#Ruang Ajaib # fantasi wanita # romansa pedesaan
Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi, dia tidak menyangka batu tersebut yang membawanya pindah ke zaman lain yang tidak ada dalam sejarah, zaman yang serba kekurangan dan miskin dengan sumber makanan, dan dia menjadi putri bungsu di keluarga Song.
•
•
•
•
"Hah... banyak sekali kekayaan di sini, apakah masyarakat disini tidak mengetahuinya!" Gumam Song Xinglan sambil melihat sekelilingnya dengan mata berbinar...!!!
"Ini bukan daerah miskin tapi daerah kaya dengan sumber daya! Karena aku sudah disini, keluarga song akan jaya di tanganku!." Gumamnya lagi.
Ya sekarang Song Xinglang berada di pegunungan, tadinya dia ingin mencari peruntungan untuk mengisi perutnya yang lapar, setelah tiba di pegunungan mata sangat berbinar melihat tumbuhan begitu banyak disana yang bisa di makan..
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
4. menceritakan semuanya
Setelah itu Song Xinglan memandang Song Xingfeng dengan tegas, wajahnya tidak ada lagi lembut tetapi sangat datar dan dingin.
Deg!
Jantung Song Xingfeng berdetak melihat perubahan adik perempuan kepadanya, hatinya sakit melihat itu.
"Kakak ketiga aku tahu kamu menyukainya, karena itu kamu selalu membelanya, karena kamu tidak melihat kesalahannya ditutupi oleh rasa sukamu."
"mungkin kalian semua belum tahu, aku akan menceritakan semua, dan untuk kamu kakak ketiga tolong dengar baik-baik, jika kamu masih menyukainya setelah ini, itu terserahmu!" Ucap Song Xinglan kepada Xingfeng.
"Meimei maaf bukan maksud aku tidak mempercayaimu, maaf jika aku menyakitimu." Song Xingfeng buru- buru minta maaf karena dia tidak ingin menyakiti hati adiknya, melihat pandangan dingin song xinglan padanya hatinya sakit.
Iya memang menyukai Li Yunru, menurut nya Li Yunru sangat baik dan lembut pada adik perempuannya begitu juga pada keluarganya, tapi rasa suka itu tidak sebesar rasa sayang kepada adik perempuan satu-satunya.
Jika karena wanita itu hubungan dengan adik perempuannya menjauh dia rela melupakan rasa sukanya yang belum mendalam itu.
"Jangan minta maaf lebih dahulu jika hanya di bibir saja tidak tulus sama sekali! dengar ceritaku lebih dahulu baru putuskan apa pendapatmu?." Ucap Song Xinglan lagi dengan tegas.
Ia harus menyelesaikan masalah ini secepatnya, karena dia tidak mau keluarganya terus di tipu oleh kebaikan palsu Li Yunru, apalagi kakak ketiganya sudah mulai terpesona dengan Li Yunru itu, tidak bisa dibiarkan dia harus bertindak.
"Saat kalian tidak ada di rumah, Li Yunru selalu datang bermain kesini, ....... ....... ....... " Song Xinglan menceritakan semuanya.
Semua orang yang mendengar cerita Song Xinglan, menahan amarah mereka supaya tidak meledak begitu pula dengan kakak ketiganya song Xingfeng dia tidak menyangka li Yunru seperti itu, karena selama selalu lembut dihadapannya dan baik hati. Dia merasa tertipu selama ini, tapi untung rasa sukanya belum begitu dalam untuk wanita itu.
"Sayang, mengapa kamu tidak cerita pada kami jika telah dimanfaatkan dan dia sakiti selama ini, hm!" Ucap Ibunya Li Roulan ia kembali memeluk song Xinglan.
"Ibu aku tidak mau menambah beban dalam keluarga hanya masalahku yang kecil ini, menurutku tidak masalah dia melakukan itu karena dia tidak menyakitiku secara fisik, aku juga bisa mengatasinya sendiri tanpa memberitahu kalian!
"tapi sekarang dia sudah kelewatan, ia tega mencoba membunuhku, karena itu menceritakan semuanya kepada kalian, kali ini dia sudah kelewatan ibu?
"Demi mendapat kasih sayang dari kalian dan juga kakak laki-laki dia tega mendorongku dari tebing tinggi, untung saja aku jatuh kedalam lumpur kalau tidak aku pasti sudah kehilangan nyawaku,."
"Lalu Dia yang menggantikanku menjadi putri di keluarga song, karena itu lah tujuannya! Hiks...hiks..."
Song Xinglan menangis terisak tersedu-sedu awalnya hanya pura-pura tetapi entah kenapa ia terbawa suasan mengingat kenangan song Xinglan asli, ia menangis benaran.
"Dia gelap mata karena dia mendapatkan kasih sayang lebih dari kakak ketiga, lalu ia menginginkan yang lebih, untuk menggantikanku, hiks... hiks.. "
"Jika itu benar-benar terjadi bukan kalian melupakanku, di hati kalian!."
Ucap song Xinglan lagi, masih menangis ia memeluk ibunya dengan erat.
"Tidak sayang, kamu tidak tergantikan dihati kami!." Ucap neneknya dengan lembut ia mengelus kepala Song Xinglan.
"Dia sangat licik sangat pandai memutar balik kan fakta, supaya semua orang percaya padanya, ia pura-pura tertindas supaya kalian merasa kasihan." Ucap Song Xinglan lagi dengan pelan, tetapi masih semua orang.
Sedangkan Song Xinghe, song Xingwei, Song Xingming dan Xiaohui sangat marah, mereka tidak pernah membuat saudara perempuannya mengeluarkan air mata, mereka selalu menjaganya.
"Xingfeng, wanita seperti itu tidak pantas kau bela, apa kau lupa Lan lan adalah hal utama di keluarga ini, jika mencari istri dia harus menyukai Lan Lan terlebih dahulu." Ucap Song Xinghe kepada Xingfeng dengan marah.
"Maaf, aku tidak menyukainya lagi aku juga tertipu, rasa sukaku tidak sedalam itu, aku hanya mengagumi kebaikannya saja, sekarang rasa kagum itu sudah hilang."
" LanLan maafkan kakak ketiga, kali aku tulus minta maaf!." Ucapnya sambil duduk lututnya bertumpu dilantai, ia meminta maaf kepada tetua terutama kepada adik perempuannya.
Sedangkan Song Xinglan dia sudah tenang dalam pelukan ibunya, tanpa mereka sadari ada senyuman senang dibibirnya.
"Satu masalah sudah selesai, yaitu menghapus rasa percaya keluarga Song kepada Li Yunru." Gumamnya.
Ia melerai pelukan dari ibunya lalu ia duduk kembali disamping ibunya dan diantara neneknya.
"Kakak ketiga, bangunlah apakah lututmu tidak sakit! Kamu tidak salah dia saja yang terlalu menipumu dengan pura-pura polos, aku sudah memaafkanmu bangunlah!." Ucap Song Xinglan dengan lembut ia tersenyum kepada Song Xingfeng.
Song Xingfeng berdiri lalu ia menghampiri adiknya dan memeluknya,
"Terimakasih meimei, telah memaafkanku, kedepannya aku janji akan menjagamu selalu." Ucapnya sambil tersenyum senang, hatinya tidak lagi merasakan sakit seperti tadi, karena song xinglan tidak lagi dingin padanya.
"Jangan berjanji dari mulut saja tapi buktikan!." Goda Song Xinglan kepada kakak ketiganya.
Setelah semua masalah selesai mereka mengobrol canda ria sambil menunggu hari gelap untuk makan malam bersama.
Nenek Jing Meiru mengajak para menantunya ke dapur untuk mempersiapkan makanan untuk makan malam.
Makanan mereka hanya bubur encer dari sayuran dan dicampur dengan dedak gandum.
Ya, makanan pokok disini adalah gandum itu hanya para orang kaya yang bisa membelinya, sedangkan orang miskin seperti mereka hanya dapat membeli dedaknya saja. Bila dimakan sangat menyakiti tenggorokan, tidak enak sama sekali.
Jika tidak bisa membeli bahan makanan warga desa bisa pergi berburu ke pegunungan, atau mencari sayur liar yang bisa di makan.
Song Xinglan tidak berani memakan makanan itu, takut melukai tenggorokannya yang halus, tubuhnya sangat lembut belum terbiasa makan kasar yang seperti itu.
Ini tubuh aslinya dari dunia modern karena dia tidak menempati tubuh siapapun, ini asli tubuhnya sendiri saat datang kedunia ini.
Hanya saja saat tadi tidak ada yang menyadari kulit Song Xinglan yang lembut dan halus wajahnya yang putih mulus.
Keluarga song hanya fokus kepada masalah yang dialami oleh song Xinglan dan Li Yunru, dan belum menyadari perubahan bentuk Song Xinglan.
Biasanya kulit Song Xinglan dari dunia ini sedikit kasar dan kusam sedikit kecokelatan walau dia cantik tetapi terlihat pucat dan layu.
°°°°
Bersambung...!!!
°
°
°
《Mohon dukungannya dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komenter dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》
♡Terimakasih😊
pasti auto kabur.....😁