Menceritakan tentang seorang remaja berumur 17 tahun yang harus meregang nyawanya karena berusaha menyelamatkan seorang anak kecil yang hampir tertabrak oleh truk....
setelah kematiannya itu,
ia berada di sebuah tempat yang gelap gulita yang bernama ruang kehampaan.
Ia memutuskan untuk menciptakan sistem dengan menggunakan Ruang kehampaan yang dapat mengabulkan apapun.
bagaimana kelanjutannya?skuy....mampir😁
***************************
mohon maaf, novel ini sekarang resmi Tamat dikarenakan Author yang kekurangan Ide🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Z.D.S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26
Saat Tabib Wei telah keluar,
Yan Feng,Yan Liang,dan Yan Lu langsung menatap satu sama lain.
"hahahaha....."
tawa Ketiga orang tersebut terbahak-bahak.
"kakak...kau lihat tadi bagaimana ekspresi terkejut dari Tabib Wei?itu sangat lucu... hahaha..."
ucap Yan Lu sambil tertawa.
"iya kau benar... seolah,ia sedang melihat seorang mayat yang telah bangkit...hahaha..."
ucap Yan Liang sambil ikut tertawa.
"hahaha... cukup...cukup...lebih baik kita berhenti tertawa sebelum Tabib Wei menyadari kalau kita tertawa."
ucap Yan Feng menghentikan tawanya.
tiba-tiba....
"apa yang sedang kalian tertawakan?"
tanya Rei kepada ketiga orang tersebut.
"wah..!!!!"
pekik Yan Lu terkejut.
"ayam....ayam....ayam...."
latah Yan Liang terkejut.
"astaga...!!!"
ucap Yan Feng juga terkejut.
"bisakah kalian tidak 'lebay' seperti itu?aku hanya bertanya. seolah,kalian sedang ditanyai oleh seorang hantu saja."
ucap Rei.
"lebay?apa itu Junior Rei?"
tanya Yan Feng.
"aduh..."
ucap Rei sambil menepuk kepalanya.
"lebay merupakan bahasa gaul yang mengartikan tentang suatu sikap yang berlebihan ataupun manja.apa kalian paham?"
jelas Rei.
"emm..."
dehem mereka bertiga sambil menganggukkan kepala.
"nah...rencana pertama telah selesai. selanjutnya,Rencana kedua."
ucap Rei.
"Yang Mulia, Lusa buat pertemuan dengan seluruh pejabat . baik itu pejabat ataupun jenderal sekalipun. kalau bisa,undang juga masyarakat. dan,tolong lakukan pertemuan nya di arena. agar,semua orang dapat hadir."
ucap Rei memberi tahu Rencana kedua.
"baik."
jawan Yan Feng.
"emm...Rei?aku ingin memberi tahu tentang sesuatu..."
ucap Yan Feng ragu-ragu.
"jika itu berhubungan dengan adik anda Yan Ming,anda tidak perlu memberitahunya. saya sudah tahu."
ucap Rei.
kemudian,Rei pun langsung pergi dengan cara berteleportasi.
Yan Feng yang melihat bahwa Rei melakukan teleportasi pun dibuat melongo.
karena, bagaimana pun Skill Teleportasi merupakan skill yang sudah lama hilang.
"ap-apakah Rei tadi berteleportasi?"
tanya Yan Feng terbata-bata.
"iya ayah... Junior Rei berteleportasi."
jawab Yan Liang.
"emm....ayah?apa yang tadi ayah dan Rei bicarakan?kenapa menyangkut nama paman?"
tanya Yan Liang yang penasaran.
"sebenarnya.....bla bla bla bla "
ucap Yan Feng menjelaskan tentang kejadian kemarin malam kepada Yan Liang dan Yan Lu.
"tu-tunggu....jadi maksud ayah,Paman Ming rela menanggung beban sebesar itu demi keselamatan kita?"
ucap Yan Lu sambil menitikkan air mata.
"iya benar."
jawab Yan Feng.
...****************...
DI SISI TABIB WEI
Tabib Wei langsung menemui Yan Ming untuk memberitahukan akan kondisi terbaru dari Yan Feng.
sesampainya di kediaman Yan Ming,
Tabib Wei langsung mengetuk pintu.
dan tidak lama kemudian,Yan Ming membukakan pintu kamarnya dan menyuruh Tabib Wei masuk.
"kenapa kau kemari?apakah Yan Feng telah mati?"
tanya Yan Ming.
"tidak...bahkan,setelah meminum obat yang aku racikkan, ia malah naik tingkat."
ucap Tabib Wei.
"dasar tidak becus"
ucap Yan Ming
bugh...
Yan Ming menendang Tabib Wei ke dinding Sampai Tabib Wei pingsan.
"Ter-ternyata kakak berhasil sadar kembali dan bahkan naik tingkat."
ucap Yan Ming sambil menitikkan air mata.
"syukurlah...kalau begitu,aku akan kembali ke rencana awal untuk membawa Kakak, beserta para keponakan ku untuk pergi dari kekaisaran ini saat waktunya tiba."
ucap Yan Ming lega.
...----------------...
jangan lupa,
Like>Favorit>Komentar
najisnye...🤣🤣