NovelToon NovelToon
Luka Chelsea

Luka Chelsea

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:116.9k
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

Sejak bayi, Chelsea tumbuh dalam pelukan keluarga yang memberinya cinta tanpa batas.

Tanpa sadar ... Chelsea mencintai satu orang yang tak seharusnya ia cintai. Sampai sebuah rahasia menghancurkan semuanya.

Sayangnya, orang yang paling ia cintai memilih untuk mempercayai kebohongan. Chelsea pergi dengan hati yang hancur dan berjanji untuk kembali sebagai kebanggaan keluarga.

Dia bangkit dan membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri sendiri. Saat semua kebenaran terungkap
El baru sadar bahwa dia telah kehilangan seseorang yang selalu mencintainya.

Namun di saat yang sama, seseorang datang membawa cinta yang selama ini diam-diam ia simpan, Noah. Akankah Chelsea membuka hatinya kembali? Atau memilih meninggalkan semua luka di masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Empat

Malam itu berakhir lebih cepat dari yang Chelsea bayangkan. Setelah makan malam selesai, mereka bertiga keluar dari restoran. Udara malam terasa dingin, tapi justru hati Chelsea terasa lebih sesak dari sebelumnya.

El berjalan di samping Zoya, sementara Chelsea berada sedikit di belakang mereka. Pemandangan biasa bagi pasangan kekasih itu seharusnya tidak menyakitkan, karena memang sudah seharusnya seperti itu.

El bersama kekasihnya. Bukan bersamanya. Namun entah kenapa, melihat El yang kini lebih sering menoleh pada Zoya membuat Chelsea merasa kehilangan sesuatu yang bahkan tidak pernah ia miliki.

Sampai di mobil, El membukakan pintu untuk Chelsea seperti biasanya. “Masuk, Chel.”

Chelsea menatap pintu mobil itu sebentar. Kebiasaan kecil yang selalu El lakukan sejak dulu. Dulu, ia akan tersenyum bahagia hanya karena El masih mengingat hal-hal kecil tentang dirinya.

Tapi malam ini berbeda. “Bang El, aku bisa sendiri.”

El terdiam. Chelsea tersenyum kecil lalu masuk ke dalam mobil. Sementara El hanya menatapnya beberapa detik sebelum akhirnya menutup pintu.

Zoya yang berdiri di sampingnya memperhatikan perubahan kecil itu. “Kamu kenapa?”

El menoleh. “Emang aku kenapa?” Bukannya menjawab pertanyaan Zoya, El justru bertanya balik.

“Kamu terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu.”

El menggeleng. “ Aku rasa nggak ada.”

Zoya tidak langsung percaya, tapi ia memilih diam. Perjalanan pulang terasa lebih sunyi dari perjalanan berangkat tadi. Chelsea duduk di kursi belakang.

Biasanya ia akan duduk di depan bersama El. Mereka akan berbicara tentang banyak hal, tertawa, atau bahkan saling mengejek seperti anak kecil.

Tapi malam ini ia memilih diam. El beberapa kali melihat ke kaca tengah. Ia melihat Chelsea yang menatap keluar jendela. Ada sesuatu yang berbeda. Dan anehnya, itu membuat El merasa tidak nyaman.

Sesampainya di rumah, Chelsea langsung turun setelah El memarkirkan mobil. “Aku masuk dulu ya.”

El mengernyit. “Chel.”

Chelsea berhenti. “Iya?”

“Kamu marah sama Abang?”

Pertanyaan itu membuat Chelsea terdiam. Marah? Bagaimana mungkin ia marah? El tidak melakukan kesalahan apa pun. Ia hanya mencintai seseorang. Sesuatu yang memang berhak ia lakukan. Tapi semua hanya Chelsea ucapkan dalam hati.

Chelsea tersenyum. “Nggak kok.”

“Tapi kamu beda.”

Chelsea menunduk sebentar. “Itu perasaan Abang saja. Mungkin aku cuma capek.”

Jawaban yang sama. Jawaban yang tadi ia berikan juga di perjalanan. El tahu Chelsea sedang menghindar. Tapi ia tidak tahu alasannya.

“Kamu tahu kan, kalau ada apa-apa cerita sama Abang. Jangan di pendam sendiri."

Lagi-lagi kalimat sederhana dan biasa dari El itu membuat Chelsea hampir kehilangan pertahanannya. Karena bagaimana ia bisa mengatakan semuanya? Bagaimana ia bisa berkata bahwa alasan ia berubah adalah karena pria di depannya?

Bahwa setiap perhatian kecil yang El berikan membuatnya semakin sulit melepaskan perasaan yang dirasakan. Chelsea hanya mengangguk.

“Iya, Bang.” Lalu ia masuk ke dalam rumah, meninggalkan El yang masih berdiri di tempatnya.

Di kamar, Chelsea duduk di tepi tempat tidur. Ia membuka ponselnya. Ada foto lama dirinya dan El. Foto saat mereka masih kecil.

El yang saat itu berusia lebih tua dua bulan berdiri sambil tersenyum, sementara Chelsea kecil memegang tangannya erat. Walau perbedaan usia mereka tak begitu jauh, badan Chelsea yang kecil membuat umurnya seperti jauh dibawah El.

Di bawah foto itu ada tulisan dari El. “Adik yang akan selalu Abang lindungi.”

Chelsea tersenyum sedih. Dulu kalimat itu membuatnya bahagia. Sekarang justru membuatnya sadar. Ia memang hanya akan menjadi adik bagi El. Tidak lebih.

Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh. “Kenapa harus kamu, El?”

Suara Chelsea bergetar. “Kenapa harus orang yang selalu membuat aku merasa dicintai?”

Chelsea menghapus air matanya. Ia kembali berkata dalam hatinya, "Aku yang salah. Seharusnya perasaan ini tak boleh ada. Aku yang memulai dan aku yang harus mengakhiri perasaan ini."

Sementara itu di ruang keluarga, El masih belum tidur. Ia duduk bersama Arsaka dan Hana.

Arsaka yang sejak tadi memperhatikan anaknya akhirnya bertanya. “Kamu kenapa?”

El menoleh. “Tak ada apa-apa. Emang kenapa Daddy bertanya begitu?"

“Dari tadi kamu terlihat melamun.”

El diam. Kemudian ia menghela napas. “Aku merasa Chelsea berubah.”

Hana yang sedang membaca sesuatu langsung menatapnya. “Berubah bagaimana?”

“Entahlah.”

El mengingat kembali bagaimana Chelsea malam ini lebih diam. Bagaimana ia menolak bantuan kecilnya. Bagaimana senyumnya terlihat berbeda.

“Dia seperti menjaga jarak.”

Hana dan Arsaka saling melihat. Mereka tidak mengatakan apa-apa. Karena sebagai orang tua, mereka tahu terkadang ada hal-hal yang bahkan anak mereka sendiri belum siap ungkapkan.

“Chel mungkin merasa sudah dewasa, El.”

Ucapan Hana membuat El menatap ibunya.

“Mungkin dia sedang belajar punya dunianya sendiri.”

El mengerutkan kening. “Tapi dia tetap Chelsea.”

Hana tersenyum kecil. “Iya. Tapi Chelsea bukan anak kecil lagi.”

Kalimat itu membuat El diam. Karena tanpa ia sadari, selama ini ia memang selalu melihat Chelsea sebagai gadis kecil yang harus ia jaga. Padahal Chelsea sudah tumbuh menjadi wanita dewasa. Dan sebenarnya usia mereka sama.

Dan mungkin suatu hari nanti, akan ada seseorang yang menggantikan posisinya untuk menjaga Chelsea. Pikiran itu entah kenapa membuat El merasa aneh.

Keesokan paginya, meja makan keluarga Arsaka kembali ramai seperti biasa. Namun Chelsea terlihat berbeda. Ia tersenyum, berbicara, dan tertawa. Tapi El tahu senyum itu tidak sama.

“Kamu mau ke kampus?” tanya El.

Chelsea mengangguk. “Iya.” Gadis itu saat ini sedang melanjutkan Pascasarjana.

“Aku antar.”

Chelsea langsung menggeleng. “Nggak perlu, Bang. Aku bisa pergi sendiri.”

El terdiam. Tidak biasanya gadis itu menolak bantuan dan tawaran darinya. Karena selama ini Chelsea selalu berkata, “Iya, Abang.”

Bukan menolaknya. El lalu berkata lagi, “Chel .…”

Chelsea tersenyum. “Abang jangan khawatir. Aku bukan anak kecil lagi. Aku harus belajar mandiri. Lagi pula usia kita sama. Abang saja yang mengganggap aku kecil."

Dan entah kenapa, kalimat itu membuat El terdiam. Karena baru kali ini Chelsea mengingatkannya bahwa gadis kecil yang dulu selalu menggenggam tangannya, sudah mulai melepaskan tangannya.

"Bang, suatu hari nanti jika kamu telah berkeluarga aku tak mungkin akan terus minta bantuan. Aku harus belajar mandiri. Jangan kuatir. Usiaku saat ini justru seharusnya sudah memiliki anak yang harus dilindungi."

Chelsea lalu pamit setelah mengucapkan itu pada El. Tanpa menunggu jawaban dari pria itu.

1
Patrick Khan
knp q yg deg deg ya
Patrick Khan
ayo kawan bantu q buang zoya ke laut amazon..emak zoya juga buang 🤬🤬🤬🤬klo emak nya farhan terserah dah🤬🤬🤬
Lisa Halik
jangan di fikirkan chelsea..semoga saja mama/papanya noah menerima kamu dengan ikhlas..masih ada papa daddy arsaka/mommy hana yang sayang&cinta kamu
Lisa Halik
zoya tetap saja iri sama chelsea..pada hal farhan membagi sama rata...
Radya Arynda
semangaat chelse,,,,hana dan arsaka tidak sejahat mereka yang tidak menyukai mu.....semogah tidak ada pengahalang sampai kamu menikah,,,,semogah para benalu tidak menganggu mu💪💪💪💪💪💪
Eka ELissa
jgn takut Chel klau ibu bp nya Noah nolak kmu yakin kmu msih punya Dady Momy yg syang cinta kmu tulus shel....mreka bkln peluk kmu GK bkln kmu terluka sedikitpun....krna bgi mreka kmu adalah buah hatinya....
bukan orang lain mskipun kmu tidak lahir dari rahimnya momy Hana
ken darsihk
Eehhh Zoya memang nya lo siapa , lo hanya anak tiri nya Farhan lo hanya anak bawaan nya mama Dina
Jadi tolong lo jangan kemaruk sadar diri woeyyy 😠😠😠
Eka ELissa
smoga BP ibu kmu luluh ya dgn sikap... chelsea spik bidadari dari Yunani GK bkln nyesel deh pnya mntu mcem dia ...pak...Bu nya Noah.....
Apriyanti
semoga lancar dan gak ada kendala ,,kasian chelsie KLO sampe gagal🙏
Rahma Inayah
klu mmg jodoh tak kan kemana .
Teh Euis Tea
tenangkan hatimu chelsea, klu emang Noah jodohmu hrsnya ortunya ga mempersalahkan masalalumu
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Rahma Inayah
emak dan anak SM2 tamak dan gila harta padahal GK ikut andil dr o padhal hana yg menemani Farhan dr o tp dia Tdk menghrapkan harta Farhan sepeserpun pdhl wkt BS bersama Farhan Hana punya penghasilan sendri dr jualn online tnp Farhan tau JD pas Hana memilih pergi dia memakai uang nya sendri tnp uang dr Farhan sedikit pun
Nie
kamu pasti bisa melupakan rasa cinta itu Chelsea asal kamu bener² mau membuka hati untuk yg lain
Nandi Ni
hemmmmm...pasti ini,,kalo tentang harta pasti akan ada perdebatan,siapa yg paling berhak,siapa dapat apa dan berapa yg dua dapat.Harta bersama dlm pernikahan jika tdk ada anak memang runyam,,kan yg Farhan bagi itu memang harta bersama dg isteri terdahulu ya jadi merekalah yg berhak bukan kamu, Dina.
Dcy Sukma
Ni orang iri terus ihh../Angry/
Teh Euis Tea
trs km mau ngapain Zoya, mau fitnah chelsea lg, udah bagus km sm mamamu dpt bagian jg, ga sadar diri km Zoya pdhal km jg anak tiri
Radya Arynda
sebuah gebrakan yang mantap farhan,,,,mama reni jangan sampai farhan kenapa2 dulu sebelu apa yang dia ingin kan ter wujud,,,,kalau bisa fua wanita iblis dan matre itu di usir sebelum. dapat apa2,,,,,
Radya Arynda
mantap farhan,,,,cepat kamu simpan yang rapi dan aman sebelum para manusia serakah membuat rusak semua,,,,jangan bodoh lagi,,,usir saja tu ibu dan anak yang serakah.....👍👍👍👍👍👍👍👍
Eka ELissa
kmu sbnarnya beruntung py papa frhan yoza kaya bnyak duit mskipun GK sbnyak arsaka....
TPI SE enggk nya kmu bukan gembel GK prlu krja kras kyak chelsea yg dia tau diri TPI kmu anak tirinya Farhan TPI GK tau diri.....ksian frhan di ksih jodoh TPI GK ada yg bner...
cuman Hana yg bner Chika mo jadi bner eh mlhn di tolak ma Farhan jadi nya Zong deh frhan Ksian.....kmu.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!