mantan tim keamanan negara yang bernama Darren mengundurkan diri tinggal ditengah hutan, dirinya dikabarkan oleh sahabatnya bahwa presiden hilang. akhirnya Darren dan tim khusus dibawah naungan Samuel menyusun rencana untuk membebaskan presiden Roland dari jeratan musuh. masalah cinta, konspirasi, serta manipulasi diungkapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
the return of Mr Darren
...“Aku hanya terlalu senang saja karena aku mempunyai anak selucu, secantik dan seimut lylya tanpa tahu kalau lylya adalah batasanmu”....
...“Maafkan aku Darren”....
...“Gak apa-apa bukan salahmu tapi salahku yang gak bisa melindungi kalian sampai kamu merawat serta membesar lylya sendiri” ucap Darren melangkah pergi meninggalkan Clara dan lylya....
...“Papaaaaa” panggil lylya....
...Darren tercengang mendengar lylya memanggil dirinya papa, dirinya membalikkan badan dan melihat lylya berlari ke arahnya “om ganteng adalah papa aku”....
...Darren tak kuasa menahan tangisnya, lylya digendong dipeluk erat oleh Darren “aku tahu kalau aku anak papa, lylya gak akan ninggalin papa sendiri” ucap lylya menyambut pelukan Darren dengan hangat....
...“Maaaa” panggil lylya untuk Clara....
...“Iya sayang” menghampiri lylya dengan dekat....
...“Kata om sam, papaku adalah anggota militer yang hebat makanya papa melindungi kita dengan cara menjauhi kita, iyakan ma?? Lylya bangga punya papa seperti papa. Mama jangan sedih lagi ya, ada lylya disini dan ada papa yang melindungi mama” ucap lylya polos....
...Clara juga tak kuasa menahan tangisannya, “maafin mama ya ly” memegang tangan lylya....
...“Its ok ma” ucap lylya....
...Alisa yang melihat anak serta cucunya dari kejauhan merasa terharu, “semoga kalian menemukan kebahagiaan kalian dengan cara kalian sendiri, mama hanya berharap yang terbaik untuk hidup kalian sayang” gumamnya sambil mengusap air mata yang menetes di pipinya....
...Malam hari, Alexo bermesraan di kamar bersama selena “kamu gak takut Helim akan marah karena kamu memutuskan pergi dari rumah?” Tanya Alexo meledek....
...“Gak lah, aku malah lebih takut kalau kamu gak ada teman tidur di rumah sebesar ini” ucap Selena menggoda....
...“Oiya bagaimana perceraian mu dengan Jesy?” Sahut Selena penasaran....
...“On proses”....
...“Kamu tahu sekarang dia dimana?”....
...“Gak tau dan aku juga peduli”....
...“Kenapa?”....
...“Aku jijik karena dia sudah disentuh sama pria lain toh dia juga gak bisa ngasih keturunan untukku jadi untuk apa”....
...“Kamu ini licik juga ya, kamu sendiri yang buat dia gak suci tapi kamu sendiri juga yang gak mau sama dia (ucap Selena tertawa puas). Terus apa bedanya aku, aku ini kan punyanya Helim” ucapnya meledek lagi....
...“Beda dong sayang” ucap Alexo memeluk Selena....
...“Sudah lah gak usah bahas mereka” sahut Alexo cemberut manja....
...Tak lama ponsel Alexo berbunyi, “Jesy telepon” ucap Selena melihat layar ponsel Alexo yang berada di meja dekat nya lalu memberikan ponsel kepada Alexo....
...“Ada apa lagi sih dia nelpon? Ganggu kesenengan kita aja”....
...“Sudah angkat saja siapa tahu ada yang perlu dibahas”....
...“Kamu memang pengertian” ucap Alexo senyum....
...“Mau apa lagi kamu nelfon aku?” Tanya Alexo mengangkat telfon dari Jesy....
...“Besok kita ketemu di restoran Melano green jam 10 pagi”....
...“Sory aku sibuk”....
...“Sibukmu tuh cuma dua pacaran sama ngibulin orang”....
...“Mulutmu”....
...“Memang benar kan? Kamu jadi Menteri kalau bukan karena promosi dari roland gak bakalan kamu sampai di titik ini”....
...“Jangan bahas yang bukan ranahmu”....
...“Kenyataannya kayak gitu”....
...“Sudah, mau apa kamu ketemu aku?”....
...“Bahas harta gono-gini lah tentunya”....
...“Gak ada harta buat kamu”....
...“licik kamu”....
...“Aku gak akan datang kalau masalah harta karena semua yang aku dapat gak ada campur tangannya darimu”....
...“Yakin gak ada campur tanganku??? (Ucap Jesy menahan kesal) Aku mau kasih surat perjanjian pembagian hasil dari pabrik yang akan dibangun di pulau molai dari bosmu”....
...“Oh”....
...“Ya”....
...“Oke besok kita ketemu”....
...Jesy mematikan telponnya yang benar saja Alexo masuk jebakan Jesy....
...Darren pulang ke apartemen nya bersama lylya yang sebelumnya dirinya meminta izin kepada Clara untuk membawa lylya pulang ke apartemen nya, dirinya ingin merasakan menjadi ayah yang siaga untuk anaknya....
...“Baru naik taksi sudah tidur saja” gumamnya sambil meletakkan lylya dengan pelan di atas ranjang nya....
...Telpon pun berbunyi yang membuat Darren terkejut, “Hans”gumamnya....
...“ada apa Hans?” Tanya Darren keluar kamar....
...“Pak cepat lihat di internet, ada berita negatif yang mengarah ke bapak” ucap Hans panik....
...“Sebentar aku lihat”....
...Darren tak terkejut melihat pemberitaan negatif di internet yang menyebutkan bahwa dirinya berdua dengan Jesy di hotel sedang berduaan di sana, “itu hanya masalah kecil saja” ucap santai sambil minum segelas air....
...“Masalah kecil gimana itu masalah besar pak, menyangkut nama baik serta reputasi bapak sendiri”....
...“Nanti aku kirim bukti-buktinya bahwa aku gak bersalah, saksinya juga ada kok tenang saja”....
...“Bapak yakin?”....
...“Seratus persen, bukankah ini termasuk jebakan untuk orang lain bukan untukku”....
...“Maksud bapak?”....
...“Adalah nanti juga kamu bakalan tahu”....
...“Tega banget Jesy menjerumuskan bapak?”....
...“Demi keuntungan, manusia akan menghalalkan cara sekalipun dia menjilat kotoran binatang peliharaan nya sendiri”....
...“Gak ngerti”....
...“Nanti juga kamu akan ngerti, fokuskan saja otakmu untuk sebuah pemberitaan yang lebih besar lagi. Kita kasih hadiah untuk orang yang bermain denganku” ucap Darren....
...“Terus berita ini gimana? Mau di hack atau gimana?”....
...“Biarkan saja, sudahlah aku mau tidur nemenin anak saya”....
...“Anak?”....
...“Iya”....