NovelToon NovelToon
RATU (Terjebak Di Tubuh Anak Malang)

RATU (Terjebak Di Tubuh Anak Malang)

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Wanita perkasa / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Putri asli/palsu / Balas dendam pengganti
Popularitas:14.5k
Nilai: 5
Nama Author: aisy hilyah

Hana, seorang anak yang tertukar pada saat dilahirkan, akhirnya bisa kembali kepada keluarganya. Namun, ia tak pernah menyangka, perasaan bahagia, kehidupan manis dengan orang tua, semuanya hanya harapan palsu semata. Ia diambil hanya untuk reputasi orang tua. Diabaikan, ditindas, bahkan mati pun tidak dipedulikan.

Jiwanya tidak menerima kematian, ia menoreh takdir pada langit, meminjam jiwa yang kuat.

Jiwa seorang Ratu hebat dari kerajaan Amerta, terpanggil untuk membalaskan dendam Hana. Jiwa leluhur yang terusik oleh derita sang penerus. Pewaris kehormatan dari kerajaan agung Amerta.

Nasib semua orang pun berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisy hilyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Hana melenggang masuk berpura-pura tak mendengar percakapan mereka tentang lelang. Ia melewati mereka begitu saja, tapi Shopia tak ingin melepaskan Hana.

"Hana! Kau kembali ke rumah?" Ia berlari dengan senyum yang menyebalkan di mata Hana, tapi kemudian kelicikan terpasang di wajahnya saat ia hampir tiba di posisi Hana berdiri.

Trik murahan! Kau berpura-pura peduli padaku, tapi sebenarnya ingin menjebak ku.

Hana menyamping saat Shopia hendak menabraknya hingga tubuh anak angkat itu tersungkur di lantai, membuat semua orang panik karena jeritannya.

"Argh!"

"Shopia!" Haena bangkit dan segera berlari mendekati Shopia, tapi kedatangan wanita lain di rumah itu membuat Hana tercengang.

Elina berhambur dari belakang dengan cepat dan ikut membantu Shopia berdiri.

Oh, ini adalah wanita selingkuhan Ayah brengsek itu. Dia tinggal di sini?

Hana bergumam setelah mengenali sosok Elina. Wanita yang dilihatnya di restoran bermesraan dengan sang ayah.

"Kau tidak apa-apa, sayang?" tanya Elina memeriksa seluruh tubuh Shopia.

Haena tertegun, merasa kurang nyaman dengan sikap Elina terhadap Shopia, dan Hana dapat melihat itu.

"Siapa wanita ini? Apakah Shopia telah menemukan ibu kandungnya? Jika begitu, dia tidak perlu lagi tinggal di kediaman Haysa lagi, bukan?" cerocos Hana dengan senyum sinis dan tajam.

Mendengar sindiran Hana, Shopia segera melepaskan diri dari Elina dan berlari memeluk Haena. Hana mendengus, memindai wajah keduanya yang hampir serupa.

"Kurang ajar! Jangan berbicara sembarangan!" bentak Tuan Haysa. Matanya melirik cemas pada sang istri, jelas sekali dia gugup dengan kalimat yang baru saja diucapkan Hana.

"Oh."

Hana menghendikan bahu tak acuh, sikapnya membuat Haena menaruh curiga terhadap mereka bertiga.

"Ah, maafkan aku. Aku hanya reflek saja tadi, teringat pada anakku yang sudah pergi sejak bayi. Jika dia ada, mungkin akan seumuran Shopia. Aku benar-benar tidak tahu, jika sikapku tadi membuat Anda tidak nyaman, Nyonya," ucap Elina memasang raut wajah sesal agar Haena tetap mempercayainya.

Ibu Hana itu sungguh baik hati, tidak menaruh curiga sama sekali terhadap mereka.

"Itu benar, Ibu. Bukankah kita semua tahu jika Bibi Elina telah kehilangan anaknya, dan Ibu mengizinkan Bibi Elina untuk menganggap ku sebagai anaknya sendiri," tambah Shopia untuk menenangkan hati Haena.

Haena tersenyum, mengelus tangan Shopia yang memeluknya.

"Iya, Ibu ingat." Ia menoleh kepada Hana yang hanya tersenyum sinis melihat drama sang ayah dan selingkuhannya.

Tuan Haysa mengusap keringat di dahi, mendesah lega karena kedua wanita itu bisa menghilangkan rasa curiga di hati Haena.

"Hana, Elina memang sudah menganggap Shopia seperti anaknya sendiri. Dia kehilangan anaknya dari bayi," ucap Haena meminta pengertian Hana.

Hana mendengus, berpaling sambil tertawa kecil. Tuan Haysa kembali cemas, melihat sikap Hana yang mencurigakan.

"Aku tidak berbicara sembarangan, lihat saja wajah mereka begitu mirip," gumam Hana seraya melengos hendak pergi.

"Cukup, Hana! Jangan bersikap tidak sopan kepada Elina! Dia sudah membantu Ibu merawat Shopia dari sejak kecil," bentak Haena kesal.

Hana menghela napas, berbalik menghadap mereka. Tatapan matanya begitu tajam dan dingin, membuat atmosfer di ruangan itu berubah drastis.

"Lakukan tes DNA saja. Sudah sewajarnya seorang ibu merawat anaknya, bukan?" celetuk Hana membuat keadaan kembali menegang.

"Hana!" Tuan Haysa tak sabar, ia mendekat dengan mata menyalang hendak memangsa anaknya itu.

Hana menantang, berdiri angkuh di depan ayahnya.

"Kau ingin memukulku?" Mata Hana melebar, menggetarkan tubuh sang ayah.

Tangan Tuan Haysa mengepal, menahan diri untuk tidak memukul Hana. Tatapan mata Hana menciptakan fluktuasi perasaan di dalam hati Tuan Haysa.

"Jika kau tidak merasa bersalah, kau tidak perlu marah dengan kata-kataku tadi, bukan? Tidak perlu gugup seperti itu, Ayah," ucap Hana menekan kata ayah di ujung kalimatnya.

"Kau!" Tuan Haysa menggeram, tangannya mengepal dengan kuat menahan gejolak emosi yang memuncak.

Hana mendengus, dengan sikapnya yang tak acuh meninggalkan mereka dan menuju kamarnya. Semua orang menatap dengan geram, apalagi wanita tua di sana. Memperhatikan dengan penuh benci.

"Maafkan aku, karena kehadiranku membuat kesalahpahaman di keluarga ini. Jika begitu, lebih baik aku pergi saja dari sini," ucap Elina menangis sedih.

"Ibu!" Shopia merengek, tak rela Elina pergi dari rumah itu.

"Sudahlah. Aku akan berbicara dengannya nanti. Dia pasti akan mengerti," ujar Haena tidak lagi mempersalahkan ucapan Hana.

Bruk!

Brak!

Semua orang mendongak menatap lantai dua rumah. Suara keributan dari lantai atas menyita perhatian semua orang.

"Itu, barang-barangku!" jerit Shopia saat melihat koper kecilnya terlempar mendekati puncak tangga.

Ia berlari menapaki anak tangga, disusul semua orang yang penasaran dengan apa yang terjadi. Semua orang tercengang melihat barang-barang Shopia yang dilempar keluar dari kamar. Namun, Alan justru tersenyum dengan itu.

"Hana, apa yang kau lakukan?" Shopia memunguti barang-barangnya dengan sedih.

"Aku ingin tinggal di kamar ini. Kamar ini lebih luas dan lebih bagus dari kamarku yang kau pilihkan itu," ucap Hana berdiri di ambang pintu menatap sinis.

"Apa hakmu mengusir Shopia dari kamarnya?" sengit Elina terlihat lebih marah dari Haena.

"Kau berbicara hak? Tentu saja aku berhak atas semua yang ada di rumah ini. Aku putri sah keluarga Haysa, sedangkan dia hanya berstatus anak angkat. Kenapa dia bisa menempati kamar yang lebih baik dariku?" balas Hana, matanya menatap penuh benci pada wanita selingkuhan ayahnya itu.

"Kau sudah keterlaluan, Hana! Aku menyesal meminta Ethan menjemputmu dari desa," tambah wanita tua itu dengan tangan bergetar.

"Kau yang keterlaluan! Kau sudah sudah tua tapi tidak bisa membedakan mana cucu kandungmu sendiri!"

Brak!

Hana menutup pintu dengan keras, menyentak mereka semua. Wanita tua di sana limbung, memegangi dadanya yang terasa sesak dan sakit.

"Nenek!"

"Ibu!"

1
Tiara Bella
semoga dpt petunjuk ya nyonya haena bt nunjukin klu shopia anaknya Elina....
Aisy Hilyah: aamiin semoga secepatnya terbongkar
total 1 replies
kaylla salsabella
diam " nyonya haena buat tes DNA shopia, Elina dan Harsa
Aisy Hilyah: nah kita lihat apa yang akan dia lakukan
total 1 replies
kaylla salsabella
nah..... gitu jangan mau di bodohin haena🤣🤣🤣
Aisy Hilyah: bener banget cicing Bae
total 1 replies
Maria Lina
kn enak double thor
hai jalang gk tau diri lo
Aisy Hilyah: terimakasih
total 1 replies
Maria Lina
kok 1 thor kurang ni lgi ya 1 lgi pliiisssssss
Aisy Hilyah: ada kak hehehe
total 1 replies
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 rasain🤣🤣
Aisy Hilyah: emang enak
total 1 replies
kaylla salsabella
ealah haena.. haena.... kamu bakal menangis darah nanti😁😁😁
Aisy Hilyah: iya bener bener banget
total 1 replies
Tiara Bella
drama tambah² ada elena jg selingkuhan ayahnya Hana....
Aisy Hilyah: hehe iyaaaa
total 1 replies
Tiara Bella
apa apa shopia Herman aku bukan anak kandung aja dimanja dan disayang melebih²in anak kandung
Aisy Hilyah: kan Hana gak berpendidikan ceritanya
total 1 replies
Maria Lina
emosi kpn tebongkarnya sih ngeselin lama amat thor
Aisy Hilyah: 🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭
total 5 replies
Zieya🖤
🖤🖤🖤🖤
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
kaylla salsabella
semoga cepet bertemu
Aisy Hilyah: aamiin
total 1 replies
kaylla salsabella
lanjut
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Tiara Bella
wow raja jg ternyata datang ke dunia dimana ratu tinggal
Aisy Hilyah: kelimpungan raja kehilangan ratu
total 1 replies
Eka Haslinda
Aaaaammmiiinnnn 👍🙏
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Maria Hedwig Roning
recommended
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
kaylla salsabella
bagus cerita nya🥰🥰🥰
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
kaylla salsabella
wkwkwk kamu dengan suka rela membuka pintu rumah tuh ulat bulu🤣🤣🤣🤣
Aisy Hilyah: bener banget tunggu aja waktunya
total 1 replies
kaylla salsabella
wah ternyata liana juga udah meninggal... kira" ratu bakal tahu gak ya klu itu nan'an
Aisy Hilyah: semoga saja mereka saling mengenali
total 1 replies
Maria Lina
nh kn enak double baca nya
Aisy Hilyah: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!