NovelToon NovelToon
Gadis Amnesia Jatuh Cinta

Gadis Amnesia Jatuh Cinta

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Gadis Amnesia / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pa'tam

Kecelakaan pesawat yang menewaskan lebih dari dua ratus orang, menyisakan duka mendalam bagi keluarga Henderson.
Bagaimana tidak? Salah satu dari penumpang pesawat tersebut adalah nona muda keluarga Henderson itu sendiri.
Kayvira, anak dari pasangan Raffa dan Prita mengalami kecelakaan pesawat tersebut.
Bagaimana nasibnya? Berhasilkah mereka menemukan Kayvira. Sementara mereka kehilangan petunjuk dan tidak menemukan jasad gadis itu. Mereka tidak tahu sama ada Kayvira masih hidup atau sudah mati?
Sementara Kayvira sendiri diselamatkan oleh nelayan yang bernama Dylan. Dari pertemuan mereka itu, timbul bibit cinta diantara keduanya. apakah mereka bisa bersama? sementara Kayvira sendiri dalam keadaan amnesia. dan bagaimana kelanjutan hubungan mereka jika Kayvira sudah ingat siapa dirinya?
Penasaran? baca yuk!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4

Sekarang musim penghujan, jadi Dylan dan teman-temannya tidak dapat turun ke laut.

Mereka hanya mengobrol di pelabuhan, lebih tepatnya di dalam kapal kecil milik mereka.

Mereka satu kapal, membeli dengan uang mereka berempat. Mereka patungan mengumpulkan uang untuk membeli kapal tersebut.

"Bu, disini jika buka usaha, apa yang paling laris Bu?" tanya Kayvira.

"Kamu mau buka usaha, nak? Tapi usaha apa? Dan modalnya?" tanya Sumarni.

"Makanya aku bertanya pada ibu, disini usaha apa yang cocok?"

"Susah Nak, disini jauh dari pasar. Jika mau ke pasar pun harus perjalanan 2 jam kalau pakai kendaraan. Dan juga jalannya tidak terlalu bagus," jawab Sumarni.

"Ngomongin apa sih? Tadi aku dengar sekilas tentang usaha. Kamu mau buka usaha, Vira?" tanya Dylan yang tiba-tiba masuk kedalam kamar tempat Kayvira.

"Rencananya begitu, tapi aku perlukan bantuan kalian," jawab Kayvira.

"Kamu mau usaha apa?" tanya Dylan.

"Kerupuk, sepertinya cocok."

Sumarni dan Dylan pun setuju dengan usulan tersebut. Ya bisa menambah penghasilan mereka juga nantinya.

....

Hari ini juga Dylan mengantar Kayvira ke pasar dengan menyewa mobil pick up milik kepala desa.

Setelah menemukan tempat yang cocok, Kayvira pun akan memulai usahanya dengan membuat kerupuk dan dibantu oleh Sumarni.

Jiwa bisnis dalam diri Kayvira ternyata tidak bisa dihilangkan meskipun ia hilang ingatan.

Dengan bantuan mereka, Kayvira menjadi lebih bersemangat. Dengan membuka usaha kerupuk mentah, Kayvira berharap bisa memperbaiki ekonomi keluarga barunya ini.

Dylan memperhatikan Kayvira, sejak ia menemukan gadis itu, ia sudah mulai jatuh cinta. Perasaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

"Ada apa?" tanya Kayvira saat sadar diperhatikan.

Dylan menggeleng dan memalingkan wajahnya kearah lain. Kemudian melanjutkan membuat adonan kerupuk.

Sementara Sumarni bagian pengukusan, karena mereka membuat kerupuk secara manual.

"Sudah beberapa hari kami tidak ke laut, jadi tidak dapat banyak ikan," ucap Dylan.

"Tidak apa-apa, jika sudah rezeki kita, tidak akan kemana. Semoga saja usaha kita bisa maju," ujar Kayvira.

Sumarni tersenyum, ia tidak menanggapi pembicaraan mereka. Ia juga berharap seperti itu.

"Aku yakin kamu bukan orang sembarangan," batin Sumarni.

Setelah semuanya selesai, mereka beristirahat sejenak. Baru setelah itu Sumarni dan Kayvira menyiapkan untuk makan malam.

Sementara Dylan pergi ke pelabuhan untuk menemui Kimbo dan sahabatnya yang lain.

"Bagaimana? Cuaca sekarang tidak menentu. Kita tidak melaut," tanya Dylan.

"Apa boleh buat, kita tunggu cuaca bagus saja. Aku tidak ingin mengambil resiko jika cuaca seperti ini," jawab Kimbo.

"Ibu menyuruh pulang," kata Dylan. Kimbo pun mengangguk dan segera pamit pada temannya.

Kebetulan pekerjaan nya memperbaiki pukat sudah selesai. kedua temannya juga ikut pulang.

"Bu, besok jika sudah dingin, kerupuk tersebut baru bisa diiris tipis-tipis, nanti baru dijemur," ucap Kayvira.

Ya, karena kerupuk tersebut terbuat dari tepung beras dan tepung kanji, jadi lebih cepat kering.

"Iya, Nak," ujar Sumarni.

Setelah selesai makan malam, merekapun berbincang-bincang sejenak. Dylan mengajak Kayvira keluar sebentar.

Dylan memakaikan jaket pada Kayvira agar tidak terlalu dingin, karena cuaca saat ini cukup dingin.

"Ada yang ingin kamu bicarakan?" tanya Kayvira to the point.

"Cuma ngobrol saja, aku minta kamu temani aku, kamu gak keberatan, kan?" tanya Dylan.

Kayvira mengangguk. "Tidak kok."

Dylan menoleh ke Kayvira, meskipun suasananya remang-remang, namun wajah cantik Kayvira masih terlihat.

"Aku tidak tahu perasaan apa yang ada padaku untukmu. Namun aku merasa nyaman bila didekat mu," batin Kayvira.

Dylan juga merasakan hal yang sama, setelah sekian lama hingga saat ini baru kali ini ia merasakan perasaan seperti ini.

Dulu waktu di sekolah, ia selalu menghindar jika ada cewek yang ingin mendekatinya. Dan tidak ada seorangpun yang bisa membuat jantungnya berdetak.

"Bicaralah," pinta Kayvira.

"Hah ... ah iya," jawab Dylan.

"Aduh, mau ngomong apa aku? jadi bingung sendiri," batin Dylan.

Keduanya saling pandang, dan mata mereka bertatapan untuk beberapa saat, kemudian keduanya saling memalingkan wajah kearah lain.

"Kalau tidak ada yang ingin diomongin, aku masuk dulu," ucap Kayvira.

"Eee, sebenarnya aku ingin bertanya. Apa rencanamu setelah ini?"

"Belum tahu, yang pasti aku ingin fokus pada usaha ini dulu, selebihnya biar Tuhan yang menentukan."

"Apa kamu benar-benar tidak ingat masa lalu mu?"

Kayvira menggeleng. "Aku tidak ingat sama sekali, setiap kali aku mencoba mengingatnya kepalaku terasa sangat sakit."

Dylan mengangguk. "Tapi bagaimana jika kamu ingat kembali? Apakah kamu akan melupakan aku?" batin Dylan.

"Ya sudah, ayo masuk, diluar dingin!"

Keduanya pun masuk, Kayvira melihat Sumarni sedang sibuk menyusun kerupuk yang belum diiris itu.

Kayvira pun mendekatinya. "Bu, sudah malam istirahat dulu, besok baru lanjut."

"Tinggal sedikit lagi, Nak. Kamu istirahatlah."

Kayvira tidak tega membiarkan Sumarni pun membantunya, agar kedua bisa sama-sama istirahat.

Sewaktu ke pasar, Kayvira sengaja membeli beberapa pisau untuk mengiris kerupuk tersebut.

Karena semua sudah ia rencanakan sebelumnya. Otak jeniusnya masih berfungsi meskipun dalam keadaan amnesia.

Hanya yang ia lupa adalah masa lalunya. Tenang kejadian pesawat itupun ia tidak mengingatnya.

Yang dia ingat, saat ia tersadar sudah berada ditempat ini. Namun sekuat apapun ia mengingat masa lalunya, hanya kesakitan yang ia dapatkan.

Kayvira ingin memejamkan matanya, namun sulit. Ia kembali duduk dan berjalan keluar rumah.

Hal itu dilihat oleh Dylan, Dylan pun bangkit dari pembaringan nya berjalan mendekati Kayvira.

"Ada apa? Apa ada sesuatu yang menggangu pikiranmu?" tanya Dylan.

Kayvira menoleh. "Aku hanya sulit tidur. Entahlah, aku juga tidak tahu kenapa?" jawab Kayvira.

Dylan duduk disamping Kayvira, ia tadi sudah memejamkan matanya, namun saat mendengar langkah kaki, Dylan pun membuka matanya.

"Ayo masuk, nanti masuk angin, cuaca semakin dingin," ajak Dylan.

"Sebentar, aku ingin duduk disini, kamu masuklah. Kamu harus banyak istirahat," kata Kayvira.

"Kamu juga harus banyak istirahat, kamu belum pulih sepenuhnya," ujar Dylan.

"Siapa bilang? Aku sudah pulih kok, sudah beberapa bulan disini dan berkat ibu yang merawat ku, aku jadi cepat pulih," jawab Kayvira.

Setelah beberapa jam, akhirnya mereka masuk. Kayvira langsung tertidur karena sudah mengantuk.

Keesokan harinya, Sumarni sudah lebih dulu bangun untuk menyiapkan sarapan pagi. Sumarni tidak ingin membangun kan Kayvira yang masih terlelap dalam tidurnya.

"Biarkan saja Bu, semalam Kayvira tidur nya larut," ucap Dylan.

"Kok kamu sudah bangun juga, Nak? Istirahatlah dulu, ibu mau menyiapkan sarapan untuk kita," ucap Sumarni.

"Aku sudah terbiasa Bu." Dylan langsung mengambil pisau untuk mengiris kerupuk yang sudah dingin.

"Iris tipis-tipis ya, Nak."

"Iya Bu, aku ngerti kok."

Dylan terlihat masih kaku saat mengiris kerupuk tersebut. Kemudian Sumarni pun mencontohkan caranya agar Dylan tidak terlihat kaku lagi.

1
Mazree Gati
dilan goblok terlalu egois coba klo bilang meraka keluarga pasti ga sampai bentrok tolol
Mazree Gati
dilan egois mentingin diri aendiri
Mazree Gati
kan otan masih jenius nama juga ga lupa kok pas kepasar ga ke warnet cari datanya sendiri
Anshary
maaf saya mau tanya ksh antara garden dan Septi kapan d luncurkan
Pa'tam: Sudah tamat malah. Judulnya "30 Hari Menjelang Perceraian". bisa di cek di profil ku.
total 1 replies
Arsyila Syafika
👍
Rai Gojess
siapa pasangan Kiara anak perempuan Angelica
Eva Nietha✌🏻
🤣🤣🤣🤣🤣 ga ketemu d kantor nyusulin ke mansion
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Eva Nietha✌🏻
Aulia msh angkuh padahal ortuny udah d bui
༺⬙⃟⛅Jemima__🦋⃞⃟𝓬🧸: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Eva Nietha✌🏻
Ulat bulu gatel
Eva Nietha✌🏻
Keren vira
Eva Nietha✌🏻
Violet jodoh Kayden
Eva Nietha✌🏻
Seru ceritanya 😍
Memyr 67
akhirnya kembar 17 menikah semua. terima kasih untuk ceritanya yg menghibur
Memyr 67
chika memilih penderitaannya sendiri
Memyr 67
elisa goblog
Memyr 67
𝖺𝗉𝖺 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝖺𝖽𝖺 𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁 𝗆𝖺𝗌𝖺𝗅 𝗅𝖺𝗀𝗂? 𝗄𝖺𝗒𝖽𝖾𝗇 𝗄𝖺𝗒𝗏𝗂𝗋𝖺, 𝗊𝗂𝗋𝖺𝗇𝗂, 𝖺𝗄𝗌𝖺 𝖽𝖾𝗅𝗏𝗂𝗇?
Memyr 67
𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗋 17, 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁. 𝗌𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝗎𝗍𝗇𝗒𝖺 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺?
Memyr 67
𝖺𝗉𝖺 𝗀𝖺𝖽𝗂𝗌 𝗂𝗍𝗎, 𝖼𝖺𝗅𝗈𝗇 𝗃𝗈𝖽𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗌𝖺 𝖽𝖾𝗅𝗏𝗂𝗇?
Memyr 67
𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝖻𝖺𝗉𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖽𝗒𝗅𝖺𝗇. 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁, 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗅𝖺𝗂𝗇 𝖽𝗂𝗉𝖾𝗅𝗂𝗁𝖺𝗋𝖺.
Memyr 67
𝗄𝖺𝗒𝗏𝗂𝗋𝖺 𝗅𝗎𝗉𝖺 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖽𝗂𝖺 𝗃𝖾𝗇𝗂𝗎𝗌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!