda dari Li Guang Yue.

"Kau siapa..? dan ini di mana...?" tanya Li Guang Yue lagi. tentu saja pertanyaannya membuat gadis di depannya kaget bukan main.

"Nona..kau melupakan aku..aku Ansi pelayanmu.. " ucap gadis itu dengan wajah kaget dan cemas. .

"Maaf..mungkin sakit di kepalaku ini membuat aku linglung dan sedikit lupa .." ucap Li Guang Yue lagi . Namun rasa sakit di kepalanya membuat Li Guang Yue tak tahan lagi. diapun jatuh pingsan kembali.

 " Nona, kau pingsan lagi. jangan membuat hamba cemas Nona...! " seru pelayan itu sambil menangis. sedangkan Guang Manyun sendiri, kini dia merasakan ingatan sang Pemilik tubuh masuk kedalam otaknya. semua kejadian yang di alami gadis itu, terlihat dengan jelas di otak Li Guang Yue.

(Ini... bukankah ini alur Cerita di dalam Novel yang beberapa waktu lalu aku baca. apakah aku sekarang masuk kedalam Novel yang aku baca..? benarkah itu...? Gila.. aku mati dalam ledakan pesawat di Jaman modern, malah sekarang berinkarnasi ke tubuh peran pendukung Gung Manyue yang menderita akibat Putri palsu Jendral Feng Ji Dan.. dan juga keluarga kandungnya sendiri..? apakah ini kenyataan..? ) dan Dia ingat, saat membaca Novel tersebut dia sangat marah terhadap Keluarga Jendral Feng Ji Dan yang menelantarkan gadis Guang Manyue demi Putri Angkatnya . Mengingat semua itu, Dia ingin segera membuka matanya. Namun sebelum Dia membuka mata, terdengar suara yang menggema di sekitarnya.

"Gadis Li Guang Yue.. maaf jika kau sekarang bukan lagi berada di Dunia modern. kau sekarang berada di Dunia Kuno di Benua Lingwu.... " ucap Suara tersebut. Mendengar suara yang menggema, Guang Manyue berkata dalam hati.

(Benua Lingwu...? bukankah Benua ini adalah Benua yang ada di dalam Novel yang berjudul karma gadis yang tertukar. dan Dia semakin yakin dengan Dugaannya itu. )

"Benua Lingwu..? bukankah Nama Benua ini sama dengan Nama Benua yang ada di dalam Novel.. ? apakah kau pengarang Novel tersebut. lalu kenapa kau membawaku kemari..? " tanya Li Guang Yue dengan nada kesal dan juga penasaran .

"Aku bukan pengarang buku yang kau maksud . aku adalah kekuatan yang ada di dalam tubuhmu. tarulah ini Dunia Novel yang kau maksud itu , tapi aku bukan pengarangnya. aku membawamu Ke dunia yang sekarang kau tempati ini , agar kau bisa mengubah kehidupan Guang Manyue. Gadis ini banyak menderita. Dia tak rela meninggalkan tubuhnya, ..Dia ingin menyelamatkan keluarga kandungnya dari tangan gadis Palsu tersebut. .." ucap suara tersebut.

"Aku..? kenapa mesti aku,..? kenapa tidak kau hidupkan kembali gadis itu. Biar Dia sendiri yang melakukannya...kenapa mesti aku..? " tanya Li Guang Yue dengan nada kesal.

"Itu tidak mungkin, Dia sudah tidak bisa masuk kembali kedalam tubuhnya, lagi Pula dia tidak memiliki kekuatan seperti yang kau miliki. kekuatan tubuhnya tidak mampu Dia bangkitkan . tapi aku bisa melihat kalau kekuatan Roh yang kau miliki mampu membangkitkan kekuatan tubuh yang sekarang kau tempati .. " ucap Suara tersebut . Mendengar penjelasan itu, Li Guang Yue terdiam. rak lama Dia berkata.

"Aku membaca di dalam Novel tersebut, kisahnya sangat bertentangan dengan hati kecilku. mengingat kelakuan mereka pada gadis Guang Manyue, rasanya aku tidak sanggup hidup bersama mereka. Mereka bodoh, mereka lemah, mereka egois, mereka tak mau mempercayai pada darah daging mereka sendiri. " ucap Guang Manyue kesal.

"Kami tahu itu . tolonglah Guang Manyue, agar dia bisa pergi dengan tenang ke alam keabadian..." ucap Suara tersebut dengan nada memohon.

"Jika aku mau membantu Guang Manyue, apakah aku boleh keluar dari Kediaman Mereka, maksudku aku tidak ingin hidup bersama mereka. aku akan membantu Mereka dari luar kediaman Jendral Feng Ji Dan saja . Bolehkah ?" tanya Guang Manyue .

"Tidak Bisa..kau harus tetap bersama mereka. tapi jika mereka mengusirmu dari Kediaman Jendral Feng Ji Dan, kau baru bisa keluar dari rumah mereka. dan bisa hidup di luar kediaman sang Jendral..." ucap suara itu kembali.

"Ck repot sekali... tapi baiklah aku akan melakukannya, demi membalas budi pada tubuh yang aku tempati dan sekarang aku miliki ini , aku akan membantu menjaga Saudara dan kedua orang tuanya dari kejahatan si Putri teratai putih tersebut. tapi aku akan segera keluar dari tempat mereka saat ucapan pengusiran keluar dari mulut penghuni kediaman sang Jendral.. " ucap Li Guang Yue dengan gembira.

"Bagus.. itu yang aku harapkan.. sekarang kau bisa mulai menikmati kehidupanmu dengan tubuh Guang Manyue. .." ucap suara itu.

"Tunggu...kau tadi berkata kalau kau itu kekuatan yang ada di dalam tubuh ini.. maksudmu apa.. apakah kau itu semacam malaikat atau Iblis yang ada di dalam tubuh inj..?" tanya Li Guang Yue dengan wajah serius.

"Bukan kedua- duanya. aku hanya kekuatan tersembunyi di dalam tubuh ini. kau akan merasakan kekuatan itu sedikit demi sedikit . Dan aku baru bisa terbentuk sempurna jika kekuatanmu telah kuat dan Kokoh . suatu saat kau pasti akan tahu sendiri siapa aku . saat ini aku hanya bisa menjaga dan membimbing mu tanpa kau sadari . " ucap suara itu kembali.

"Maksudmu aku tanpa sadar telah membangkitkan dirimu (kekuatan misterius)..?" tanya Li Guang Yue keheranan.

"Benar... " jawabnya singkat . Li Guang Yue Pun tak lagi bertanya. dia segera memusatkan pikiran untuk bisa membuka matanya. rasanya kelopak matanya sangat susah di buka. mungkin karena kekuatan itu, akhirnya dengan muda Li Guang Yue sadar dari pingsannya

"Nona.. kau sudah sadar...? " ucap Ansi(pelayan Guang Manyue)

"Ansi... sampai di mana ini. ? " tanya Guang Manyue.

"Baru saja kita memasuki gerbang kota, Nona..." jawab Ansi. Kuil agung memang berada di luar kota. butuh waktu satu jam lebih dari Kuil Agung kerumah Jendral Feng Ji Dan. Di dalam cerita, Guang Manyue terluka di tangan Pembunuh bayaran yang di kirim oleh Feng Li Nan dan Ayahnya . yaitu Putri Angkat Jendral Feng Ji Dan. Namun gagalnya pembunuhan itu, karena Guang Manyue di tolong oleh seorang Pendekar paruh baya yang tak sengaja berada di tempat pembunuhan. Luka parah di kepala Guang Manyue, akibat pukulan keras dari salah satu Penjahat tersebut. Setelah mengusir para pembunuh bayaran, Pendekar tersebut membantu menangani luka di kepala Li Guang Yue. untunglah sang Pendekar tersebut juga ahli pengobatan. setelah mengobati Guang Manyue, Pendekar tersebut pergi melanjutkan perjalanannya.

"Nona..Luka di kepalamu kembali berdarah...! apa yang harus hamba lakukan. ?" Seru Wanita muda di depannya dengan wajah cemas.

"Tidak masalah An..aku tidak apa- apa, tenanglah .." ucap Guang Manyue lembut.

"Tapi Nona..."

"Jangan cemas..aku tidak apa- apa. lebih baik bersiaplah, sebentar lagi kita akan sampai di Rumah kediaman sang Jendral.." ucap Guang Manyue lagi. Walau pun di dalam hatinya Li Guang Yue merasa penasaran, apa yang akan di lakukan Feng Li Nan saat Dia melihat dia kembali dalam keadaan sehat seperti sekaran ini. tapi wajahnya menunjukkan ketenangan.

"Nona.. apakah kita akan memberitahu Nyonya dan Tuan Muda atas serangan yang terjadi pada kita hari ini. .?" tanya Ansi lagi.

"tidak usah...aku tahu siapa yang mengirimkan Pembunuh itu . lebih baik kita biarkan saja semua ini berlalu. berpura-pura lah tidak terjadi apa- apa pada kita..." ucap Li Guang Yue.

"Itu tidak mungkin Nona.. Nona terluka karena para penjahat itu dan hamba yakin tujuan mereka ingin membunuh anda..." ucap Ansi dengan wajah kesal dan marah .

"Katakan saja kalau aku terjatuh saat kembali tadi. lagi pula saat ini aku sudah tidak apa - apa kan..?" kata Guan Manyue lagi .

"Tapi Nona..." gadis itu seolah tak rela jika masalah para pembunuh yang ingin membunuh Nona nya tidak di ketahui oleh Keluarga Jendral Feng.

"Tidak ada tapi- tapi An... Kau tahu sendiri sikap mereka padaku, nanti bukannya membela ku, mereka malah akan menuduhku ingin mencari perhatian mereka. mereka tak akan percaya kata-. kata yang kita ucapkan An... dan kau pasti tahu, hukuman apa yang akan mereka berikan padaku. karena Mereka akan menuduhku pembohong besar. berbohong demi mencari perhatian mereka. dan belum lagi kalau Si Nona Feng Li Nan menambahkan kata- kata yang akan menyudutkan kita .." ucap Guang Manyue dengan sikap dan wajah dingin dan datar. Mendengar ucapan sang Nona, Ansi terdiam. dia membenarkan ucapan Guang Manyue.

"Benar apa kata Nona, Jika kita mengatakan pada Nyonya besar, pasti Nona Yue Yue kembali mendapatkan masalah. lebih baik kita menyembunyikan masalah ini maafkan Ansi Nona...Ansi tidak berfikir sejauh itu..." ucap Pelayan itu dengan wajah Sedih.

"Jangan bersedih, suatu saat mereka akan mengetahui kebenaran nya. ( Dan aku akan membuka topeng gadis sialan itu.) " kalimat terakhir Guang Manyue ucapkan di dalam hati.

( Inilah resiko yang harus aku dapatkan..saat aku mengabulkan permintaan sodik tadi. Kenapa aku mesti masuk ke dalam Novel ini. Menjadi pemeran pembantu yang di bully pula. Dan kalau tidak salah sekarang ini aku berada di episode kedua. semua yang ku katakan pada Ansi tadi hanya untuk menghindarkan diri dari hukuman yang akan aku Terima . jika mengikuti alur cerita. Di mana pemilik tubuh ini baru kembali dari Kuil Agung yang ada di luar kota. Dia yang terluka dan tubuhnya masih lemah, sampai di rumah pun masih mendapatkan masalah. Di tampar dan di hukum tidak di beri makan selama dua hari.

karena di anggap suka berpura-pura dan berbohong untuk mencari perhatian keluarga . apalagi di tambah Fitnah keji Si Feng Li Nan. Sial.. kenapa harus aku yang masuk kedalam Dunia Novel ini.. apa tadi.. ada kekuatan di salam tubuhku..? dan suara tadi adalah kekuatan yang tersembunyi di dalam tubuh ini..? Memangnya orang lain tidak bisa Ya..? Kenapa mesti aku yang Dia pilih . Sial..ee ..tapi Tunggu dulu...apakah ini karena namaku yang hampir sama dengan nama sang pemilik tubuh ...? Namaku sendiri Li Guang Yue , sedangkan gadis ini berna Guang Manyue . Apakah karena ini...? Aaa..Benar - benar sial ,..) ucap Guang Manyue dalam hati.

Sedangkan An Si sendiri terlihat menatap sang majikan dengan perasaan bingung dan cemas.

( Ada apa dengan Nona Yue..? apa yang terjadi sebenarnya. tapi aku merasa Nona Yue berubah setelah siuman dari pingsannya.. )Ucap An Si dalam hati. Dia menatap sang Majikan dengan tatapan heran dan cemas. Melihat tatapan Ansi padanya , Guang Manyue tersenyum.

"Ada apa An.. apakah kau tak percaya kalau aku baik- baik saja..? " tanya Guang Manyue lagi.

"Ti.. tidak ada apa-apa Nona... hanya saja saya melihat anda banyak berubah. sikap anda tidak lagi ketakutan seperti biasanya... " ucap Ansi jujur.

" Benarkah..? kalau begitu kau suka aku seperti apa..? " tanya Guang Manyue menggoda.

"Hamba ingin anda bersikap seperti ini, cerdas lembut dan banyak perhitungan. tidak seperti Nona Yueyue yang dulu. maaf, penakut, rendah diri dan lemah. " ucap Ansi jujur. terlihat gadis itu menundukkan kepalanya karena takut. Mendengar kata- kata jujur Andi, Guang Manyue tertawa.

"Baiklah, kalau begitu aku memilih sikap seperti ini saja. agar pelayan setiaku gembira.. " goda Guang Manyue.

"Nona... anda mengejek hamba.. " ucap gadis itu malu. Namun terlihat senyum gembira di bibirnya.

 "Ansi...sampai di mana kita sekarang ini...? " Tanya Guang Manyue sambil mengintip keluar. begitu juga dengan Ansi. gadis itu malah menyibak tirai kereta lebih lebar.

"Sepertinya kita hampir sampai di rumah, Nona.." Ucap Ansi.

 " Baguslah.. kalau begitu bersiaplah..." Ucap Guang Manyue .

"Baik Nona..oh ya Nona.. ini kalung yang hamba ambil saat anda menjatuhkannya tadi.." ucap Ansi sambil mengulurkan Liontin Giok labu yang bertali benang tiga warna . Melihat Liontin di tangan Ansi, Guang Manyue kaget bukan main.

(Bukankah Liontin ini pemberian dari kakek Li.. kenapa benda ini ada di tangan Ansi ) dengan segera Guang Manyue mengambil Liontin tersebut.

(benar. ..Liontin ini Liontin pemberian kakek.. apakah benda ini sengaja ikut aku datang ke Dunia Kuno ini .?)..ucap Guang Manyue dalam hati.

"Dari mana kau ambil Liontin ini.. Dan kapan itu..?" tanya Guang Manyue pada Ansi.

"Tadi, saat anda akan sadar. Benda itu jatuh dari tubuh anda.. memangnya ada apa Nona..?" tanya Ansi dengan wajah heran.

"Tidak ada apa- apa An.. benda ini memang milikku. tapi apakah kau masih ingat, Nenek pernah memberiku Cincin bertuah milik keluarga Feng . " tanya Guang Manyue pada sang pelayan.

"Ada Nona.. benda itu hamba menyimpannya dengan baik . Hamba tahu benda ini sangat berharga. Karena itu hamba tidak berani menaruh sembarangan. hamba takut hilang.." ucap Ansi sambil mengambil bungkusan kecil dari lengan bajunya. dan memberikan Cincin yang terbuat dari Giok Hijau tua yang terlihat sangat bening dan Cerah . Segera Guang Manyue mengambil Cincin tersebut dari tangan Ansi. Di dalam cerita, Feng Li Nan bisa merebut cincin ini dari tangan Ansi karena tanpa sengaja Cincin ini terjatuh gara- gara Ansi menolong Guang Manyue yang terjatuh saat terkena tamparan dari sang ibu . semua ini karena mereka terlambat sampai di rumah. Kemarahan ibu karena mendapatkan Fitnah dari Feng Li Nan. Dia berkata kalau Guang Manyue mengadakan janji pertemuan dengan seorang Pria sepulang dari Kuil. Karena takut mempermalukan Kediaman Sang Jendral, Nyonya Besar Feng menampar Guang Manyue. karena kerasnya tamparan dari Nyonya Feng, membuat Guang Manyue terjatuh. Dan saat itulah Ansi buru- buru mendekat untuk membantu ang Nona . Namun karena terburu- buru, Cincin yang selalu dia bawa terjatu. Dan Feng Li Nan Kembali Memfitnah Guang Manyue soal cjncin itu . Dan akhirnya Cincin itu Dia miliki. Di dalam cerita mengatakan, kalau karena Cincin inilah kehidupan Feng li Nan selalu beruntung. Tapi di dalam buku tidak di jelaskan, kenapa Feng Li Nan bisa beruntung gara- gara Cincin ini.

"Sekarang biarkan benda ini aku simpan sendiri An..maaf bukannya aku tidak mempercayaimu, tapi aku takut, jika tanpa sengaja Feng Li Nan mengetahui keberadaan benda ini, Dia pasti akan merebutnya dari tanganmu. karena itu, demi keselamatanmu, aku akan membawa sendiri Cincin pemberian Nenek ini An " ucap Guang Manyue .

"Mengapa anda meminta maaf Nona. ini memang barang milik anda sendiri. memang seharusnya anda menyimpannya sendiri. benda- ini merupakan benda berharga pemberian Kakek dan Nenek . hamba yakin anda pasti bisa menyimpannya dengan benar..." ucap Ansi dengan wajah gembira. memberikan benda itu pada sang Pemilik , membuat Ansi seperti terlepas dan bebas dari tanggung jawab yang besar . Guang Manyue tersenyum mendengar ucapan Pelayannya .

"Tapi ingat An. .rahasiakan keberadaan benda ini " ucap Guang Manyue.

"Tentu saja Ansi akan merahasiakan soal ini Nona.. Hamba tahu bagaimana Nona muda Li Nan yang suka merebut barang milik Nona. Dan hamba juga tidak ingin dia merebut Cincin pemberian kakek dan Nenek ini dari tangan anda.." Ucap Ansi.

Tanpa terasa kereta yang mereka naiki sampai di depan kediaman Jendral Feng Ji Dan. Tuan Feng Ji Dan merupakan Jendral besar kerajaan Gongyun. kekuasaan Jendral Feng di bawa Jendral Agung. sang Pahlawan besar penguasa Prajurit Kerajaan Gongyun . Karena itulah Jendral Feng sangat di kagumi rakyat Kerajaan Gongyun

Dan saat kereta akan berbelok membawa Guang Manyue ke arah samping kediaman sang Jendral, Guang Manyue segera menghentikannya

" Tunggu... Kau mau membawa kereta ini kemana Paman Dan....?!" Tanya Guang Manyue sambil melihat keluar kereta.

" Seperti biasa Nona, lewat jalan samping rumah." Ucap Kusir yang bernama paman Danji.

" Tidak... Kali ini kita lewat pintu depan. " Ucap Guang Manyue datar .

" Tapi Nona... " kata sang Kusir dengan wajah takut. Dia tahu kalau Guang Manyue merupakan Putri Kandung Jendral Feng. tapi gadis ini tidak di hargai atau tidak di anggap oleh keluarga sang Jendral. namun Walaupun dia tahu kalau Guang Manyue tidak di anggap dan tidak dj hormati oleh penghuni rumah kediaman sang Jendral, tetapi di hati kusir tua ini masih ada rasa hormat pada wanita ini. Terkadang dia meneteskan air mata saat melihat ketidak adilan terjadi di depan matanya . Saat dia melihat perbedaan kasih sayang yang di Terima Nona Yue dan Nona Li Nan di rumah itu. Namun dia tidak bisa membela sang Nona. Karena dia tahu, bukan hak dia mengutarakan pendapat atau pembelaan di rumah itu.

" Kita masuk lewat pintu depan saja, Paman, kalau ada masalah biar aku yang menghadapinya. " Ucap Guang Manyue dengan wajah dingin.

" Baik Nona... " Ucap Kusir tua tersebut. Segera dia menghentikan kereta di depan kediaman Sang Jendral. Lalu Ansi dan sang Kusir turun untuk mengetuk pintu gerbang. Dan benar apa yang di fikirkan Paman Dan, saat mereka melangkah mendekati pintu gerbang, , Dua penjaga melarang mereka masuk. Guang Manyue melihat, kalau Paman Dan dan Ansi sedang berdebat dengan dua penjaga pintu gerbang. Mendengar dan melihat kejadian itu, Guang Manyue turun dari keretanya.

" Ada apa Ansi, Paman Dan ...? " Tanya Guang Manyue dengan wajah dingin.

" Mereka melarang kita masuk lewat pintu depan Nona. ." Ucap Ansi dengan wajah sedih. Mendengar perkataan sang pelayan, Guang Manyue menatap kedua pengawal tersebut dengan tatapan tajam dan dingin. Melihat sikap Guang Manyue serta tatapan dinginnya , kedua pengawal tersebut merasa tubuh mereka membeku.

" Kalian melarang ku lewat pintu ini..?" tanya Guang Manyue dengan wajah dingin. Namun sikap Kedua penjaga yang tadinya merasa sedikit ketakutan, kini memiliki kepercayaan diri kembali. Karena mereka tahu kalau keluarga sang majikan mengabaikan gadis ini .

" Bukankah setiap hari seperti itu Nona Yue Yue...? anda selalu lewat pintu samping.. " Ucap mereka dengan nada mengejek.

" Kalau begitu mulai sekarang aku mau lewat pintu ini . menyingkir lah... " Ucap Guang Manyue dingin

" Tidak bisa.. Nyonya besar melarang anda lewat sini..." kata penjaga tersebut dengan nada menghina . Tapi Guang Manyue tahu kalau perintah itu bukan dari Nyonya Feng, tapi dari si Putri Palsu.

" Sekali lagi aku katakan menyingkir lah...atau kalian akan menerima akibatnya " Ucap Guang Yue lebih dingin lagi.

" Maaf.. Lebih baik anda lewat pintu samping saja.." jawab salah satu dari penjaga tersebut. Mendengar ucapan yang di lontarkan sang Penjaga, Dengan gerakan cepat Guang Manyue menendang kedua penjaga tersebut hingga terlempar menghantam tembok gerbang dan yang lain menghantam pintu gerbang. Hingga menimbulkan suara keras sebelum tubuh mereka ambruk ke tanah.

Melihat gerakan Guang Manyue yang cepat, membuat pelayan dan sang Kusir Serta para pejalan kaki yang kebetulan lewat tempat itu, terlihat terkejut melihat kejadian itu. Karena mereka tahu siapa Guang Manyue . Gadis lemah, bodoh, penyakitan yang dua tahun lalu datang dari desa . Dan mereka tahunya kalau Guang Manyue adalah kerabat jauh dari sang Jendral yang baru datang dari desa . Dan kini mereka melihat gadis desa itu menendang Penjaga rumah sang Jendral hingga terlempar bagai layang- layang . Sedangkan mereka tahu kalau penjaga kediaman sang Jendral merupakan penjaga pilihan. Terlihat mereka memuntahkan darah segar.

" Kau menendang kami...! " Seru Salah satu penjaga tersebut dengan wajah tak percaya.

" Bukankah tadi aku sudah memperingatkan kalian .. ? kenapa.. kalian tak percaya..?" " Ucap Guang Manyue dingin. Terlihat mereka sangat marah. Namun tubuh mereka tak mampu berdiri. Sedangkan Nyonya Lu Sangyi dan Feng Li Nan yang berada di kediaman Nyonya Lu, terkejut saat mendengar pelayan melaporkan kalau Guang Manyue membuat keributan di pintu gerbang.

" Apaa.. Guang Manyue membuat keributan di pintu gerbang...! " Seru Nyonya Lu dengan wajah kaget dan marah.

" Ibu, sabar dulu.. Mungkin kakak sedikit merasa kesal saja. Jangan marah Bu... " Ucap Feng Li Nan dengan wajah di buat sedih dan mengusap lengan Nyonya Lu. Walaupun di dalam hati dia sangat gembira namun juga kesal. sebab apa yang mereka rencanakan ternyata gagal.

" Sialan.. Kenapa gadis sialan itu masih bisa kembali lagi. Bukankah aku sudah menyuruh pembunuh bayaran untuk menghabisi Dia... " Ucap Feng Li Nan dalam hati.

"Dasar gadis pembuat Onar. bukankah dia baru saja kembali dari Kuil Agung, Kenapa sikapnya masih seperti gadis jalanan yang tak punya tata krama.. " seru nyonya Lu Marah.

Maaf udahan dulu ya.. aku lanjut pada episode selanjutnya.

Bersambung.

1
Iyus Iyus
hari ini satu tor
Sekar
ok💪💪💪thor
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Bales lagi tuh tabokin sampe ga keliatan matana 😏
Lily Nurindah Sari
akhirnya setelah sekian purnama nongol lagi.. semangat thor🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nemu apa kira2 didalem hutan
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman dicuekin 😅 mang enak
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Othor gada gambar Manyeu kah 😃 penasaran tau sama perubahan naaa /Whimper/
@Mita🥰
wiiiih ..kira" dapat hewan kontrak gak ya🤭🤭🤭
Erna Fkpg
wah panen banyak😅
Erna Fkpg
karya baru semoga lebih bagus dan seru kaya ceritanya sebelumnya
Erna Fkpg
wah bisa tambah kuat lima elemen minyue dengan ada lima pohon warna💪💪💪
@Mita🥰
ayo manyue bagi" buah nya buat para saudara mu
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😃 Molotot ga tuh mata na si Li Nan
Jungkookie🐰
kukira jodohnya bakal putra mahkota setelah ngga jadi sama Pangeran anaknya si selir eh ternyata kayaknya jodohnya malah jendral agung adik kaisar malahan wkwk
Respati: bingung... author juga bingung 😄🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waah 😅 Manyeu jadi incaran duo pangeran
Dwi Setyaningrum
jd bayangin cantiknya Guang manyue itu kyk apa ya🤔 mgkn bidadari kalah cantik kali ya🤔hmm ga bisa dibayangin deh..🤭
Respati: jangan di bayangin neng 🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
wih mantap tuh si minyue
Erna Fkpg
selalu kutunggu dengan semangat 😘😘😘
Iyus Iyus
tiga mawar sama vote tor
Respati: Trimakasih.. 🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
pasti tambah dongkol tu Feng Li nan semua diberi hadiah oleh minyue😅💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!