Zaviera brenna Everion seorang gadis cantik berusia 24 tahun, ia baru saja menyelesaikan pekerjaan nya di london setelah satu tahun mengurus perusahaan milik keluarga nya.
niat hati ingin bersenang-senang bersama dengan adik tiri nya namun itu semua menjadi hal tak ia inginkan dalam hidup nya
terbangun di kamar hotel bersama seorang pria membuat hidup nya terasa hancur, apa jadi nya karena hasil semalam dengan pria asing menjadikan zaevira seorang ibu bahkan yang membuat nya shock harus menikah dengan seorang dokter duda obgyn. duda itu mempunyai seorang anak berusia lima bulan.
gimana nasibnya zaevira apa ia akan tetap melanjutkan atau pergi dari hidup dokter tersebut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bilbilaaa97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
D&Z
Davian yang pamit sama mami nya ia berlalu dengan sus lifa yang membawa barang-barang lion, keluar dari masion berpapasan dengan adik nya
"lo mau pulang bang?"ucap herlangga, hanya di balas anggukan saja oleh davian, bagi herlangga sifat abang nya memang sangat dingin bahkan dengan keluarga sendiri saja datar
Davian mengendarai mobil nya keluar dari halaman masion orang tuanya, ia menatap jalan dengan begitu fokus, bayangan bersama dengan wanita di hotel terbayang
ia belum mencoba mencari tau siapa wanita tersebut dan dimana ia tinggal, davian tak berniat bertanggung jawab karena masalah semua terjadi karena wanita tersebut
fokus nya tetap berjalan seperti awal tidak terjadi apapun, walau pikirannya terus terbayang-bayang dengan malam panjang tersebut
lifa yang memandangi tuan nya, ia tidak bisa menghilangkan kekaguman nya terhadap davian, duda tanpa dengan aura dingin nya
...****************...
Sampai di masion milik nya davian keluar begitu dengan sus lifa menggendong lion yang tertidur dalam gendongan nya
Langkah cepat davian menaiki tangga, "tu.. tuan"ucap sus lifa, davian berhenti lalu menatap sus putra nya
"ada lifa"ucap davian datar
"den kecil di kamarnya atau kamar tuan?"ucap sus lifa, davian terdiam sebelum menjawab
davian menuruni tangga ia menghampiri sus lifa, "berikan putra saya"ucap davian, hati-hati sus lifa memberikan lion ke davian
"kau bisa istirahat, saya akan meluangkan waktu dengan putra saya, jangan mengganggu"ucap davian berlalu pergi dari sana
Sus lifa mengepalkan tangan nya, ia belum pernah masuk kedalam kamar milik davian, davian selalu melarang nya untuk masuk
Sampai di kamar nya, nuansa warna abu-abu dengan hitam setiap sudut nya terkesan dingin
Ruangan yang wangi maskulin milik davian begitu tercium siapapun yang menyukai wanginya
Begitu terkesan, bayi lima bulan itu tertidur nyenyak, hati-hati davian meletakkan putra nya di kasur king size nya
Setelah bercerai dengan sarah ia mengganti semua barang-barang di kamar nya bahkan tempat tidur nya
dulu kamar itu berwarna putih sekarang menjadi abu-abu dan hitam elegan namun terasa dingin
...****************...
seminggu waktu berlalu dari kejadian yang buruk terjadi dalam hidup zaevira ia kembali menjalankan rutinitas nya
Bahkan ia belum pulang kerumah, ia ijin untuk tinggal di apartemen, tareta yang ingin bertemu pun zaevira belum ingin
Ia masih mencari bukti siapa yang jahat dan mencampurkan sesuatu kedalam minuman nya, semua bukti yang ia cari tidak ketemu karena cctv di nyatakan rusak dan tidak menyala
Tanpa zaevira tau kalo semua itu telah di musnahkan oleh davian, davian sengaja menghilangkan jejak untuk tidak menghancurkan dirinya dengan bukti yang ada
Zaevira yang berangkat ke kantor di jemput asisten pribadinya yaitu yola, Yola menatap bu bos nya yang seminggu begitu dingin
Tidak biasa seorang zaevira terlihat dingin bahkan senyuman di wajah nya sangat jarang terlihat
"ibu baik-baik saja?"ucap yola
Zaevira menatap yola, "saya baik-baik saja"ucap zaevira ia lalu menatap keluar jendela mobil menatap jalan yang padet
Senyuman manis nya sudah hilang karena kejadian yang ia lalui malam dimana seharusnya tidak terjadi
Sampai di kantor papa nya ia segera turun dan melangkah banyak karyawan menyapa nya hanya saja zaevira terdiam
Hal itu juga yang membuat semua orang kantor terkejut dengan sikap dari anak bos nya, zaevira terkenal ramah mendadak jadi dingin
...****************...
davian yang berangkat pagi-pagi karena akan menangani operasi lahiran, ia berjalan cepat untuk keruangan nya sampai disana dengan aurel asisten nya segera menyiapkan peralatan tindakan
"apa dokter gauri sudah datang"ucap davian ke aurel ia segera berlalu sambil berjalan menuju ruang operasi
"sudah dok, pasien juga sudah dalam ruang operasi"ucap aurel, davian melangkah dengan cepat menuju ruang operasi
Disana ia segera memeriksa ibu hamil yang menatap dirinya, "apa sudah di periksa dokter gauri"ucap davian yang terkenal dingin dan tanpa banyak basa-basi
"sudah dok"ucap dokter gauri
"siapkan bius"ucap davian
"dokter rifan"ucap davian, dokter anestesi
"baik dok"ucap dokter rifan anestesi, dokter rifan memberikan bius spinal sehingga ibu tetap sadar tanpa merasakan nyeri
Davian mulai melakukan operasi dengan membuat sayatan, semua tim medis membantu nya begitu dengan dokter gauri
Ibu sang bayi yang di ajak bicara oleh suster, karena pihak keluarga tidak menemani nya cukup cepat selama tiga puluh menit operasi berjalan dengan lancar
Bayi yang lahir segera diberikan tim perawat, davian yang memeriksa kondisi pasien semua bagus, "pantau kedepan nya perkembangan ibu dan bayi"ucap davian kepada dokter gauri
"baik dokter"ucap dokter gauri
"thanks bro"ucap Davian menepuk pundak dokter anestesi
"siap bro"ucap dokter rifan, davian membersihkan tangan nya lalu berlalu
Ia masih harus mengecek pasien lainnya, waktu tiga jam saja ia akan pulang nanti.
...****************...
Sore hari zaevira yang di jemput abang nya zeven, ia tersenyum menatap abang nya yang seminggu tak bertemu karena ia tidak ingin menemui
"kamu sehat sayang?"ucap zeven mencium kening adiknya
"aku sehat dong, Abang?"ucap zaevira tersenyum
"sangat sehat karena kamu"ucap zeven, zaevira memutar bola matanya dengan malas mendengar ucapan abangnya
zeven tersenyum, ia segera membuka pintu mobil untuk adiknya begitu dengan zaevira yang masuk kedalam mobil
"terimakasih"ucap zaevira, zeven tersenyum ia segera memutar dan masuk ke bagian pengemudi
Menjalankan mobil nya melaju membelah jalan yang cukup padat jika sore hari
"mau kemana abang ajak aku?"ucap zaevira menatap zeven, zeven tersenyum menatap adiknya. "mau ajak kamu shoping"ucap zeven mengusap kepala zaevira
"lagi tidak mau shopping aku bang"ucap zaevira
"Abang tidak menerima penolakan kamu"ucap zeven, zaevira menghela nafas nya mendengar abang nya tidak menerima penolakan
tidak ada pembicaraan fokus zeven mengendarai mobil sport nya menuju mall, ia akan memanjakan adiknya
Bagi zeven kebahagiaan zaevira nomer satu bahkan ia akan selalu ada untuk adiknya satu-satunya
...****************...
di mall menggandeng tangan zaevira, banyak yang menatap kakak dan adik itu tanpa tau kalo mereka berdua adalah kakak dan adik
orang-orang bakal bilang kalo mereka adalah sepasang kekasih, "abang tidak perlu seperti ini"ucap zaevira yang akan melepaskan tangan nya tapi tidak bisa
"Abang takut kalo kamu nanti hilang"ucap zeven dengan konyol nya
"ngeselin banget si bang, aku tidak akan hilang lagian aku sudah segede ini masa hilang"ucap zaevira
"bisa saja, kamu diberikan es cream secara gratis saja langsung mau"ucap zeven
"fitnah-fitnah banget"ucap zaevira dengan tertawa kecil, zeven tersenyum ia membawa adiknya ke toko perhiasan
"kenapa toko perhiasan?"ucap zaevira
"biasa wanita sangat menyukai perhiasan"ucap zeven
"tapi tidak semua nya bang"ucap zaevira
"tidak protes, tolong keluarkan model terbaru"ucap zeven melirik zaevira lalu meminta pelayan toko memberikan model perhiasan terbaru