NovelToon NovelToon
MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:521.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Morata

Menjadankan istri demi janda. Itulah yang dialami oleh Erlita Bramantyo. Menemani hari hari suaminya, mulai dari titik nol tapi kesetiaan dan rasa cintanya yang amat dalam terhadap suaminya Jhon. Tapi disaat Keadaan ekonomi suaminya semakin berkembang suaminya malah menghianati Cintanya. Ketika hati dan kepercayaan sudah dihancurkan maka tidak akan mudah untuk membuatnya kembali seperti semula. seperti yang saat ini dirasakan oleh Erlita, harus merasakan kenyataan pahit dalam hidupnya. ketika pernikahannya sudah dia bina hampir 15 tahun ternyata penuh kebohongan dan sandiwara. Erlita tidak menyangka kalau ternyata suaminya mempunyai hubungan gelap dengan wanita lain Lalu apakah yang akan dilakukan Erlita ketika mengetahui suaminya berselingkuh? Apakah Erlita akan mampu mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Yuk simak ceritanya di " MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"

original by Morata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4. KEDATANGAN PIAN _MIDJ

Kring....

Kring....

Suara Deringan ponsel milik Erlita terdengar jelas di telinganya. Ia melihat di layar ponselnya, kalau salah satu rekan kerjanya dulu menghubungi dirinya.

Erlita menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. Agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Pian.

"Hallo selamat pagi Pian, Ada apa kau menghubungiku pagi-pagi begini? tanya Erlita kepada Pian di dalam sambungan telepon selulernya.

"Apa kau sedang sibuk?

"Tidak aku baru saja selesai mencuci pakaian, Memangnya ada apa?

"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan kepada kamu. Tapi tidak bisa di dalam sambungan telepon. Apa kau sekarang berada di rumah?" tanya Pian penuh selidik.

Pian merupakan salah satu rekan kerja Erlita, saat Erlita masih bekerja di perusahaan. Dia memiliki empati terhadap Erlita. Karena dirinya mengetahui rahasia suaminya Erlita selama ini. Tetapi ia enggan untuk memberitahu kepada Erlita.

"Kau di rumah sekarang?" tanya Pian

"Ya, aku di rumah kalau pagi-pagi begini. Terus gimana lagi, aku sudah tidak bisa pergi kemana-mana. Apalagi anakku sudah dua.'

"Kalau suami kamu di rumah tidak?"

"Tidak, dia sudah pergi baru saja.

"Nanti setelah pulang kerja, aku mampir ke rumah kamu ya."

"Memangnya ada apa?" tanya Erlita penasaran

"Tidak apa-apa, aku ingin bertemu dengan kamu dan sekaligus ada sesuatu yang akan aku berikan kepada Putra kamu, karena kemarin saat kamu melakukan persalinan aku tidak bisa menjenguk mu di rumah sakit. Kamu tahu sendiri kan, kalau aku tidak bisa cuti. saat itu Bos lagi tidak bisa diajak kompromi." ucap Pian di dalam sambungan telepon selulernya.

"Ya sudah deh, kamu datang saja. Tapi sayangnya di rumahku tidak ada apa-apa. Kamu tahu sendiri rumah kontrakanku pun kecil dan masih gubuk." sahut Erlita.

"Aku tidak pernah mempermasalahkan Kamu tinggal di mana. Aku ingin mengetahui kabar kamu saja itu sudah cukup.

"Ya sudah, kalau begitu aku tutup dulu teleponnya. Karena aku harus lanjut bekerja lagi.

"Iya, terima kasih kau sudah menyempatkan diri untuk menghubungiku dan bertanya kabarku. Sampaikan salamku kepada bos ya." ucap Erlita.

"Iya, akan ku sampaikan. Tapi sepertinya bos juga menitipkan sesuatu kepada kamu. Karena aku mengatakan kalau aku ingin ke rumah kamu. Jadi bos tidak sempat datang ke rumahmu, ada pekerjaan penting yang harus dia kerjakan saat ini. Lagian Bos esok hari akan segera berangkat ke Kalimantan. karena ada keluarga bos yang berduka di sana." ucap Pian

Setelah selesai berbicara kepada Erlita, Pian memutuskan sambungan telepon selulernya. Sejujurnya ia khawatir antara ingin memberitahu hal yang sebenarnya, atau tidak kepada Erlita. Jika dirinya memberitahu, maka tidak menutup kemungkinan hati Erlita akan hancur sehancur-hancurnya. Tapi jika dirinya tidak memberitahu, bisa jadi John akan semakin menjadi.

Bagai dilema. diberitahu salah, Tidak diberitahu juga salah. Ia tidak tega sahabat baik dibohongi oleh suaminya. "Kau benar-benar tega Jhon menghianati cinta istrimu yang sudah rela berkorban untukmu. Tapi kalau masih sebatas ini, aku masih bisa membiarkanmu begitu. Aku akan tetap pantau Apa yang kamu lakukan di luar sana. Aku tidak terima sahabat baik ku dikhianati.

Sore hari telah tiba. Jam pulang kerja Pian pun sudah selesai. Kini Pian Ingin segera menghampiri Erlita yang sedang berada di rumah kontrakannya.

Setelah tiba di rumah kontrakan Erlita. yang kebetulan Erlita memiliki warung kecil di rumah kontrakannya. Pian memberi salam lalu memberikan buah tangannya untuk anak Erlita, dia mendudukkan bokongnya di warung Erlita.

Pian menarik nafas dalam dalam, lantas menatap Erlita."Suami kamu sudah pulang? Tanya Pian kepada Erlita.

"Belum, Paling dia pulang larut malam atau tidak pulang pagi. Karena dia sering sekali mencari penumpang di malam hari."sahut Erlita.

"Aku memiliki penawaran untuk suami kamu. di kantor sepupuku ada lowongan kerja. Jika dia mau. Pekerjaannya ringan Kok. Tidak terlalu menguras tenaga. Lagian cukup hanya empat jam kerja saja dalam satu hari. Gajinya juga lumayan." ucap Pian kepada Erlita.

"Kamu serius Pian?

"Aku tidak mungkin bohong kepadamu. Aku tahu kau sekarang lagi kesulitan ekonomi. Perkembangan zaman sekarang sudah semakin berkembang. Untuk penumpang becak bermotor, semua beralih ke ojek online. dan juga taksi online. Karena harga yang mereka tawarkan lebih murah.

Jika suami kamu mau, aku bisa membawanya bertemu dengan kakak sepupu Ku." ucap Pian menawarkan lowongan kerja untuk suami Erlita. Karena ia sangat mengetahui kondisi Erlita yang sebenarnya saat ini. Memiliki anak dua pastilah tidak cukup hanya satu orang yang kerja. Apalagi Hanya bekerja sebagai tukang becak bermotor, persaingan transportasi sekarang ini.

Erlita meraih ponsel yang ada di atas meja. mencoba untuk menghubungi suaminya mumpung masih sore hari.

Kring ....

Kring ....

Kring.....

Suara deringan ponsel milik John terdengar jelas di telinganya. Ia melihat di layar ponselnya kalau nomor ponsel Erlita istrinya yang menghubungi dirinya. Tapi ia indahkan begitu saja, karena ia terlalu asik bermain judi di salah satu warung yang lokasinya lumayan jauh dari rumah kontrakan Erlita.

Erlita sama sekali tidak mengetahui apa yang dilakukan suami di luar. Ia terus mencoba percaya kepada suaminya. Walaupun rasa curiga di hatinya terbesit. Tapi lagi-lagi suaminya terus bisa meyakinkan dirinya.

"Suamiku tidak mengangkat sambungan telepon selulernya. Aku akan memberitahunya nanti, kalau dia setuju aku akan langsung menghubungimu." ucap Erlita sambil menyuguhkan segelas teh manis untuk Pian.

Pian menatap Erlita dalam-dalam. Seperti ada sesuatu yang ingin disampaikannya. Tapi ia tidak sanggup untuk memberitahu Erlita. Apa yang dilakukan oleh John di luar sana. Ia sengaja menawarkan pekerjaan itu kepada John. Berharap John tidak memiliki alasan untuk keluar malam ke cafe remang-remang yang di sana juga kita tahu apa saja bisa terjadi.

"Kalau begitu aku pamit dulu. Tolong sampaikan kepada suami kamu, mumpung Ada kesempatan ya." ucap Pian kepada Erlita dibalas anggukan dari Erlita.

Pian berlalu dari rumah kontrakan yang selama ini ditempati oleh Erlita dan suaminya. Sepeninggalan Pian, Erlita mencoba menghubungi nomor ponsel suaminya. Tapi ketika ia menghubunginya John tak kunjung mengangkat.

Lagi lagi malam ini John tidak pulang ke rumah. Hati Erlita sangat gelisah tidak tahu berbicara mulai dari mana. Nyesek di dada, tapi tidak mampu berkata apa-apa. ingin rasanya meninggalkan suaminya. Dan membawa putranya. Tapi ia tidak sanggup melakukannya. Ia berpikir keras, karena ia berjanji kepada kedua orang tuanya untuk tetap mempertahankan rumah tangga walaupun apa yang terjadi, saat pesta pernikahan mereka berlangsung.

Erlita juga tidak ingin mengecewakan kedua orang tua dan keluarga lainnya. Mau tidak mau Erlita harus tetap menjalani hari-harinya.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." PERJUANGAN ABIMAYU."

1
Anonim
Mank bisa ya anak umur 11thn donor darah?
Anonim
Cetak anak trus aja
Anonim
Itulah kalo sembarang pilih suami yg maaf org rendahan kan ga tau diri jadinya
Anna Khairurr
Luar biasa
Sunarmi Narmi
Gaya bahasa untk Abian yg anak umur 10 thun bisa ngomong sprti itu saya rasa ngak pas Thor bahasanya...dlm kisah nyata jg ngak ada Thor krn itu sdh gaya bahasa tingkat orang dewasa yg sdh sering berinteraksi dgn bnyak orang...maaf Thor sekedar masukan..bikin bahasa yg biasa di ucap anak saja..
Sunarmi Narmi
Sdh tau ekonomi sulit suami gila..ngapsin kmu ngak KB Erlita...bikin pusing kan...hrsnya dgn 2 anak kmu bisa rawat anak dn tubuh kmu...ini mlah....Aduh repotnya..mau nyalahin siapa Thor 🥴🥴🥴🥴🥴🥴
Mirna Loden Mirna Mirna
dasar laki2 gila gk ksh uang nafka untuk istri tpi cri mkn,prgi cri mkn di tong sampah sana jhon😁😁😁😁
Mirna Loden Mirna Mirna
thor klu bisa alurnya jngn maju mundur bgtu bkin bingung n tllu bertele tele crtanya
DPuspita
Ceritanya beda dr cerita2 novel di NT. Biasanya abis cerai dapat yg baru, tapi novel ini tokohnya tetap sendiri walau sudah bercerai. Menarik, hanya saja dalam penulisannya msh buanyak typo yang bikin aq bingung, spt ditulis 'belakang dada', pdhal menurut ku itu maksudnya lapang dada. Ketidakkonsistenan dlm menuliskan nama panggilan, spt misal diawal2 ditulis ayah, ibu kandung. Lama2 kata ayah ditulis papa, mama kandung. Mama diganti ibu.
Mungkin di novel berikutnya lebih diperhatikan lagi ya thor. Biar reader makin bisa menikmati membaca novelmu. Tetap semangat thor... Salam...
Rubyna: yang sudah platimum masih banyak taipo nya apa lagi aku, kita hanya manusia biasa
total 1 replies
DPuspita
Thor, putra keduanya gak punya nama atau gmana ya? dr awal cerita kok ditulisnya putra kedua terus. Bacanya aneh gitu... Khan lebih enak dibaca kl ada namanya spt 'Abian dan Brian berjalan di kedua sisi Erlita, ibu mereka'. Aneh kl ditulisnya Abian dan putra keduanya berjalan di kedua sisi Erlita. Hanya saran ya thor...
Dewi Avandia
ceritanya bagus,,cuma tolong lebih teliti lagi ya thor,kadang manggilnya mama papa kadang ibu bapak,kadang juga ibu ayah,jadi rada bingung 😅
tetep semangat thor 💪❤️
Rizky Sandy
jgn dibikin mati dulu ya,,,, karma msh berjalan kan,,,,
Black Moon
Semoga aja emang bener buat beli rumah dan modal usaha simpan pinjam yak, bukan modal usaha simpan benih 👊
Black Moon
😮‍💨 Ga yakin kalo udah dapet kerjaan baru bakal lebih baik, rasanya nanti malah makin bertingkah 😖
Black Moon
Aku pernah diposisi itu 😢
Jantung degdegan, tangan gemetar, dada sesak, di tenggorokan kaya ada yg nyangkut sampe susah untuk sekedar nelen ludah, pikiran kalut, badan kaya ngambang. Bener² ga nyaman 😔
Black Moon: Kita sama ko, Mba 😁
total 2 replies
Black Moon
Ko kaya lagi bercermin, ya 😉
Black Moon
Kasih daging tikuslah 😁
Reni Tri Fitria
keren
Ai Wiwi Widyawati
bagus ceritanya beda dari yg lain
Ai Wiwi Widyawati
,👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!