NovelToon NovelToon
PENCULIKKU, CINTA MATIKU

PENCULIKKU, CINTA MATIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Fantasi / Tamat
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: CACASTAR

Bram, lelaki yang berperawakan tinggi besar, berwajah dingin, yang berprofesi sebagai penculik orang-orang yang akan memberi imbalan besar untuk tawanan orang yang diculiknya kali ini harus mengalah dengan perasaan cintanya.Ia jatuh cinta dan bergelora dengan tawanannya. Alih-alih menyakiti dan menjadikan tawanannya takut atas kesadisan. Dia malah jatuh cinta dan menodai tawanannya atas nama nafsunya. Ia mengulur waktu agar Belinda tetap jadi sandranya. walaupun harus mengembalikan uang imbalannya dan ancaman dari pembunuh bayaran ketiga, dia tidak peduli. malam itu dia menodai Belinda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CACASTAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LAMUNAN

Belinda dilihatnya seperti anak kecil yang sedang merajuk meminta dibelikan permen pada ayahnya lalu memaksa meminta membuka pintu mobil.

Dia melihat sekilas lagi, baju Belinda tersingkap, gaunnya naik ke atas paha, kulit pahanya yang putih menggoda imannya. Bram berusaha menutupnya.

Sekalipun ia pembunuh berdarah dingin, ia tidak akan sebejat itu, tidak pernah terbersit di pikirannya akan memakan tawanannya, apalagi anak-anak seperti Belinda.

Belinda akhirnya letih sendiri.

Dia lantas terdiam,

Belinda melirik ke arah Bram.

"Kamu siapa?" - Belinda

Bram dia tidak bergeming.

"Kamu kenapa tega membunuh orang-orang di sana?" -Belinda

Akhirnya Bram melihat ke arah Belinda.

"Diamlah! Sebentar lagi kamu kuantar pulang." - Bram

"Bohong kamu, Paman!!!!" - Belinda

Bram menatap sinis pada Belinda. Gadis itu sangat berisik baginya.

"Aku akan kamu bunuh bukan? Paman apa salahku?" - Belinda

Lagi-lagi Bram tidak mengabaikannya

"Mengapa kamu bunuh teman-temanku?" - Belinda

Bram diam dingin tidak bergeming.

Belinda menangis, dia tidak hentinya menangis tersedu-sedu. Dia merasa tak lama lagi dia akan mati di tangan lelaki di sebelahnya ini.

"Kembalikan aku pada Daddy!" - Belinda

"Hei diamlah!" - Bram

"huuuuhuuu,,,,mommy!!!!!" - Belinda

Belinda berteriak ke arah kaca.

"mommy!!!!" - Belinda

Dari kaca, kaki tangan Bram melihat ke arah belakang. Dia tersenyum melihat adegan itu. Baru kali ini bosnya menghadapi anak kecil yang berisiknya minta ampun.

Biasanya bosnya akan memukul tawanan atau sanderanya. Tapi kali ini tuannya kelihatannya hanya diam tidak bergeming.

...

(14 Tahun Lalu)

"Adik kecil siapa nama kamu?" Bram remaja

Bram mengekor seorang gadis kecil yang sendirian.

"Mengapa kamu berlari-larian di sini? Ini jalanan berbahaya!" - Bram remaja

Beberapa blok di sana adalah jalanan berbahaya karena banyak pencopetan, bahkan pembunuhan atau pemerkosaan terjadi di sana.

Bram, remaja 17 tahun itu melihat ke arah anak kecil berumur 4 tahun yang sedang berlari mengikuti seekor kucing. Ia tertawa kegirangan melihat kucing itu mengeong-ngeong di bawah kakinya.

"Kakak, lihat kucing itu menyukaiku." - gadis kecil

"Di mana rumahmu?" - Bram remaja

"Di sana!" - gadis kecil

Bram lalu melihat arah telunjuk gadis itu. Gadis itu menunjuk sebuah kapal yang terlihat jauh yang merapat di dermaga.

Gadis kecil itu tertawa bahagia. Miris sekali dengan Bram yang tidak tahu lagi bagaimana caranya tertawa saking banyaknya penderitaan yang dialaminya.

"Kakak maukah kamu jadi temanku?" - gadis kecil

"Ya anak manis, mari aku antar pulang." - Bram remaja

"wah, ada kupu-kupu!" - gadis kecil

Lamunannya buyar, saat mobil yang mereka tumpangi sampai di depan dermaga. Ia turun segera, sementara Belinda di gotong kaki tangan 2 ke atas kapal. Semua kaki tangan naik ke kapal.

***

Di dalam kapal Belinda meringkuk terdiam, tenaganya sudah habis. Dia diam membisu. Sementara Bram duduk di sebelah nahkoda yang mengendalikan laju kapal. Angin laut agak kencang malam itu.

Sesampainya di hotel, Bram masuk ke dalam kamar dan menyuruh pengawal memasukkan Belinda ke dalam kamar itu juga.

"Serius bos?" - Kaki tangan 3

"Lakukan kataku!" - Bram

"Siap bos!" - Kaki tangan 3

Belinda diangkat masuk ke dalam kamar itu, dia didudukan di atas tempat tidur.

"Keluarlah!" - Bram

"Siap Bos!" - Kaki tangan 2

"Aku ingin sendiri!" - Bram

"Siap Bos!" - Kaki tangan 3

kaki tangannya keluar.

Bram duduk di sofa tempat biasa dia melepas lelah. Kali ini entah kenapa Bram ingin seruangan dengan tawanan itu.

Gadis itu tertidur di atas tempat tidur yang biasa ditidurinya.

Biasanya tawanan ditempatkan di kamar di lantai paling atas, tapi entah kenapa ia ingin tawanan itu ada di kamarnya kali ini.

Ia meneguk soda yang sedari tadi dipegangnya.

Dua hari ini dia harus menyandera gadis ini sebagai ancaman agar Presiden dan Jendral Gondesh menjadi ciut dan bisa membuat presiden negara Belva mau tanda tangani perjanjian.

1
Kaka's
😭😭 trlalu panjang guys.. saram buat jadi bebepa bab aja.. perkuat Hook, pacing dan cliffhanger
CACASTAR: terima kasih kak
total 1 replies
Kabuki
pantes aja sagapung ga kira² coo
☠️⃝🖌️M⃤_(Deep)🖌️
💆 Wah, ya gak salah kalau nafsu dia gede banget gini sampe bunting tuh anak gadis
☠️⃝🖌️M⃤_(Deep)🖌️
Hayoloh, si Belinda rewel kan. Tapi ya emang sih, wajib banget ada ortunya. kamu juga sih bram. Membuahi di waktu yang tidak tepat💆
Wida_Ast Jcy☠️⃝🖌️M⃤
waduh kesihannya dalam hitungan detik mati dah 😩😩😩
Wida_Ast Jcy☠️⃝🖌️M⃤
hahahaa... aku kirain tadi suara orang mendengkur ya thor zzzzz eh rupanya suara train🤭🤭🤭
Jing_Jing22
akhirnya punya mantu penculik yahh/Chuckle/
Jing_Jing22
kesempatan untuk mereka bersama lagi, untung belinda hamil
Jing_Jing22
mereka berpisah dong
Jing_Jing22
masih masa pelarian mau tidur aja masih di intai bahaya
putri bungsu
kayak nya dia takut Belinda kabur deh
putri bungsu
jangan kasarin Belinda Akau kamu Bram
putri bungsu
wah berani banget ni orang cari gara gara sama bram
Panda
percakapannya memberi kesan kayak chat text

minim eksplore gestur, ekspresi, mimik.... jadi pembaca ga bisa membayangkan emosi karakter dan mengenal sifat karakter.

itu seperti membaca cepat tanpa jeda

tidak ada internal monolog yang menguatkan karakterisasi

deskripsi malah lebih menonjol di bagian 'itu' padahal sebagai pembaca aku lebih pengen kenal karakterisasi...

maap kak kalau nda berkenan 🙏

sama chapter ini perlu double check typo 😆
Murdoc H Guydons
Cinta menggebu-gebu itu ga selamanya Bram.. faktanya begitu.. 😶
Serena Khanza
bujtikan bram jangan cuma omdo ayo tanggung jawab sama belinda
Mingyu gf😘
Kamu sih malah mau aja di gauli
Mingyu gf😘
lawan dia bram
Murdoc H Guydons
ga usah pura-pura ha he ho.. 🤭
Kabuki
masih berharap ada plot twist klo Belinda pura² suka. karena dengan membuat musuhnya lengah dan terlena, Belinda bisa langsung membvnvh Bram dan kabur dari sana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!