NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Komedi / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Tyatul

Revisi
JANGAN BACA KALAU GAK MAU PUSING

Di tolak dengan cara yang memalukan membuat Nabila berusaha keras untuk melupakan sosok Arthur yang sudah memiliki sosok pendamping hidup.

Nathan Novalio yang merupakan seorang casanova mencintai sepupunya sendiri yang tak lain adalah Nabila Axelio.

Memiliki umur sepantaran membuat Nabila dan Nathan sangat dekat apalagi mereka tinggal di apartemen dan kampus yang sama.

Dalam usahanya melupakan sang DOI akhirnya hati Nabila terpatri pada sepupunya sendiri yang lebih tua 2 bulan darinya.

Tak lama hubungan mereka berjalan, keduanya harus dihadapkan dengan keluarga yang sudah menjodohkan mereka.

Melakukan hubungan yang tak seharusnya mereka lakukan itu selalu dihantui rasa takut jika ketahuan kedua keluarga.

Keputusan mereka untuk hidup bersama membuat keduanya harus pergi dari rumah besar itu dan memulai semuanya dari nol.

NOTE: NOVEL INI AKU GANTI ALURNYA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tyatul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bekantan Vs Koala

Happy reading

"Mama papa, Bila pulang," teriak Nabila masuk kedalam rumah yang cukup besar itu. Nathan yang sudah biasa akan teriakan sang bibi itu hanya menggeleng seraya mengikuti Nabila masuk.

Tak lama keluarlah paruh baya uang sudah tak muda lagi dari dapur menyambut anak dan cucunya.

"Oh cucuku kau kesini nak, lama nenek gak ketemu sama kamu," ucapnya mengecup kening Nathan dengan bruntal, karena memang nathan jarang sekali berkunjung ke rumah ini. Nabila yang melihat itu hanya terkekeh geli melihat wajah merah Nathan.

"Nenek aku sudah bukan anak kecil lagi," kesal Nathan.

"Nabila bilang pada nenek aku bukan anak kecil," rengek Nathan seperti anak kecil. Nabila yang melihat itu hanya tersenyum dan menatap neneknya.

"Hahahaha... Kalian lebih pantas menjadi pasangan daripada sepupuan," ujar Nenek Rania pada kedua orang itu.

Deg

"Tapi sayang kita gak bisa bersama," ujar Nathan lirih dengan tangan yang masih memeluk Nabila.

"Mama Papa dimana Nek?" tanya Nabila setelah pelukan itu terlepas, padahal mamanya yang menyuruhnya pulang tapi mana dia.

"Kamu gak dikasih tahu kalau Naela anfal lagi, jadi mereka sedang ada di Australia menuju rumah sakit," jawabnya.

"Naela anfal lagi?" Nenek mengangguk. Naela adalah adik Nabila yang berusia 2 tahun dibawahnya. Naela mengidap kanker yang membuatnya harus dirawat di Australia.

"Kalau Kakek?"

"Lagi mancing tuh diempang bareng teman-temannya," jawabnya menunjuk empang yang tak terlalu jauh dari rumahnya itu.

"Biarin aja, daripada ngurus perusahaan. Aku tak mau kakek sakit gara-gara kerjaan," ujarnya menatap kakekya yang asik dengan pancingannya itu.

Nenek Rania mengangguk. Cucu perempuannya ini memang sangat perhatian pada mereka sedangkan anak laki-lakinya sekarang jarang mengunjunginya karena banyaknya pekerjaan.

"Bila ke kamar dulu ya Nek, mau mandi gerah banget. Baru pulang kampus terus langsung kesini," pamitnya mencium pipi Neneknya.

"Nathan juga nek," ikut Nathan. Kamar mereka memang bersebelahan jadi tak heran naik tanggapun bareng.

Nenek Rania menatap kedua cucunya itu dengan senyum. Padahal Nabila hanya 2 bulan lebih muda dari Nathan tapi pikirannya lebih dewasa cucu perempuannya itu.

"Oh astaga airku."

Dengan cepat nenek Rania berlalu kedapur dan melihat airnya suah mendidih. Niatnya tadi ingin membuat kopi untuk suami dan teman-temannya.

"Gara-gara anak-anak tadi, airku sampai tumpah tumpah," gumamnya seraya menuangkan air itu di gelas.

Berbeda lagi dengan Nabila yang baru saja mandi dan memakai pakaian santainya. Ia berlalu menuju balkon dengan buku novel ditangannya.

"Mau hujan ya?" gumamnya menatap mendung diatas sana.

Grep

Belum juga dapat dua kalimat Nabila membaca, tangan kekar itu memeluk perut langsingnya dan ditaruhnya dagu itu dipundak Nabila.

"Mendung aja belum tentu hujan, saudara pun tak pasti akan menikah. Tapi aku akan mewujudkan mimpi yang sudah aku tata," ucapnya tepat disamping telinga Nabila.

Hati gadis 19 tahun itu bergetar mendapat pelukan hangat ini, apalagi ucapan Nathan yang membuatnya meleleh.

"Aku gak yakin kita bisa bersama Nat, kamu pantas mendapatkan wanita yang lain," ujarnya menumpuk tangannya diatas tangan Nathan yang memeluk perutnya itu.

"Tapi aku maunya sama sepupuku yang cantik ini," jawabnya dengan senyum.

"Terserah kamu aja, tapi ku mohon berhentilah bermain perempuan. Aku gak mau kamu keluar masuk lubang cewek lain," ujarnya dengan posesif.

"Kalau masuk lubang kamu gak apa-apa kan?" tanya Nathan seraya memangku Nabila. Di sana memang ada kursi yang sengaja Nabila sediakan jika ingin melihat sunset dulu.

"Jangan ngaco kamu ya," kesalnya menabok kepala Nathan dengan buku yang ia bawa.

"Awhh sakit tahu, lebih baik kamu elus daripada ditabok gitu," ucapnya mengelus kepalanya yang pusing itu.

Nabila yang melihat itu mengelus kepala Nathan dengan lembut, Nathan yang mendapat perilaku itu dari sepupunya itu langsung memeluk perut Nabila dan meletakkan kepalanya di dada Nabila.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Kalian gak langsung pulang ke apartemenkan?" tanya Kakek Xander pada kedua cucunya.

"Nginep kek, tapi gak tahu si bekantan itu nginep apa enggak," jawabnya yang asik bermanja dipaha neneknya itu.

"Sa ae lu ngatain gue bekantan lu apa dong koala, hahahahaha," tawa Nathan saat mengatakan itu.

"Gue manjat manjat dong, daripada lu bekantan yang hidungnya panjang itu," ledek Nabila pada Nathan.

"Lu ya, gue ini tampan ya. Banyak cewek yang kesemsem sama gue hanya dengan sekali kedip," sombongnya yang membuat Nabila seakan ingin muntah.

"Dasar bekantan jelek, huuu."

Nenek Rania dan kakek Xander hanya tersenyum geli melihat pertengkaran unfaedah dari kedua anak ini.

"Sudah sudah, lihat ini film daripada bertengkar mulu," lerai kakek Xander pada kedua anak ini.

Akhirnya keduanya diam tapi tatapan mereka bagai kucing dan anjing yang seolah ingin saling memakan satu sama lain.

"Awas lu udah berani ngatain gue koala."

"Gue tunggu, dasar koala."

"Daripada lu bekantan, jelek, hidungnya panjang."

"Hei bekantan punya taring yang bisa makan lu ya," ucapnya tak terima.

"Halah lu kagak bisa makan gue."

"Awas aja lu."

"Huuu dasar bekantan."

"Koala jelek."

"Eh apa lu kata ngatain RM gue jelek hah?"

"Siapa RM?" tanya Nathan dengan nafas memburu.

"Cowok gue lah, kenapa sirik kan lu. Dasar bekantan," ledeknya menjulurkan lidahnya.

"RM siapa Nabila! Jawab!!!"

"Cowok gue kenapa sih?" tanya Nabila menatap Nathan sinis.

Nathan yang mendengar itu langsung pergi dari sana menuju kamarnya. Ketiga orang yang masih disana menatap Nathan hingga gilang dari pandangannya.

Der

Ketiganya mengelus dadanya peelan saat Nathan menutup pintu kamar itu dengan kasar.

"Emang siapa RM nak? Pacar kamu?" tanya Nenek Rania pada Nabila.

Karena setahunya cucu perempuannya ini tak pernah menjalin kasih dengan siapapun.

"Itu loh mah idol kpop, leadernya BTS," jawabnya dengan senyum.

"Siapa itu BTS," tanya Kakek Xander yang ikut kepo.

"Salah satu grup band kpop yang lagi naik daun sekarang," jawabnya.

"Oalahh... Mama pikir kamu punya pacar."

"Belum mah."

Keduanya mengangguk, Nabila bangun dari baringannya dan pamit pada orang tuanya untuk istirahat terlebih dahulu hingga tinggallah Mama Rania dan Papa Xander diruang keluarga itu.

"Kamu merasa jika Nathan menyukai Nabila ma?" tanya kakek Xander pada istrinya.

"Sepertinya begitu, tapi apa iya. Melihat mereka selalu bersama sejak kecil," ujarnya tak yakin jika Nathan dan Nabila saling memiliki rasa.

"Pusing aku mikirin mereka lebih kita ke kamar," ajaknya seraya mematikan televisi itu.

"Papa mah gitu, padahal belum selesai lihat filmnya," ujarnya cemberut saat suaminya menggandengnya ke dalam kamar. Dan kalian pasti tahu apa yang mereka lakukan sebagai pasangan suami istri.

Bersambung

Bekantan

Koala

Kalau ini Koya nya Kim Namjoon

1
Niputu Dianlestari
Luar biasa
Safa Almira
suka
Anonim
Luar biasa
arfan
up
Komangparwati
natan sepupu nabila apa ponakn nya y.. bingung..
Ratna Fika Ajah
Kalo sepupu satu nasab memang tidak diperbolehkan. Dalam artian sepupu dr pihak bapak. Tp klo sepupu dr pihak ibu tidak apa2. Karna tidak 1 nasab. Soalnya dikeluarga q jg gitu sih. Alhamdulillah anknya normal semua
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
Pramita Lmt
Keren ka
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor 😀💪👍👍👍🙏
Hades Riyadi
yaaahh.... Pria yang bertanggung jawab dad berjiwa tegas, harus bersikap seperti itu... berani memutuskan keluarga, harus berani untuk hidup sendiri tanpa bantuan orang lain....😛😀💪👍👍
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor 😀💪👍👍👍🙏
Hades Riyadi
Like and Coment 😛😀💪👍👍👍🙏
Triee Wulandari
dulu masa aku kecil sering makan 🐚🐚tp di tempatku namanya kreco,, rasanya mantap menyatu dng bumbunya yg pedas & gurih. nikmat 👍sekali.
Hades Riyadi
Lanjut Thor 😀💪👍👍🙏
Hades Riyadi
Ryano mang laki-laki yang tidak tahu malu, udah ditolak beberapa kali ma Nabila masih mengejar terus... ortunya juga payaaahh...sial perjodohan khan ga bisa dipaksakan...🤔🙄😩😠😪😡
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor 😀💪👍👍👍🙏
Hades Riyadi
Rupanya Nathan dah siap dengan strateginya, mo main celup sering² namun ga bakalan hamil... hehehe.. .tapi kalo dah takdir menentukan, siapapun sulit untuk menghindar...🤔🙄😩😛😀👍👍
Hades Riyadi
Lanjutkan pertempurannya Thor, byar semakin asyiiik dan menegangkan....😛😀💪👍👍👍
Hades Riyadi
Akhirnya bobol juga keperawanan sang sepupu diserang pedang Iblis Nathan yang bertubi-tubi, tinggal menyisakan desahan nikmat rasanya.... alaaamaakk jadi mupeng neeehh....🤔🙄😩😛💪👍👍👍
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor, Tetap Semangat yaaa 😀💪👍👍👍
Hades Riyadi
Like and coment 😀👍👍🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!