NovelToon NovelToon
Kontrak Panas TUAN Steven

Kontrak Panas TUAN Steven

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Konglomerat
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Steven Grayson Addison seorang pengusaha muda yang sedang naik daun saat ini , hingga namanya di kenal di berbagai macam negara , tapi di balik kesuksesan nya itu Steven tidak mempunyai niat sedikit pun untuk menikah karena ia masih mencintai sosok wanita yang berasal dari masa lalunya .

hingga ia bertemu dengan seorang wanita cantik di sebuah club malam , wanita itu sangat membutuhkan bantuan karena di jebak oleh seseorang " aku akan membantumu tapi kau harus menikah dengan ku " ucap Steven kepada seorang wanita cantik yang terlihat sangat gelisah itu

" hhhmmm .... baik lah tuan ... aku menerima tawaran mu tapi tolong aku .... saat ini aku di jebak " ucap wanita itu penuh dengan permohonan tanpa berpikir sedikit pun, Steven tersenyum tipis seraya ia menatap wajah cantik wanita itu .

kira-kira seperti apa kelanjutan kisahnya ..!? yang penasaran mampir ya guysss 🤗🥰 .

.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesepakatan Kontrak

.

.

Keesokan harinya Pricilla mulai terbangun dari tidurnya , tetapi entah kenapa ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya itu , bahkan ia merasa ada sebuah benda besar yang menimpa perut nya , wanita itu membuka matanya dengan perlahan dan betapa syok nya ia saat melihat sosok seorang pria tampan tertidur di samping nya seraya memeluk nya .

Pricilla membulatkan matanya dengan syok " AAAAAAHHHHHH ..... KAU SIAPA ..... " teriak Pricilla seraya mendorong paha dan lengan kekar Steven yang memeluk nya .

Steven yang tertidur sangat nyenyak itu terusik pria itu perlahan membuka matanya dan melihat Pricilla yang menatap nya dengan mata yang melotot sempurna .

" kau siapa. ... ? Dan ... Dan apa yang sudah kau lakukan kepadaku .... ? Aaahhhh .... tidak ... tidak ..... Kau memperkosa ku ya " ucap Pricilla ia beranjak untuk bangun dengan tubuh yang masih polos , bahkan ia tidak menyadari jika kedua gundukan indah nya itu kembali terlihat .

Steven yang melihat itu segera memalingkan wajahnya " sebaiknya kau perbaiki selimut mu terlebih dahulu" ucap Steven dengan wajah datar nya tanpa melihat wanita itu

Pricilla mengerutkan keningnya mendengar ucapan dari pria asing itu tapi perlahan ia menyadari keanehan yang terjadi kepada tubuh nya ia menunduk dan melihat kedua gundukan indah nya itu terlihat .

" AAAAAAHHHHHH ....... apa yang sudah kau lakukan kepadaku " ucap Pricilla dengan cepat ia menarik selir itu hingga ke lehernya ia menatap Steven dengan mata yang berkaca-kaca .

Steven ia beranjak untuk duduk dan masih bertelanjang dadah , pria itu menatap Pricilla dengan wajah datarnya " apa kau melupakan apa yang terjadi semalam Nona. ? " bukan nya menjawab pertanyaan dari Pricilla , Steven bertanya balik kepada wanita itu dengan sebelah alisnya terangkat

Pricilla diam berusaha mengingat apa yang terjadi semalam , dan saat ia mulai mengingat semua nya matanya membulat sempurna , seraya menggelengkan kepalanya " tidak ... tidak ..... Hiks ... Hiks .... tidak ... Hiks ... hiks ... " Pricilla menangis seraya menggelengkan kepalanya

Steven bingung melihat nya , tetapi ia juga panik melihat wanita itu yang menangis di hadapan nya " kau memperkosa ku ... Hiks ... Hiks ... Kau merenggut kesucian ku ... Hiks ... hiks .... " ucap Pricilla ia menatap Steven dengan derai air mata di pipi nya

Steven menghela napasnya dengan cukup panjang ia menatap Pricilla yang juga menatap nya " tenanglah Nona ... aku akan bertanggung jawab .... Walupun semalam kau yang memintaku dan memohon kepadaku untuk melakukan nya " ucap Steven dengan wajah serius nya

Pricilla menyeka air matanya ia menatap pria tampan itu yang menatap nya dengan wajah seriusnya " tapi jangan melupakan persyaratan yang sudah kita buat semalam sebelum aku membawamu pergi dari pria yang sudah menjebak mu itu " ucap Steven menarik senyuman tipis nya .

Pricilla diam semalam ia masih mempunyai kesadaran yang penuh sehingga ia menyetujui persyaratan yang di berikan oleh Steven kepadanya .

" menikah dengan mu " ucap Pricilla

Steven tersenyum tipis " ya .... dan setelah dari sini kita akan ke kantor sipil untuk mengambil buku nikah , pergi lah dan pakai pakaian mu , asisten ku sebentar lagi akan datang " ucap Steven ia beranjak turun dari ranjang seraya meraih handuk yang ada di atas meja nakas , dan memakai handuk itu untuk menutupi tubuh bagian bawahnya .

Pricilla memalingkan wajahnya , Steven melangkah kearah balkon seraya membawa sekotak rokok dan juga korek api yang ia ambil dari jas nya .

Pricilla ia menghela napasnya dengan cukup panjang seraya memegangi dadah nya , hingga drink ponsel nya mengalihkan perhatian nya , ia segera melihat tas yang berada di atas nakas dan meraih tas nya itu dengan susah paya karena tubuh nya terasa sangat sakit .

perlahan ia mengambil ponsel itu dan melihat nama yang tertera di layar ponselnya " o..Oma " gumamnya dengan wajah panik nya

dengan tangan yang bergetar Pricilla segera menjawab panggilan dari Oma nya itu , tapi belum ia berkata apapun suara Omanya yang sangat marah terdengar di seberang sana .

" kau dimana .... ? Sekarang pulang lah oma ada di rumah mu tapi semalam kau tidak pulang .... ? " suara seorang wanita tua di seberang sana terdengar

Pricilla menarik napasnya dengan cukup panjang " aku akan pulang dua jam la__"

" Oma tidak mau tau kau harus pulang sekarang .... hari ini keluarga Vincent akan datang ke rumah dan mereka akan segera membicarakan pertunangan kalian yang akan di selenggarakan di Hongkong beberapa hari lagi " ucap wanita tua itu

Pricilla memejamkan matanya kedua tangannya terkepal dengan kuat , tanpa mendengar ucapan selanjutnya dari sang Oma ia segera memutuskan panggilan telepon itu .

" keluarga Vincent .... Aku tidak ingin menikah dengan keluarga itu .... Yang benar saja sih Oma ini .... mencari calon untuk ku dari keluarga yang hanya gila pujian seperti mereka " gumam Pricilla .

Bedah hal nya dengan Steven yang saat ini sedang duduk dengan santai di balkon kamar hotel , gumpalan asap rokok keluar dari mulutnya begitu saja , tatapan nya sangat datar menatap kearah bangunan-bangunan kota London yang sangat indah di pagi hari .

" dan dengan pernikahan kontrak ini , aku akan membuktikan kepada Mommy dan juga Daddy jika aku benar-benar sudah melupakan nya .... dan setelah mereka mempercayai nya maka aku akan melepaskan wanita itu ,... Di hati ini hanya ada dirinya " gumam Steven .

.

.

.

Setelah keduanya sudah kembali berpakaian dengan lengkap kini keduanya sedang duduk di restoran yang ada di hotel dimana saat ini mereka berada dan Julian yang duduk di antara mereka .

Pricilla menikmati sarapan paginya itu tanpa mempedulikan tatapan Steven kepadanya . " siapa namamu " tanya Steven

Pricilla mengangkat wajahnya dan menatap pria itu sekilas " Pricilla , dan kau sendiri siapa namamu tuan " ucap Pricilla dengan mulut yang penuh dengan makanan

" panggil aku Steven " jawab Steven

Pricilla menganggukkan kepalanya setelah nya ia meminum susunya itu hingga sampai setengah .

tak

Ia meletakan gelas dia atas meja dengan sedikit kasar " jadi apa yang harus saya tandatangani " tanya Pricilla

Julian dengan cepat memberikan sebuah dokumen yang di bawanya itu kepada Pricilla " silahkan di baca dan di periksa Nona , dan jangan lupa untuk bertanda tangan " ucap Julian dengan sopan nya

Pricilla merai dokumen itu dan membuka nya tapi tak lama kemudian matanya membulat sempurna saat membaca judul dari dokumen itu .

" kontrak pernikahan " gumam nya ia menatap Steven yang terlihat sangat santai

" ya .... Tandatangani .... Karena pernikahan yang aku tawarkan kepadamu itu hanya lah sebuah pernikahan kontrak .... " ucap Steven dengan wajah santai nya

Pricilla diam dan kembali membaca satu persatu peraturan selama ia menjadi istri kontrak dari pria asing yang bernama Steven.

" sebelum aku menandatangani nya aku boleh menambahkan satu peraturan tuan ? " tanya Pricilla ia menatap pria tampan itu dengan tersenyum simpul

" silahkan .... Julian berikan pulpen kepadanya " ucap Steven kepada asisten nya itu

dan dengan cepat Julian memberikan sebuah pulpen kepada Pricilla dan Pricilla meraih nya dan segera menuliskan satu peraturan di dalam kertas itu .

" sudah kan ... Dan segera tanda tangani ... setelah itu kita akan segera ke kantor sipil " ucap Steven seraya menyeruput kopi hitam hangatnya .

Pricilla diam dan masih menatap dokumen yang ada di hadapan nya itu " baik lah hanya dengan cara ini aku bisa membatalkan perjodohan itu , soal Oma dan mama aku akan memikirkan nya nanti ,... yang penting aku aman dulu dari putra keluarga Vincent itu " ucap Pricilla dalam hati meskipun pernikahan ini hanya sebuah pernikahan kontrak dan kapan pun jika Steven mau pria itu akan menceraikan nya , tapi bagi Pricilla pernikahan kontrak ini membuat ia beruntung karena bisa bebas dari perjodohan konyol yang selama ini di lakukan oleh Oma dan juga mama nya .

.

.

.

Dua bab untuk hari ini guysss 🤗 maaf ya jika masih ada typo nya 🙏😊 .

jangan lupa tinggalkan Jejak , Like komen vote dan berikan dukungan nya 🤗🥰 semoga kalian menyukai nya 🤗 .

.

.

.

1
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Bikin riweuh bacanya, klo ada anak cadel ky gtu.
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Next
kas. maa29: aassiiaappp 🙏🤗
total 1 replies
kas. maa29
mana nih yang menunggu cerita Steven 🤗 sekarang sudah Rilis ya guysss , silahkan di baca 🙏🤗🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!