NovelToon NovelToon
Diremehkan Karena Miskin, Ternyata Aku Punya Sistem Analisis Nilai

Diremehkan Karena Miskin, Ternyata Aku Punya Sistem Analisis Nilai

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kebangkitan pecundang
Popularitas:93k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Rahmat hanyalah siswa SMA biasa—miskin, bodoh, diremehkan, dan dipaksa menanggung hutang satu miliar yang ditinggalkan ayahnya.

Ibunya terbaring di rumah sakit, deb collector bernama tomy terus mengancamnya, memukuli Rahmat sampai hampir mau mati, ia diberi waktu lagi selama dua bulan.

Waktu hanya tersisa dua bulan. Saat segalanya terasa mustahil, sebuah suara muncul di kepalanya.

[Sistem Analisis Nilai Aktif.]

[Menampilkan nilai sebenarnya dari segala hal]

Dari jam tangan rongsok bernilai jutaan, hingga saham perusahaan raksasa yang diam-diam akan runtuh—Rahmat kini bisa melihat apa yang tak terlihat orang lain.
Namun dunia investasi bukan taman bermain.

Satu kesalahan berarti kehancuran.
Satu langkah terlambat berarti ibunya menjadi “jaminan”.

Bisakah seorang bocah 16 tahun membalikkan nasibnya, menembus dunia finansial yang penuh manipulasi, dan menumbangkan perusahaan yang menghancurkan keluarganya?

(bismillah, ayo ramai, support penulis kecil ini yaallah 😭🙏wkw)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4—Akan Langsung Kubeli

“Gue bayar om, gue beli motor sekarang juga!”

Suasana kios mendadak hening. Dua pria bertato itu saling pandang, lalu tertawa keras.

“Tuh kan, denger gak?” yang satu menepuk bahu temannya. “Bocah SMA mau beli motor, cash. Mimpi kali!”

Yang lebih tinggi meludah ke samping. “Dik, dik… jangan banyak gaya. Ini bukan sepeda bekas. Enam juta. CASH. Bukan DP. Langsung wajib lunas, dirimu memang mampu? Pakaian kayak gembel gitu, hahaha!”

Tatapan mereka jelas meremehkan.

Pakaian Rahmat sederhana. Kaos tipis, celana jeans pudar, sepatu murah yang sudah mulai terkelupas di ujungnya, aura miskin, seperti kata mereka.

Dulu, mungkin Rahmat akan menunduk. Dulu, mungkin ia akan pergi dengan wajah panas.

Tapi sekarang berbeda.

Di balik pupil matanya, sistem bekerja.

━━━━━━━━━━━━━━━

Target: Pria Bertato 1

Likuiditas: Rendah

Tekanan Finansial: Tinggi

Utang Aktif: Ada

Tingkat Kestabilan Emosi: 41%

━━━━━━━━━━━━━━━

━━━━━━━━━━━━━━━

Target: Pria Bertato 2

Tekanan Finansial: Tinggi

Tenggat Waktu Pembayaran: < 5 Hari

Sumber Tekanan: Hutang Judi

━━━━━━━━━━━━━━━

Rahmat hampir tersenyum, jadi ini sebabnya motor ini dijual cepat, bukan karena rusak, bukan karena tidak laku, tapi karena waktu mereka hampir habis.

Dan orang yang terdesak waktu… selalu membuat keputusan bodoh.

“Kenapa diem?” ejek salah satu dari mereka.  “Takut ya?”

Rahmat mengeluarkan ponselnya perlahan.

“Aku cuma mikir… om berdua butuh uangnya sekarang, kan?”

Keduanya langsung berhenti tertawa.

“Apa maksud lo?”

Rahmat mengangkat bahu ringan.

“Kalau nggak butuh cepat, nggak mungkin jual segini murah. Mesin masih bagus. Cuma karbu kotor sama kampas rem aus.”

Mata pria bertato itu menyempit.

“Kok lo tau?”

Rahmat tidak menjawab. Ia hanya membuka aplikasi mobile banking.

Saldo: Rp18.800.000.

Jarinya bergerak cepat.

Transfer.

Rp6.000.000.

Notifikasi masuk di ponsel si penjual.

Pria itu menatap layar, lalu kembali menatap Rahmat.

Ekspresinya berubah.

Dari meremehkan… menjadi bingung.

“Lo… serius? Lo beli barang entah masih hidup atau engga kayak beli kacang gitu?”

Rahmat memasukkan ponselnya ke saku.

“Iya, Katanya cash.”

Hening.

Orang-orang di sekitar kios mulai melirik.

Dua pria itu kini tidak tertawa lagi.

Aura mereka berubah.

Sedikit… tidak nyaman.

Rahmat melangkah lebih dekat, suaranya tenang.

“Kalau om nggak buru-buru bayar hutang sebelum lima hari, bunganya naik dua kali lipat kan?”

Wajah pria yang lebih tinggi langsung pucat.

“LO NGUPING DARI MANA?!”

Rahmat tidak berkedip.

Ia sendiri sedikit terkejut dengan keberaniannya.

Tapi sistem tidak salah.

Data jarang keliru.

“Aku cuma nebak,” ucapnya santai. “Orang yang butuh uang cepat biasanya lagi dikejar. Ya, aku juga ada pengalaman serupa sih, bapakku brengsek minta ampun minggat entah kenapa, ninggalin utang ke bocah 16 tahun.”

“Lagian aku gak butuh mengecek lama-lama disini, om. Dilihat juga udah jelas motor ini masih layak terjual paling tidak 2x lipat dari 6 juta. Orang yang terlilit utang emang bego, tidak tahu nilai jual barang.”

Keringat tipis muncul di pelipis pria itu.

Yang satu lagi memegang ponselnya erat-erat.

“Bocah ini… siapa sih lo?”

Rahmat memalingkan wajah ke motor.

“Gue Rahmat. Aku cuma pembeli. Dan sekarang motor ini milikku, om.”

Ia mengambil kunci yang diberikan, tentu saja tidak ada yang berani menghalangi, begitu uang sudah berpindah maka barang itu sekarang jadi hak miliknya.

“Ini dek, surat kepemilikan motor, dll.”

Rahmat menerima, masih dengan sopan paling tidak. “Oh, iya makasih om.”

Kedua pria bertato itu tertawa canggung, ia memberikan kertas tambahan. Saat rahma mengerutkan kening, bingung, mereka menjelaskan.

“Sekalian ini nomer kami dek, kalau ada kendala sama mesin bisa hubungi segera kami, ada garansi pribadi, maksimal 1 bulan …”

Oh, paling tidak mereka bertanggung jawab dengan memberikan jaminan kembali, rahmat jadi mengubah pikiran bahwa dua ini orang brengsek.

“Dan … hehe, kalau sekiranya butuh barang barang kuno dengan harga murah kamu bisa hubungi kami. Kami kasih harga spesial untuk adik.”

Rahmat hanya tersenyum. Ia memang direndahkan, tapi tidak ada salahnya tenang dan berdamai, lagipula dia yang akan untung di kemudian hari.

“Terima kasih, om. Akan kupertimbangkan.” Ia pun mengambil secarik kertas nomer telepon itu.

Lalu pergi dengan membawa motor barunya.

Tidak ada yang berani menghalangi.

Saat Rahmat menuntun motor itu menjauh, sistem berbunyi.

[Ding!]

[Misi Selesai.]

[Hadiah: Rp100.000.000]

[Level Naik.]

[Fitur Terbuka: Analisis Tren Sosial]

Tubuh Rahmat terasa hangat sesaat. Degan begini ia naik level lagi.

[Anda memiliki 3 status poin? Mau meningkatkan kecerdasan seperti sebelumnya.]

Rahmat tersenyum, untuk sekarang ia lebih baik fokus kecerdasan saja. Tidak ada yang dirugikan mempunyai otak pintar.

Namun bukan itu yang membuat jantungnya berdetak cepat.

Melainkan perasaan baru. Perasaan … berada di atas situasi.

Bukan lagi diinjak.

Bukan lagi ditertawakan.

Ia menoleh sedikit ke belakang. Dua pria bertato itu masih berdiri di tempat, tatapan mereka bukan lagi meremehkan, melainkan waspada dan ada kehormatan serta kagum,

1
ラマSkuy
sumpah thor aku sampai gak bisa berhenti baca ini padahal dah ngantuk 🗿
ラマSkuy
kata katanya relate lagi tersangka korupsi bukan hanya di bela sih tapi dapat privilege jadi tahanan rumah contohnya mantan menteri agama diindo 🤣🤣 tahu lah kan
ラマSkuy
kalo kataku sih related dengan dunia nyata kebanyakan oknum di instansi isilop ini
ラマSkuy
anjirr wibu juga Rahmat ini 🗿
ラマSkuy: wkwkwk soalnya aku ngikutin anime Sousou no friren jadi tahu soal pahlawan Himmel ini 😁
total 2 replies
ラマSkuy
nah gini kan keren thor gak melupakan keluarga 👍
Manusia Biasa: ibu nomer satu🥹 sungguh berbakti
total 1 replies
ラマSkuy
akhirnya nemu novel latar belakangnya diindo 👍 mantap thor walau sistemnya terlalu baik ya reward nya fantastis baru awal bab 🤣
ラマSkuy: nah itu tiba tiba rewardnya miliaran baru dibab awal jadi kesannya monoton kebanyakan yang pernahku baca begitu semua soalnya, jadi nemu novelmu berasanya beda dari kebanyakan novel yang kubaca tentang sistem gini 😁
total 2 replies
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
vote kopi bunga seakin semangat 💪💪💪👁👁👁
Manusia Biasa: wushh mantap kak Terima kasih
total 1 replies
Manusia Biasa
astaghfirullah gambar Alya cantik banget 🗿😂
Manusia Biasa: iya susah, sama buat pakai ai hasilnya malah ngeri😂
total 8 replies
wayang
mantap 👍👍👍👍
Manusia Biasa: gazz pantau terus kak bab besok dijamin banyak kejutan menarik
total 1 replies
.
lanjut Thor
.: gass lagi susah Thor 🤣
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Sultan Rahmat sekarang namanya ini belom lagi nanti ketemu lagi di olimpiade bahasa Inggris 🤭🤣🤣
Manusia Biasa: interaksi bela sama Rahmat lucu sih, pantau aja
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
gasss Mat beliii sudah akhirnya punya usaha sendiri selain punya hotel😛🤣🤣🤣
Manusia Biasa: auto kaya
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
njirrrr rezekinya Rahmat dah yang lainnya ngiri atuh wkwkwk 🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: dihhhh wkwkwkw kok isooo sini sini peyuk 🤣🤣🤣🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Rahmat setuju ikut olimpiade bahasa Inggris minta hadiah tambahan vas bunga tua diatas lemari ruang guru 🤣🤣🤣 soalnya itu kalo dijual mahal bok🤣🤣🤣
Manusia Biasa: wkwkw semua demi uang
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Sudah vote ads sesuai janji pakai akun uyul barusan✌🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: sama sama 😁💪🏻
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
bukan lagi menarik Rahmat sudah beda dari yang nothing sekarang jadi something 🤭😛
Manusia Biasa: cheater sih
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ayoooo gasss hajar itu Reno tendang sekalian itu buwungnya🤭🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: sekali aja mokad🗿😁
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
dihhh ini guru piket sirik aja luu iriiii bilang boss 😛🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: guru piket adalah gambaran author di rl🗿
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
sudah bagus alurnya juga tak bertele tele good job 👍🏻👍🏻😍
Manusia Biasa: Terima kasih banyak kak Terus pantau ya kak😁
kalau tidak keberatan bisa sekalian review bintang 5 kak untuk Novel ini biar makin ramai😁🙏

Terima kasih
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wkwkwkk nah lo dipilih pak Bambang ikut olimpiade bahasa Inggris 🤣🤣🤣😋
Manusia Biasa: gpp buat penggalaman
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!